ini karya pertamaku
jadi mohon untuk bimbingan yang baik ya 😊
seorang wanita cantik bernama Nameera Adinda harus menjalani pernikahan untuk membayar hutang ibu tirinya, ibu tirinya adalah orang yang serakah tak peduli akan nasib nameera, yang jelas semua hutangnya di anggap lunas setelah menikahkan satu putrinya,
tuan narendra sebastian adalah pria tua yang datang ke rumah nameera dan meminta langsung pada ibu tirinya untuk menikahkan salah satu Putrinya,
tak ada pilihan lain ibu tiri nameera langsung menunjuk dirinya saat tuan narendra sudah pulang,, tak ada pilihan nameera tak mau menerima dan mencoba untuk kabur dari ruman namun usahanya nihil, ia ketahuan ingin kabur dan tanpa aba² ibu tirinya langsung menampar pipi mulushnya
apakah kehidupan nameera akan bahagia setelah menikah atau malah sebaliknya
penasaran dengan kisahnya,, yuk pantengin terus ya ceritanya hanya di novel aku
cekkidott 👉👉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ftria oktvn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bdrs 12
karena hari ini nameera ada kuliah pagi ia tak menghiraukan matanya yang sembab, ia berlari namun belum sampai ambang pintu nameera menabrak maid mansion
brughh!!!
nameera jatuh tersungkur, namun cepat² ia terbangun karena waktunya tidak lama lagi ia harus secepatnya berangkat kekampus
"maafkan aku,"ucap nameera sambil mengusap bajunya,
"tidak nyonya saya yang salah,, saya tidak hati² dan tidak melihat nyonya tadi,"
nameera tidak menghiraukan ucapan maid itu ia langsung berlari,, namun sampai di luar ia di hadang oleh para ajudan yang berjaga di luar pintu,
"maaf nyonya anda tidak bisa keluar," ucap ajudan yang menghalangi langkah nameera,
"tapi saya mau kuliah, ini sudah hampir mau telat jadi biarkan saya pergi,"ucap nameera dengan nada memohon,
"ini sudah perintah tuan zayn nyonya anda harus tetap berada di dalam mansion,"
nameera tetap saja memberontak ingin pergi kuliah,, namun usahanya tetap nihil, ia tetap tak di berikan izin keluar,
sedangkan di perusahan zayn terlihat sedang berkutat dengan beberapa file yang akan ia tanda tangani,
"honeyy," panggil nissa dengan nada menggodanya,
nissa memang di bebaskan keluar masuk perusahaan,,, karena pegawai perusahaan tau nissa adalah kekasih hati dari pemilik perusahaan tersebut,
nissa langsung berhamburan memeluk zayn dan duduk di pangkuan sang kekasihnya itu,,
jangan ditanya tuan zayn senang atau tidak,,
nissa langsung mencium tuan zayn, tangan nissa tak tinggal diam,, dia meraba dada bidang tuan zayn sambil membuka kancing baju zayn,,
zayn pun tak tinggal diam, dia ******* dan menyesap bibir nissa yang terasa sangat manis di bibirnya itu,,
tangan zayn pun meraba² punggung nissa yang masih Setia duduk di pangkuannya itu,,
ciuman itu semakin menuntut,, ia meminta lebih dari itu,
sekertaris haikal langsung menerobos masuk dia tak melihat kedatangan nissa tadi karena memana dia juga sibuk menghadiri beberapa rapat penting,
"maaf tuan saya tak sengaja saya fikir nona nissa tidak ada di sini makanya saya langsung masuk,"
cekk,, nissa berdecak karena kesal,, adegannya harus terhenti karena kedatangan sekertaris haikal,
"oh ya, tidak apa²," zayn melepas ciumannya dengan nissa yang masih saja duduk di pangkuan tuan zayn
ya,, haikal sama sekali tidak terkejut karena hal ini sudah sering terjadi dan sering ia lihat,,
namun tak di pungkiri hal seperti inilah yang membuat haikal semakin merasa jijik terhadapa nissa,,
"dasar wanita ******," umpat haikal,,
"bagaimana," tanya tuan zayn kepada haikal,
" oh ya tuan,, kontrak kerja sama kita berjalan lancar,, dan pembangun hotel di Surabaya berjalan dengan sangat lancar tuan,"
sedangkan di mansion,
nameera mondar mandir tak jelas di dalam gudang yang di jadikan tempat tidurnya itu, ia bingung bagai mana caranya ia bisa keluar dari mansioan dan segera berangkat ke kampus mengingat pelajaran akan di mulai setengah jam lagi,,
"apa yang harus aku lakukan, bagaimana aku akan berangkat kuliah kalau begini,, dasar lelaki brengsek ,memang apa salahku kepada dirinya sehingga ia berbuat seenaknya terhadap diriku," nameera mondar mandir sambil menggigit ujung jari² tangannya,
tring,,!!
ponsel nameera berbunyi, ia melihat panggilan masuk ternyata Fitri menelponnya,,
"nameera kenapa kamu belum datang,, pelajaran akan di mulai setengah jam lagi tetapi kenapa kamu belum juga kelihatan," aku menunggumu dari tadi,
"maaf mungkin aku tidak masuk hari ini,"ucap nameera dengan nada sendu..
biar asik ...
Author kan belum kasih bumbu rahasia "Bucin"🤣🤣🤣
jawabannya
Bagi orang yang punya hati dan perasaan. takkan mudah melepaskan sesuatu yang bernilai historis terhadap orang yang disayanginya. apalagi rumah tersebut satu satunya peninggalan dan orang yang disayangi semua telah tiada..
cobalah untuk menghargai karya orang lain. kalau tak suka skip atau tinggalkan. tak perlu komentar buruk apalagi menjatuhkan orang lain dengan memberikan bintang satu.
sikap seseorang mencerminkan daya pikirnya sendiri