Sepanjang perjalanan Alton tak henti mengingat wajah cantik serta senyum manis Selena. Memang Selena bukan type gadis yang Alton inginkan. Tetapi saat mengasuh Austin, mendadak perasaan nya menjadi lain.
Aku memang membutuhkan pengganti Alice, tapi baru tiga bulan kepergian nya. Aku tidak mungkin juga memilih nya sebagai pengganti Alice. Itu sangat tidak adil untuk Selena. Menatap wajah kecil Austin dan memikirkan hal ini sepanjang perjalanan pulang. Hai Alton, kamu jangan gila! Dia adik ipar nya, jangan karena dia mirip dengan Alice lalu kamu egois ingin memiliki nya juga.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mey Insta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rasa kagum Alton
Tom membawa langkah nya masuk ke dalam ruang CEO. Menatap ke arah Alton yang tak henti menatap Selena.
Ah, untung Tom datang. Batin Selena saat menatap Tom yang melangkah masuk ke dalam ruang CEO.
Tuan Muda, anda membuat Nona Selena menjadi canggung jika anda terus menatap nya seperti itu. Batin Tom.
Selena dengan tertunduk melangkah cepat menuju kamar dengan masih menggendong Austin dalam dekapan nya. "Ah selamat, kenapa kakak ipar menatap ku seperti itu. Aku jadi canggung."
Alton kemudian membawa tatapan nya pada Tom yang kini berdiri di dekat meja kerja nya, "Apa?"
"Tidak Tuan Muda." jawab Tom tegas.
Tom merasa Alton menatap Selena sama saat menatap Alice saat pertama kali bertemu. Ah, jika ini sampai terjadi akan menjadi cerita yang seru untuk dijadikan Novel. Judul nya mungkin Turun Ranjang. Tom memikirkan hal yang seharusnya tidak boleh ada di dalam pikiran nya.
***
Jam kerja usai. Alton mengantar Selena terlebih dahulu ke kediaman Peter. Selena menjadi kikuk setelah tatapan Alton hari ini pada nya. Mendekap Austin dalam pelukan nya dan menatap ke arah keluar jalan raya.
"Jika kamu rindu, datang lah ke rumah." ucap Alton saat membuka pintu untuk Selena.
Selena menyerahkan Austin ke gendongan Alton seraya berkata, "Iya kak."
"Terimakasih sudah membantu mengasuh nya." ucap Alton
Selena mengecup kening dan pipi Austin yang masih tertidur pulas. Melambaikan tangan nya saat mobil yang di kemudi kan Tom melaju perlahan meninggalkan kediaman Peter.
Sepanjang perjalanan Alton tak henti mengingat wajah cantik serta senyum manis Selena. Memang Selena bukan type gadis yang Alton inginkan. Tetapi saat mengasuh Austin, mendadak perasaan nya menjadi lain.
Aku memang membutuhkan pengganti Alice, tapi baru tiga bulan kepergian nya. Aku tidak mungkin juga memilih nya sebagai pengganti Alice. Itu sangat tidak adil untuk Selena. Menatap wajah kecil Austin dan memikirkan hal ini sepanjang perjalanan pulang. Hai Alton, kamu jangan gila! Dia adik ipar nya, jangan karena dia mirip dengan Alice lalu kamu egois ingin memiliki nya juga.
.
.
.
Wisuda
Hari yang di tunggu akhir nya tiba, Selena memakai gaun sederhana pilihan nya dan riasan wajah yang natural. Rambut panjang nya di buat bergelombang dan menjuntai ke bawah. Melangkah ke depan dan menerima penghargaan sebagai mahasiswi dengan nilai terbaik di periode tahun ini.
"Ada apa, Ma?" tanya Peter saat menatap bingung ke arah Rosa yang berulang kali mengedarkan pandangan nya ke belakang mencari sosok yang di tunggu nya.
Ya, siapa lagi jika bukan Alton yang di undang nya khusus untuk menghadiri acara wisuda Selena. Senyum mengembang di bibir Rosa saat menatap sosok yang di tunggu nya melangkah masuk ke dalam gedung dengan gagah nya mengenakan setelan jas warna hitam dengan menggendong Austin, begitu juga dengan Tom dengan se buket bunga di tangan kanan nya.
Semua mata menatap ke arah nya, berbisik mengungkapkan rasa kagum nya pada sosok tersebut. "Wah, benarkah sudah punya anak?"
Bisik salah seorang mahasiswi bersama teman lain nya. "Jika aku menjadi istri nya, aku tidak akan membiarkan nya keluar rumah."
"Memang nya dia siapa si?" tanya salah seorang mahasiswa
"Oh, suami nya Selena." imbuh nya
Semua orang menerka siapa sosok pria yang berhasil membuat semua orang yang ada di dalam gedung terkagum menatap ketampanan nya.
"Selamat." ucap Alton pada Selena
Dulu kamu sangat polos, bahkan kemarin aku masih melihat mu dengan wajah polos mu. Tapi sekarang aku benar-benar kagum dengan penampilan mu. Kamu nampak cantik dan anggun seperti kakak mu. Alton kembali menatap Selena hingga tanpa jeda.
Rosa yang terus memperhatikan nya merasa bahagia, karena dia tidak perlu melakukan banyak usaha untuk membuat Alton dekat dengan Selena.
'Lihat lah, caramu menatap Selena.' Rosa tersenyum menatap Alton
"Terimakasih kak, sudah datang."
Menerima buket bunga pemberian Alton dan memberikan nya pada Rosa.
"Mama, Selena mau gendong Austin."
Selena meraih Austin dari gendongan Alton dan menggoda nya membuat bibir kecil Austin tertawa terkekeh.
untuk selena istri murahan
cerita novelis menunjukkan karakter novelisnya
suami atau lelaki egois memuja pelakor dan melaknat pebinor
istri atau wanita egois memuja pebinor dan melaknat pelakor
alton lebih baik cari istri lain ndak usah cari istri yang kalau ada masalah dengan suami pergi dan tinggal berduaan dengan lelaki lain
Semakin menarik 🤗🤗🤗