Lige adalah seorang gadis yang hidup dizaman modern. Lige adalah pemimpin dari satu organisasi besar yang setiap minggu atau bahkan setiap harinya selalu menghabisi nyawa orang.
Ya, Lige adalah seorang Queen mafia, ia terkenal sangat dingin, kejam dan bengis.
Namun siapa sangka, dalam misinya ia harus dihianati oleh orang kepercayaanya sendiri hingga merenggut nyawanya.
Tanpa ia sangka, rohnya terbang menuju zaman kuno pada zaman kerajaan. Roh nya menempati tubuh seorang gadis yang baru saja dinyatakan meninggal.
Zaman dimana yang kuat berkuasa dan yang lemah tertindas.
"Tubuh siapa ini? dunia apa ini? kenapa sangat berbeda? apa aku berpindah dimensi?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MILA KARMILA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 12
Xuemin yang melihat Lige datang langsung tersenyum senang, ia sangat senang karena pasti berkat Lige lah, kliniknya bisa dibuka kembali dan mendapatkan kepercayaan masyarakat sekitar.
"Nona, duduklah dulu, kakak seperguruan sedang mengobati." Suruh MoQing mempersilahkan Lige untuk duduk. Lige dengan senang hati langsung duduk di kursi yang tadi ditunjuk oleh MoQing.
MoQing memberikan air untuk Lige minum.
"Xiexie." Ucap Lige berterima kasih, ia mengambil airnya dan meminumnya dengan senang hati, karena ia juga merasa haus.
"Buyong xie." Balas MoQing langsung pergi membantu Xuemin.
Lige terus melihat sekeliling dan pintu masuk klinik, yang terus didatangi oleh orang yang ingin mendapatkan penanganan dari Xuemin, karena hari ini Xuemin membuka kliniknya dengan gratis.
Lige yang melihat Xuemin dan MoQing kesusahan dan repot, ia langsung membantu.
Lige membantu mengobati pasien dengan keahliannya, ia sama sekali tidak merasa kesulitan, bahkan ia senang melakukannya, ia masih bisa melakukan kesenangannya dalam ilmu medis, pikirnya.
Ia memeriksa salah satu pasien, mendapati pasien itu terkena racun.
"MoQing." Panggil Lige.
"Ya, Nona." MoQing langsung berlari kecil mendekati Lige.
"Ambilkan jarum." Suruh Lige.
"Baik." MoQing langsung pergi mengambil jarum dan memberikannya pada Lige dengan cepat. Lige juga langsung mengambilnya dan mulai menusukkannya pada titik titik tertentu. Ia sangat serius dalam melakukannya.
Xuemin yang sedari tadi memperhatikan Lige, tanpa sadar bibirnya tersenyum dengan sendirinya.
Lige mengambil beberapa daun herbal dan meminta MoQing untuk menyeduhnya.
"Minumlah." Suruh Lige memberikan ramuan obat yang sudah diseduh.
Pasien langsung meminum ramuannya dalam sekali teguk.
"Perhatikan apa yang kau makan, lihat dulu, barangkali ada racun, jangan sampai terulang kembali." Peringat Lige.
"Baik Nona, terima kasih, karena pertolongan kalian saya bisa sembuh, tidak ada tabib yang mau mengobati rakyat rakyat kecil dan miskin seperti saya ini." Ucap Pasien sangat berterima kasih pada Lige dan yang lain.
"Kau terlalu melebih lebihkan, berterima kasihlah padanya, klinik ini miliknya." Tunjuk Lige pada Xuemin.
"Ini juga karena mu, jika kamu tidak menolongku, mana mungkin klinik ini bisa dibuka kembali." Balas Xuemin sembari membereskan peralatannya.
"Benar itu." Imbuh MoQing yang juga setuju dengan perkataan Xuemin.
"Pasien sudah habis, kita istirahat saja sebentar, mungkin satu atau dua jam lagi, akan datang yang lain." Ucap Xuemin merangkul MoQing.
"Nona, makanlah bersama kami." Ajak MoQing.
"Baik." Jawab Lige menyetujui.
"Berhenti memanggilku nona, panggil aku jiejie." Sambung Lige yang tidak ingin dipanggil Nona terus menerus oleh MoQing.
"Baik, Jiejie." Ucap MoQing sangat senang.
"Mari." Ajak Xuemin naik ke lantai dua, dimana disana ada kamar tidur juga tempat untuk makan dan istirahat.
Lige yang baru saja masuk, langsung terkagum kagum, melihat ruangan yang kecil, namun berisi benda yang hanya diperlukan.
"Duduklah." Suruh Xuemin.
"Tempatmu ini sungguh nyaman, tidak seperti yang aku bayangkan." Ucap Lige setelah duduk.
"Iya, aku membuatnya senyaman mungkin." Balas Xuemin.
"Terima kasih karena sudah membantu kami membuka klinik ini kembali." Sambung Xuemin duduk berhadapan dengan Lige.
"Tidak perlu berterima kasih, aku senang melakukannya." Balas Lige.
Lige, Xuemin dan MoQing mulai memakan makan siangnya, tanpa ada percakapan lagi. Setelah makan Lige mulai bertanya pada Xuemin tentang racun yang pernah ada didalam tubuhnya.
"Kau bisa memeriksa, racun apa yang pernah ada dalam tubuh seseorang?" Tanya Lige serius.
"Jika aku mencobanya pasti bisa." Jawab Xuemin.
"Periksa." Ucap Lige menjulurkan tangannya didepan wajah Xuemin. Xuemin hanya menurut dan memeriksa Lige dengan keahliannya.
"Tahan sedikit." Ucap Xuemin yang hendak menusukkan jarum untuk mengambil sedikit darah Lige dan memasukkannya kedalam sebuah wadah kecil yang sudah berisi sebuah cairan.
Xuemin memperhatikan wadah tersebut dengan teliti, ia kaget karena dari penglihatannya ia menemukan racun yang mematikan untuk manusia.