NovelToon NovelToon
Super Dokter: Warisan Ilmu Medis

Super Dokter: Warisan Ilmu Medis

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Berawal dari niat Baik yang berujung pada jatuhnya ia dari lantai dua puluh Gedung Dingfeng.

Jiang Chen, seorang pemuda yang putus asa mencari pekerjaan, secara tidak sengaja mewarisi jutaan pengetahuan rahasia medis dan kekuatan kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Dia tidak terima melihat pemuda gembel saingannya mendapat pujian setinggi langit dari seorang legenda.

"Tuan Besar Shen, Anda jangan mau ditipu oleh bualan omong kosong anak ini!" potong dokter kepala itu dengan suara sengau karena mulutnya berdarah.

"Dia pasti hanya menggunakan trik sulap murahan yang kebetulan saja berhasil memicu adrenalin pasien!"

Shen Changyuan langsung menoleh dan menatap dokter kepala itu dengan tatapan membunuh yang sangat dingin.

"Kau berani menyebut teknik manipulasi Qi kuno sebagai trik sulap murahan?!" bentak Shen Changyuan meledak marah.

"Aku sendiri yang baru saja mengecek denyut nadi cucuku dan membuktikan kebenarannya secara langsung!"

Pria tua itu berjalan mendekati dokter kepala yang ketakutan dan menunjuk wajahnya dengan jari gemetar penuh amarah.

"Dan kau sengaja menyuntikkan cairan diazepam pada pasien yang menderita penyumbatan Yin meridian?"

"Tindakan bodohmu itu sama saja dengan sengaja membekukan sisa aliran darahnya hidup-hidup!"

Dokter kepala itu menundukkan wajahnya dalam-dalam, tidak berani membalas tatapan mata Shen Changyuan sama sekali.

"Zhao, catat nama rumah sakit ini dan catat nama dokter bodoh ini sekarang juga," perintah Shen Changyuan dengan suara es.

"Mulai besok pagi, cabut semua dana investasi keluarga Shen dari tempat sampah yang tidak berguna ini."

"Dan pastikan dokter ini tidak akan pernah bisa memegang pisau bedah lagi di seluruh rumah sakit di kota ini seumur hidupnya."

Keputusan itu dijatuhkan tanpa ampun layaknya palu vonis seorang hakim di ruang sidang.

Dokter kepala itu langsung menjatuhkan dirinya menempel ke lantai dan bersujud di ujung sepatu Shen Changyuan.

"Tuan Besar, tolong ampuni saya! Saya bersumpah hanya menjalankan prosedur medis standar!" tangis dokter itu histeris memohon ampun.

"Bawa dia keluar dari ruangan ini sekarang, suaranya sangat mengotori telingaku," ucap Shen Changyuan tanpa belas kasihan sedikit pun.

Dua pengawal keluarga Shen berbadan besar langsung menarik kedua lengan dokter itu dengan kasar.

Mereka menyeret tubuh dokter yang terus memberontak itu keluar dari ruang ICU seperti membuang sekantong sampah.

Suara tangisan dan permohonan ampun dokter itu perlahan menghilang di ujung lorong rumah sakit.

Ruangan ICU kembali menjadi sunyi, hanya menyisakan suara mesin monitor jantung yang berbunyi sangat teratur.

Su Yuhan menatap Jiang Chen dari atas ranjangnya dengan tatapan takjub yang sudah tidak bisa disembunyikan lagi.

Pemuda miskin gila harta yang awalnya dia anggap remeh ini baru saja membuat keluarga terkuat di kota bertekuk lutut.

Bahkan karir cemerlang seorang dokter kepala rumah sakit elit hancur lebur malam ini hanya karena menyinggungnya.

Shen Changyuan merapikan pakaian sutranya dan berjalan mendekati Jiang Chen dengan langkah pelan.

Pria tua yang sangat dihormati oleh semua pejabat dan konglomerat kota itu tiba-tiba membungkukkan badannya.

Dia menunduk sangat dalam hingga membentuk sudut sembilan puluh derajat di hadapan pemuda berpakaian lusuh tersebut.

"Saya Shen Changyuan, mewakili seluruh anggota keluarga Shen mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kebaikan Anda," ucap pria tua itu dengan sangat tulus.

Melihat kepala keluarga mereka menunduk, seluruh pengawal dan anggota keluarga di ruangan itu otomatis ikut membungkukkan badan serentak.

Jiang Chen menggaruk belakang kepalanya melihat pemandangan penghormatan massal yang sangat berlebihan di depannya ini.

"Sudahlah Kek, tidak perlu membungkuk seperti itu padaku, tulang punggungmu bisa patah nanti," balas Jiang Chen mengibas-ngibaskan tangannya santai.

"Aku juga hanya tidak sengaja bertindak karena melihat cucumu mau dibunuh oleh dokter bodoh itu."

Shen Changyuan kembali menegakkan tubuhnya dan menatap Jiang Chen dengan senyum kagum yang tulus.

"Anak muda, bolehkah saya tahu siapa nama Anda dan dari mana Anda mempelajari teknik pengobatan tingkat dewa ini?" tanyanya dengan nada sangat sopan.

"Namaku Jiang Chen, dan aku tidak belajar dari siapa-siapa, aku hanya asal menebak saja dari buku yang pernah aku baca," jawab Jiang Chen asal bunyi.

Dia tentu saja tidak akan menceritakan kisah konyol soal cahaya aneh yang menabrak kepalanya saat jatuh dari gedung tadi.

Shen Changyuan tertawa pelan mendengar jawaban yang jelas-jelas merupakan sebuah alasan untuk menutupi identitas itu.

Pria tua itu sangat paham bahwa para ahli bela diri dan medis tersembunyi biasanya memang benci memamerkan asal-usul guru mereka.

"Baiklah Dokter Jiang, saya sangat mengerti kalau Anda ingin menjaga kerahasiaan guru besar Anda," ucap Shen Changyuan memaklumi.

Jiang Chen hanya mengangguk pelan membiarkan pria tua itu merasa bangga dengan imajinasi liar di kepalanya sendiri.

"Tapi Dokter Jiang, ada satu hal yang sangat mengganggu pikiran saya tentang penyakit cucu saya," lanjut Shen Changyuan berubah serius.

"Energi Yin di dalam tubuhnya sangat kuat dan sudah berakar dalam di tulang sumsumnya sejak dia lahir."

"Meskipun Anda berhasil menghancurkan sumbatan di jantungnya malam ini, hawa dingin itu pasti akan kembali berkumpul suatu hari nanti."

Mendengar ucapan pesimis dari kakeknya, wajah ceria Shen Muxue seketika meredup dan kembali terlihat sedih.

Gadis muda itu tahu persis bahwa hidupnya selama ini memang bergantung pada penderitaan panjang tanpa garis akhir.

Jiang Chen menatap Shen Muxue sejenak dengan perasaan kasihan lalu kembali menatap Shen Changyuan.

"Tebakanmu lumayan akurat Kek, aku memang baru membuka jalur meridian utamanya agar dia bisa bernapas malam ini," jelas Jiang Chen jujur.

"Untuk mencabut akar es di tubuhnya secara total, dia butuh terapi penyaluran Qi secara bertahap selama minimal satu bulan penuh."

Mata tua Shen Changyuan langsung berbinar sangat terang mendengar kata sembuh total meluncur dari mulut Jiang Chen.

"Apakah itu artinya Anda memiliki kemampuan dan bersedia untuk menyembuhkan cucuku secara total, Dokter Jiang?!" tanya Shen Changyuan dengan suara melengking penuh harap.

Jiang Chen menyilangkan kedua tangannya di depan dada sambil tersenyum tipis penuh perhitungan.

"Menyembuhkan orang berpenyakit kronis itu sangat melelahkan dan menguras banyak tenaga dalamku, Kek," ucap Jiang Chen dengan nada jual mahal yang kentara.

"Lalu aku dengar di jalanan kalau keluarga Shen adalah keluarga yang sangat menghargai dan tidak pelit dalam membalas budi."

Jiang Chen sengaja menggantung kalimatnya sambil melirik tajam ke arah jam tangan mewah yang dipakai oleh Shen Changyuan.

Su Yuhan yang sedari tadi diam memantau percakapan mereka langsung mendengus pelan dengan wajah masam.

'Pria ini benar-benar serakah dan gila uang, dia sedang memeras legenda medis secara terang-terangan di depan umum,' batin Su Yuhan mencibir.

Namun Shen Changyuan sama sekali tidak tersinggung atau marah mendengar kode minta uang terang-terangan dari Jiang Chen.

Sebaliknya, pria tua itu justru tertawa sangat lepas karena merasa Jiang Chen adalah pemuda yang sangat lurus dan tidak munafik.

"Hahaha, Anda benar sekali Dokter Jiang! Uang dan harta sama sekali bukan masalah bagi keluarga Shen!" janji Shen Changyuan dengan suara lantang.

1
watno antonio
lanjut thorrrrr ceritanya rame.
Abady Ehm
cerita sampah juga nih,.....
ARay
ini cowok mulutnya lemez banget, pake rok aja sekalian
syarif ibrahim
orang lugu cuman ada di komik dan novel saja🤭😄tidak ada di dunia ini🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!