NovelToon NovelToon
My Ex Brother In Law

My Ex Brother In Law

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Beda Usia
Popularitas:892
Nilai: 5
Nama Author: MeNickname

Rasa yang tidak seharusnya ada itu kian tumbuh pada Carol, dari sebuah kekaguman berubah menjadi cinta. Carol mengubur semua itu dalam-dalam karena cinta itu tidak akan pernah bisa dia gapai. Sampai suatu hari dimana ternyata semesta seperti memberinya sebuah kesempatan. Dan Carol tidak mau menyia-nyiakannya, dia berjuang mendapatkan sesuatu yang sebelumnya terasa sangat mustahil itu. Dia mengambilnya meski harus menghadapi banyaknya sudut pandang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeNickname, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Keesokan harinya Carol datang ke kantor seperti biasa, matanya terlihat sedikit sembab akibat menangis seharian.

Sambil menunggu pintu lift terbuka gadis itu terlihat menutup mata dan mengambil nafas panjang untuk menenangkan hatinya.

Tanpa dia sadari ternyata ada Andrew yang baru saja datang melewati pintu masuk dan berjalan menghampirinya.

Wangi itu lagi, Carol mengenalnya. Matanya yang semula tertutup langsung terbuka, dan betapa terkejutnya dia saat menoleh dan mendapati tubuh tinggi Andrew sudah berdiri di sampingnya.

ting!

"Ayo!" ajak Andrew. Pria itu melenggang masuk lebih dulu, sementara Carol terlihat melengos.

Kebetulan sekali pintu lift yang sebelahnya juga ikut terbuka, tanpa berpikir lagi Carol langsung masuk kesana.

"Dia masih marah." gumam Andrew.

...----------------...

Sore harinya saat jam pulang kantor hampir tiba, Andrew malah meminta Carol dan Jenn untuk menemuinya di ruang rapat terlebih dahulu.

Rasanya ingin menolak, tapi Carol berusaha untuk tetap professional. Meskipun dia kesal karena sedari tadi Jenn terus menatapnya dengan ekspresi meremehkan.

"Baiklah, Carol. Saya memanggil kamu kesini untuk sebuah informasi." Andrew membuka pembicaraan.

"Besok, saya dan Jenn akan melakukan perjalanan bisnis ke luar kota selama dua hari. Karena saya yakin kamu sudah belajar banyak hal disini, jadi Jenn akan meninggalkan beberapa pekerjaannya untukmu. Saya harap kamu bisa menghandlenya dengan baik selama kami pergi."

"Akan saya handle." balas Carol singkat.

"Baguslah. Jenn, berikan sekarang!"

"Oh ya ampun, maaf Tuan berkasnya tertinggal. Biar saya ambilkan dulu, sebentar."

Wanita itu langsung keluar karena tidak mau meninggalkan mereka berdua berlama-lama di dalam sana.

Tatapan Andrew berubah, dia menatap Carol yang terlihat menghindarinya dengan menatap ke arah lain.

"Aku harap kamu baik-baik saja selama aku pergi." ucapnya.

Namun sayang Carol sudah mengubah dirinya ke versi tuli untuk saat ini. Hingga sampai Jenn kembali, dia benar-benar tidak berbicara sepatah katapun.

"Pastikan saat kami pulang nanti laporannya sudah selesai."

"Tentu, kalau begitu saya permisi." Carol melenggang keluar setelah mendapatkan berkasnya.

Jenn tersenyum miring, ekspresi tidak senang yang ditunjukan Carol membuatnya merasa menang.

"Kau salah memilih lawan, j4lang kecil."

...----------------...

Keesokan harinya Andrew benar-benar pergi tanpa meninggalkan pesan apapun lagi pada Carol. Sudahlah lagipula gadis itu sudah memblokir nomornya.

Carol akan mencoba untuk hidup normal, dia datang ke kantor dan bekerja seperti biasa. Meski sesekali dia tetap mengingat Andrew namun sebisa mungkin dia langsung mengalihkan pikirannya.

Sementara itu di seberang kota sana, Andrew nampak benar-benar sibuk, hari ini dia harus datang ke undangan acara seminar sebagai pembicara.

Selama disana pria itu benar-benar tidak diberi kesempatan walau hanya sekedar untuk mengecek ponsel.

Jenn selalu bisa mengalihkan perhatiannya. Tiba-tiba membahas pekerjaan atau membahas kegiatan mereka selanjutnya. Karena kebetulan sore ini salah satu rekan kerja Andrew yang ada di kota ini mengundang mereka untuk makan malam bersama.

"Tuan, kita kembali ke hotel lebih dulu atau langsung saja?"

"Langsung saja. Lagipula waktunya tidak akan cukup."

"Baik, Tuan."

Di dalam mobil yang mereka tumpangi Andrew terlihat sangat lelah, matanya tertutup sebentar hanya untuk sekedar mengisi sedikit energi. Dan Jenn sangat senang melihatnya, rencananya untuk membuat Andrew sangat sibuk ternyata berhasil.

"Biar saja j4lang kecil itu tantrum karena melihat semua storyku hari ini."

Ya, semua kegiatannya bersama Andrew hari ini Jenn abadikan dan tak lupa dia juga menguploadnya ke sosial media. Sengaja supaya Carol melihatnya.

1
MamDeyh
Duda gk zelaaas
MamDeyh
Ribet bgt sih.. Tinggalin aja. Ngapain jg jd merendahkan diri buat cowok.😒
Ruwi Yah
menarik alur ceritanya semangat updatenya kak
Ruwi Yah
sebagai atasan kamu harus tegas ndrew jangan sampai sikapmu disalah artikan oleh sekretaris seksimu
Ruwi Yah
sekali kali jual mahal dikit Carl
MamDeyh
Km jd kelihatan murahan dg begitu.. Kalo mau membuktikan dia apakah ada perasaan dg pergi menjauh. Bukan kek wanita ...😒
Ruwi Yah
masih nyimak alur ceritanya
Ruwi Yah
lanjut
Ruwi Yah
Terima kasih upnya kak
MamDeyh
Lanjuut
Ruwi Yah
mampir kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!