NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Mencintainya

Satu bulan bekerja, begitu pun satu bulan juga dia telah mengenal Byan. Pria yang semakin menunjukan kepeduliannya, terkadang bersikap seolah dia cemburu. Namun, perlahan sikapnya itu membuat Eva mulai terjerumus pada hati yang seharusnya tidak menjadi tempatnya berlabuh.

Setiap pesan yang di kirim pria itu, selalu menjadi sumber semangat baru untuknya. Hanya beberapa kali bertemu hanya untuk sekadar makan siang bersama, lalu kembali pulang masing-masing. Sekarang Eva lebih memilih pulang tanpa di antarkan Byan, karena akhirnya akan selalu terjebak di rumah Laila.

Baru selesai mandi, rambutnya masih di gulung handuk kecil. Eva duduk di pinggir tempat tidurnya, membuka ponselnya yang berada di atas nakas. Pesan dari Byan selalu membuatnya tersenyum tanpa alasan.

Akhir pekan ini apa ada rencana?

Aku mau pergi ke Rumah Harapan, ingin membelikan anak-anak buku baca baru.

Gaji pertamanya dari bekerja di Kantor, ingin Eva berikan sebagian untuk menyenangkan di Rumah Harapan, tempat dia mengajar anak-anak yang tidak sekolah itu. Meski hanya bila ada waktu saja, tapi dengan buku-buku belajar membaca dan berhitung yang Eva berikan, anak-anak disana sudah mulai bisa dengan belajar mandiri.

Baiklah, aku akan ikut denganmu.

Eva kembali tersenyum saat balasan pesan dari Byan baru saja masuk. Memilih tidak membalasnya lagi, Eva menyimpan kembali ponselnya di atas nakas. Dia mengambil pengering rambut dan mengeringkan rambutnya di depan cermin meja rias.

"Bagaimana jika semuanya ketahuan, dan aku sudah terlanjur menyukainya"

Eva menghembuskan napas kasar, tujuan awalnya tidak seperti ini. Hanya menggantikan Laila agar bisa terlepas dari perjodohan ini. Tapi, malah dirinya yang sekarang terjebak dengan perjodohan ini.

Saat Eva masih melamun dengan tangan yang sibuk mengeringkan rambut, ponselnya berdering. Eva segera mematikan pengering rambut dan berjalan ke dekat tempat tidur, mengambil ponselnya. Melihat Laila yang meneleponnya.

"Hallo Nona, ada apa?"

"Eva, apa kabarmu? Apa kau sudah bisa membuatnya lepas darimu? Kenapa dia belum juga mau membatalkan perjodohan ini"

Suara kesal dari Laila di seberang sana, Eva hanya diam dengan bingung harus menjawab apa. Tidak mungkin juga dia mengatakan yang sebenarnya terjadi, jika dirinya malah jatuh cinta pada Byan.

"Nona, sebaiknya berkata jujur saja. Aku sudah tidak sanggup lagi jika harus terus berbohong seperti ini. Mas Byan juga terus menghubungiku"

Meski dalam hatinya sangat takut jika semuanya terbongkar, maka Eva yang akan paling terkena imbasnya. Tapi, dia juga tidak mau kebohongan ini terus berlanjut.

"Tidak bisa Eva, aku juga tidak berani jujur sama Papa"

Eva menghela napas panjang, sekarang semuanya semakin rumit. Bukan hanya tentang kebohongan dan sandiwara ini, tapi juga tentang perasaannya yang mulai tidak bisa dikendalikan.

"Nona, bagaimana jika aku-"

"Sudah dulu ya Eva, aku mau pergi. Pokoknya kamu harus berusaha membuatnya membatalkan perjodohan ini. Aku mohon padamu, tolong dengan sangat bantu aku kali ini ya"

Tut... Sambungan telepon langsung terputus setelah Laila mengatakan itu. Eva hanya diam menatap ponselnya dengan beban yang semakin berat di pundaknya.

"Sepertinya besok aku harus mengatakan saja untuk membatalkan perjodohan ini"

*

Malam ini Byan tidak pulang ke rumah, dia tinggal di Apartemen yang lebih dekat dengan Kantor. Berdiri di balkon sambil menatap kehidupan di bawah sana yang seperti bidak catur dalam pandangannya saat ini. Di sampingnya ada ponsel yang sedang terhubung dengan seseorang, dia letakan begitu saja ponselnya itu.

"Kau yakin akan menerima perjodohan ini? Jangan sampai hidupmu seperti aku, Byan"

Suara Kakak laki-lakinya terdengar dari balik ponsel yang sengaja Byan loudspeaker. "Kau tahu bagaimana Papa, bahkan sulit untuk membantahnya. Jika kau bisa membantah, mungkin hidupmu juga tidak akan seperti sekarang"

Keduanya menghela napas pelan, hidup dalam keluarga yang meninggikan kedisiplinan dan tidak diberikan ruang untuk memberikan pendapat. Semuanya hanya harus tunduk pada ucapan Papa. Sehingga sejak kecil Byan dan Raifan, tidak pernah berani membantah. Papa menyayangi mereka selayaknya orang tua, tapi caranya berbeda. Memberikan tekanan adalah bentuk sayangnya, tanpa sadar telah membuat seorang anak takut hanya untuk mengatakan tidak.

"Jika aku tidak setuju dengan perjodohan ini, aku juga akan di kirim kesana membantumu"

"Aku tahu, tapi menerima perjodohan dengan perempuan yang tidak kau cinta, itu akan semakin memberatkan hidupmu"

Byan tersenyum, tiba-tiba bayangan wajah Eva terlintas dalam ingatannya. "Tidak, sepertinya aku mencintainya"

"Hah? Kau sedang mabuk, Byan?!"

Sekali lagi Byan tersenyum mendengar suara Kakaknya yang terdengar kaget itu. Jangankan Kakaknya, bahkan teman-temannya yang lebih sering menghabiskan waktu dengannya, langsung terkejut saat Byan mengatakan dirinya telah jatuh cinta. Seperti tidak percaya cinta itu akan hadir dalam diri Byan.

"Dia menggemaskan, Kak. Aku benar-benar menyukainya, jadi aku menerima perjodohan ini bukan karena paksaan"

"Kau serius?" Terdengar nada tidak percaya dari pertanyaan itu.

"Ya, aku benar-benar jatuh cinta padanya"

"Baiklah, jika memang seperti itu. Aku tenang mendengarnya, semoga perjalanan cintamu selalu bahagia. Jangan sampai mengalami hidup sepertiku"

"Kapan kau pulang?"

"Papa hanya mengizinkan aku pulang saat sudah di tentukan hari pernikahanmu"

Hah... Keduanya menghela napas berat, semuanya memang tidak seindah yang terlihat. Keluarga yang harmonis, mempunyai dua anak laki-laki yang tampan, sukses, dan berhati hangat. Namun, di balik semua itu ada hati anak yang tersakiti, anak-anak yang tidak berani mengungkapkan apa yang mereka pikirkan selama ini.

*

Saat pertemuan kali ini di akhir pekan, ketika Eva membawa kembali Byan ke dalam pemukiman kumuh itu, Byan sama sekali tidak terlihat heran seperti saat pertama kali dia datang kesini.

"Kak Eva"

Eva mengerjap kaget, dia memberikan kode pada anak-anak yang sempat dia beritahu jika harus memanggilnya Kak Laila. Namun mereka hanyalah anak-anak yang terkadang lupa dan tidak mengerti keadaan orang dewasa.

Byan langsung menatap Eva dengan kening berkerut bingung. "Kak Eva? Kenapa mereka memanggilmu Eva?"

Eva langsung memutar otaknya agar bisa memberikan alasan yang logis. "Em, hanya iseng saja saat itu aku mengaku nama Eva, eh mereka malah keterusan. Maklumlah namanya juga anak-anak"

Byan mengangguk, mencoba mengerti alasannya meski dalam dirinya merasa itu sedikit janggal. Namun tetap mencoba untuk percaya saja pada Eva. Tidak ingin menyimpan kecurigaan yang tak berdasar.

Semoga saja Mas Byan percaya tentang alasan itu. Ya Tuhan, hampir saja jantungku berhenti berdetak.

Eva memejamkan matanya sambil menghembuskan napas pelan. Hanya berharap Byan masih bisa percaya dengan alasannya barusan, meski dia sendiri merasa alasan itu aneh dan tidak logis.

Bersambung

Jangan pada nabung bab ya pliss.. Langsung baca bab terbaru

1
sunaryati jarum
Anak Laila bukan anak Byan,Byan.dibohoni.Lupa ingatkan saja tidak mau menyentuh Laila apalagi masih ingat sebelum kecelakaan.Bahkan dirayu juga nggak bereaksi,mana bisa punya anak
sunaryati jarum
Kamu akan terkejut jika tahu siapa saudara papamu,sifatmu seperti ayahmu Laila, serakah dan merebut milik saudara.Kalian sudah lama menikmati harta orang tua Eva dengan licik, sekarang saatnya ayahmu menuai apa dulu ia tabur.
Les Tary
double up thor udh ditunggu lanjutannya dari kemarin🤭🙏
Yani Suryani
Laila kau sudah ketemu, bahkan kau yg membawa sepupumu bertemu dengan saudara ayah mu
minta maaf gak segampang itu, istri saudaranya di jadikan pembantu dan menjadi alat untuk mengancam saudaranya sendiri hanya untuk menguasai harta warisan 😡
Les Tary
Laila main minta maaf gampang bgt setelah keluargamu sudah menghancurkan semua terutama kamu kepada eva
Yani Suryani
ditunggu up selanjutnya
tetap semangat 🤗
Les Tary
Ayo Davin Hartanto sekeluarga nya bikin jadi gembel💪💪
Oma Gavin
saatnya balas dendam dimulai ambil semua yg menjadi milikmu pak heriyanto juga byan yg seharusnya menikahi eva kembalikan mereka ke asalnya
dika edsel
/Heart/
falea sezi
males bgt klo. ampe balikan ma byan🤣🤣 perawan dapet duda meski cm. stts kesannya g bgt apalagi keluarga byan yg matre g setuju q
Yani Suryani
semangat kak masih ada yg setia nunggu ceritanya
Oma Gavin
semoga tetap lanjut ya kak anggap saja sedekah sama para readers yg setia baca 🙏
Desy Nchie
lanjut Thor aku kasih gift
Les Tary
Lanjutin thor ceritanya bagus ringan ga muter muter 👍
Aisyah Ranni
Semangat thor💪padahal cerita bagus 🤗
Yani Suryani
double up dong kak 🤭
Yani Suryani
jika anak Laila umur 2thn berarti sebelum kejadian kecelakaan Laila sudah melahirkan, tapi jika saat kecelakaan itu Laila lagi hamil berarti anak Laila kurang lebih satu setengah tahun dong 🤔?
Les Tary
kemarin ga up mohon sekarang double up thor🤣🤣🤣
Les Tary
Laila org munafik
falea sezi
telatt klo lu uda inget eva uda minggat jauh😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!