NovelToon NovelToon
Sesal Yang Terlambat

Sesal Yang Terlambat

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:64.9k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Melati dan Rayan sudah 5 tahun menikah, tapi mereka belum di karuniai keturunan. Di usia 5 tahun pernikahan mereka melakukan pemeriksaan kesehatan, dan hasil nya Rayan yang bermasalah.

Dokter Silvi, sahabat nya Melati memberi saran pada Melati agar Melati mengatakan bahwa diri nya yang mandul. Maka Melati akan melihat seperti apa wajah asli mereka, dan Melati pun menerima saran itu.

Setelah mengatakan hal itu, Melati di perlakukan bak pembantu. Rayan datang dengan membawa wanita hamil yang diakui sebagai anak nya.

Di hari syukuran kelahiran anak nya, Rayan mengundang Melati dan menghina nya di depan banyak orang. Melati lalu memberikan surat hasil pemeriksaan yang asli, Rayan dan kekuarga nya tidak percaya dengan hal itu.

Tapi setelah memeriksa keaslian surat itu, dan melakukan tes DNA maka mereka baru tahu bahwa anak itu bukan anak nya Rayan. Dan saat itu juga Rayan juga sudah di tipu oleh istri baru nya, harta nya sudah di bawa lari oleh wanita itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Hari ini Berry sangat senang, uang proyek sudah berada di tangan nya. Dengan uang itu, dia pun bisa membeli mobil baru untuk Arini.

"Akhir nya, aku di percayakan untuk menangani proyek besar. Uang nya juga besar, Arini pasti senang!" Guman Berry dengan senang hati.

Berry pulang ke rumah dengan perasaan bahagia, hari ini dia punya banyak uang.

"Arini, aku sudah mendapatkan uang nya. Besok kau bisa membeli mobil baru!" Berry berkata pada istri nya saat tiba di rumah.

"Benarkah itu, mas?" Tanya Arini dengan mata berbinar.

"Benar sayang!" Jawab Berry lagi.

"Wah, aku seneng banget mas. Jadi aku bisa pake mobil seperti yang lain nya saat anterin Fatan ke sekolah!" Ujar Arini dengan tak kalah bahagia.

Berry pun ikut bahagia melihat istri nya bahagai, dia tidak perduli dengan resiko yang akan dia dapatkan nanti nya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda.

Alvian dan pak Andi sedang berada di sebuah kafe, Alvian sengaja meminta pak Andi menemui diri nya di Kafe ini agar Berry tidak curiga. Selama ini yang Berry ketahui bahwa Alvian sedang berada di luar negeri, jadi dia tidak takut melakukan apapun di kantor nya.

"Bagai mana pak Andi? Apalah dana untuk proyek itu sudah di cairkan?" Tanya Alvian.

"Sudah pak Alvian, dan uang nya sudah berada di tangan pak Berry!" Jelas Pak Andi.

"Bagus, kali ini pastikan Berry benar - benar mempertanggung jawab kan semua perbuatan nya. Sudah cukup dia membuat kerugian selama ini!" Alvian berkata pada pak Andi.

"Maafkan saya juga pak, saya tidak memberi tindakan karen mengingat pak Berry adalah orang yang di rekomendasikan oleh bapak!" Pak Andi berasa bersalah pada Alvian.

"Tidak papa pak Andi, tapi mulai sekarang kita akan menyingkirkan hama itu. Selama ini saya diam saja, karena dia adalah bagian dari keluarga nya suami adik saya. Tapi seperti nya pak Berry lupa akan hal itu, dan dia selalu melakukan sesuatu yang merugikan perusahaan!" Ucap Alvian lagi.

"Benar itu pak, tapi kali ini Pak Berry harus mempertanggung jawabkan semua nya!" Ucap pak Andi.

Untuk saat ini sekalipun semua bukti- bukti kecurangan Berry sudah berada di tangan Alvian, dia masih menahan diri untuk membongkar kejahatan laki - laki itu. Semua itu karena permintaan Melati, Melati ingin semua nya di mulai ketika Rayan dan Andin sudah menikah nanti.

Melati ingin memberi kan kesempatan pada mereka untuk menikmati saat - saat terakhir sebelum kehancuran keluarga ini benar - benar datang, karena menurut orang bayaran Melati kehamilan Andin sudah memasuki usia 5 bulan. Jadi Melati akan menunggu 4 bulan lagi sampai anak nya Andin lahir.

******

"Bagai mana dengan pekerjaan mu di kantor nak?" Tanya bu Ambar pada putri nya.

"Alhamdulillah baik Bun!" Jawab Melati sambil tersenyum.

Mata bu Ambar tidak sengaja melihat sebuah undangan yang terletak di atas nakas, karena penasaran bu Ambar pun mengambil undangan itu dan membuka nya.

"Undangan pernikahan Rayan dan Andin? Jadi mereka akan menikah minggu depan?" Tanya Bu Ambar pada Melati.

"Iya bun!" Jawab Melati sambil mengangguk kan kepala nya.

"Kurang ajar, padahal proses perceraian kalian baru saja di mulai. Tapi dia sudah berani menikah lagi!" Ujar bu Ambar dengan geram.

"Biarin aja bun, lagi pula aku tidak sabar lagi menunggu anak yang di banggakan nya lahir ke dunia ini!" Jawab Melati lagi sambil tersenyum.

"Apa maksud mu nak?" Tanya Bunda Ambar tidak mengerti.

"Bun, aku akan memberikan kejutan untuk mas Rayan dan Andin nanti. Sekaligus sebagai hadiah atas kelahiran anak nya, begiti pula sama mas Alvian dan mbak Rista. Kami udah siapkan kejutan nya!" Jelas Melati lagi.

"Bunda di sini rupa nya, Ayah cariin sejak tadi!" Pak Hutama tiba - tiba muncul di depan pintu.

"Ayah, masuk yah!" Melati tersenyum pada cinta pertama nya tersebut.

"Serius amat bicara nya, sampai - sampai Ayah tidak di ajak!" Ujar pak Hutama lagi.

"Gak papa Yah, Bunda sama Melati cuma lagi bahas masalah pernikahan Rayan dan Andin saja!" Ujar Bunda Ambar.

Bunda Ambar lalu menunjuk kan undangan pernikahan yang itu pada suami nya, pak hutama menerima nya dan langsung membaca nya.

"Jadi pernikahan mereka minggu depan? Bagus lah semakin cepat mereka menikah, maka semakin cepat juga kehancuran mereka datang!" Ucap Pak Hutama sambil tersenyum.

"Oh ya sayang, apakah kamu mau datang ke acara pernikahan mereka?" Tanya Bunda Ambar pada putri nya.

"Tentu saja dong bun, akan aku buktikan bahwa aku baik - baik saat mereka menikah!" Jawab Melati lagi.

"Saran Bunda sih sebaik nya kamu jangan datang nak, Bunda yakin mereka akan menghina dan mempermalukan mu di sana. Dan Bunda tidak ingin itu semua terjadi!" Ujar Bunda Ambar.

"Benar itu nak, lebih baik kita pergi berlibur saja. Setelah kita kembali nanti, satu persatu jita berikan kejutan untuk mereka!" Pak Hutama memberi usul pada putri nya.

Melati terdiam, dia memikirkan ucapan Bunda dan Ayah nya. Memang benar apa yang mereka katakan, jika dia hadir di sana mereka semua pasti akan menghina nya habis - habisan.

"Oh ya, ada satu hal lagi yang mau Ayah bilang pada mu!" Ucap Pak Hutama.

"Apa itu Yah?" Tanya Melati penasaran.

"Rumah yang saat ini di tempati oleh Andin dan keluarga nya, bukan lah rumah nya. Melainkan rumah sewaan, pemilik nya adalah salah satu klien kita. Orang nya saat ini lagi berada di luar negeri, dan ketika dia pulang ke sini mereka pulang ke rumah nya yang lain!" Ucap Pak Hutama.

"Wow, ini bisa jadi kejutan untuk mereka. Aku penasaran bagai mana reaksi mas Rayan dan keluarga nya, saat mereka tahu bahwa Andin dan keluarga nya adalah penipu!" Melati berkata sambil tersenyum.

"Itu memang pantas mereka dapat kan, keluarga licik dan serakah seperti mereka memang pantas bersanding dengan keluarga penipu!" Ucap bu Ambar.

"Iya Bun, Ayah juga sudah menghubungi pemilik rumah itu. Setelah masa sewa ini berakhir, mereka tidak mau lagi melanjutkan sewa rumah itu pada keluarga Andin. Dan saat itu terjadi, maka semua nya akan ketahuan!" Pak Hutama berkata lagi.

"Bagus lah Yah, kita juga akan memberikan kejutan untuk mereka!" Melati sudah tidak sabar lagi menunggu waktu itu tiba.

Melati pun memutuskan untuk tidak datang di acara pernikahan Rayan dan Andin, bukan karena dia malu karena di ceraikan oleh Rayan. Tapi Melati dan keluarga nya sengaja menyusun rencana yang lebih matang, yaitu memberikan kejutan untuk Rayan dan juga keluarga nya.

1
Rahma Inaya
bawk aja ke rs ibu rayan krn gka trm hiduo ssh akhrnya depresi
Rahma Inaya
mimpi km kesiangan rayan jgn harap melati mau blkan sm kamu yg ada kmu di usir jg di tolak utk sekian kalinya
Rahma Inaya
percuma km panggil km pasti akan di campakkan bery krn dia bosen hidup ssh dan milih tante kaya demi menuhi hidupnya yg mewah
Rahma Inaya
gmn bu arum ,arini ,rayan sakit kn di di hianti apalgi dl km mendukung ank mu selingkh sekrg ank perempuan mu selingkh hukum karma dibayar tunai tinggl arini nnt yg jerit histeris krn di hianati oleh bery
Ma Em
Mimpi saja kamu Rayan ingin kembali pada Melati jgn harap , sekarang Rayan juga Arini kena karmanya dan baru menyesal setelah usahanya bangkrut anak yg dikandung Andin bkn anaknya Rayan , Andin setelah istri sugar dady mu tau kesenanganmu akan hilang .
Cicih Sophiana
ihh kluarga yg lucu... 🤣🤣🤣 aq sampe sakit perut baca nya🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
cocok dgn pemikiran aq Mel 👍 keperawanan tdk akan bisa dia balikin
Cicih Sophiana
emang ada yah orang menikah klo cerai di hitung berapa kerugian nya... baru denger nih ada manusia yg begini 🤣🤣🤣 klo begitu Mel minta si Rayan mengembalikan keperawanan kamu bisa nggak dia...
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere menyewa rumah besar jg berharap yg bayar si Rayyan 🫢🤣🤣... setelah di lamar balik lagi ke tempat kontrakan kumuh di pinggir kali tuh pasti... 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin anak orang kere rumah orang tua nya aja ngontrak... mau di banding kan dgn melati? gak level kali 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
laki laki bodoh... tes DNA woy jgn main percaya aja
Cicih Sophiana
selama lima tahun suami dan mertua nya memakai topeng ya... mungkin sekarang mereka udah cape Mel memakai topeng makanya topeng nya di buka 🤣🤣🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
si Andin kere aja ngaku orang tua ke luar negri.... liat aja dia liat barang mahal dia mau ... orang yg gak mampu ya gitu😆
Cicih Sophiana
emang si Rayan udah kenal orang tua si Pelakor... masa anak nya udah di hamilin orang tua belum kenal kan aneh...
Cicih Sophiana
suami bekas Melati kamar bekas Melati tempat tidur bekas Melati... nama nya jg sampah ya harus di buang ketempat nya seperti kamu nanti jg di buang ketempat klo ketauan busuk nya 🤣🤣🤣
Cicih Sophiana
ayo Melati tunjukan pada mereka klo kamu wanita berharga...
Cicih Sophiana
Melati kamu harus kuat agar kamu bisa melawan mereka yg gak punya hati...
Rahma Inaya
pastinya bery mau nikahi tante2 ksepian krn kaya dan mkn nnt usha or harta nya berry yg kelolah mknya dia mau.kasian arini nntnya akan mengalami spt melati di cerai klu arini mkn dicerai tp klu melati dia yg ceraikn rayan.rayan hrs nya km intropeksj dr klu km di posisi melti gmn sdh di hianti trs dicerai sakit hati gk .di otak km cuma harta bukan cnt km hk mau hidup miskin mknya km kekeh mau rujuk sm melati tp km slh melati gk bodoh mau blk an lagi sm kamu
Cicih Sophiana
ada yah orang yg seperti mereka... udahlah Melati pergi aja mereka kan bukan manusia... tunggu lah karma akan datang untuk kalian..
Cicih Sophiana
Mel lebih baik kamu pergi aja dari rumah itu... dari pada jadi babu gratisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!