NovelToon NovelToon
Kepentok Perawat Magang

Kepentok Perawat Magang

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Teddy Briand Wijaya, adalah pria yang setia. Mencintai 1 wanita semenjak SMA, sampai di usia 34 tahun kenyataan yang membentur dan hampir tidak bisa dipercaya wanita bernama Zarisha Allova, memilih pria lain.

Teddy sempat hancur, pekerjaan tidak fokus, dan memilih berdiri di pinggir dermaga mencoba menenangkan hati.

Ternyata di dermaga, malah menemukan gadis yang sedang menangis sejadi-jadinya. Gara-gara tugas dari konsulernya di rumah sakit jiwa tempat dia magang, ga pernah benar.

"Aku mau bunuh diri!" Teriak gadis Aira Permata Salmi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Skakmat

Teddy ikut menatap layar ponsel yang disodorkan Aira dengan tatapan datar. Namun secara samar, ia juga turut merasa puas karena berhasil memancing pria yang tak dikenal itu.

Nama 'Mas Beni' terus muncul di sana dengan tanda panggilan video seolah menjadi bukti bahwa serangan pertama aliansi mereka telah mendarat tepat di hulu hati sang mantan kekasih yang baru saja resmi putus kemarin.

Di teras rumah, Tante Nani dan Reta langsung mencondongkan kepala, ikut kepo melihat layar ponsel baru Aira yang terus bergetar.

"Siapa yang menelepon itu, Aira? Kenapa kamu berisik sekali?" tegur Tante Nani, matanya melirik tajam penuh selidik.

Aira tak menjawab pertanyaan itu. Ia malah berputar mencari akal. Bukannya mematikan suara atau bersembunyi, Aira malah dengan sengaja menggeser tombol hijau ke atas, di hadapan Tante Nani, Reta, dan tentu saja ... buat memanasi para netizen.

Wajah Beni pun muncul di layar dengan latar belakang barak dinasnya di pulau jauh bagian timur sana. Rambutnya terlihat acak-acakan dengan napas yang memburu. Ia tampak begitu panik setelah menonton video kemesraan mereka berdua.

"Aira! Akhirnya kamu angkat telepon juga. Itu video apa, hah?! Siapa laki-laki tua yang berani-beraninya mengusap kepalamu dan membelikanmu benda itu?! Kamu sengaja mau bikin aku emosi di sini?!" semprot Beni langsung tanpa baris pembuka.

Aira sama sekali tak menciut. Mengingat bagaimana hancur hatinya saat tahu pria ini ternyata telah melangsungkan pernikahan secara diam-diam dengan wanita lain di tempat ia mengabdi.

Aira tak memedulikan reaksi Beni, malah dengan sengaja memiringkan kepalanya, memamerkan jepitan kristal swarovski berbentuk stroberi yang berkilau mewah diterpa cahaya, lalu mendongak menatap Teddy dengan binar yang sengaja dibuat semanis mungkin.

"Aduh, Mas Beni ... jangan teriak-teriak begitu dong, malu didengar sama orang rumah. Lagian, Om Teddy-ku ini bukan laki-laki tua, ya. Dia ini pacar baru aku yang sangat perhatian."

"Tau nggak, aku malah dibeliin hape baru sama jepitan rambut kristal ini. Katanya biar aku tak sedih lagi karena ditinggal nikah sama kamu yang tak menghargaiku," sahut Aira dengan nada cempreng yang sengaja dibuat semenyebalkan mungkin.

Di seberang sana, reaksi setelah harga diri Beni dipukul telak, matanya melotot dengan tajam ke arah sudut kamera di mana sebagian bahu pria yang berbalut jas kerja di belakang Aira, ikut tertangkap di layar.

"Pacar baru kamu bilang?! Aira, kita ini belum putus! Aku ini masih pacar kamu! Kamu tak boleh mendekati siapapun! Apalagi sama Om-Om yang belum tentu serius sama kamu!"

"Tante Nani! Tante pasti ada di sana, kan?! Jangan biarkan Aira dimanfaatkan pria asing! Saat aku kembali ke sana, aku akan menikah dengannya. Aku akan meninggalkan Meri. Jadi tolong, larang Aira berhubungan dengan Om-Om aneh itu!" adu Beni kelabakan, mencoba mencari dukungan dari Tante Nani.

Mendengar penjelasan Beni, tentu membuat suasana semakin panas.

"Sialan? Jadi kau anggap aku ini apa?" decak Aira semakin naik darah.

Namun, Teddy mengetuk bahu Aira memberi kode untuk menghentikan umpatannya.

Lalu, dengan begitu saja mengambil alih ponsel dari genggaman Aira. Pria itu kemudian menghadap kamera depan tepat ke arah wajah tampannya.

"Selamat sore, Saudara Beni," sapa Teddy. Suaranya berat, bariton, dan penuh bisa membuat lawan bicara bungkam tak berani bersuara.

"Perkenalkan, saya Teddy Brian Wijaya. Dan saya harap, ini adalah kali terakhir saya mendengar Anda menyebut Aira dengan ucapan yang tak enak terdengar."

"Setelah kembali ke sini, kau akan kembali pada Aira? Lalu, istrimu di sana ditinggal begitu aja?"

"Ck!" decaknya dengan muka masam.

"Kamu sungguh pria biadab. Apakah ayahmu mengajarkan demikian?"

"Kadang saya heran, kenapa orang dengan penghasilan pas-pasan aja gampang sekali bergonta-ganti pasangan. Padahal, di tempat lain, ada pria yang sangat mapan meski ditolak memilih setia mencintai gadis yang sama dalam kurun waktu yang lama."

"Jadi, saya harap kamu tak mudah dalam mempermainkan perasaan wanita. Ingat! Ibumu seorang wanita! Anganmu untuk lanjut bersama Aira harus segera kau runtuhkan saat ini juga! Karena, sebelum kamu kembali, dia tidak akan memberikan tempat untukmu lagi!"

Sebelum Beni membalas ucapan Teddy, dengan begitu saja Teddy menutup panggilan secara sepihak. Lalu mengembalikan ponsel itu ke tangan Aira yang melongo karena berhasil menjatuhkan Beni dalam satu pukulan telak. Oleh pacar pura-puranya ini.

Setelah itu, ia beralih menatap Tante Nani dan Reta yang kini berdiri mematung dengan mulut sedikit terbuka. Lalu menepuk bahu Aira dengan lembut di hadapan mereka.

"Tante Nani, saya rasa urusan masa lalu Aira dengan pria di telepon tadi sudah bisa dianggap selesai," ucap Teddy.

"Sebagai kekasih baru Aira, saya ingin meminta izin kepada Tante dan Om Jovan untuk bertamu secara resmi malam ini. Saya ingin bersilaturahmi sekaligus membicarakan hubungan kami ke depan agar tidak ada lagi kesalahpahaman."

Tante Nani yang tadinya mau ikut membela Beni, mendadak langsung mengangguk patuh bagai kerbau dicocok hidungnya.

"E-eh ... iya, Teddy. Boleh, silakan datang nanti malam. Biar Tante suruh Mbak masak yang enak."

"Kalau begitu, saya pamit karena harus menyelesaikan pekerjaan dulu." Teddy menundukkan kepala dengan hormat.

"Aira, jangan lupa nanti malam memberikan penampilan terbaikmu sebagai kekasihku ya." Ia mengedipkan mata, dan membuat Aira kelabakan mengangguk cepat.

Reta dan Nani tak bisa banyak suara. Mereka hanya bisa menatap punggung tegap Teddy yang mulai berbalik menuju mobil sedannya dengan pandangan mata yang dipenuhi rasa iri yang mendalam pada Aira.

Begitu Teddy masuk ke dalam mobil dan menghidupkan mesin, Aira buru-buru berlari kecil mendekati kaca jendela mobil yang diturunkan setengah oleh Teddy. Wajah manis Aira menyembul dengan cengiran andalannya.

"Om Teddy! Sumpah, tadi seru banget. Mendengar peringatan Om tadi, membuat muka si Beni ... beuh, langsung kayak ayam sayur kena flu burung! Puas banget aku, Om! Makasih ya!" seru Aira berapi-api sambil mengacungkan dua jempolnya.

Teddy menatap wajah ceria gadis di hadapannya itu. "Nah, kamu sudah puas dengan hasil kerja sama kita. Sekarang, kamu harus gantian membuat aku puas sebagai partner kencan pura-puramu!"

Aira tersentak. Kedua bibir yang baru saja nyerocos tanpa henti, kini mengatup dengan sempurna. Otaknya yang dangkal, mencoba mencerna isi ucapan Teddy. Dengan cepat, ia menyilangkan kedua tangannya dengan wajah mengerut.

"Om mesum!!!" pekiknya menatap turun ke arah dadanya.

*bersambung*

Sepi binggo 😭😭😭 kalau gak ada yang tertarik dengan cerita mereka, boleh aku tarik aja?

1
sryharty
juragan sawit boosss
sepadan lah juragan dan boss besar besanan,,si Jovan dan keluarga nya bakalan kebakaran jenggot
Anbu Hasna
ngakak bgt baca Jovan menderita. ceritain ke anak istrimu, Van. biar mereka juga ikut menderita karena iri 🤣🤣
sryharty
berasa lg cosplay jadi suami siaga ya pak bujang lapuk,,
sryharty
🤭semangat Ra,,
kerjain sekalian si bujang lapuk,,biar kamu puasss🤭🤭🤭
SoVay: spt kata emaknya ya kak, terserah mau diapain😭🤣
total 1 replies
sryharty
jiaaah pak bujang lapuk pocecif amat
SoVay: aku gak mau makin lapuk 😭
total 1 replies
Dewi kunti
heleeeeehhh dah posesif aj nich bujang lapuk😂😂😂😂😂😂
SoVay: sssstt, nanti dibaca anak nakal itu 🤣🤣 bisa nyebur ke kolam yg dikelilingin sawit 🤣
total 3 replies
sryharty
awas Aira hati2 kamu mau di manfaatkan sama si weri
jiaaah ada yg pengen jadi mokondo ternyata,,wes mending sama om2 bujang lapuk Aya Ra
pasti nanti kamu di ratukan sama bujang lapuk dan orang tuanya
SoVay: mokondo di balik profesi 😚
total 1 replies
sryharty
udah kamu diam saja ted,,biarkan sang nyonya yg ambil alih buat meluluh kan sang calon mantu,,kamu diem dan banyak berdoa saja biar jalan nya lancar
SoVay: /Facepalm/ gimana ya kak 🤣 tapi emang cuma bisa diem aja utk saat ini
total 1 replies
sryharty
jangan luluh dulu Aira
bikin ted2 merana dulu 😁
sryharty
calon mantu mu emang unik buk
sryharty
bagus cerita nya
SoVay: terima kasih kak, udah bantu kasih rate
total 1 replies
sryharty
mantaaapppp
calon mertua langsung gercep ga tuh
SoVay: harus, yg pnting ditangkap dulu 😭
total 1 replies
Anbu Hasna
emaknya Teddy lebih peka 🤣🤣
Anbu Hasna: bener tuh... Lova aja dah anak 2🤣🤣
total 2 replies
sryharty
jodoh mah ga kemana
SoVay: makasi ya kak, udah pantengin jodoh ciptaan aku utk bulan ini 🤣 kalau masih ada vote, boleh bagi ke sini ya. kasian bgt mereka masih 0 🙈
total 1 replies
Enisensi klara
Kayaknya seru nih ,aku mampir kk salam kenal
SoVay: yuk kak, lanjutkan kak 😚
total 1 replies
Dewi kunti
emang enak 😂😂😂😂😂 sokoooooooorrrr jd disuruh bersih2 biar gak cm bisa usiiiiiillll
Dewi kunti: tadi ad kriting pa daun ya😂🙈🙈🙈🙈🙈
total 2 replies
Anbu Hasna
SEMANGAT💪💪
SoVay: makasi ya kak ❤️
total 1 replies
Anbu Hasna
menangkan Teddy dong, Thor...
inikah novel tentang dia. biar Aira makin klepek2 dan nahan Teddy dekat dia. jadi sama-sama move on😍😍
SoVay: wkwkwkw..tunggu ya kak, benar syekali. ini bukan cerita Arnold lg, ini dia yg jd fokus cerita kita
total 2 replies
Eva Karmita
yaelaaahhhh Ted....!!
Yakin kamu bisa ngalahin Arnold si dokter gemulai, jadi deg"an aku 🤣🤣🤣 memangnya kamu ngerti di bidang kejiwaan 🥺 awas entar salah revisi habislah Aira di marahi lagi 🤣🤣
Eva Karmita: ya tapi sepil tipis" juga keseruan pak dokter mengurus anak"nya ya ...
total 2 replies
ari sachio
taddy....km ak menyesali perbuatan km dulu klo km tau klo ank pertama lova keguguran akibat sedikit bykny terpengaruh olh sikap km dulu.jd baikny jgn byk berkicau kaya burung merak.brisikkk!🤭
ari sachio: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!