NovelToon NovelToon
Thunder In The Night Sky

Thunder In The Night Sky

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Reinkarnasi
Popularitas:258
Nilai: 5
Nama Author: Fio Ananta Putri

Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Miss you mom

Gadis Itu Segera menaburkan Bunga Ke Makam itu, Itu adalah Makam Sang Ibunda Yang selama ini ia Rindukan dan Ia sebutkan namanya dalam doa Yang selalu ia ucapkan setiap saat

"mama, Anak gadis mama udah besar sekarang" ucap Elora

Saat Gadis Itu sedang menaburkan Bunga Ke Makam Ibundanya, seseorang menepuk Pelan Pundak miliknya

"Ini yang katanya ada urusan?" ucap Arshaka

"kak?" ucap Elora

"Sini bagi Bunga nya, kakak juga kangen mama" ucap Arshaka

Gadis Itu segera Memberikan Bunga nya ke Kakak laki laki nya

"Mi manchi mamma"

"Aku merindukanmu mama" ucap Elora

"Kamu Sangat Suka Dengan Bahasa Italia ya?" ucap Alletha

"Aku sangat menyukai nya" ucap Elora

Saat Mereka sedang Berbicara, Seekor Burung Merpati Putih Mendekat Ke arah Elora Dan hinggap di tangan kanan miliknya

"eh?" ucap Elora

"burung nya Cantik Banget!" ucap Alletha

"Bang, aku boleh Memelihara Burung Merpati ini ga?" ucap Elora

"Boleh, nanti kakak Cariin Tempat nya" ucap Alvino

"Okey!" ucap Elora dengan mengelus Kepala Burung Merpati itu dengan lembut

Saat mereka Sedang Mengirim Kan Doa Untuk Almarhum Ibunda mereka, tiba Tiba Cuaca Mulai Gerimis Dan Angin yang sangat dingin Menerpa

"Hujan, ayo kita pulang" ucap Alvino

Gadis Itu Tampak Tidak Ingin meninggalkan Makam ibunda nya sendirian disana, Arshaka Yang melihat Itu Segera berkata

"dek? Besok kita kesini Kakak temenin okey? Sekarang kita pulang ya? cuaca Udah mulai hujan nanti kamu sakit" ucap Arshaka dengan menundukkan Badannya Dan menatap lurus ke arah gadis itu

"Janji ya Besok kesini?" ucap Elora

"kakak janji!" ucap Arshaka dengan menggandeng Tangan Milik Elora

Mereka Pun Segera Pergi Meninggalkan Area Pemakaman Itu dan berjalan menuju Mobil, Saat Ditengah tengah perjalanan menuju mobil yang terparkir Agak jauh dari tempat itu

Elora Melihat Dua Orang Pengemis Yang kehujanan Dan tampak sangat kelaparan, Gadis Itu Segera membawa satu payung yang ia bawa Dan menghampiri mereka

"hai? Mengapa kalian disini? Cuaca Sedang Hujan nanti kalian kedinginan" ucap Elora

"Kami Tidak memiliki rumah dan tidak memiliki orang tua" ucap salah satu anak itu

"Siapa nama kalian? dan berapa umur kalian" Ucap Elora

"Nama Aku Nathan, Dan Yang disamping ku ini adik ku Namanya Nolan kita berumur 14 tahun kita adalah anak kembar" ucap Lelaki itu

"Bagaimana jika kalian Ikut dengan ku?" ucap Elora

"Tidak perlu terimakasih" ucap Nolan

Lelaki Bernama Nolan itu Tampak Trauma dengan Keberadaan Seorang Gadis Dan bersikeras Untuk Tidak ikut dengan nya

"hey? Aku bukan orang jahat, Aku sangat Ingin memiliki Adik laki laki Tapi ibu ku tidak Bisa mewujudkan itu" ucap Elora

"memang nya, ibu kamu kemana?" ucap Nolan

"ibu aku sudah meninggal Saat Masih kecil" ucap Elora

Lelaki Itu Tampak berpikir sejenak sebelum mengiyakan Permintaan Gadis Itu

"baiklah kita ikut bersama mu" ucap Nolan

"Kemarilah, apa kamu lapar?" ucap Elora

"kita belum makan dari tadi Siang Dan Untuk Bertahan Kita memakan ini dari Tong Sampah" ucap Nathan dengan Memperlihatkan Kepada Elora Apa yang kedua lelaki itu makan

"hey? Itu bisa saja tidak higienis, buang saja makan ini" ucap Elora

"ini apa?" ucap Nolan

"ini ada Hamburger makanan kesukaan ku, Makanlah! " ucap Elora

"Hamburger? Makanan apa itu? Apakah itu bisa dimakan?" ucap Nathan

"bisa!, Cobalah!" ucap Elora dengan memberikan dua kotak berisi hamburger

kedua lelaki itu pun segera mencoba dan berkata "ini sangat enak!" ucap Nolan

"Ini adalah makanan terenak yang pernah ku makan!" ucap Nathan

"Emang biasa kalian makan apa?" ucap Elora

"kita makan Tempe dan makanan yang lainnya dari tong sampah" ucap Nolan

Mereka bertiga pun segera kembali Ke tempat Kak Arshaka dan melihat Arshaka sedang kebingungan mencari keberadaan gadis itu

"hey, darimana saja? Aku sangat menghawatirkan mu" ucap Arshaka

"Siapa mereka?" ucap Alvino

Kedua lelaki itu Tampak sangat Takut dengan Tatapan Yang dilemparkan Alvino kepada mereka, Nathan Dan Nolan segera bersembunyi Di balik tubuh Elora

"bang, boleh ga adopsi mereka? Kalau kita kekurangan aku bisa kerja kok!" ucap Elora

"Jangan" ucap Alvino

"jangan apa? Jangan adopsi mereka?" ucap Elora

"jangan kerja, Keluarga Kita Bukan keluarga kurang mampu, Walaupun Kita tinggal di desa" ucap Alvino

"jadi, boleh bang?" ucap Elora

"boleh, Abang juga Mau adik laki laki" ucap Arshaka

"kalau boleh tau berapa umur mu?" ucap Arshaka

"Aku berumur 14 tahun, nama ku Nathan Dan ini adik aku Dia bernama Nolan" ucap Nathan

Nolan Tetap Memengang Erat Tangan Elora Dan enggan lepas Darinya, tampak nya Ia sangat ketakutan Melihat Beberapa Orang Yang Tidak ia kenal berada di dekatnya

"Saat kecil Ia sering disiksa Dengan Ayah kami, dan seiring berjalannya waktu Kita diusir kita Selalu ada di Pinggir jalan berharap Ada yang memberikan kita makanan Tetapi yang kita dapatkan Adalah Perlakuan Yang Tidak Mengenakan Tapi yang paling parah adalah Nolan Beberapa orang Yang Menggangu kami mulai Melemparin nya dengan beberapa bebatuan hingga Kepalanya Mengalami cedera karena tidak memiliki Cukup uang aku merobek Baju ku dan Mengikatnya di kepalanya agar luka itu kering beberapa hari kemudian beberapa orang pemuda jalan kearah kita Itu adalah Preman Pasar Mereka Terus mengusir kami, karena kami tidak ada Tempat lain selain di tempat itu Nolan mencoba Untuk Melawan Aku hanya cedera Di bagian kaki dan tangan Tetapi Nolan cedera di bagian dada Dan Kaki Sampai sekarang Luka Itu Tidak Pernah Diobati Karena kita tidak memiliki uang untuk mengobati nya" ucap Nathan

"Ya sudah ayo kita pulang, Aku Obatin Luka Kalian" ucap Elora dengan Menggandeng Tangan Kedua Laki laki itu

Sesampainya Di Mobil

"kak, ada makanan ga?" ucap Elora

"Makanan? Bentar Coba kamu liat di Bagasi mobil belakang masih ada ga?" ucap Alvino

Gadis Itu Segera Melihat Ke arah Bagasi Mobil Belakang dan Melihat Ada beberapa Makanan Yang ada Di belakang bagasi itu

"masih ada, mau ga?" ucap Elora dengan memberikan kepada Nolan Dan Nathan

"aku ga nih?" ucap Alletha

"ini mau?" ucap Elora

"mau!" ucap Alletha

"dek, coba telepon nenek siapa tahu nenek dan Kakek lagi tidak berada di Rumah" Ucap Arshaka

"oke, bentar" ucap Elora dengan membuka Ponselnya

Saat ia selesai Mengirim pesan

"katanya nenek dan kakek bakal Ada kerjaan Dan bakal Pulang Lama, aku juga udah bilang kalau Nolan dan Nathan Bakal tinggal Bareng kita" ucap Elora

"terus gimana?" ucap Alvino

"dan di Bolehin!" ucap Elora

Mereka Pun Segera Pergi Menuju Ke Rumah Untuk Beristirahat, Sesampainya Di Rumah

"aduh.." ucap Elora

"eh? Why?" ucap Alletha

"Punggung ku encok" ucap Elora

"Encok lagi? Kamu belum tua tapi udah encok" ucap Alletha

"hey! Apa yang kamu bilang sini kamu!" ucap Elora dengan mengejar Alletha

"Aduh, mereka!" ucap Alvino

Saat Di Dalam Rumah, Elora Sedang Memasak Untuk Makan Malam

"Ayo kita bantu'' ucap Arshaka

"eh gausah kak, kalian main aja di ruang tamu" ucap Elora

"Main? Mending masak, Main cuma ngabisin tenaga Kalau masak Kan ada manfaatnya" ucap Arshaka

"yaudah kakak Cuci itu sayur Kakung" ucap Elora

"okey!" ucap Alvino

"hey! Kamu potong bawang" ucap Elora

"aduh, Motong bawang lagi" ucap Alvino

"cepet" ucap Elora

"iya" ucap Alvino

Saat mereka sedang sibuk memasak Seseorang mengetuk pintu Rumah

"TOK! TOK! TOK!" Suara Ketukan pintu

"siapa? Bentar aku bukain" ucap Elora

Saat ia membuka pintu, terlihat seseorang Gadis Yang berada di depan pintu nya, Saat Gadis itu melihat wajah nya gadis itu menangis dan berkata

"kamu Elora kan?" ucap gadis itu

"iya kakak siapa?" ucap Elora

"aku Lilly, kamu Sangat mirip dengan adik ku" ucap Lilly

"adik?" ucap Elora

Lilly pun segera Mengambil sebuah bingkai foto dari tas nya dan memperlihatkan Foto yang ada di bingkai itu kepada Elora

gadis Itu Tampak Tidak percaya dengan apa Yang ia lihat di Depan nya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!