(Belum Revisi)
Menceritakan pernikahan seorang "Raka wijaya" yang merupakan CEO tampan tapi playboy dengan "Raina Agestia" gadis biasa dari kalangan bawah. dan kisah pertemuan antara "Reno" playboy kelas kakap sekaligus sahabat "Raka" dengan "Nela Sasmita" biduan dangdut yang merupakan sahabat Raina.
Penasaran kan??
yukkk mari kepoin!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part.12
Setelah kepergian Reno, Raka langsung melanjutkan pekerjaannya karena sedari tadi hanya ngobrol saja dengan Reno.
tak terasa hari yang sudah mulai gelap. tapi Raka masih disibukan dengan pekerjaannya sampai-sampai tak mengetahui Asisten Leo yang sudah ada di depannya.
"Selamat malam tuan, sebaiknya tuan pulang saja karena hari sudah gelap." ucap Asisten Leo
"Sejak kapan kau berdiri di situ?" tanya Raka
"Dari tadi Tuan, hanya saja saya sudah ketuk pintu tak ada sahutan. akhirnya saya memberanikan diri masuk." ucapnya
"Baiklah, sekarang bantu saya beresin meja saya. bawa berkas ini ke apartemen saya." perintah Raka kepada Asisten Leo.
Terdengar ketukan pintu dari luar ruangan tersebut.
Siapa yang datang malam-malam begini?" batin Leo
Lalu asisten Leo membukakan pintu dan masuklah Ana membawa secangkir kopi.
"Permisi Pak, ini kopi untuk anda." ucap Ana sambil menaruh kopi yang masih panas.
Dasar cari muka" gumam Leo
"Leo, kau tunggulah di bawah! saya mau meminum kopi saya dulu. tunggulah 15menit lagi!" perintah raka
"Baik tuan"ucap Asisten Leo dan bergegas meninggalkan ruangan.
Sekarang tinggal Raka dan Ana yang berada diruangan tersebut. hari ini jadwal ana lembur jadi dia belum pulang kerja.
"Sepertinya bateraiku butuh di cas, sudah dua hari di anggurin."batin Raka
Dengan satu kali kedipan mata, Ana sudah mengerti apa yang diinginkan bosnya. lalu Ana menuntun Raka untuk duduk di sofa kemudian membaringkan Raka disana. ana sudah memulai dengan aksinya. Raka hanya menikmati setiap sentuhan Ana. karena memang dia juga menginginkannya.
Asisten Leo sudah menunggu hampir 1jam dibawah tapi bosnya tidak muncul juga. akhirnya ia kembali naik lift ke atas untuk menjemput bosnya yang tak kunjung datang.
kebetulan ruangan Raka tidak terkunci sehingga Asisten Leo bisa langsung masuk. karena sedari tadi sudah ketuk pintu tak ada sahutan.
Setelah masuk kedalam ruangan dia dikejutkan dengan dua insan yang sedang bercumbu mesra di atas sofa. lalu buru-buru keluar karena tak mau si bos memarahinya karena telah mengganggu aktivitasnya.
Duhh mata suciku ternodai." batin Asisten Leo yang sudah berada di luar pintu ruangan bosnya.
Lalu Asisten Leo memilih kembali kebawah untuk menunggu bosnya sampai selesai dengan urusannya.
Sekarang Raka dan Asisten Leo sudah berada di mobil untuk bersiap pulang ke apartemen.
hanya membutuhkan waktu 30menit saja mereka sudah sampai.
Raka keluar dari mobil dan berjalan memasuki lift untuk menuju ke apartemennya sedangkan Asisten Leo langsung mengendarai mobilnya menuju ke kediamannya.
Raka memasuki apartemennya dan mendapati Raina sedang menata masakan di meja makan.
"Silahkan Tuan makan malamnya." ucap Raina kepada Raka saat menatap dia di ruang makan.
"Nanti saja" jawab Raka dan langsung berjalan menaiki tangga menuju kamarnya.
Akhirnya Raina tetap duduk di meja makan sambil menunggu tuannya. tapi sudah dua jam menunggu tak kunjung datang. sampai akhirnya ketiduran dengan posisi tangannya sebagai sandaran kepalanya dimeja.
Pukul 22.00 raka turun kebawah hendak mengambil minum tapi dikejutkan dengan keberadaan Raina yang tertidur dan makanan yang masih utuh belum tersentuh sama sekali.
Apa dia menungguku?" gumam Raka
Lalu raka membangunkannya untuk mengajaknya makan bersama.
Raina yang baru terbangun dari tidurnya langsung kedapur membasuh mukanya di wastafel dan segera bergabung kemeja makan.
"Lain kali tidak usah menungguku!" kata Raka disela-sela makannya.
"Tapi saya tak enak Tuan" ucap Raina
"Diantara kita itu tak ada hubungan, jadi kalau kamu mau ngapain aja terserah kamu. makan juga tidak usah nungguin bareng saya." ucap Raka
"Baik Tuan" jawab Raina lalu melanjutkan acara makanmalamnya.
Apa dia berharap lebih kepadaku?!" batin Raka
sabar ya Nela
bodohnya raina.
penyesalan itu, selalu datang diakhir.
kalo diawal namanya pendaftaran.
msih jauh dri kata Hot.