Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Uks
Tap
tap
Tap
Rian dkk memasuki area kantin lantai bawah, dan Rian pun mengedarkan pandangan nya mencari sosok yang menjadi tujuan nya.
"Rara, lo gak papa kan?. "\_tanya Rian khawatir sambil menelisik seluruh tubuh sang sepupu itu.
" Gue gak papa, tapi Risa dapet 3 tamparan tapi it's ok risa udah nge balesnya. "_terang shakira.
" Sekarang Risa nya mana?. " tanya Rian khawatir.
". Udah disusuli sama Calvin mungkin juga sekarang udah di bawa ke uks sama si Calvin. "\_jawab lino.
" Oke, kalo gitu gue mau nyusul Risa dulu. " pamit Rian sambil mengacak rambut Rania.
" Iiiissss riannnnnnn you crazy mean!!!. " teriak Rania sebal.
". Uhhhh Rania yang di acak acak rambut nya tapi jantung gue juga ikutan di acak acak aaaahhh so sweet bangettt siiii. " heboh kila yang diangguki desi dan Ratna, namun tidak dengan lelaki di meja itu justru memutar bola mata nya malas.
". Eh ngomong ngomong kok lo kenal sama kak Rian sih??? Terus juga khawatir banget gitu. " tanya kila lagi dan yang berada di meja itu pun menoleh semua ke arah Rania , Rania yang di tatap oleh yang lain nya pun mencebik.
". Rian tuh sepupu gue, anak dari kakak nyokap gue. " jelas Rania Dan yang lain pun mengangguk.
**
UKS..
Tap
Tap
Tap
Brak
" Risssss, Lo gak papa kan?? Mana yang sakit hm,, apa mau pulang aja?. " khawatir Rian.
" Gue gak papa Rian, cuma gini doang di kompres juga tar baikan kok ." jawab Raisa, Calvin yang memang belum mengetahui Rian sepupunya Raisa pun mengira Rian dan Raisa memiliki suatu hubungan serius, karena terlihat kekhawatiran lebih dari Rian.
" Apa mau pulang aja?. " tawar Rian.
" No.... Cuma gini doang elah, "jawab Raisa manyun.
" Sapa yang udah berani nampar lo di hari pertama lo masuk sekolah?. " tanya Rian marah
" Gak tau gue gak kenal. " lantas Rian pun menoleh ke arah Calvin, Calvin yang di lirik Rian pun mengangguk.
" Ara, gara gara tadi jam istirahat pertama makan bareng gue sama yang lain nya Jadi menyimpulkan Sasa yang goda gue. "terang Calvin.
" Terus lo diem aja!!! Saat Risa di tampar sama tuh jalang???? Bahkan sampe tiga tamparan. " geram reno dengan menarik kerah Calvin, dan yang lain pun segera melerai nya, Begitu pun Raisa
" Loe salah paham rian, Jus... " belum selesai Raisa menjelaskan Calvin lebih dulu menyela nya.
"Ok, sorry emang ini gara gara gue, berawal dari gue, dan sorry juga pas sewaktu kejadian emang gua gak sempet cegah Ara bahkan gue kecolongan sampe Sasa di tampar tiga kali sama Ara, Gue minta maaf, tapi posisi itu gue lagi gak ada di tempat kejadian, karena gue ada di lantai dua beli ayam crispy karena Sasa minta ayam crispy tapi di kantin bawah kehabisan Sorry. " ucap Calvin panjang lebar, kini emosi Rian pun mereda.
" Ok, gue maafin. Tapi lain kali kalo Ara berani nyentuh sepupu gue lagi Lo yang bakal gue habisin. " ancam Rian, Calvin yang mendengar kalo Rian mengatakan Raisa sepupunya entah mengapa hatinya merasa lega.
"Oke, gak masalah.. Gue pastikan ini yang pertama dan terakhir Ara nyentuh sepupu lo. " Rian pun mengangguk.
". Maka nya jangan marah marah mulu lo! Dengerin penjelasan baru heboh. " cibir Raisa
". Ini pasti sakit ya?. "_tanya Rian lirih sambil mengusap pipi Raisa yang memerah
" Engga kok, kan udah di obatin sama Vin Vin. " Rian pun sedikit menekan pipi Raisa hingga mengaduh kesakitan.
". WOIIII ANJ*NGGG LO LO RIANNNNN SAKITTTTT BAN*SAT!!!!. "_teriak Raisa ketika Rian ngibrit lari menjauh dan di susul para sahabat nya.
". Sttt jangan teriak teriak Kasian yang lain tar ke ganggu. " ucap Calvin sambil mengelus pipi yang tadi sempat di tekan oleh Rian.
" Udah ah gak papa, yok ke kelas aja Bentar lagi bel. " ajak Raisa.
" Lo yakin?? Gak mau istrahat dulu di sini? " tawar Calvin.
" Engga Vin Vin... Udah yok ah. " ajak Raisa sambil menarik tangan Calvin.
Kini kedua nya berjalan menuju kelas, dan Calvin yang masih setia mengantarkan Raisa hingga di depan kelas nya, ketika Raisa sudah masuk ke dalam calvin pun melangkah menuju kelas nya.
Namun ketika ia melewati toilet Calvin melihat Ara dkk di depan toilet.
SrekKK
Brugh
" Aaww sshh s s sakit vin.. L lo loe kee kenapaa pha j ja jambak gue? Lepas tu sakittt asw shh. "_rintih Ara, sahabat Arra yang melihat itu pun tak bisa membantu karena mereka juga takut sama Calvin, terlebih wajah Calvin tak bersahabat.
Brugh
Calvin menghempaskan tubuh Ara hingga terjungkal ke lantai.
" Lo apain Raisa tadi di kantin" tanya Calvin dengan emosi
" Raisa siap sih vin? Kamu kenapa sih Dateng Dateng jambak aku?. " jawab Ara, dengan panggilan aku kamu membuat Calvin merasa jijik mendengar nya.
" Gak usah loe sebut panggilan menjijikkan loe itu!!!!. " tekan Calvin, bukan nya takut kini Ara dengan keberanian nya bangkit dan berjalan mendekati Calvin dan niat ingin bergelayut manja di lengan Calvin namun Calvin justru mencekiknya.
Brugk.
Awsshh ss a kh it..
Lheppash"_pinta Ara dengan nafas tercekat.
"Gue peringati sama lo !!! Dan semua temen temen lo !!! Jangan ganggu shakila!! Kalo lo masih berani ganggu dia gak segan segan gue juga bakal lakuin hal yang sama atas tindakan lo jauh lebih menyakitkan dua kali lipat bahkan lebih!!!!. " tutur Calvin sambil melepaskan cekikan di leher Ara, Ara pun menarik nafas dengan rakus.
". Apa yang udah jalang itu kasih sampe kamu kaya gini Calvin!!! Biasa nya tiap aku lakuin hal yang sama ke setiap cewek yang deket sama kamu bahkan di depan mata kamu kamu biasa aja, lalu sekarang apa??????? Lo belain jalang sialan itu. " teriak Ara, Calvin yang sudah melangkah beberapa langkah pun mendekat.
Plak
" Tutup mulut busuk lo!!!!! Lo yang jalang anjing!!!! " marah Calvin.
Plak
"Jangan gunakan mulut sampah lo ngomong sama gue aku kamu!!! Lo itu bukan siapa siapa gue sialan!!! Dan sampai kapan pun gue gak akan pernah suka sama cewek jahat kaya lo!!!. " ucap Calvin dan segera berlalu meninggalkan Ara dkk.
Ara pun menangis sambil memegangi pipinya akibat tamparan dari Calvin tadi.
"Stt udah Ara.. Gak usah lo nangisin, mending sekarang kompres dulu pipi lo, Baru kita pikirin gimana cara nya bales perbuatan Calvin tadi buat si jalang itu. " bujuk jihan, dan ya, Seketika tangis Ara pun berhenti.
". Yah lo bener... Kita harus mikirin cara buat kasih pelajaran buat itu jalang, karena jalang itu Calvin sampai berani bentak bentak gue kasar ke gue. Gue gak terima! "ucap Ara menggebu.
Dan kini ara dkk pun melangkah kan kaki nya menuju UKS untuk mengompres pipinya.
***
" Dari mana lo. " tanya Lino, ketika Calvin memasuki kelas.
"Toilet"
"Ngomong ngomong tadi lo bawa ayang beb gue kemana. " tanya Farel
" UKS. " farel pun mengangguk.
Kini bell masuk berbunyi dan semua murid telah melanjutkan kegiatan belajarnya.