NovelToon NovelToon
Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Membalas Pengkhianatan Mu Di Dunia Kiamat

Status: sedang berlangsung
Genre:Hari Kiamat / Transmigrasi ke Dalam Novel / Sistem
Popularitas:23.6k
Nilai: 5
Nama Author: KOHAPU

AK 47, senjata laras panjang yang kini diarahkannya pada leher suaminya.

"Tambah satu wanita lagi, bangunlah Harem hingga kamu kenyang oleh darah." Sebuah sindiran dari wanita yang tersenyum menyeringai.

Dirinya bereinkarnasi sebagai istri jahat dalam novel pria bertema sistem dan kiamat. Dengan ending kematian tragis.

Sedangkan suaminya hidup bahagia dengan 9 wanita cantik di haremnya.

Berusaha bersikap baik, tidak seperti dalam alur cerita novel. Berharap suaminya tidak akan membangun harem seperti dalam cerita novel.

Tapi tetap saja susu besar membuat pria ini tertarik, paha mulus menggetarkan hatinya.

Daripada menunggu kematian, lebih baik, dirinya menggunakan rudal balistik untuk menghancurkan suaminya.

Dalam dunia kiamat diantara hidup dan mati, dimana makanan adalah lebih berharga daripada emas. Hukum tidak berlaku lagi.

Dunia dimana dirinya dapat membantai pria ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Kelvin mengangkat sebelah alisnya, benar-benar emosi mendengar pernyataan wanita ini.

"Menikah dengan mas kawin daging? Bukankah itu benar-benar mewah... Kelvin! Aku juga ingin seperti Sarah, kamu mengangkatku sebagai istri dengan mas kawin daging. Harus daging yang banyak dan premium." Pinta Sofia bergelayut manja.

"Aku juga, kita bahkan tidak bisa mengadakan acara pernikahan. Jadi cukup dengan mas kawin daging saja, Rani sudah cukup puas. Rani akan selalu menempel, dan menjadikan Kelvin yang utama." Ucap Rani, juga ikut bergelayut manja, tapi di lengan lainnya, dengan sengaja, menempelkan dadanya pada bagian lengan Kelvin. Bergerak menggesek-gesekannya, berusaha membujuk dengan sentuhan.

"Kelvin, walaupun Ayu tidak memiliki apapun, tapi Ayu akan setia dan mengabdi padamu. Ayu juga tidak apa-apa, jika tidak diberikan mas kawin apapun." Ayu tertunduk menitikan air matanya.

Sarah mengangkat sebelah alisnya, dirinya memang pernah membaca dalam cerita novel. Kesembilan istri Kelvin, benar-benar terdiri dari wanita yang hebat, Sofia merupakan seorang dokter, Rani ahli teknisi mesin, Ayu ahli strategi. Sedangkan 6 lainnya, juga hebat di bidang masing-masing.

Dan semuanya, hanya menempel dan setia pada penyelamat mereka, Kelvin. Bersedia berhubungan ranjang, satu pria dengan 9 wanita. Ya... tentu saja Kelvin kuat menanggungnya, dan memuaskan mereka. Semuanya karena, hadiah bantuan bonus dari sistem.

Tapi tidak menyangka, jika dilihat dari dekat, akan dapat menjijikan seperti ini.

Sarah tetap memakan dagingnya dengan tenang.

"Ren, kalau kamu sudah tidak kurus lagi, ya setidaknya... badanmu lebih sedikit terisi. Jangan seperti makhluk ini, anjing serakah yang kawin dengan banyak betina." Sarah menghela napas kasar.

"Ya... tentu saja aku hanya akan melekat kepada Sarah. Sarah adalah satu-satunya pelindung bagiku, tanpa Sarah. Ren pasti sudah akan mati." Kalimat dari Ren bergelayut manja.

Entah kenapa Kelvin mengepalkan tangannya, ada yang panas tapi bukan api. Ada yang bergemuruh tapi bukan petir. Ada yang mendidih tapi bukan air. Karena ada rasa tertusuk tapi bukan karena pedang. Mungkin itulah kecemburuannya. Tidak! Kelvin sama sekali tidak mungkin cemburu pada Sarah. Kelvin hanya jealous.

"Tutup mulutmu! Sarah! Usir dia dari tempat ini. Kemudian berikan semua stok dagingmu, biar aku yang menyimpannya di dalam ruang penyimpanan milikku. Agar tidak membusuk. Nanti aku akan mengatur jatahmu setiap hari." Tegas Kelvin mengepalkan tangannya.

Sarah menghela napas kasar, menghentikan aktivitas makannya. Matanya beralih menatap ke arah Kelvin.

"Mengatur jatahku? Atas dasar apa?" tanya Sarah pada pria di hadapannya.

"Atas dasar aku dapat menyimpan makananmu, tanpa membusuk. Dan atas dasar selama ini kamu hidup dari makanan yang aku berikan." Sungguh jawaban yang mencengangkan dari Kelvin.

Sarah tertawa kecil menatap tidak percaya, dengan apa yang dikatakan mantan suaminya."Aku lebih memilih makanan ini membusuk. Karena jika membusuk tidaknya dapat menjadi pupuk bagi tanah, tapi jika membaginya dengan orang sepertimu, Itu akan membuatku mati lebih cepat. Dan tentang makanan yang kamu berikan... Maaf salah... maksudku tentang makanan yang ada di ruang penyimpananmu itu, bukankah semuanya dibeli menggunakan uang keluargaku. Dalam artian aku yang menitipkannya padamu. Tapi kamu malah menggunakannya untuk menghidupi para istrimu. Di mana harga dirimu sebagai pria?"

Sebuah hinaan telat penuh senyuman dari Sarah. Sialnya! tidak ada satu kata pun yang diucapkan Sarah, adalah kesalahan. Semuanya yang diucapkannya adalah kebenaran.

Kelvin mengepalkan tangannya."Kamu tahu bukan? Aku dapat meremukkanmu dengan mudah."

"Kamu tahu bukan? Aku dapat meledakkan bunker ini dengan mudah." Sarah tersenyum pada mantan suaminya. Wanita ini memang tidak dapat dianggap remeh, memiliki persenjataan yang lengkap sejauh ini.

"Kamu tidak akan dapat meledakkan bunker ini jika kamu mati terlebih dahulu. Serahkan setengah stok daging milikmu." Ucap Kelvin penuh penekanan.

Sarah mengernyitkan keningnya, hendak mengeluarkan senjata api dari dalam tasnya. Tapi dirinya dicegah oleh Ren.

"Nona Sarah, lebih baik berikan saja pada dia. Kita dapat mencari daging nanti, masih ada banyak kesempatan untuk berburu. Aku takut Nona Sarah akan terluka. Kelvin memang benar-benar keterlaluan," ucap Ren bagaikan mengadu, bersembunyi di belakang Sarah, bergelayut manja. Tapi diam-diam tersenyum ke arah Kelvin, sebuah senyuman mengejek seakan-akan Sarah adalah miliknya saat ini.

"Kamu! Aku akan membunuhmu---" kalimat Kelvin terhenti, kala Sarah melemparkan daging yang ada dalam freezer. Kemudian menodongkan senjata api pada kepala Kelvin.

"Kamu mencoba membunuh orang sembarangan lagi. Ren berbuat baik padamu, kamu tahu ini daging miliknya. Dan sekarang kamu malah meminta, untuk dijadikan persembahan bagi istri-istrimu. Kelvin, kamu makhluk paling menjijikan yang pernah aku temui." Sarah tersenyum menyeringai.

Dada Kelvin bergemuruh, dulu Sarah adalah istri yang penurut dan selalu membelanya. Bahkan ketika Marina dan Suwandi mengatakan berbagai keluhan tentangnya. Tapi saat ini, Sarah bagaikan berubah menjadi sosok yang berbeda. Tidak seperti Sarah yang dulu lagi.

Wanita yang menatapnya penuh kebencian. Sofia, Rani serta Ayu segera memungut potongan daging. Inilah yang mereka inginkan, semua stok makanan terbaik menjadi milik mereka.

Kelvin menghela napas, lagi pula di dunia kiamat ini, hanya dirinya pemegang stok makanan terbanyak. Sudah pasti, cepat atau lambat Sarah akan kembali menempel padanya, saat tidak memiliki stok makanan. Jadi apa yang perlu ditakutkan olehnya? Sarah hanya cemburu, karena itu mengaku dekat dengan pria ini.

Kelvin melangkah pergi, kala itulah Sarah menatap tajam kepada Ren."Kenapa menyuruhku memberikan stok makanan padanya? Dia hanya orang menjijikan."

"Karena kita bisa berburu lagi besok, meninggalkan bunker ini dan berjalan-jalan. Siapa tahu saja menemukan tempat yang dipenuhi dengan cahaya matahari." Sebuah kata-kata ringan dari Ren. Hal yang membuat Sarah menatap jenuh.

***

Semua manusia memerlukan waktu untuk beristirahat bukan? Sarah tertidur di lantai yang dingin, lebih tepatnya hanya berselimut kantong tidur.

Tanpa disadarinya Ren mulai bangkit dari tempatnya tidur.

"Miau..." kucing putih yang dibawa oleh Ren mengeong. Tapi sejenak berucap."Tuan ingin aku menggantikan posisimu? Apa menariknya dari manusia-manusia ini?" Pertanyaan dari sang kucing.

"Kamu tidak akan tahu..." Gumam Ren pada kucingnya.

Perlahan wujud kucing berubah menjadi bagaikan kembaran Ren. Kucing yang kemudian menggantikan posisi majikannya berpura-pura tertidur.

Sedangkan Ren yang asli, pakaiannya bagaikan berganti, istilah lainnya tercipta secara alami. Warna rambut pendeknya menjadi putih, menggunakan topeng inari. Wajahnya tersenyum menatap Sarah yang tengah tertidur.

Karena... Sarah tidak memungut orang yang salah.

"Saatnya membuat perhitungan dengan Kelvin." Gumam Ren tersenyum menyeringai, berjalan keluar meninggalkan bungker. Menuju tempat, Kelvin berpesta dengan ketiga istrinya. Ini akan menjadi lebih menyenangkan lagi.

Mungkin Sarah tidak menyadarinya, big boss yang dicarinya sejatinya seseorang yang mengikutinya.

1
^ã^😉
saya selalu terhibur di setiap akhir bab miau muncul dengan dialog betina
yesi yuniar
miau... saat kau dilempar itu artinya komenmu ngena dihati ren 😆
yesi yuniar
sarah terlalu gengsi aedangkan ren kurang peka dgn perasaannya
Lidiya Sari
seru cerita nya kata2 nya bikin 🤣🤣🤣
Sulati Cus
🤣sarah berkata " dikira q kucing di ksh sekaleng sarden langsung meneong🤣" tak semudah itu ferquzo🤣
Biyan Narendra
Nyesel ga tuh Kelvin
Biyan Narendra
Nah ini baru bener..
Hayu Miau...terus provokasi Ren biar panas
Biyan Narendra
Meleng dikit..
up nya udah ada aja nih,thor.
Biyan Narendra
Sarah betina keren lho,Miau..
Kamu kalau menilai suka sesukamu aja sih,Miau
Lempar nih...
Inah Ilham
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nur
sarah jg gk bkalan mau lg sma km vin
nayla tsaqif
Bayangin miau di lempar ke langit sampai hilang berubah jd bintang kecil berbunyi,, cliiiinngggg... 😄
vj'z tri
jangan cem macem kau /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
wes ancang ancang terbang miaw/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ufiyyyy
miaow brmulut netijen🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
wokeh miau miau seperti kamu ada kawan mengkompori /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
telat vin2.. gak mungkin sarah mo balikan sama cowok yg punya istri byk
Nur Wahyuni
jangan terlalu percaya diri ren.. klo sarah mati kamu mesti bakalan nangis darah😄😄😄
vj'z tri
gak boleh lah ..... /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nur Wahyuni
miau miau memang pengamat yg hebat😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!