Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23
"Hei kak..." ucap Alya sembari bersandar di pembatas jembatan.
Seorang wanita yang terlihat sangat menyedihkan dengan tatapan kosong, saat Alya menyapanya dia hanya tetap diam tak bergeming.
"Kak.." panggil Alya lagi
"Pergi. Aku gak penting buat siapa - siapa" ujarnya dengan datar
"Jangan bilang begitu" balas Alya
"Ada yang bilang orang yang paling tidak di pedulikan pergi, tidak ada yang akan sadar" ucap wanita itu dengan wajah tetap datar
"Kayanya itu aku" lanjutnya dengan senyum pahit
"Itu gak sepenuhnya benar" ucap Alya pelan, sembari menatap ke arah wanita itu dengan tatapan lembut, mata mereka bertemu.
"Kadang justru saat orang itu pergi baru mereka sadari" lanjut Alya sembari melihat ke bawah jembatan yang cukup dalam, membuat Alya terkejut, memang tempat yang sempurna untuk mengakhiri hidup. Pikir Anya.
"Dan di saat itu lah, yang tumbuh hanyalah penyesalan" lanjut Alya
"Tapi aku cape menunggu mereka sadar" ucapnya lirih dengan suara bergetar
"Jangan bertahan cuma untuk mereka sadar, tapi bertahanlah untuk kamu sendiri. Yang masih pantas untuk hidup yang lebih baik" balas Alya dengan senyum lembut, membuat wanita itu tersentuh.
Air matanya jatuh tanpa bisa di bendung.
"Jika ingin pergi. Pergilah, namun jangan seperti ini. Kau pantas bahagia, menjauh dan berbahagia lah dengan cara mu sendiri" lanjut Alya
Wanita itu hanya bisa menunduk.
"Nama aku Alya. Nama kakak?" tanya Alya
"Nama aku indah" jawab indah
Kruk
Tiba - tiba suara perut indah berbunyi.
Dia tiba - tiba malu dan menunduk, Alya hanya tersenyum.
"Ayo kita cari makan kak. Aku juga belum makan, ayo" ajak Alya
"Aku mau di sini saja. Kamu aja yang pergi" kekeh indah
"Nanti aku bantuin cari solusinya kak, jangan melakukan hal bodoh untuk membahagiakan orang lain. Fokus kepada kebahagiaan dirimu sendiri" ucap Alya dengan lembut
Indah yang awalnya tetap ingin di sana, tiba - tiba indah luluh dengan ke sungguhan Alya untuk mengajaknya pergi.
Indah pun mengangguk, mereka langsung pergi.
Indah sempat terkejut dengan mobil Alya ternyata Alya seorang anak orang kaya pikirnya.
"Aku ingin tanya, jika kak indah ada kesempatan untuk pergi menjauh dari mereka. Kak indah ingin kemana?" tanya Alya sembari fokus menyetir
"Sebenarnya aku sudah merencanakan semuanya, tapi semuanya hancur setelah uang yang aku kumpulkan untuk kerja di luar negeri di curi adikku untuk belanja barang - barang yang tidak penting. tadi saat aku marah mereka hanya bilang kalo aku terlalu pelit, dan hanya ingin enak sendiri" jawab indah sembari tertawa menyedihkan
"Padahal faktanya, mereka yang mengambil semua uang hasil kerja ku. aku hanya di beri ongkos untuk berangkat dan pulang kerja, tapi mereka lupa aku juga perlu makan kan. Mereka selalu menghina, menganggap ku tidak penting, tidak berarti. Aku terus berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka namun hasilnya tetap 0 tidak ada yang mereka hargai dari diriku" lanjut indah sembari menatap ke luar mobil, melihat pemandangan yang sejuk.
"Aku bingung sekarang. Kalau aku bisa pergi ke luar negri dan meninggalkan mereka mungkin saja aku akan bahagia kan?! Saat aku pergi nanti ke luar negri, aku akan putuskan hubungan keluarga dengan mereka dan tidak akan peduli lagi kepada mereka. Sudah cukup aku di perlakukan seperti ini"
Indah terus berbicara mengeluarkan semua unek - unek yang dia pendam, entah kenapa saat berdekatan dengan Alya rasanya dia ingin menumpahkan semua beban yang ada di dalam dirinya.
Alya hanya mendengarkan saja, tidak memberi solusi apapun karena saat ada orang yang melupakan perasaanya mereka hanya perlu di dengan saja.
10 Menit Kemudian
Mobil Alya berhenti di depan toko mamah Rumi.
"Sebentar ya kak indah. aku mau nganterin baju ke mamah" ujar Alya
"Iya silahkan" balas indah
Alya keluar dari dalam mobil, langsung masuk ke dalam toko.
"Mamah ini bajunya" ujar Alya
"Lama banget sih, liat nih sampe baju mamah hampir kering" balas mamah Rumi
"Heheh maaf. Yaudah aku pergi dulu ya mah, mamah mau nitip sesuatu gak?" tanya Alya
"kamu mau kemana ko buru - buru banget? Tanya mamah Rumi
"ada urusan mah. Nanti aku pulang sebelum malam ko. Jadi mamah jadinya mau nitip apa?" jawab Alya.
"Mamah titip Mie Gacoan deh level 2 aja ya sama jus jeruk, gak lupa papah sama kakak juga ya beliin level 1 aja. papah jus mangga kakak jus alpukat Jangan lupa Adek gacoannya level 3 sama kaya mamah, sama jus buah naga" jawab mamah Rumi dengan ceria.
"Oke. kalo begitu aku pamit ya mah bye" balas Alya
"Bye. love you" ucap mamah Rumi dengan kencang.
"Love you to" balas Alya
Ibu dan anak ini sangat sangat romantis sekali, namun di dalam mobil ada seorang anak yang ingin juga di perlakukan seperti Alya.
"Beruntung banget Alya bisa dapet ibu sebaik itu" iri indah melihat keakraban ibu dan putrinya, berbeda dengan dia yang seperti tidak pernah di anggap ada.
Klek.
"Maaf ya kak nunggu lama" ujar Alya
"Gak ko santai aja" balas indah
Alya pun langsung menjalankan mobilnya kembali menuju salah sayur restoran.
30 Menit Kemudian
Mereka sudah selesai makan.
"Kak. Kalo boleh tau emang Kakak mau kerja di mana?" tanya Alya
"aku udah keterima kerja di salah satu perusahaan terbesar di Prancis, jadi aku cuma perlu berangkat ke sana aja. Ya tapi karena uangnya gak ada jadi mungkin gak jadi pergi" jawab indah lesu
"Kakak perlu apa aja emang di sana?" tanya Alya
"Ya karena negara 4 musim jadi pakaiannya harus sesuai, terus tempat tinggal dan yang utama ongkos sih. aku udah nabung 1 tahun buat pergi ke sana, tapi ya uangnya hilang begitu aja. Marah pun kayanya aku gak pantes" jawab indah sembari menghembuskan nafas frustasi
"Yaudah sekarang kakak ikut aku ya" balas Alya
"Mau kemana? aku langsung pulang aja, aku janji sama kamu aku gak akan melakukan kebodohan itu lagi" ujar indah sembari memperlihatkan jari kelingkingnya.
"Oke janji. Tapi bukan itu, ayo nanti juga kakak tau" ajak Alya sembari menarik tangan indah.
Alya menuju tempat untuk membantu indah.
30 Menit Di Perjalanan.
"Ini mall? Mau ngapain ke sini?" tanya indah
"Kan kata kak indah, kak indah harus berangkat kerja ke luar negeri kan jadi kita harus beli semua keperluan di sana. kak indah gak bawa apa - apa lagi selain tas ini?" jawab Alya sembari menunjuk tas yang ada di pundak indah
"Iya ini aja. tapi jangan lah, ngerepotin kamu. Mungkin bukan rezeki aku jadi gak perlu" tolak indah sungkan
"Gak papa, ayo" tarik Alya
Alya menarik indah, mereka langsung membeli baju dan keperluan lain untuk indah tinggal di Perancis.
Baru 30 menit, Alya dan indah sudah berbelanja banyak barang.
"Kak indah harus berangkat sekarang kan" ujar Alya
Indah hanya mengangguk.
"Sekarang kita beli koper terus kita beresin barang - barang ini di koper ya" balas Alya
"Ah Alya, aku jadi malu sama kamu. Kita baru pertama kali bertemu tapi kamu sudah sebaik ini sama kakak" ucap indah sungkan.
"Gak papa kak. Ayo kita beli koper dulu, setelah itu kita pulang ke rumah kakak untuk bawa paspor dan identitas kakak lainnya" balas alya
"Kalo itu tenang aja, aku udah bawa semuanya" ujar indah
Indah membawa semua identitas nya untuk nanti saat dirinya di temukan, polisi tidak perlu kerepotan untuk mencari identitas nya.
"Bagus kalo gitu kak sekarang kita let's go" ajak Alya
dsr ppb.....🤮🤮🤮
tapi kayaknya aku bakalan nabung bab nya soalnya kalo baca per update nya kan cuma 1bab jadi mendingan di tabung bab nya. makasih thor aku suka ceritanya, sehat selalu ya author yang baik. ❤❤❤
s neng blm sdar sm kkuatannya sndri....pdhl,slain jd holang kaya dia jg jd sakti mndragunawati.....🤣🤣🤣
kl holang kaya mh gt ya....pas dngr btuh apa,sat set beli....tau2 udh nmpuk aja....tp indah bruntung bgt ktmu alya,jd dia bs bbas dr kluarga gila...trs prgi jauh....