Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Zayn Marah
"Ada apa Zayn?" tanya Sheikha Maryam bingung kenapa ada keributan di meja makan.
"Anette tidak bisa makan nanas dan koki istana harusnya tahu! Karena Melanie sudah memberitahukan apa-apa yang tidak boleh dimakan Anette! Kenapa ada kecerobohan seperti ini!" geram Zayn yang tidak bisa mentolerir kasus seperti ini. "Mana Kepala Pelayan? Mana Kepala Dapur!"
"Zayn, sudah. Kita makan dulu! Kalau kamu mau menegur, nanti saja!" ucap Sheikh Muhammad bin Abdul Azis. "Anette, maafkan kelalaian para pelayan ya?"
"Tidak apa-apa Abi. Mungkin mereka lupa," jawab Anette kalem. Meskipun aku tidak yakin. Menilik dari sikap kak Aisyah, dia tahu! Biasanya orang yang melakukannya adalah orang yang vokal! Kamu masih harus belajar jadi penjahat woi!
"Apakah di piring aku ada nanas?" bisik Zayn ke Anette yang dijawab gelengan.
"Aman!" senyum Anette.
"Alhamdulillah. Sudah, makan saja punyaku," ucap Zayn lembut.
"Nanti biar Umi tegur, Anette. Maaf ya." Sheikha Maryam menatap Anette.
"Tidak apa-apa Umi."
Aisyah mencibir melihat gaya Anette yang dianggapnya sok imut. Aku harus cari cara buat membuka kedok si Lady abal-abal itu!
"Bagaimana fisioterapi kamu, Zayn?" tanya Sheikh Muhammad.
"Alhamdulillah lancar."
"Insyaallah semuanya berjalan baik dan kamu bisa berjalan lagi," ucap Sheikha Maryam.
"Tapi ... Aku kemungkinan tidak terlalu normal jalannya," jawab Zayn.
"Tidak apa-apa. Bisa jalan saja sudah membuat Abi dan Umi senang. Benar kan?" Sheikh Muhammad menyapu pandangannya dan semua anggota keluarganya mengangguk antusias.
"Terima kasih Anette. Sudah mau mendampingi Zayn," senyum Sheikha Maryam.
"Sama-sama Umi," jawab Anette dan Zayn menggenggam tangan istrinya.
Aisyah mencibir melihat kemesraan mereka. "Settingan saja bangga!" gumamnya.
"Kamu bilang sesuatu, Aisyah?" tanya Sheikh Muhammad.
"Tidak Abi." Aisyah melanjutkan makannya.
Tanpa sepengetahuan Zayn dan Anette, Farouk dan Melanie yang tahu kejadian di meja makan, berjalan ke dapur istana.
"Siapa yang memberikan nanas di piring Lady Anette?" tanya Farouk.
"Sa ... Saya tuan Farouk," jawab pelayan yang tampak ketakutan. Pelayan itu langsung kabur dari ruang makan karena takut melihat wajah Zayn.
"Apakah kamu tidak membaca memo disana?" Farouk menunjuk ke arah papan pengumuman dimana ada catatan masing-masing anggota keluarga. "Disana ada catatan Lady Anette tidak bisa makan nanas, anggur dan bawang goreng."
Pelayan itu hanya menunduk.
"Siapa yang menyuruh kamu?" tanya Farouk.
"Saya ... Tidak berani ...."
Melanie menatap Farouk. "Apakah seperti dengan apa yang aku pikirkan, Mr Farouk?"
"Bisa jadi Miss Melanie," jawab Farouk.
"Keterlaluan!" geram Melanie.
"Yang penting Lady Anette selamat. Saat ini," bisik Farouk ke Melanie.
"Iya," jawab Melanie.
"Saya minta kalian lebih berhati-hati daripada Sheikh Zayn sendiri yang turun tangan!" ucap Farouk galak.
***
Usai makan malam, Zayn dan Anette memilih ke teras belakang untuk berdiskusi soal kejadian tadi. Tadinya Zayn hendak ke dapur tapi ditahan Farouk yang sudah menghandle bersama Melanie. Kini pasangan suami istri itu menikmati kopi sambil melihat pemandangan taman belakang.
"Aku dengar dari Jibril, kamu minta pohon durian?" tanya Zayn sambil menatap geli ke Anette.
"Kan seru itu, Zayn. Kita bisa panen durian sendiri," jawab Anette usil.
"Terkadang aku gemas sama ide nyeleneh kamu deh!" kekeh Zayn sambil menyesap kopinya.
"Sepertinya tidak hanya ini nanti kak Aisyah ngerjain aku deh," ucap Anette.
"Kamu tidak apa-apa?" tanya Zayn.
"Hei, suamiku ... Jangan remehkan anak Léopod dan Carrington ya!" Anette mengerlingkan matanya. "Keluarga aku sudah biasa menghadapi banyak anomali."
"Anomali?" Zayn tertawa kecil. "Istilah kamu itu lho."
"Biasa kalau di Jakarta bilang begitu."
Note
Anomali adalah istilah umum yang merujuk kepada keadaan penyimpangan atau keanehan yang terjadi atau dengan kata lain tidak seperti biasanya. Anomali juga sering di sebut sebagai suatu kejadian yang tidak bisa diperkirakan sehingga sesuatu yang terjadi akan berubah-ubah dari kejadian biasanya. Secara umum, anomali mengandung dua dimensi, yaitu dimensi fisik dan dimensi perilaku. Dari dimensi fisik anomali digambarkan sebagai suatu penyimpangan satu bagian atau bahkan tubuh manusia secara keseluruhan. Dari aspek dimensi perilaku, anomali banyak diadaptasi dari ilmu sosiologi, psikologi, dan ekonomi.
( Sumber Wikipedia ).
***
Dapur Istana
Semua orang terkejut saat melihat Sheikha Maryam datang bersama dengan Hawa dan tiga pengawal lainnya. Pelayan yang tadi dimarahi oleh Farouk pun, tampak cemas.
"Sheikha Maryam ... Apa ada yang salah dalam masakan kami?" tanya Koki istana.
"Tidak, semua enak ... Tapi aku ingin tahu, siapa yang mengganti piring Lady Anette?" Sheikha Maryam menatap semua orang.
"Sa ... Saya, Sheikha ...."
Sheikha Maryam menatap pelayan muda itu. "Kenapa?"
"Saya ... Tidak berani bilang ...."
"Begitu. Apakah Aisyah?" tembak Sheikha Maryam membuat pelayan itu terkejut. "Kamu takut dengan dia atau aku? Atau Sheikh Zayn? Atau Sheikh Muhammad?"
"Tolong Sheikha ...."
"Benar kan Aisyah yang memintanya?" ucap Sheikha Maryam dingin.
"Be ... Benar."
Sheikha Maryam menghela nafas panjang. "Kenapa Aisyah seperti itu ya? Anette kan tidak salah apa-apa."
Hawa membisikkan sesuatu ke Sheikha Maryam dan wanita itu mengangguk.
"Jangan kalian ulangi lagi!" perintah Sheikha Maryam.
Semua orang mengangguk dan Sheikha Maryam pun pergi meninggalkan dapur istana. Semua orang langsung bergosip dan bertanya-tanya kenapa Aisyah tidak suka dengan Anette.
"Kayaknya baru Sheikha Maryam dan Lady Anette yang masuk ke dapur kan? Sheikha Aisyah tidak pernah selama menjadi menantu Sheikh Muhammad," ucap salah seorang pelayan.
"Lady Anette baru menikah sudah melayani Sheikh Zayn. Sheikha Aisyah, mana pernah masuk dapur dan membuat masakan buat Sheikh Zafar."
"Beda ... Yang satu dokter yang satu banyak waktu luang disini," timpal pelayan lainnya.
"Aku tidak akan heran kalau nanti ada perang terbuka," ucap kepala koki istana.
"Anda pilih siapa Chef?" tanya sous chef nya.
"Lady Anette."
***
"Haaatttsssyyyiiinnnggg!"
Zayn menoleh saat mendengar istrinya bersin.
"Bless you ... Alhamdulillah." Zayn memberikan tissue ke Anette. "Kita masuk saja ya? Kamu bisa flu itu."
"Tapi aku tidak merasa flu," jawab Anette sambil mengusap hidungnya.
"Ayo, masuk Net. Kita istirahat di kamar." Zayn memberikan kode ke pelayan untuk membereskan piring dan cangkir kotor mereka. Keduanya pun masuk kedalam istana.
"Apa ada yang membicarakan aku ya Zayn?"
"Entahlah, sayang."
***
Yuhuuu up Siang yaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅