NovelToon NovelToon
Transmigrasi Menjadi Putri Yang Terlupakan

Transmigrasi Menjadi Putri Yang Terlupakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:25.9k
Nilai: 5
Nama Author: THAN PUR2507

Entah apa jadinya jika seorang wanita modern bernama masuk kedunia lain, tanpa dalam novel. Membuatnya masuk kedunia lain setelah melewati sebuah tempat lama yang usang.

Hingga membawanya kesebuah dunia asing yang tak dia kenali sama sekali. Bahkan yang membuatnya terkejut adalah, dia rupanya seorang putri disuatu kerajaan terbesar diwilayah barat.

Akan tetapi ternyata meskipun dia berdarah bangsawan, kini hidupnya penuh kesunyian dan kesepian. Hampir seluruh keluarga bahkan kerabat menjauhinya dan berusaha menyingkirkannya dari kerajaan.

Bagaimana kisah perjalanannya selama hidup didunia lain, mampir jika berminat...! 😊🙏💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon THAN PUR2507, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 11.

Sementara itu diluar kamar nona Valora, Ruby sedang berdiri menungu didepan pintu kamar yang tertutup rapat tersebut dan mengetuknya beberapa kali nemanggil.

Tuk...Tuk...Tuk

Gerakkannya ketukannya, terdengar pelan namun dapat terdengar cukup jelas didalam kamar tersebut.

"Nona, apa saya boleh masuk?."panggil Ruby memanggil dengan tenang bersabar menunggu jawaban

"Masuklah Ruby."teriak Valora dari dalam kamarnya

Setelah mendengarnya Ruby melangkah masuk, mendorong pintu kamar sampai terbuka lebar. Langkahnya mulai masuk dan berjalan mendekati nona Valora yang sedang duduk sambil memperhatikan kedatangannya.

"Maaf jika saya menganggu nona, saya cuma ingin menyerahkan surat ini untuk nona Valora."ucap Ruby kemudian menyerahkan sepucuk surat yang dia terima dari salah seorang prajurit dari kerajaan

"Surat, untukku?."jawab Valora terkejut lalu dengan wajah bingung dia mengambil surat tersebut dari tangan Ruby

"Kalau begitu saya pamit kepekerja saya kembali, nona Valora."ujar Ruby berbicara lagi dengan nada rendah memberitahu

"Baiklah, terimakasih Ruby."balas Valora mengangguk pelan mengerti dan mempersilahkan Ruby kembali kepekerjaanya

Tanpa berpikir panjang, Ruby bergegas meninggalkan kamar nona Valora begitu dia meminta izin pergi. Ketika dorongan pintu tertutup rapat, Sacha yang bersembunyi sejak kedatangan Ruby keluar dari persembunyiannya tepat dibelakang tempat duduk tuannya.

"Siapa yang mengirim surat ini? Apakah surat ini dari salah satu diantara kak Felix atau kak Adeland?."gumam Valora menatap gulungan kertas putih dengan logo kerajaan

Karena dia penasaran dengan isi pesan yang ditulis disurat ini. Valora menarik tali yang melilit digulungan surat tersebut dengan wajah tenang. Akan tetapi pada saat Valora akan membuka kertas yang digulung rapi, gerakkannya sontak dihentikan oleh Sacha.

["Tuan, jangan dibuka!."]

Suara Sacha sejenak menghentikan gerakkan tangan Valora untuk membuka gulungan tersebut. Menatap kearah Sacha dengan ekspresi bingung dan tidak mengerti alasan Sacha menghentikannya.

"Ada apa Sacha?."toleh Valora menatap Sacha dengan tatapan bingung tak tahu

["Didalam gulungan surat itu sudah ditaburi oleh racun."]

Nada suara terdengar keras Sacha terlihat panik dan segera menghentikan apa yang mungkin bisa membahayakan tuannya. Jika tuannya tetap membuka gulungan itu tanpa dicegah olehnya.

"Apa racun!."teriak Valora langsung melempar gulungan yang sedang dia pegang kedepan dengan asal

Ketika gulungan surat tersebut jatuh kelantai, hingga membuat gulungan surat itu terbuka. Tiba-tiba muncul asap hitam keluar dari surat tersebut, tetapi begitu asap hitam pekat itu keluar dari gulungan tersebut.

Asap tersebut mulai menyebar kesetiap kamar Valora, dan hampir mengelilingi seluruh sudut kamarnya. Sacha yang tahu bahwa asap hitam itu dapat membahayakan tuannya, dia dengan gerakkan cepat mengeluarkan kekuatannya kearah asap hitam tersebut.

Ketika Sacha mengarahkan kekuatannya untuk mencegah asap hitam itu mendekati tuannya, dia dengan cepat memasang perisai disekitar tuannya. Menghalangi asap itu supaya tidak terhirup oleh tuannya.

"Asap apa ini, kenapa begitu hitam banget."ujar Valora panik, tetapi sedikit tenang berkat perisai yang berada disekelilingnya

["Asap hitam ini berasal dari gulungan surat itu, sepertinya memang ada seseorang yang ingin membunuh tuan, racun ini sangat beracun dan mematikan ketika dihirup cukup lama."]

Sacha menolehkan wajahnya kearah tuannya, tatapannya berubah serius, tetap fokus untuk menyingkirkan asap hitam yang sedang mengelilingi mereka saat ini.

Pada saat Sacha berusaha menghilangkan asap hitam tersebut yang semakin berkurang dengan cara dia hisap kedalam tubuhnya. Dorongan pintu sontak terbuka, memperlihatkan sorot mata yang tajam terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini.

Pria tersebut tidak bisa berdiam begitu saja, dengan sigap dia mengangkat satu tangannya kedepan menyalurkan kekuatan didalam tubuhnya. Pusaran angin muncul ditelapak tangan pria tersebut kemudian mulai menghilangkan asap hitam beracun dengan kekuatan angin yang dia miliki.

Serangan tersebut seketika menghantam asap hitam tersebut dengan paksa, dua serangan yang disatukan membuat asap hitam itu dengan perlahan memudar.

["Sepertinya ada seseorang yang membantu kita!."]

Sacha bergumam dengan tatapan serius, tersenyum tipis melihat siapa pria yang telah membantunya. Sepertinya kekuatan dari orang itu cukup kuat, hingga mampu menghilangkan asap hitam beracun ini.

"Siapa yang membantu kita, Sacha."ujar Valora seketika menatap kearah lain melihat siapakah orang yang telah membantu Sacha menyingkirkan asap hitam ini

Ketika asap hitam tersebut telah memudar, Aslan dengan langkah besar dengan tatapan tajam. Mencari keberadaan nona Valora sekarang, setelah asap hitam itu telah dia singkirkan.

"Nona anda dimana?."panggil Aslan melangkah masuk kedalam kamar dengan wajah serius menjadi gelisah setelah tahu jika nona Valora sedang dalam bahaya

Disaat Aslan mempertajam penglihatannya, mencari keberadaan nona Valora. Arah tatapan seketika tertuju kearah sudut kiri dengan wajah terkejut.

Aslan berjalan dengan wajah gelisah terpancar diwajahnya, tatapannya sedikit terangkat ketika melihat bahwa nona Valora terbaring pingsan setelah menghirup asap hitam yang tiba-tiba datang.

Tanpa berpikir panjang, Aslan maju dua langkah kedepan. Pandangan wajahnya tak lepas kearah wanita didepannya sekarang.

"Apakah saya terlambat datang untuk menolongnya?."batin Aslan dengan perasaan bersalah

Kata-kata itu sontak menganggu pikirannya sekarang, tatapannya mulai memperlihatkan penyesalan dibalik wajah datarnya. Untuk memastikan kondisi nona Valora sekarang, Aslan menjongkokkan tubuhnya tepat didepan nona Valora.

Satu tangannya terangkat dengan penuh kekhawatiran diwajahnya, dia sempat berpikir mungkinkah inilah yang menjadi kekhawatiran putra mahkota terhadap nona Valora.

Melihat bagaimana asap beracun itu menyebar kesetiap kamar nona Valora, membuat Aslan diam-diam merasa jika ada seseorang yang ingin membunuh nona Valora.

"Semoga saja aku tidak terlambat!."gumam Aslan pelan lalu mengangkat tangannya mengecek denyut nadi nona Valora

Dari yang dia tahu, jikalau nona Valora terhirup cukup lama oleh racun ini. Seharusnya tubuhnya sudah berubah menghitam akibat racun telah menyebar ketubuhnya, sejak dia datang dan berada dihadapannya karena racun mematikan.

Akan tetapi melihat wajah nona Valora yang normal dan baik-baik saja, Aslan sedikit menduga bahwa nona Valora baik-baik saja meskipun menghirup sedikit dari racun itu.

1
Bagus Awan
tor lontin kok gak d pakai
Ona Sukatendel
MC terlalu lemah thor
Diah Susanti: makanya diganti dengan jiwa baru dari dunia lain
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Hikam Sairi
mampir laaah
~♥~L(*OεV*)E~♥~
lanjut
~♥~L(*OεV*)E~♥~
semangat up
AYUJM.💜💜💜💜
mohon bersabar menunggu dan maaf kalau bisa up nya terlalu lama karena kebetulan bukan ponsel sendiri, jadi harap maklumi ya!🙏/Whimper/
nuraininur aini
mna lanjutannya KK..
~♥~L(*OεV*)E~♥~
semangat up
AYUJM.💜💜💜💜: Terimakasih dukungannya
total 1 replies
~♥~L(*OεV*)E~♥~
semangat
~♥~L(*OεV*)E~♥~: /Determined/ 👍🤩
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!