NovelToon NovelToon
Pernikahan Yang Dipaksakan

Pernikahan Yang Dipaksakan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:431.9k
Nilai: 5
Nama Author: Samuel Christian Sitinjak

Sandi Airlangga merupakan anak bungsu dari pasangan Arianto Airlangga dan Sari Anggraini. Dia memiliki kakak bernama Elviana Airlangga. Sandi adalah seorang anak yang cerdas, pengertian, dan sangat penurut pada orang tuanya.

Kedua orang tuanya ingin menjodohkan Sandi dengan perempuan pilihan mereka. Sandi yang tidak bisa berbuat apa-apa terpaksa mengikuti keinginan orang tuanya itu.
***
Astiara Steviana merupakan anak sulung dari pasangan pak Arifin dan bu Lilis. Ia memiliki seorang adik bernama Dani. Dia adalah seorang gadis yang cantik, baik, dan ramah.

Steviana adalah gadis yang hendak dijodohkan dengan Sandi. Perjodohan ini terjadi sebab ayah Sandi dan ayah Steviana sudah lama bersahabat. jadi, untuk mengikat tali persahabatan mereka, mereka memutuskan menjodohkan kedua putra putri mereka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Samuel Christian Sitinjak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

"Kamu sedang dimana sekarang?," tanya pak Airlangga kepada seseorang melalui sambungan telepon.

"Saya sedang mengawasi salah satu proyek kita pak yang sedang dalam pembangunan," kata Hardi.

Siapa Hardi?, hardi adalah orang kepercayaan pak Airlangga. Dia sudah begitu banyak melakukan tugas penting dari pak Airlangga, baik tugas pribadi pak Airlangga dan tugas kantor. Dan anehnya, dia selalu berhasil melakukannya.

"Memangnya ada apa pak?," tanya Hardi.

"Saya ada tugas penting untuk kamu," kata pak Airlangga.

"Tugas pak?, tugas apa itu pak?," tanya Hardi.

"Sekarang anak saya Sandi, sedang berada disalah satu photo studio, dia sedang melakukan foto prewedding," kata pak Airlangga.

"Apa pak?, foto prewedding?, apakah bapak akhirnya menyetujui hubungan tuan muda Sandi dengan nona Lisa?," tanya Hardi.

"Bukan Har, bukan itu. Saya sudah menjodohkan Sandi dengan putri pak Arifin, salah satu staff diperusahaan kita," kata pak Airlangga.

"Oh begitu ternyata ya pak?," kata Hardi.

"Ia Har, bahkan pernikahan mereka tinggal seminggu lagi," kata pak Airlangga.

"Saya kaget mendengarnya pak. Lalu tugas saya apa pak?," tanya Hardi.

"Tugas kamu adalah kamu pergi kesana dan minta foto-foto prewedding Sandi dan calon istrinya itu kepada pemilik photo studio itu!," kata pak Airlangga.

"Saya mengerti pak. Apa hanya itu pak?," tanya Hardi.

"Ada satu yang penting. Setelah kamu meminta foto-foto prewedding itu, kamu temui wartawan dari media berita terpercaya.

Kamu minta wartawan itu mempublikasikan hal itu ke khalayak umum supaya Lisa tahu bahwa Sandi akan menikah. Lisa juga akan tahu, bahwa dia tidak akan bisa mempermainkan Sandi lagi," kata pak Airlangga.

"Baik pak, saya memahami perintah bapak, saya akan pergi kesana sekarang," kata Hardi.

"Bagus Har, informasikan segera informasinya!, saya tutup teleponnya Har," kata pak Airlangga.

"Siap pak," kata Hardi menutup telepon.

Hardi pergi ke photo studio dimana Sandi dan Tiara melakukan pre-wedding.

Sandi dan Tiara kini sudah sampai. Sandi memarkirkan mobilnya. Mereka berdua keluar dari mobil.

"lho San, ini siapa?," kata Angga. Angga adalah pemilik experience photo studio. Dia juga salah satu teman akrab Sandi.

"Dia calon istri Ku Ngga," kata Sandi. Angga menjadi bingung.

"Bukannya pacar kamu Lisa ya?," tanya Angga.

Tiara tersenyum. Sandi memandangnya dan merasa tidak enak.

"Sudah jangan dibahas. Aku sudah putus dengannya," kata Sandi.

"kok bisa?," tanya Angga.

"Sudah aku bilang jangan dibahas Ngga, kenapa kamu masih bertanya?," kata Sandi.

"Oh iya San maaf," kata Angga.

"Sudah bisa dimulai belum Ngga?," tanya Sandi.

"Sudah San, ayo masuk!," kata Angga.

"Ayo sayang kita masuk," kata Sandi. Tiara kaget dan canggung dipanggil "sayang" oleh Sandi.

"Ia mas," kata Tiara.

Angga hanya geleng-geleng kepala melihat Sandi dan Tiara. Dia masih tidak percaya kepada Sandi kalau dia sudah putus dengan Lisa. Angga mengingat dengan jelas bahwa Sandi menjadi sangat tergila-gila pada Lisa sampai-sampai Sandi memilih Tidak makan seharian karena pernah diputuskan oleh Lisa.

Padahal hubungan mereka baru berjalan empat bulan.

"San, kalian mau pakai baju yang mana nih?," kata Angga memberikan pilihan. Sandi melihat album pilihan itu.

"Kita pilih yang casual saja ya sayang," kata Sandi.

"Iya mas, sepertinya cocok," kata Tiara. Sandi tersenyum memberi balasan.

"Kami pilih yang ini Ngga," kata Sandi.

"Ok San, sekarang kalian pergi ke ruang ganti dan setelah itu, kita akan pergi ke ruang pemotretan," kata Angga.

Sandi dan Tiara pergi ke ruang ganti.

Seseorang berpakaian hitam dan topi hitam memasuki photo studio Angga. Dia adalah Hardi, suruhan pal Airlangga.

"Saya ingin foto shot mbak, tapi cuma pengambilan 2 foto saja. Fotonya dibingkai mbak," kata Hardi kepada salah satu karyawan perempuan Angga.

"Boleh mas, silahkan masuk," kata karyawan Angga.

Mereka berjalan menuju ruanga pemotretan.

"Pak, mas ini mau melakukan foto shot," kata karyawan Angga.

"Disuruh antri saja dulu, soalnya akan ada yang akan melakukan foto shot juga diruangan ini. Atau gak diruangan lain saja gimana?," kata Angga.

"Ruangan yang lain penuh pak, lagipula dia cuma ingin melakukan foto shot dua kali saja," kata karyawan Angga.

"Ya sudah, tidak apa-apa. Dimulai saja sekarang," kata Angga.

"Baik pak," kata karyawan Angga.

Hardi memasuki ruang sesi pemotretan. Usai selesai, ia meninggalkan kamera tersembunyi yang teramat kecil. Kamera itu diatur oleh smartphone yang Hardi genggam. Ia meninggalkan ruangan.

Sandi dan Tiara usai sudah mengganti pakaian mereka. Kini mereka berada diruang pemotretan.

Mereka memulai berbagai jenis gaya didepan kamera. mereka nampak terlihat mesra. Tiara sebenarnya merasa sungkan. Sandi pun seperti itu. Tapi keduanya lama-lama menjadi terbiasa. Sesi pemotretan pun usai.

Hardi sudah mendapatkan banyak foto kemesraan Tiara dan Sandi. Ia ingin melancarkan aksinya.

Kalau dipikir-pikir, akan sangat berbahaya jika Lisa tahu Sandi akan menikah. Dia bisa saja nekat melakukan apapun agar pernikahan Sandi dan Tiara batal. Sebaiknya aku mengurungkan niatku ini. Batin pak Airlangga.

Hardi memberikan laporan dahulu kepada pak Airlangga sebelum melancarkan aksinya.

"Halo pak, saya sudah selesai melakukan tugas yang bapak berikan. Saya tinggal menemui wartawan dan mempublikasikannya pak," kata Hardi.

"Batalkan saja Har!," kata pak Airlangga.

"Kenapa begitu pak?," tanya Hardi terkejut.

"Saya merasa itu sangat berbahaya bagi kelangsungan pernikahan Sandi. Saya khawatir Lisa akan melakukan apa saja untuk membatalkan pernikahan Sandi Har," kata pak Airlangga.

"Baik pak kalau begitu. Yang bapak katakan memang benar adanya. Apakah bapak memiliki tugas lain untuk saya pak?," tanya Hardi.

"Tidak Har, kamu sebaiknya kembali ke proyek kita sekarang. Saya minta maaf karena telah membuat kamu melakukan tugas yang akhirnya saya batalkan," kata pak Airlangga.

"Tidak apa-apa pak. Saya akan kembali ke proyek kita sekarang pak," kata Hardi.

"Baik Har. Terima kasih Har," kata pak Airlangga.

"Sama-sama pak Airlangga," kata Hardi.

Pak Airlangga menutup sambungan teleponnya dengan Hardi.

"Tir, aku kesana dulu ya, membayar photo shoot kita," kata Sandi.

"Iya mas," kata Tiara tersenyum.

Sandi berjalan menemui Angga.

"Ngga, aku mau bicara sama kamu," kata Sandi.

"Masalah photo shoot aku dengan Tiara jangan kamu publikasikan ya. dan juga satu lagi, kamu tidak usah bilang ke Lisa," kata Sandi.

"Kenapa begitu?," tanya Angga.

"Aku tidak mau pernikahan ku terusik oleh opini publik nantinya. Kalau masalah Lisa, aku tidak mau berhubungan dengan dia lagi," kata Sandi.

"Baiklah, aku akan menjaga rahasia ini. aku tidak menyangka hubungan mu dengan Lisa berujung kandas seperti ini," kata Angga,"

"Bagaimana lagi Ngga, sudah tidak ada kecocokan diantara kami," kata Sandi.

"Kalau itu alasannya tidak apa-apa. Tidak baik juga jika hubungan dipaksakan," kata Angga.

Sandi tersenyum.

1
Marleni Leni
sakit hati aku jdi nya
Nadrah Nandar
bukan lagi pernikahan yang di paksakan tapi cerita yang di paksakan
Nadrah Nandar
bosan bacanya berbelit belit terlalu banyak drama terlalu banyak percakapan ringkas ringkas aja Thor sudah sampe episode 170 ga ada kemajuan kalo novel lain episode segitu sudah tamat
Nadrah Nandar
ceritanya berbelit belit ya kapan ya ketahuan
Salmah Salmah
itu2 juga putar2 ceritanya sdh 172 episodes masih tidak jelas ceritanya
Alexi Aina
gak jelas
😍eRh😍
ceritanya kok sangat membosankn dan bertele2 sekali ya thor, ini si saran ya thor, mending dibuat smp 50 episode sj, tp menarik dan tdk trlalu bertele2, dr pd panjang lebar tp membuat org jenuh dan bosan,maaf ya thor, gak niat baca lg,
Nadrah Nandar: bener bosan bacanya muter muter aja kaya gasing kapan ketahuanx masa sih Lisa ga bisa ketahuan terus datang lagi pelakor satu Lia aduh makin berbelit belit ceritanya ga lanjut baca deh mumet bacanya
total 1 replies
siti aminahbakhtiar
g pisan dgn cerita nya
siti aminahbakhtiar
g ada kelanjutan ny ni tor
wins
kenapa banyak pengulangan episode yah
wins
Tiara ?
wins
Tiara?
wins
ambigu
Anty Niez
ceritanya terlalu berbelit2,muter2 kayak setrikaan....
Ita Agus
sandi egois,, cpt dong kthuan SM Tiara
Kadek Yonik
lama sekali ketauan nya ,,jd muter2 deh ceritannya
Maziedah Zaini
lama sekali tiada kelanjutannya
Thebel Yanix
cerita terlalu berbelit" dan sandi yg plin plan,,, jadi malas thor baca... kapan tiara tahu klo sandi masih berhubungan sama lisa.. klo perlu biar tiara yg pergi jauh dari sandi setelah tiara tahu klo sandi selingkuh sama lisa
Nur Andari
kenapa ceritNya berbelit-belit sandi kapan sadarnya?kasian tiara
Thebel Yanix
calon pelakor kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!