NovelToon NovelToon
Oh My Salsa

Oh My Salsa

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 5
Nama Author: dewi kim

Follow Ig Dewikim243 ya.

Salsa adalah tipe wanita yang sangat fosesif pada suaminya, dia adalah tipe istri yang pengatur. wanita itu akan murka ketika Kevin, suaminya pulang telat.

Kevin jenuh dengan tingkah Salsa, hingga akhirnya dia tidak memperdulikan lagi istirnya dan malah mencari pelarian di luar karena Salsa selalu membuatnya tertekan. hubungan kedua pasangan suami istri itu merenggang, dan pada akhirnya Salsa menyadari bahwa dia sudah sangat keterlaluan pada suaminya dan dia berniat untuk memperbaiki hubungannya. Namun, sayang ketika Salsa sudah sadar, Kevin sudah asyik dengan dunianya. Dan pada akhirnya, Salsa kembali terluka. Apakah Salsa mampu merebut hati suaminya lagi. Ataukan Salsa menyerah dan menerima cinta yang baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Hallo gengs maaf baru muncul, tadinya mau up siang tapi komennya masih dikit. Jadi aku up sekarnag karena komennya hampir 100. Yuk bisa yuk like di atas 500 komen di atas 100, sudah di pastikan jika semua terpenuhi langsung Doble up. sekarang aku up dua bab ya, jadi scroll.

“Paman Kenapa Paman terkejut?" Tanya Klindra ketika dia melihat reaksi Nino yang aneh ketika dia mengatakan bahwa ayahnya menampar Salsa. Nino tersadar kemudian mendudukan dirinya di sebelah Kalindra.

“Bisa kau ceritakan pada Paman apa yang terjadi pada ibumu?” tanya Nino, lagi-lagi Kalindra menatap Nino dengan bingung.

“Mommy ....” Kalindra tidak menghentikan ucapannya, dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya.

“Paman, hanya ingin tahu saja kenapa ayahmu bisa menampar ibumu. Hingga kau jadi bersedih," balas Nino yang tau apa yang di rasakan oleh Kalindra di mana Kalindra ragu bercerita padanya.

“Jika kau berat, Kau bisa menceritakan pada Paman Apa yang kau lalui,” jawab Nino begitu meyakinkan hingga Kalindra tampak berpikir. Kalindra menunduk jari-jari anak itu saling bertautan, jujur setelah melihat kemarin Kevin menampar ibunya pandangan kalindra pada ayahnya berubah dia mulai membenci Kevin dia tidak ingin melihat lagi lelaki itu. Bahkan ketika tadi sekolah pun Kalindra tidak sarapan bersama ayahnya dan adiknya dia lebih memilih untuk pergi sekolah dengan supir sedangkan Alona pergi sekolah dengan Kevin.

“Kalindra!” panggil Nino lagi, hingga Kalindra yang sedang melamun menoleh.

“Aku tidak bisa bercerita, aku bingung bercerita dari mana,” jawab Kalindra, hingga Nino mengelus punggung kalindra, dia seperti mengerti dengan apa yang dirasakan oleh anak itu lelah. Kini, kedua lelaki yang berdeda umur itu melamun menatap ke depan.

Kalindra memikirkan kelakuan ayahnya yang berani menampar ibunya, sedangkan Nino memikirkan tentang rumah tangga Salsa. Kini, berbagai prasangka menghampiri Nino. Dia pikir Salsa bahagia dengan keluarganya. Tapi, kenapa sekarang seperti ini.

Nino sangat mengenal salsa, di mata Nino Salsa adalah wanita yang sempurna dan wanita yang baik dan Nino yakin Salsa juga menjadi istri dan ibu yang baik, tapi kenapa sekarang dia harus Mendengar hal seperti ini

”Kalindra!” panggil Nino, hingga Kalindra menoleh.

“ Kenapa Paman?" tanya Kalindra.

“Boleh Paman menitip sesuatu untuk ibumu?” tanyanya lagi. “Biasanya cake bisa memperbagus mood orang sedih, jadi kau bisa memberikan cake dari Paman pada ibumu.”

“Paman tapi aku tidak membawa uang,” jawab Kalindra.

“Tidak, kau tidak harus membayar. Paman memberikan cake itu untuk ibumu.”

“Terimakasih paman." Walaupun sempat ragu menerima cake dari Nino, tapi apa yang diucapkan Nino barusan sepertinya bagus untuk membuat sang Ibu ceria lagi, karena saat tadi akan pergi ke sekolah Kalindra melihat wajah ibunya yang sembab, dia yakin ibunya sudah menangism

“Tunggu sebentar.” Nino pun dengan cepat berbalik kemudian berjalan ke arah standnya. Setiap langkah yang dilalui Nino dibarengi dengan rasa bingung, dia terus berpikir Ada apa dengan Salsa. Kenapa dengan wanita itu, bagaimana nasib pernikahan Salsa . Semua berkecamuk dalam benak Nino. Rasanya jika dia bisa, dia ingin datang ke hadapan Salsa kemudian menenangkan wanita itu, dia tahu tipe seperti apa Salsa. Salsa paling tidak bisa dikasari, apalagi Salsa paling tidak suka diteriaki bahkan selama berpacaran dengan Salsa, Nino tidak pernah memperlakuan Salsa dengan buruk bahkan memanggil Salsa dengan nada tinggi pun tidak pernah dan sekarang Nino mengerti perasaan macam Apa yang dirasakan mantan kekasihnya, pasti Salsa hancur sekali ketika di tampar oleh Kevin

Beberapa saat berlalu, Nino pun langsung kembali kemudian wanita lelaki tampan itu memberikan paper berisi beberapa begitu cake untuk Salsa.

“Paman benarkah Aku tidak harus membayar?” tanya Kalindra ketika meneriman paperbag itu dari tangan Nino.

Nino mengelus rambut Kalindra. “Tidak Kalindra, ini benar untuk Mommymu," jawab Nino. “Dan tolong katakan pada Mommy, jika Mommy harus segera memakan cake ini agar mood Mommy membaik," sambung Nino lagi, hingga Kalindra mengangguk dan tak lama Kalindra diselimuti rasa bingung hingga dia menoleh ke arah Nino.

“Paman apa Paman mengenal ibuku?” tanya Kalindra, dia baru merasa perhatian Nino seperti Nino sudah lama mengenal sang Ibu hingga dia langsung bertanya.

Nino tergagap kemudian menggeleng. “Tidak, Paman tidak mengenal ibumu tapi yang paman tahu, memakan makanan manis bisa memperbaiki mood seseorang. Siapa tahu ibumu berhenti bersedih ketika memakan cake ini,” jawab Nino, dan sepertinya kalindra percaya.

kalindra melihat jam di pergelangan tangannya. “Ya sudah Paman, terima kasih. Sebentar lagi supir akan menjemputku, sampai jumpa," pamit Kalindra seraya bangkit dari duduknya. Nino mengganggu dan Kalindra pun langsung melambaikan tangannya, sedangkan Alona akan pulang setengah jam lagi dan mungkin akan dijemput oleh supir yang lain ataupun di jemput oleh ayahnya.

***

Kevin masuk ke dalam ruangan, sedari tadi rasanya Kevin tidak bersemangat untuk bekerja. Tentu saja dia memikirkan Salsa, kemarin-kemarin mungkin Kevin masih bisa bersikap semena-mena untuk membuktikan pada Salsa bahwa dia tidak bisa dikekang lagi, tapi setelah menampar Salsa Kevin malah ketakutan sendiri, apalagi mendengar ancaman kalindra bisa habis dia jika ayah mertuanya tahu bahwa dia menampar Salsa.

Kevin mengendurkan dasinya, lelaki tampan itu langsung melemparkan kunci mobil. Lalu setelah itu dia berjalan ke arah meja kerjanya, kemudian mendudukkan dirinya. Saat dia akan membuka laptop tiba-tiba ponselnya berbunyi satu pesan masuk dari Davika hingga Kevin langsung tersenyum.

Sedikitnya sekarang Kevin sudah mulai nyaman bersama wanita itu, tentu saja karena Davika yang memberikan perhatian ekstra unuk Kevin.

Pada awalnya sebelum berubah, Kevin memang sangat mencintai Salsa, dia menyayangi keluarganya. Namun setelah memutuskan untuk berubah dan 2 bulan jauh dari Salsa, Kevin merasakan kebebasan yang luar biasa, dia bisa bertemu dengan bebas dengan teman-temannya, dia bisa pulang kapan saja dan bisa memperluas jaringan bisnisnya tanpa harus takut akan terkena omelan Salsa, dan mungkin secara garis besarnya Kevin sedang merasakan puber kedua, dan ketika Kevin sedang merasakan di atas awan datanglah Davika yang memberikan perhatian yang luar biasa menjadikan Kevin seperti raja, tentu saja Kevin tergoda dan sekarang pandangan Kevin tentang Salsa berubah.

Dia yang tadinya berubah karena ingin Salsa menghormatinya, mengubah niatnya. Dia ingin posisinya aman dan akan berpura-pura seperti kemarin yang selalu menurut pada Salsa. Tapi, akan tetap berbuat semaunya di belakang Salsa. Namun, yang membuat Kevin bingung adalah bagaimana caranya dia meminta maaf atas tamparannya kemarin. Sedangkan tadi saja, Salsa masih tidak mau bertemu dengannya.

‘Kau sibuk?" Tulis Davika dalam pesannya.

“Tidak, jika kau ingin kemari-kemari saja." Balas Kevin. Setelah membalas pesan dari Davika, Kevin pun langsung menyimpan ponselnya kembali kemudian lelaki tampan itu bangkit dari duduknya, lalu berjalan ke arah sofa, dia berniat mendudukan dirinya di sana, menunggu Davika. Hingga beberapa saat berlalu, Davika pun masuk kedalam. Hingga Kevin menoleh.

Jantung Kevin berdebar dua kali lebih kencang ketika melihat Davika, tentu saja karena Davika memakai pakaian yang ketat hingga tubuh wanita itu tercetak dan sebagai lelaki normal tentu saja Kevin tergoda, bahkan lelaki itu menatap Davika tanpa berkedip.

1
Visencia Alingga
❤❤❤❤❤❤
choky_chiko_r
keren banget Salsa...
sharvik
tdk ad yg benar krakter dlm crta in hahah
sharvik
trlalu lama brmain . .smpai khlangn ank. . .n prmainn bln slsai jg
Cici Risna Yulianti
Luar biasa
mbak mimin
jare Nino kutunggu janda u
Galih Pratama Zhaqi
dan kisah kalindra akn menguras air mata bngt. crtamu keren thor 😍
Galih Pratama Zhaqi
🤦‍♀️ dr kmrn bca baru ngehh kl ini kisahnya orngtuany kalindra srta nekek kakeknya , krn aku sdh lbh dl bca kisahny kalindra .
Galih Pratama Zhaqi
sruh hdp sndri aja kl smua tdk blh diiktcmpuri ato diatr, biar bebs tnp aturan d diikutcmpuri.
Mas Budian
contoh mertua lucnut
Nur Mashitoh
Rasain!!!
Budhe Satryo
semua novelmu langsung otw kk
Nana Niez
mantab,, lanjutkan hidup mu salsa,, lepaskan pria yg spti itu
novi 99
gween bukan anak Kevin ...

karena klo anak kandung Kevin , Kevin pasti sayang banget sama anaknya ....

makannya di buat cerita gween jodoh sama KK tirinya ...
novi 99
ini Aurel biang penyakitnya...
novi 99
meski di luar negeri , paling gak masih ingat dosa dong seharusnya ...
novi 99
itu kan keinginan mu Davika ... rasakan punya mertua model pengeretan
novi 99
Kevin pasti ngira dia kena Aids... semoga aja beneran
novi 99
banyak typo nih.......
novi 99
sudah Kevin ... posisi mu gak aman ...
apalagi ayah mu licik gitu .
ibu mu juga paling ujung gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!