NovelToon NovelToon
Jayde and Wira Stories

Jayde and Wira Stories

Status: tamat
Genre:Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / TKP / Tamat
Popularitas:458.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hana Reeves

Menceritakan dua saudara sepupu yang paling jarang ikut rusuh keluarga Pratomo tapi bukan berarti mereka diam saja. Jayde, keturunan keluarga Neville dikenal sebagai seorang akuntan kaku dan sangat teliti.

Sadawira, cicit Abimanyu Giandra, mahasiswa kedokteran yang dikenal dingin dan judes, harus berjibaku dengan penjualan organ manusia yang salah satu korbannya adalah anak buah kakak sepupunya, Yakuza Luke Bianchi.

Tanpa disangka, kasus ini juga menyeret Jayde yang dihadapkan menjadi saksi transaksi perbuatan haram itu. Jayde dan Wira harus berjibaku untuk menyelamatkan nyawa mereka dari organisasi kejam itu.

Generasi ke enam klan Pratomo
Spin off My Boyfriend is Not A Transgender

Follow my IG @hana_reeves_nt

Dilarang plagiat, hargai author yang nyari wangsit sampai di bawah pohon mangga Hoshi Reeves

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Sadawira

Rumah Sakit Highland Singapura Beberapa waktu kemudian ...

Sadawira kembali ke Singapura dan menyelesaikan koasnya hingga ujian dokter nya. Dokter Huang yang mengetahui bagaimana keluarga Sadawira mampu berbuat keji mengalahkan apa yang bisa dilakukan Triad Wong kepadanya, memilih segera meluluskan pria berwajah dingin itu.

Dokter Huang adalah salah satu dokter penguji ujian dan setahu Sadawira, Terry Wong masih dirawat karena langkanya golongan darah membuat dirinya masih rentan untuk keluar rumah sakit dan harus dalam pengawasan ketat.

Mengingat dirinya punya kuasa ke dokter - dokter muda, Dokter Huang sengaja mengirim Sadawira ke rumah sakit yang sama dengan ayahnya, Pandega Yustiono. Harapan dokter Huang, agar praktek haramnya tidak diketahui oleh Sadawira.

Cicit Ghani Giandra itu hanya tersenyum smirk saat mendapatkan surat tugas ke rumah sakit yang sama dengan Ega.

Kamu kira dengan begini kamu bisa bebas leluasa? Sorry, kampret. Rumah sakitmu sudah aku sadap lama. Mau kamu buang aku kemanapun, alatnya Tante GM akan sulit kamu temukan. Sadawira hanya mengangguk dingin dan bisa melihat bagaimana ketakutan terpancang dari mata dokter Huang.

"Apakah anda takut pada saya, Dokter Huang?" tanya Sadawira dingin. "Anda tentu mendengar kan kepala yang dikirimkan ke Triad Wong?"

Dokter Huang memucat.

"Mungkin anda lupa ya siapa kakak sepupu saya. Yakuza Takara tidak akan menyenggol jika tidak disenggol dan anda sama berdarah nya dengan tiga orang yang sudah ke neraka!" ucap Sadawira dengan tatapan yang mampu membuat semua orang merinding. Celakanya dokter Huang hanya sendirian di ruangannya.

Smirknya itu lhooo...

"Oh tenang saja. Anda mau praktek aneh-aneh disini terserah anda. Tapi harap anda ingat, ini belum berakhir. Jadi jangan salahkan saya atau kakak saya jika terjadi sesuatu... " Sadawira berbalik dan berjalan menuju pintu.

"Kamu mengancam saya, Yustiono?"

Sadawira yang hendak memegang kenop pintu, mengurungkan gerakannya.

"Saya mengancam anda?" Sadawira berbalik. "Semuanya bermula dari keserakahan anda. Mencari untung dan bekerja sama dengan Triad. Membunuh dan mengambil organ tubuh anggota Yakuza Takara. Pikir! Siapa yang memulai? Anda akan aman-aman saja jika tiga orang itu secara bodoh membunuh anggota keluarga Yakuza Takara!"

Dokter Huang memucat apalagi dia melihat Sadawira mendatangi dirinya.

"Jika saja tiga orang itu tidak menyentuh kami, semua praktek harammu akan aman..." Sadawira tersenyum. "Well, salah mereka sendiri membuka kotak Pandora mereka ke kami."

Sadawira lalu berbalik dan berjalan menuju pintu lalu keluar dari ruang kerja dokter Huang.

Dokter paruh baya itu lalu tersenyum smirk karena bisa mendapatkan bukti jika Sadawira mengancam dirinya jadi ijin prakteknya bisa dinon aktifkan. Buru-buru dokter itu membuka folder CCTV di ruang kerja nya dan matanya menatap tidak percaya bahwa semua rekamannya gelap.

"Apa? Kok bisa?" Dokter Huang memeriksa CCTV nya dan tidak menemukan yang mencurigakan. Lalu dirinya kembali lagi ke layar monitor dan melongo karena sudah kembali normal.

"Aaaarrrgghhhh! Brengseeekkk!"

***

Sadawira berjalan menuju motor Ducatinya yang berada di parkiran sambil tersenyum smirk. Aplikasi yang dibuatkan oleh Benjiro Smith yang mampu membuat rusak CCTV di ruangan dokter Huang, dan mampu diaktifkan melalui ponselnya, benar-benar sangat berguna.

"Memangnya aku sebodoh itu? Tidak persiapan? Jangan anggap remeh cicit Abimanyu dan Ghani Giandra..." seringai Sadawira sambil memakai helmnya. Tak lama motor hitam itu pun pergi meninggalkan rumah sakit Highland.

***

Manchester Inggris

Inggrid menatap wajah lelah Jayde yang datang ke kantornya untuk mengajak makan siang. Tapi Inggrid meminta agar mereka makan di ruangannya saja dan dia memesan makanan via online.

"Tenang, ini halal kok Jayde" senyum Inggrid yang melihat pria dingin itu menyandarkan kepalanya di atas sandaran sofa.

"Thanks Grid" jawab Jayde sambil memejamkan matanya.

"Apakah Triad Wong masih mengganggu mu?" tanya Inggrid sembari menyerahkan sekaleng ginger ale dingin.

"Sementara mereka cooling down karena bang Lukie menghajar mereka habis-habisan" jawab Jayde sambil menerima kaleng ginger ale yang langsung membukanya dan meneguknya.

"Apa yang Luke Bianchi lakukan Jayde? Sepulang kamu dari Tokyo, tampak begitu lelah." Inggrid duduk di sebelah Jayde.

Jayde menatap mata biru Inggrid. "Lebih baik kamu tidak usah tahu, Grid. Karena kali itu aku melihat sisi psycho dari seorang Luke Skywalker Takara Bianchi. Jika kamu menyenggol keluarga Takara, hingga membuat pengawal terbaikmu tewas mengenaskan, bang Luke bisa membalas jauh lebih sadis bahkan seratus kali lipat!"

Inggrid memegang tangan Jayde. "Beristirahat lah, Jayde. Kamu sangat sangat butuh istirahat! Bagaimana dengan kedua orangtuamu? Apakah mereka ada di rumah?"

"Nope. Mom dan Dad berlibur ke Bali karena sudah lama tidak ambil cuti lima tahunan dan aku sangat mendukung. Setidaknya aku bisa meminta pengawal Oom David bisa mengawasi mereka dari jauh. Oom Tristan juga sedang ke Finlandia menengok Sari."

"Kesimpulannya kamu sendirian?" tanya Inggrid.

"Yup. Tapi aku tidur di apartemen aku."

"Apakah aman, Jayde?"

"Insyaallah aman." Jayde tersenyum lembut ke arah Inggrid.

Tak lama asisten Inggrid datang membawakan makanan yang dipesannya. "Kita makan dulu Jayde."

"Yup." Jayde lalu membenarkan posisi duduknya dan membantu Inggrid membuka pesanannya. "Nasi Padang? Seriously?"

"Enak kok rendang nya. Aku ketagihan makan ini dan bodo amat lemak ku bertambah lima sentimeter!" cebik Inggrid sembari cemberut.

Jayde tertawa. "Kapan-kapan kalau ke Jakarta, aku ajak ke berbagai macam nasi Padang yang enak!"

"Sama soto Betawi ya?" senyum Inggrid. "Dulu waktu high school kan mommymu pernah buat itu. Aku jadi ketagihan."

"Pokoknya kalau kita bisa liburan bareng, selain kamu mengenal keluarga ku, akan aku ajak wisata kuliner. Dijamin kamu pulang dari Jakarta, pipimu semakin chubby" goda Jayde.

Keduanya lalu mulai makan dan Inggrid melongo melihat Jayde makan dengan tangan sambil lesehan di atas karpet. Melihat bagaimana Jayde begitu menikmati, Inggrid pun ikutan cara makan pria itu setelah mencuci tangannya.

Gadis cantik itu tertegun karena nikmatnya makan nasi Padang dengan tangan itu memiliki sensasi yang berbeda. Ada sesuatu yang membuatnya semakin nikmat dan Jayde tersenyum melihat wajah Inggrid yang sangat enjoy, tidak peduli bisnis outfitnya dari brand Reiss kusut.

***

Tokyo Jepang

Luke menatap layar monitor di ruang IT nya sambil mengikuti perkembangan dari Terry Wong berdasarkan CCTV yang dipasang oleh Sadawira. Dirinya bersama Hidetoshi tampak terkejut ketika dua anak Terry Wong masuk ke ruang rawat inap, menyuruh anak buahnya keluar.

Namun ada satu pengawal yang menolak keluar, hingga membuat Mark dan Gary Wong kesal tapi mereka tidak bisa apa-apa karena masih membutuhkan ayahnya.

"老子怎么不去死?Lǎozi zěnme bù qù sǐ ( kenapa kamu tidak mati saja pak Tua )?" ucap Gary.

Luke menoleh ke arah Hidetoshi. "Aku tidak akan heran jika dua anak Terry Wong, akan membunuh ayahnya sendiri."

"Aku juga Luke."

***

Yuhuuuu Up Malam Yaaaa

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
Sativa Kyu
👍👍👍
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
ada lanjutan nya ga tor? cerita nikahnya wira
Hana Reeves: insyaallah ada
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
bagus ini ceritanya
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝓔𝓵𝓲𝓼Kᵝ⃟ᴸ
keturunan kandung neville jarang yg exis, yg sering exis anak viviane di bbrp novel
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Murti Puji Lestari
vampire pusing ngadepin ponakan yang super pinter dan bar bar... 😅😅😅
Murti Puji Lestari
setuju yang mulia, hamba siap membantu.. 😅
Murti Puji Lestari
yang kenceng mukulnya opa, biar benjol..
Murti Puji Lestari
anaknya pak topan, macam opanya tegas dan sadis...
Murti Puji Lestari
aku aku aku... 😅😅😅
mbak hana bisa dipakai lagi nih visualnya kalau pening nyari yang baru.. 😁😁😁
Murti Puji Lestari
ini lagi vampire dua, ngajak kencan macam mau beli donat... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
wiraaa kamu itu ngajak pacaran apa ngajak bikin tugas, dasar vampire satu..
yang tabah ya chisato.... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
ya ampun ken ken, hebohnya dapat mainan baru... 😂😂😂
Murti Puji Lestari
para polisi hongkong itu nyari perkara bin penyakit..
bikin gegeran jilid 2 ...
Murti Puji Lestari
woaahhh nyari perkara baru mereka...
ngak ada kapoknya meski sudah dikuliti..
Murti Puji Lestari
sesama kampret harus saling tolong ya... 🤣🤣🤣
Murti Puji Lestari
hajar wae luke, hajar alus tapi nampol...
Murti Puji Lestari
woaahhhh makin seru dan menegangkan... 👍👍👍
Murti Puji Lestari
ayooo pak Travis tunjukkan pesonamu....
hajar dan kuliti mereka sampai tuntas...
Murti Puji Lestari
sabar ya pak, aku juga cuma bisa elus dada... 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!