NovelToon NovelToon
Menjadi Istri Jenderal

Menjadi Istri Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Aliansi Pernikahan / Murid Genius / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa / Chicklit
Popularitas:180.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: @lera

Celine seorang mahasiswi yang mandiri, sering ditinggal orang tuanya bekerja ke luar negeri. Suatu hari Celine membaca buku kiriman ibunya yang berjudul "Menjadi Istri Jenderal". Isi cerita yang sedih sedikit mempengaruhi Celine. Pada saat menyentuh dan memperhatikan sovenir buku itu, cahaya putih menyilaukan membungkus Celine.
Celine membuka mata dan bingung karena dia berada di tempat asing. Disana muncul seorang gadis berusia 14 tahun bernama Xixi yang mengaku sebagai pelayan Celine. Akhirnya Celine tersadar bahwa dia telah masuk ke dalam novel "Menjadi Istri Jenderal". Tidak ingin berakhir mati seperti Han Cya Lin, dia mulai berpikir untuk hidup dengan baik meski tidak sesuai alur cerita...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @lera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12. Lima hari sebelum Pernikahan

Suatu hari Xixi berlari tergesa-gesa masuk ke dalam kamar Celine.

"Nona, selir Yun dan putrinya, nona muda kedua ingin menjenguk nona. Mereka tertahan di halaman oleh Yunzhi dan para pengawal Jenderal. Yanzhi sedang berbelanja keluar. Apakah mereka boleh masuk atau diusir saja?" Xixi dengan cemas berkata.

"Nona sudah memerintahkan agar tidak menerima tamu siapapun juga. Tapi mereka malah dengan tidak tahu diri menerobos kemari" Xixi berkata dengan raut wajah kesal.

"Katakan pada mereka, aku sedang istirahat. Aku tidak ingin diganggu dengan kedatangan mereka. Jika mereka memaksa, kalian tahu apa yang harus dilakukan" Celine berkata dengan malas.

'Ini masih pagi, mengapa selir Yun dan Han Lu Yu datang? Aku sedang malas melayani mereka' pikir Celine sambil menguap lagi. Dia berguling dan melanjutkan tidurnya sebentar lagi.

"Baik, nona" Xixi tersenyum dan beranjak pergi melakukan apa yang Celine perintahkan.

Pada masa lalu nona akan gugup dan ketakutan saat mendengar nama nona kedua ataupun selir Yun. Betapa mereka menindas nonanya. Tapi sepertinya sekarang dia tidak perlu takut lagi dengan mereka.

Di gerbang kediaman Celine ~~~~

"Maafkan saya Selir Yun, nona kedua, nona besar sedang istirahat. Tidak bisa menemui Anda" Yunzhi menghalangi selir Yun dan Han Lu Yu masuk sambil membungkuk hormat. Kedua pengawal penjaga gerbang mengarahkan tombaknya masing-masing menutup jalan di depan kedua tamu itu.

Selir Yun dan nona kedua dengan beberapa pelayannya, tertahan di depan gerbang kediaman Celine.

Dengan menggertakkan gigi, Han Lu Yu maju sambil berkacak pinggang. Dia meringis, luka bekas cambukan di punggungnya masih terasa sakit. Maklum saja, belum satu bulan berlalu sejak kejadian pencambukan dirinya (baca bab 5).

"Bagaimana bisa kami tidak boleh masuk? Kami hanya ingin menjenguknya! Sombong sekali dia! Tunggu sampai ayah mendengar pasti dia akan dihukum!" Han Lu Yu marah-marah sambil berkacak pinggang.

Dua Pengawal Jenderal yang menjaga di gerbang tetap mempertahankan posisi mereka. Menghalangi selir Yun dan putrinya masuk.

Tak lama Xixi datang sambil berlari.

"Maafkan saya, Selir Yun, nona kedua. Nona besar sedang beristirahat. Luka-lukanya masih belum sembuh benar dan tabib mengatakan nona besar harus banyak beristirahat. Mohon maaf jika anda dipersilahkan untuk kembali" kata Xixi sambil membungkuk hormat.

"Dia sudah mulai sombong ibu, karena akan jadi istri Jenderal Zhou baru dia berani berlagak. Dulu mana berani dia menolak kita. Coba aku kesana melihat apakah dia masih sakit atau tidak!" Teriakan dan gerakan kasar Han Lu Yu membuat para pengawal waspada.

"Diam Lu Yu. Tidak sopan bertindak demikian di depan pengawal Jenderal!" Selir Yun berkata dengan tenang meski di dalam darahnya sudah mendidih.

"Karena keadaan Lin'er belum sembuh maka kita kembali dulu! Pelayan, berikan sup ginseng penambah kekuatan untuk Lin'er. Aku sengaja membuat khusus untuknya" selir Yun mengutus pelayan memberikan sup yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Katakan pada Lin'er untuk meminumnya selagi hangat" pesan selir Yun berperan sebagai ibu yang baik.

"Terima kasih, Selir Yun. Akan saya sampaikan" Xixi berterima kasih.

Setelah meninggalkan kediaman Celine, pasangan ibu dan anak itu berjalan ke arah kediaman Han Lu Yu. Mereka masuk ke dalam kamar.

"Ibu apa yang harus kita lakukan sekarang? Banyak pengawal Jenderal di sana. Akan semakin susah untuk mencelakai Celine dan merebut posisi permaisuri Jenderal. Ibu kan sudah berjanji akan memberikan posisi itu untukku jika Celine mati" Han Lu Yu merajuk pada ibunya.

"Sabarlah nak, siapa yang tahu keberuntungannya begitu bagus. Bahkan diselamatkan sendiri oleh Jenderal. Ya, pada waktu itu ibu menyewa pembunuh dari Jiangnan. Ibu baru tahu juga bahwa pembunuh itu mengenal Celine dan berniat membunuhnya juga. Cepat atau lambat dia akan terbunuh meskipun bukan oleh kita. Bersabarlah" Senyum muncul di sudut bibir Selir Yun.

Terkenang ingatan ketika dia pergi ke aula Pyohyo. Aula ini merupakan samaran bagi orang-orang yang ingin memesan pembunuh dari Jiangnan. Tempat ini juga adalah wadah pertukaran informasi. Jika kamu memiliki hubungan dekat dengan aula ini dapat dipastikan bahwa masa depanmu cerah.

Sayangnya pemilik tempat ini begitu misterius. Dikabarkan bahwa dia adalah ketua sekte dari Jiangnan yang begitu hebat. Tapi karena mengasingkan diri dari hiruk pikuk dunia, dia memilih mengasingkan diri.

Saat itu selir Yun memakai samaran dan penutup wajah agar tidak mudah dikenali. Dia memesan pembunuh untuk mencelakai Celine bahkan meminta secara khusus melukai wajahnya.

Pihak aula Pyohyo menyanggupinya. Siapa yang tahu jika perintahnya naik menjadi perintah pembunuhan??? Selir Yun yakin bahwa ada pihak tertentu yang juga menginginkan kematian Han Cya Lin.

"Sementara ini bersabarlah dulu, fokuskan pada penyembuhan luka cambuk di punggungmu. Setelah itu baru kita pikirkan langkah selanjutnya" bujuk selir Yun pada putrinya.

"Baik ibu" Han Lu Yu mengangguk dengan sorot mata masih penuh kebencian.

Sementara itu di kamar Celine~

Xixi meletakkan sup dari Selir Yun di atas meja. Celine yang baru saja mandi dan berganti baju mendekati sup dan meletakkan jarum di dalamnya. Perlahan-lahan jarum perak itu mulai menghitam.

Celine menghela nafas "Hhhhhh…. tak bosan-bosannya mereka memakai cara yang sama. Buang dan langsung cuci wadahnya" Perintah Celine terdengar.

"Baik nona" Xixi menjawab. Dia segera melaksanakan perintah Celine. Dalam perjalanan menuju dapur Xixi bertemu dengan Yanzhi dan Yunzhi.

"Apa itu Xixi?" Tanya Yunzhi.

"Makanan dari selir Yun dan nona kedua. Ada racunnya jadi harus dibuang" jawab Xixi.

"Apakah mereka sering melakukannya?" Giliran Yanzhi bertanya.

"Ya, mereka sangat sering melakukannya. Sejak musibah jatuh dari pohon, sekarang nona besar lebih berhati-hati, sehingga tidak mudah lagi bagi mereka untuk mencelakai nona besar" Xixi menjawab puas.

Yunzhi dan Yanzhi saling berpandangan dan sama-sama mengangguk. Mereka harus melaporkan hal ini juga pada Jenderal.

Malam harinya di kediaman Jenderal~~

Sekelebat bayangan hadir di depan sang Jenderal. Bayangan itu tampak melaporkan sesuatu pada Jenderal Zhou. Hal itu membuat wajah Jenderal Zhou tegang dan berkerut.

"Mereka berani menindas wanitaku, tapi pertengkaran kecil seperti itu dia pasti bisa mengatasinya. Jika benar, dia sudah berubah tentunya. Lalu selidiki terus aula Pyohyo. Awasi terus transaksi di sana. Dan katamu berdasarkan kata-kata Xixi hari ini bahwa perubahan calon istriku dimulai tepat setelah dia jatuh dari pohon?" Tanya Jenderal Zhou.

"Benar Tuanku!" Bayangan itu yang ternyata adalah Yanzhi mengangguk hormat.

"Baiklah. Terus lindungi dan ikuti semua pergerakannya" perintah Jenderal Zhou lagi.

" Laksanakan" setelah menjawab pertanyaan Jenderal Zhou, secepat itu pula Yanzhi menghilang.

Jenderal Zhou (setelah ini mari kita sebut dia Zhou Ming/Ming'er/Jenderal Zhou) tersenyum. Dia sangat menantikan hari pernikahannya. Dilanjutkannya membaca dokumen-dokumen kekaisaran yang masih belum selesai hingga larut malam.

1
@lera
bener banget kk, adik Celine lemes bgt mulutnya🤣
C a l l i s t o ®
Tnyta uda setaun. Tahu gitu ga baca dr awal, timbang ga jelas lanjut nggaknya X.x
C a l l i s t o ®
Stdknya berusaha jd angsa dulu jangan mempertahankan rupa anak itik dong 😐
@lera: yahh, semua ada prosesnya kk, bertahap lah,,,😄
total 1 replies
Evi Yana
uda setahun thor, kpan up nya ?
AN
bagus sekali
Anna Rima
d gempur terus
@lera: he em,,,,,kejar setoran jenderalnya,,,,
total 1 replies
Anna Rima
syukurlah
@lera: 😍🤭ehehe
total 1 replies
Anna Rima
lah ceroboh sekli kirain makin waspada malah sama aja donk ga ada perubahan
@lera: namanya juga lalai wkwkwkwk,,,,yah sekali2 kurang waspada kk,,,😁
total 1 replies
Anna Rima
berharap celin melakukan tugasnya yaitu berhubungn intim biar pangeran mahkota makin bucin
@lera: siap laksanakan /Drool/
total 1 replies
Anna Rima
akankah nanti celin balas dendam ma selir" dn ank" ayah nya?? jangan bikin celin lemah thor
@lera: insyaallah Heppy ending kk,,,,wkwkwk
total 1 replies
Anna Rima
wah kirain tangguh cewek nya
@lera: banyak akal doang ceritanya kk MC nya,,,,,kalo kekuatan fisik (silat) g terlalu biasa aja,,,,ngandelin suami n pengawal suaminya kk,😁
total 1 replies
Anna Rima
wah bagus tuh mimpiny d kejar" ular warna emas lg ...kata orang tua dl memang seperti itu klu d kejar ular dpt jodoh😁
@lera: bener banget kk🤭👍
total 1 replies
Wanda Wanda i
apa kabar topengnya udah d buka apa belum thor
Wanda Wanda i
next
Wanda Wanda i
😂😂😂 baru sgitu dah Bucin nih pangeran
@lera: senangnya kalo dibucinin sampe segitunya kan kk🤣🤣🤣🤭😍
total 1 replies
Wanda Wanda i
lanjut
Wanda Wanda i
kereeen
@lera: thx kk😍
total 1 replies
Wanda Wanda i
like like like
Wanda Wanda i
good mans
@lera: thanks kk😍
total 1 replies
Wanda Wanda i
lemes amat tuh mulut y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!