NovelToon NovelToon
Cantiknya selir MAFIA

Cantiknya selir MAFIA

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Tamat
Popularitas:139.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ayumi

Alexandria Rigest tidak menyangka akan terjebak di antara baku tembak pendemo Sebagai jurnalis dia ingin mengupas tuntas sisi gelap prilaku oknum-oknum yang duduk di parlemen. Ketika terjadi demo serta baku tembak di salah satu gedung pemerintah, Alexa ikut terjaring. Dia sendiri diculik oleh beberapa orang yang berpakaian hitam- hitam dan disekap di ruangan bawah tanah. Alvaro Ady Mema, itu nama bos gangster yang menculiknya. Kehidupan Alexa di manipulasi dan Alexa menjadi budak nafsu Alvaro yang terkenal kejam tidak punya prikemanusiaan. Bisakah Alexa lepas dari cengkraman Alvaro? atau dia malah jatuh cinta kepada bos mafia itu?

****

Hallo readers yang selama ini sudah support aku, mampir ya...
jangan lupa kasi like, gift, vote dan favorit. Trimakasih....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DIFITNAH

Alexa membuka matanya dengan malas. Dia mendengar suara-suara memanggil namanya, dan suara hiruk pikuk di luar. Namun dia mengabaikan suara-suara itu, sama seperti dia mengabaikan rasa kantuk yang terus menyerangnya.

Gadis itu tetap berbaring di sofa dan berkonsentrasi pada suara jeritan wanita. Ada apakah, suara memilukan. Setelah suara ribut itu reda Alexa melanjutkan tidurnya kembali.

Mungkin karena telinganya sudah terlatih, mendengar suara langkah mendekat, mata Alexa tiba-tiba terbuka. Dia kaget melihat wajah Alvaro bermandikan keringat. Sontak dia duduk.

"Kau kenapa berkeringat, habis ML dengan Maria?" tanya Alexa sinis.

"Aku belum mandi, ayo kita mandi." ajak Alvaro datar tanpa mengindahkan pertanyaan Alexa.

"Aku mau kembali ke kamar.ku." sahut Alexa sambil menguap.

"Tidak usah ke kamar, kau mandi disini saja. Di belakang ada kamar mandi."

Alvaro menarik tangan Alexa dan mengajaknya ke kamar rahasia. Dibalik dinding ternyata ada kamar mewah, sekaligus ada kamar mandinya. Seperti kamar hotel.

"Kamu wanita satu-satunya yang aku ajak masuk kesini." kata Alvaro menatap Alexa.

"Karena apa, jangan katakan kau akan membunuhku dengan air panas di bathtub."

"Aku akan menghukum kau karena berani menipuku. Kau mengganti posisi dengan Mika. Tadi malam kau menyuruh Maria menggantikanmu. Jika pelayan lain aku sudah buang kau ke kolam jacuzzi supaya kau tersengat listrik."

Alexa terdiam, dia mengkerutkan keningnya pura-pura berpikir, sejatinya matanya melirik ke tulisan brankas yang menempel di tembok.

"Terus kau akan menghukum aku dengan apa,?"

"Aku akan memperkosamu dan mengurung kau disini."

"Sungguh sadis diluar kemampuanku."

"Dreetttt...dreetttt..dreeetttt..."

Suara ponsel Alvaro menyalak hebat. Alexa memilih menuju kamar mandi dan membersihkan diri. Kamar mandinya tidak begitu luas, 5x5 meter persegi. Sangat bersih layaknya di hotel.

Alexa cepat-cepat mandi takut kalau Alvaro nyelonong masuk. Selesai mandi dia menuju walk in closet. Dia heran, kapan Alvaro memindahkan pakaian wanita seukurannya kesini. Jangan- jangan memang disini tempat Alvaro menyiksa pelayan wanita.

Alexa keluar sudah rapi, dia melihat Alvaro masih menerima telepon. Alexa mau keluar kamar tapi Alvaro menarik tangannya.

"Mama mau datang, aku akan menjemputnya. Kau jangan sampai keluar dari sini."

"Apakah kau masih punya mama dan papa?"

"Papa sudah meninggal, mama masih hidup."

"Mau apa mamamu kesini?"

"Dia menyuruh aku menikah, dan memberi jodoh dari dunia gelap. Anak temannya. Pernikahan bisnis."

"Baguslah, mamamu benar, dunia gelap atau gangster mafia harus berkembang biak memrnuhi dunia."

"Kau seolah cemburu, selalu ingin menghalangiku dengan setiap ada wanita. Maria kau cemburuin, sampai dia putus asa membawaku ke kamar kau. Kau marah-marah mengancam Maria dan lari kesini. Kau parah."

"Alvaro, aku orang yang tidak senang membela diri. Terserah apa kata Maria aku akan tetap hidup dalam posisiku, jangan kalian usik. Kau mengatakan aku menfitnah tidak masalah."

"Kau tahu ada dimana, dengan siapa kau berhadapan. Kau belum bertemu dengan calon istriku, kau akan hancur tanpa sempat bernafas."

Alexa menjebikan bibirnya mendengar semua itu. Apa pedulinya dengan tingkah mereka, dia tetap harus fokus pada tujuannya. Alvaro terlalu sombong, dia sangat menginginkan bisa menembak jantung Alvaro tepat di dadanya.

"Hati-hati saja kau bersiksp disini, kau bukan siapa-siapa, aku hanya menunggu penjelasanmu tentang diriku, sampai dimana kau tahu."

"Aku akan menjelaskan dan setelah itu kau lepaskan aku atau kau tembak jantungku."

"Aku tidak mungkin melepaskan kau, aku pilih membunuh kau."

"Aku adalah jurnalis ambisius, setiap ada tokoh yang sewenang-wenang aku ingin tahu, mengulik kehidupan pribadinya. Apalagi hidupnya banyak masalah sepertimu."

"Jadi kau ingin tahu kehidupanku?"

"Sekarang aku sudah tahu, jadi kau tidak usah susah payah bercerita lagi."

Suara bell mengagetkan Alexa. Alvaro membuka pintu rahasia dan keluar.

Ntah apa yang di lakukan Alvaro di luar kamar, Alexa tidak mau peduli. Dia duduk menatap sekeliling ruangan, tanpa tahu apa yang harus dia lakukan Dia lebih baik menjadi pelayan, bisa bebas di luar daripada di sekap disini.

"Aku mau ke bandara menjemput mama, jika mama disini tolong bersikap baiklah."

"Buat apa bersikap baik, aku tawanan. Aku akan mati juga."

"Bandel, kau memang sulit diajak kerja sama." ketus suara Alvaro.

"Makanlah, setelah itu kau bisa nonton film, tidur-tiduran dan baca buku."

Alvaro mengajak Alexa sarapan. Ada sandwich, susu dan dessert box. Mata Alvaro tidak bisa lepas dari wajah cantik Alexa. Nyawa gadis sekarang berada di telapak tangannya. Ingin dia melindunginya, tapi Alexa selalu bikin kesal sekaligus ngangenin.

Gadis itu banyak akalnya, bisa- bisanya dia ketipu. Berarti Alexa belum pernah dia bobol, karena waktu ini Mika yang menggantikan. Awas saja kau Alexa.

"Makan yang banyak supaya empuk jika di peluk." kata Alvaro menggoda.

"Aku sudah selesai, apa kau lama di bandara?"

"Tidak begitu lama, kau minta apa? Kau harus masuk ke kamar. Bawa dessert nya kedalam. Di dalam kau bisa baca buku atau nonton film."

Senyum Alexa mendadak hilang ketika Alvaro memberi banyak larangan yang harus dia taati.

"Aku tawanan, tidak usah banyak larangan. Kau sudah menyekapku disini." protes Alexa kesel.

"Aku mau berangkat." kata Alvaro memeluk Alexa dan menciumnya.

"Kalau dekat denganmu malas keluar, inginnya memelukmu saja."

"Pergi kau, ingat kita bermusuhan." tolak Alexa. Bukannya Alvaro melepas kan Alexa, dia malah semakin erat memeluk Alexa.

Alvaro mendorong Alexa ke ranjang, dia menindihnya. ******* bibir Alexa yang ranum dengan rakus. Tangan Alvaro sudah mulai nakal menyelusup ke balik baju Alexa. Untunglah ponsel Alvaro bergetar, membuat pria itu menghentikan perbuatannya.

"Aku berangkat...." kata Alvaro mengecup bibir Alexa.

Marchel yang menunggu di depan kamar tersenyum pahit ketika alvaro memperbaiki pakaiannya yang acak- acakan.

"Kita akan ngebut di jalanan, nyonya sudah menunggu di Polaris bandara." kata Marchel berdiri.

"Wanita itu seperti kue lapis, semakin di kupas semakin legit."

"Jangan sampai Tuan jatuh cinta kepada nona Alexa, Mama Tuan akan marah. Tuan harus menikah dengan Margareta, putri Tuan Alfredo yang sudah menolong bisnis keluarga Tuan. Nona Margareta juga cantik dan berkelas."

"Margareta bukanlah calon istri, dia seperti teman tapi mesra. Kami melakukan hubungan suka sama suka. Dan tidak terikat cinta, dia bebas dengan laki-laki lain dan akupun begitu."

"Setelah Tuan menikah akan terjadi perubahan perasaan yang lebih mengikat. Saya doakan semoga Tuan langgeng."

"Khotbahmu membuat aku curiga. Kau jangan menggoda Alexa, walaupun aku telah menikah Alexa tetap milikku."

"Tidak jadi dibunuh, perjanjiannya begitu, daripada dia mengganggu pikiran Tuan.."

"Masa bodoh, pakai saja pelayan atau pengawal, dia pintar bela." kata Alvaro naik ke mobil.

****

.,

1
Nah
kok udh tamat aja sii thorrr lanjutin dong
Nah
Baguuusss bngttt
Muftia Arisanti Muftia Arisanti
damt..autur sengaja ora coment amergo saking tegang menghayati..lakon yg kau buat lakok..wayahe ketemuan alvaro alexa TAMAT..oh...kau kau..uuhhh..💓💓💓😔✌🙏🙏🙏
ayumi: tq kak udah mampir
total 1 replies
Uchi Hafiz
lanjut
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
katanya mau membunuh tapi malah nyosor aja kayak soang lo alvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
betul alexa....lawan terus sialvaro
💞🍀ᴮᵁᴺᴰᴬRiyura🌾🏘⃝Aⁿᵘ
memang kamu kira semua wanita akan selalu bertekuk lutut dan pasrah dibawah kungkunganmu alavaro omes
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
marcel cari2 kesempatan dalam kesempitan nih
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
alhamdulilah alexa bisa kabur
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
ternyata berat juga masa lalu nya alexa.makanya sekarang dia jd lebih berhati2
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
si margareta suka ganti2 cowok nih kaya ga puas sama 1 cowok aja.baek tar kena penyakit baru tau rasa
@𝕬𝖋⃟⃟⃟⃟🌺Idha
boss mafia koq galau gara2 cinta 🤪🤪🤪
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎ˢ⍣⃟ₛ🦁
semoga Alexa baik baik saja
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎ˢ⍣⃟ₛ🦁
mirisnya bila kehidupan seperti itu beneran ada di depan kita 🙄
ℛᵉˣ🍾⃝ɴͩᴀᷞᴜͧғᷠᴀᷧʟ🤎ˢ⍣⃟ₛ🦁
astaga kejam amat 🙄 meskipun pelayan mereka juga manusia
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
jangan suka meremehkan wanita ketika dia bertindak habislah sudah.. Robertus pun mati
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
Alexa manecintai Alvaro pasti tidak tegak membunuhnya
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
bengek pake raba2 daerah sekwilda ya?? takut ditaruh sana itu senjata
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
kenapa ga terus terang kalo sama2 mencintai ya.. digenjot mulu perasaan 🤣
🔥⃞⃟ˢᶠᶻ🦂⃟ᴘɪᷤᴘᷤɪᷫᴛR⃟️𝕸y💞hiat
siapa laki2 itu, semoga Alexa baik2 aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!