NovelToon NovelToon
ELLEONA

ELLEONA

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Manusia Serigala / Thriller / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:257.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: ptrmyllln

Cerita ini merupakan cerita fantasi yang berunsur kisah manusia serigala di dalamnya. Mengisahkan seorang wanita bernama Elleona yang hidupnya selalu menemui masalah, dari pack tempat tinggalnya hancur, keluarganya habis di serang, ia di-reject mate-nya sendiri, hingga masalah-masalah yang selalu saja ia temui seakan kebahagiaan enggan untuk menghampiri.

Lalu, apakah Elleona akan berakhir bahagia?

atau

Elleona tidak akan pernah bahagia hingga akhir hidupnya?

Silahkan baca novel gratis ini dengan perlahan. Akan bosan di awal dan semoga tidak di akhir, selamat membaca :)


Salam kenal,
ptrmyllln

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ptrmyllln, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ELLEONA 12

Dia membuka mata saat merasakan semilir angin menerpa wajahnya.

Ia terbangun di bawah pohon yang sangat rindang dengan rerumputan hijau nan segar yang membentang seluruh permukaan tanah tempat itu. Sangat menakjubkan! Rasanya ia tidak pernah menemukan tempat seperti ini.

Ia bangun, kemudian kakinya melangkah membawanya menuju ke sebuah tentanaman bunga yang tumbuh dan bermekaran dengan subur serta tak lupa juga ia menghirup aroma khas yang dikeluarkan oleh bermacam macam bunga tersebut.

Di sini, ia juga melihat air yang terjun dari ketinggian yang semakin memperindah tempat ini. Ia merasa benar benar berada di surga sekarang.

Ia terus menikmati pemandangan yang indah ini. Matanya menangkap sebuah objek yang membuatnya penasaran. Sebuah ayunan kayu dengan tali yang terbuat dari tumbuhan yang hidup dan ditumbuhi bunga berwarna putih.

Dia mendekati ayunan itu kemudian menaiki dan mengayunnya pelan. Ia menikmati setiap angin yang menerpa kulit wajahnya. Hingga suara seorang wanita hingga menghentikan kegiatannya.

"Bukankah ini pemandangan yang sangat indah?" tanya wanita itu, gadis itu menoleh ia mendapati seorang wanita tersenyum padanya. Wanita itu semakin mendekat ke arah ayunan dimana gadis itu berada.

"Ah ya. Ini sangat menakjubkan! Kuharap aku bisa tinggal di sini," ucapnya dengan binar mata yang cerah. Wanita itu tersenyum melihatnya.

Gadis itu mencermati dengan teliti wajah cantik bak dewi di hadapannya ini. Wanita itu memakai gaun putih panjang sehingga menyapu rumput rumput yang ada di sana. Ia memiliki rambut nan panjang berwarna hitam yang dihiasi bunga yang hidup bermekaran di kepalanya. Tidak lupa wanita itu juga memakai sebuah tiara yang sangat indah dengan bentuk bulan sabit berwarna perak, bulan itu seperti bercahaya.

Tunggu!

Bulan?

Mahkota bulan?

Astaga! BULAN?

"Hormat saya Dewi," gadis itu berlutut menghormati sang Dewi Bulan. Ya! Dewi Bulan, Moon Goddess, pencipta bangsa werewolf.

Moon Goddess tersenyum lembut kepada gadis yang berlutut di hadapannya ini.

"Kau tidak bisa lama di sini, Sayang."

Ucapan Moon Goddess itu membuat dahi gadis itu mengkerut.

"Kenapa?" tanyanya lagi.

"Karena masih ada yang menunggumu di sana," ucap Moon Goddess dengan senyum tak pernah pudar yang membuat sang Dewi makin terlihat sangat cantik.

Gadis itu masih kebingungan mendengar ucapan sang Dewi.

Orang yang menungguku?

Siapa?

Mateku?

Gadis itu tersenyum kecut, bukankah ia tidak memiliki mate lagi?

Jadi, siapa orang itu?

Lagi lagi Moon Goddess tersenyum. "Pulanglah. Dan temukan jawaban dari pertanyaanmu,"

"Tapi hamba ingin di sini, tidak ada yang membuat saya pulang," ucap gadis itu tertunduk lesu. Ia ingin pulang, tapi kepada siapa? Rumahnya sudah hancur bersamaan dengan hatinya.

"Elleona Zhu Parker, kau harus segera pulang, Sayang," ujar Moon Goddess lembut.

"Tapi--"

Gelap

Pandangan Elleona menjadi gelap.

Namun sedetik kemudian sebuah cahaya langsung berebut masuk ke dalam retinanya. Elle ngerjapkan matanya guna menyesuaikan cahaya yang masuk ke dalam retina itu.

"Kau sudah sadar?" sebuah suara lembut yang mengalun merdu di telinganya itu terasa sangat familiar.

"Nyo-nyonya?" ucap gadis itu lemah sambil berusaha bangun. Ia ingat wanita ini, Nyonya Vallery yang kemarin sempat ia temui.

"Jangan bangun dulu. Tubuhmu masih lemah, sayang. Minumlah dulu," ucap Vallery lembut. Berbeda saat pertemuan pertama mereka.

"Thterima kasih. Sa-saya di mana?" tanya Elle saat melihat di sekelilingnya.

Sebenarnya ia tau bahwa sekarang dia berada di rumah sakit. Siapa yang tidak tau dengan ruangan dengan warna yang mendominasi adalah putih? Serta dengan bau obat obatan yang sangat menyengat ini? Pastinya semua tau bahwa itu adalah rumah sakit. Hanya saja Elle tak mengetahui rumah sakit di mana ini.

"Rumah sakit di pack saya, Elle."

"Berapa lama aku tak sadarkan diri?"

"Dua minggu. Selama dua minggu kau tidak sadarkan diri," sahut seseorang lain.

Elle membelalakkan matanya.

Dua minggu? Itu waktu yang sangat lama! batin Elle.

Ia mengedarkan pandangannya. Siapa yang berbicara itu? batinnya lagi.

"Aku," ucap seseorang yang baru masuk ke dalam ruangan Elle.

Elle terkejut.

"Dan akulah yang membawamu ke sini, agar tidak bunuh diri di sana," katanya lagi.

"A-aku tidak bunuh diri," elak Elle. Ia menunduk malu. "T-tapi bukankah di sana tidak ada siapapun?"

Gadis itu mendekat. Wajahnya sangat cantik dengan kulit putih, badan semampai, rambut lurus panjang dengan warna hitam legam, mata sipit dan jika ia tersenyum maka hanya ada garis lurus dimatanya, hidung mungil tapi mancung, juga bibir mungil yang berwarna pink itu membuat Elle sangat iri dengan kecantikan wanita itu. Jika wajahnya secantik gadis itu pasti matenya tidak akan me-rejectnya. Elle tersenyum miris dengan nasibnya itu.

"Tidak Elle, kau cantik. Hanya saja orang itu memandang dirimu dengan mata tertutup. Makanya dia tidak bisa melihat kecantikan dirimu," spontan Elle menoleh ke gadis itu.

Apakah dia bisa membaca fikiran?

Bagaimana dia tau namaku?

Gadis itu terkekeh. "Ya Elle. Aku bisa,"

"Aku pun sudah mendengar ceritamu, dari ibu," gadis itu memandang ibunya.

"Ibu?"

"Dia adalah anakku, Raina."

"Namaku Raina Derby Johnson," ucap Raina menjabat tangan Elle

Elle membalas jabatan tangan Raina dengan gemetar.

"E-Elleona Zhu Parker,"

"Ma maaf Nona. Saya te-telah merepotkan, Anda. Maaf Luna, sa-saya ... " ucap Elle terbata. Sungguh ia sangat takut dengan orang baru seperti ini.

Bagaimana jika aku disiksa lagi?

Bagaimana jika-- Arggh Lea bantu aku hiks ...

"Jangan berfikiran seperti itu, aku bukanlah majikanmu hingga kau memanggilku Nona, aku sudah menetapkan bahwa kita berteman," ucap Raina.

"Saya tidak pantas--"

"Kau tidak mau berteman denganku?" tanya Raina sendu.

"Bu-bukan seperti itu. Hanya saja ... hanya saja aku merasa tak pantas berteman denganmu," Elle memelankan kalimat terakhirnya.

"Siapa yang mengatakan kau tak pantas berteman denganku? Kau adalah temanku, meskipun kau tidak mau berteman denganku!" ucap Raina tegas.

Elle tersenyum kecil mendengar pemaksaan yang diberikan wanita itu. "Baiklah kita berteman,"

"Kau cantik jika tersenyum, sayang," ujar Vallery-- ibu Raina

Elle terdiam, pipinya bersemu. "Anda lebih cantik, Nyonya--"

"Ibu. Panggil saja aku Ibu, seperti Raina," ucap Vallery memotong ucapan Elle.

Elleona ingin membantah namun lagi-lagi Vallery memotong ucapan Elle.

"Aku tidak suka dibantah," potong Vallery bernada yang datar.

Elle tertunduk. "Ba-baik I-ibu,"

Vallery mengusap kepala Elle sayang. Elle yang di perlakukan seperti itu merasa sangat nyaman. Ia merasa sosok ibunya telah kembali. Tanpa sadar air matanya mengalir

"Kenapa menangis?" tanya Vellery sambil mengusap air mata Elle. Entah mengapa Vallery merasa nyaman berada di samping Elle. Padahal dia sangat anti dengan orang baru. Tetapi tidak dengan Elle, malah ia menganggap Elle adalah anaknya sendiri.

Raina yang mengetahui apa yang difikiran ibunya itu tersenyum. Bukan hanya ibunya yang merasa nyaman, dia juga. Sama seperti ibunya Raina juga sangat anti dengan orang asing. Entah mengapa nalurinya datang begitu saja mendengar suara auman memilukan milik serigala Elle.

"Aku ... aku hanya rindu orang tuaku," ucapnya

Vallery menarik Elle kedalam pelukannya. "Aku sekarang adalah ibumu. Jangan bersedih lagi," ucap Vallery sambil memurus pundak Elle.

Raina yang melihat itupun terharu. Ia mendekati Elle dan ibunya. Raina pun memeluk keduanya

"Kita berkeluarga Elle," ucap Raina tersenyum hangat kepada Elle.

Elle pun membalas senyuman ibu dan anak itu hingga lesung pipinya terlihat, membuat wajah Elle sangat manis

Tok tok tok

"Masuk!" ucap Vallery dengan nada dinginnya

"Maaf Luna, Nona telah mengganggu waktu kalian, saya hanya ingin memberi tahu bahwa Alpha Revanio sudah kembali," 

1
Nana
Gao weiguang🔥❤️
Arika Nur Mayasari
ini udah selesai kah kak?
si kecil nikkey
thor bisa gk ubah visual nya dg orang eropa?
Aulia riani Putri wiguna
keren
Laici Guru
mandhepp dhooorrr...
Kustri
Msh bingung dgn kata g ada arti'a,,
Kustri
Msh byk kata yg g mudeng, ky derryx itu siapa?? Apa org lain yg setubuh dgn alex??
Kustri
Nyimak dl

Hrs'a ada keterangan dlm kurung apa itu pack, mate, alpa, rougu dll,,, bikin bingung di awal bc..

Cb lanjut lg..
Hanny Clarista
nyesel bacanya ternyata sad ending ahh coba aja gk dibaca gak akan se sakit ini ahhh amat sangat kecewa karna sad ending
Hanny Clarista
aku amat sangat gak rela kehidupan Elle harus berakhir tanpa kebahagiaan seakan kesialan kesedihan, kemalangan selalu melingkupinya
Hanny Clarista
pengen nyantet si emilli ini dia yang ninggalin dia juga yang maksa harusnya klo dia emang cinta setelah menyakiti revanio dia harusnya relakan revanio bahagia bersama dengan cintanya yang abru heran egois dan juga Alexander bang*s** itu dia yang me reject Elle sekarang jadi penghalang kebahagiaan Elle makantu jilat ludah sendiri tapi seneng aja dia dah mati ditangan elle tinggal si duyung jalang itu yang harusnya mati sia yang berbuat adiknya yang dihukum
Hanny Clarista
kapan bahagianya elleona sedih sampe nangis bacanya seakan diriku ini merasakan kesedihan dari elle
Hanny Clarista
sumpah sejauh saya membaca saya amat sangat sedih seakan gak terima gitu akan nasib elleona sakit aja hati ini bacanya seakan mengutuk takdir yang mempermainkannya dan amat sangat di sayangkan Thor klo ini sad ending saya gak terima
Wakhidah Dani
berarti bukan cuman manusia aja yg playboy,werewolf juga
Wakhidah Dani
absen dulu 🖐️
cungkring
huaaaa sad ending banget. sakit thor. nangis banget nih.
PECINTA CEO
Ya allah ending nya mengalahkan romeo juliet ,sedih nya itu lho thor🤧😭😭😭😭😭
12345
Thor ada rencana buat cerita lagi ga tentang kehidupan elleona sama revenio dikehidupan selanjutnya?
12345: buat bahagia Thor, kesian
total 2 replies
💖SEKAR💖
Rencananya abis ini mau baca lagi dari awal tapi........end nya membuatku droooooooppppppp😰😰😰😰😰😰😰
Syerina Lee
😩keciwa..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!