NovelToon NovelToon
Sistem Keuntungan Usaha

Sistem Keuntungan Usaha

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

Setelah lelah menjalani hidup yang penuh kegagalan, Arga memutuskan berhenti dari pekerjaannya. Namun, ironisnya ia tewas.

Saat membuka mata, ia kembali ke masa SMA, titik awal kehidupan buruknya. Bedanya, kini ia memperoleh Sistem Keuntungan Usaha yang membuat setiap bisnis yang berhasil memberinya hadiah melimpah.

Di kehidupan kedua ini, Arga bertekad mengubah nasib dan membangun kerajaan bisnisnya sejak masih berseragam sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29: Pembalasan (1)

Sebelum mematikan ponselnya untuk tidur, Arga membuka salah satu aplikasi belanja daring.

Sebuah ide balas dendam yang sangat gila mendadak melintas di kepalanya.

Ia mencari sebuah toko khusus yang menjual produk-produk herbal dan kimia dewasa impor.

​Ia menemukan satu produk: sebuah obat perangsang cair cair tanpa rasa dan bau yang memiliki efek halusinasi tingkat tinggi jika dosisnya dilebihkan.

Harganya cukup mahal, namun bagi Arga itu bukan masalah.

Ia langsung melakukan pembayaran dan memilih layanan pengiriman kilat agar barang tersebut sampai dalam waktu dua hari.

​Arga tersenyum licik menatap layar konfirmasi pesanannya. "Kita lihat seberapa kuat kamu menahan ini, Kakakku sayang." Setelah itu, ia mematikan lampu kamar dan langsung tertidur lelap.

​Selama sisa hari masa skors dari sekolah, Arga benar-benar memanfaatkan waktunya dengan sangat bebas.

Ia tidak memikirkan tugas-tugas sekolah yang menumpuk di ponselnya. Hari-harinya diisi dengan kegiatan santai yang produktif.

​Setiap pagi, ia datang ke bengkel Bang Jaya untuk membantu memperbaiki motor para pelanggan.

Pendapatannya dari bengkel terus mengalir, dan otomatis sistemnya selalu melipatgandakan uang tersebut masuk ke rekeningnya.

Tiara juga sesekali datang pada sore hari untuk belajar bersamanya, membuat suasana bengkel menjadi tidak membosankan.

Arga juga menyempatkan diri untuk memantau pergerakan investasinya yang perlahan-lahan mulai menunjukkan grafik hijau.

​Hingga akhirnya, hari kelima masa skors pun selesai. Esok hari, ia sudah harus kembali menginjakkan kaki di sekolah.

​Sore itu, saat Arga sedang bersiap-siap untuk pulang dari bengkel, sebuah paket kecil terbungkus rapi tiba di alamat rumahnya yang diantarkan oleh kurir.

Arga menerima paket tersebut dengan senyuman penuh arti.

Begitu tiba di kamar, ia langsung membuka bungkusnya.

Di dalamnya terdapat sebuah botol kecil berisi cairan bening.

Obat aneh yang ia pesan lima hari lalu akhirnya sampai.

​Malam harinya di rumah keluarga Wijaya. Suasana rumah tampak sepi karena Bramantyo dan Ratih sedang ada acara makan malam di luar bersama rekan bisnis mereka.

Di rumah hanya ada Devan, Gavin, dan Arga.

​Arga berjalan ke arah dapur. Ia melihat Devan sedang duduk di meja makan sambil bermain ponsel dengan wajah masam, mungkin masih stres karena rencana penyergapannya gagal total dan kehilangan satu ponsel anak buahnya.

Di atas meja, terdapat satu gelas besar berisi jus jeruk dingin milik Devan yang belum sempat diminum.

​Melihat kesempatan emas itu, Arga sengaja berjalan mendekat sambil membawa gelas kosong, berpura-pura ingin mengambil air putih dari dispenser yang posisinya tepat di sebelah meja makan.

​Saat Devan mendongak dan menatapnya dengan pandangan penuh permusuhan, Arga sengaja memicu emosi kakaknya itu. "Kenapa mukamu kusut begitu? Gagal balapan liar ya kemarin? Atau ada barang berharga yang hilang?" ledek Arga dengan nada santai.

​"Bukan urusanmu, anak haram! Pergi sana, gak usah sok asyik didepanku!" bentak Devan ketus.

Ia berdiri dari kursinya dengan emosi, lalu berjalan cepat menuju kamar mandi lantai bawah untuk mencuci mukanya yang terasa panas karena emosi.

​Begitu punggung Devan menghilang di balik pintu kamar mandi, Arga langsung bergerak secepat kilat.

Ia merogoh botol kecil dari sakunya, membuka tutupnya, dan meneteskan hampir setengah isi cairan obat perangsang dosis tinggi tersebut ke dalam gelas jus jeruk milik Devan.

Ia mengaduknya cepat menggunakan sedotan hingga cairan bening itu menyatu sempurna tanpa mengubah warna maupun aroma jus.

Setelah selesai, Arga kembali berdiri di depan dispenser seolah tidak terjadi apa-apa.

​Beberapa saat kemudian, Devan keluar dari kamar mandi dengan wajah basah.

Ia menatap Arga yang masih ada di sana dengan pandangan sinis, lalu kembali duduk di kursi meja makan.

Tanpa curiga sedikit pun, Devan langsung menyambar gelas jus jeruknya dan meminumnya hingga tandas setengah gelas untuk meredakan rasa haus dan emosinya.

​Arga yang melihat hal itu hanya tersenyum tipis, lalu melangkah pergi kembali ke kamarnya di lantai atas tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

​Efek obat tersebut ternyata bekerja jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.

Hanya butuh waktu sekitar dua puluh menit bagi zat kimia tersebut untuk meresap ke dalam aliran darah Devan dan mulai memengaruhi saraf otaknya.

​Di dalam kamarnya, Devan mendadak merasakan suhu tubuhnya meningkat drastis.

Jantungnya berdegup sangat kencang, dan seluruh badannya mulai dibanjiri keringat dingin.

Efek halusinasi dari dosis berlebih yang diberikan Arga mulai mengambil alih kesadaran penuhnya.

Pandangan matanya kabur, dan ia mulai melihat bayangan-bayangan aneh di sekeliling kamarnya.

1
Raka Ar
sempurna 🌟
Sistem one: Terima kasih banyak😍😍😍👍pantengin terus kak
total 1 replies
Jujun Adnin
lemah
GHEAN RAKHENZA
g seru
Sistem one: Thank you kak👍
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Jujun Adnin
uang nya di buang terus
Sistem one: hehe, nanti di tabung kak/Smile/🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lanjut
Sistem one: siapp kak🙏
total 1 replies
Jujun Adnin
lagi
Jujun Adnin
ok
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣ngadepin orang kayak mereka emang harus licik🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: mantap👍
total 2 replies
Jujun Adnin
up yang banyak
Jujun Adnin
lanjut
Zzzz: 🥳/Coffee/
total 1 replies
Gege
yoklaah Arga... putar balikkan keadaan dengan sistem milikmuuh..🤣🤭 cari Luna di laut siapa tau bikin restoran lagi..😄🤭
Sistem one: gak ada si dugong Luna di sini wkwk😂
total 1 replies
Gege
ada duyungnya engga ini Thor.. itu duyung belom di temukan lagi kah Thor..
Sistem one: sudah tamat kok yang duyung wkwk. sudah ketemu lagi di Bab bonus.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!