NovelToon NovelToon
Milik Wanita Lain

Milik Wanita Lain

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Tika Liesmana

Dalam tahap revisi!

Semua manusia memiliki masa kelamnya sendiri. Semua manusia pernah mengalami perang dengan batinnya sendiri. Tidak semuanya sesempurna dan seindah apa yang kalian pikirkan. Karena kesempurnaan hanya milik para pencipta-Nya.

Jika menurut kalian sebuah pernikahan adalah jalan keluar bagi kegalauan hidup. Maka kalian salah. Justru pernikahan adalah awal dari kehidupan yang sebenarnya.

©Copyright 2019/2020
Point of View 1 All-knowing
@bossytika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Liesmana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 12

Selamat membaca ...

——————————

Tika POV.

Aku sengaja menanyakan tentang wanita tadi yang asyik mengobrol dengan Max, agar Lisa dapat mendengar jawaban dari Max secara langsung. Agar moodnya kembali ceria lagi, tidak seperti tadi. Tapi jujur saja, hal ini membuatku benar-benar penasaran, mengapa Lisa bisa menyukai Max? Apa yang istimewa dari diri Max?

Diam-diam aku memerhatikan mereka berdua dari posisiku duduk secara bergantian. Lalu secara tiba-tiba sebuah ide kembali terlintas, ide jahil untuk Lisa. Aku segera mengetikkan sesuatu pada sebuah pesan singkat, yang aku tujukan pada seseorang. Ya, seorang lelaki yang sedang mendekatiku dan sudah aku tolak cintanya.

Sebenarnya aku sengaja menghubunginya, sekalian ingin tahu saja, apakah lelaki ini tetap mau berteman denganku setelah aku menolaknya? Entahlah, kita lihat saja nanti. Jika lelaki ini membalas chatku, artinya dia masih mau dekat dengan wanita yang sudah menolaknya.

Aku bukan menolaknya tanpa alasan, hanya saja aku takut, jika harus menerimanya kemudian terlanjur jatuh hati. Sedangkan aku sudah bertekat untuk segera keluar dari kota ini dan kuliah di Malang. Masa iya harus long distance relationship? No! Aku tidak mau itu.

Sudah aku kirimkan beberapa pesan untuk lelaki itu sebagai pembuka, awal perbincangan dalam chat. Kemudian aku tekan tombol kunci layar pada ponselku dan mulai menjalankan rencanaku.

“Max! Kita ke mall dulu yuks. Aku mau beli jepit rambut,” rengekku sambil menggoyang-goyangkan bahunya.

Dia terkejut dengan seranganku itu lalu berdecak kesal. Aku tahu, Max tidak mungkin akan marah ataupun membentakku jika ada orang lain yang sedang bersama kami.

Max hanya menjawab ajakanku dengan menganggukkan kepalanya. Lalu segera memutar balikkan arah tujuan mobilnya menuju ke pusat kota. Dan aku kembali duduk dengan santai sambil melayangkan pandanganku untuk melihat-lihat sisi jalanan.

Setibanya mobil Max berbelok, memasuki wilayah parkir dari sebuah mall besar dan memarkirkannya ke halaman indoor. Kemudian kami memasuki mall bersama-sama, tentunya aku menggandeng tangan Lisa. Lalu Max yang mengikuti langkah kami di belakang, seperti layaknya seorang bodyguard.

Kami melangkah hingga memasuki sebuah store yang isinya menjual semua pernak-pernik tentang wanita. Tapi tiba-tiba saja Max mengatakan bahwa dia akan menunggu di luar saja, sebab dia malu jika harus masuk dan menemani kami berputar-putar di dalam sana.

“Trus duitnya?” ucapku manja sambil menegadahkan tangan ke depan wajahnya. Max memutarkan kedua bola matanya. “Kan aku gak bawa dompet,” timpalku.

Bukannya memberikan beberapa lembar uang, Max malah memberikan dompetnya padaku dan menyuruhku untuk tidak membeli hal yang tidak penting. Dengan senang aku meraih benda berlapis leather yang berlipat dua itu. Lalu masuk ke dalam store sambil menarik lengan Lisa.

Aku langsung menuju ke tempat jepitan rambut dan memilih-milih di sana sedangkan Lisa entah berjalan ke arah mana di dalam store ini. Setelah mendapatkan apa yang aku inginkan dan tanpa melirik ke tempat lain, aku segera berjalan ke arah kasir lalu mengantri di sana.

Namun tiba-tiba saja ponselku berbunyi, sebuah notification dari pesan singkat. Aku segera melirik layar ponsel yang sedari tadi memang aku pegang. Ternyata sebuah balasan singkat dari lelaki yang memang aku kirimi pesan.

Dia menanyakan di mana keberadaanku sekarang. Dengan cepat jempolku menekan beberapa tombol pada layar benda tipis rata itu lalu menekan tanda send di sana.

Bersambung ...

1
Gendhis Ayunindya
ka.. ko sy lebih suka yg versi pertama ya...🙏
jd baca yg ke sekian kalinya ini... sambil inget2 yg dl versi pertama 😍
Lina ciello
terbaik emang haikal... jangan2 haikal adalah dokternya dokter ini alias suhunya dokter 😍
Lina ciello
masyaalloh semakin cintaa sama haikal🥰
Lina ciello
haikal. sekalinya ngomong bikin 😭
Lina ciello
maxx haikall 🥰
Lina ciello
wahh jangan2jadii lohhh
Lina ciello
lohhh pie tohh iki crita ee 😒
Lina ciello
kok aq malah puseng bacane yaw .. pdhl awale bagus tadi 😣😣
Lina ciello
mantull sepertinya ini... kenapa aq baru tahu cerita ini saat tahun 2023 😯
Mmh Winda J
duh gemesnya y
sun 💥
kesal juga ya sama Tika,,,cinta ya cinta tapi ngk usah gitu juga .masak udah tau Jefri ada cewek nya masih aja mau..
Estika Merty Putri Wardanny
banyak part yang ilang yahhh
Estika Merty Putri Wardanny
banyak yang berubah setelah di revisi... agak membingungkan
untungnya ini yang kesekian kalinya aku baca
Yunis WM: Mampir ya di karya terbaruku "takut menikah"

mohon dukungannya 😊🙏
total 1 replies
Lovely
cemburu deh si Tika 😕
Yunis WM: Mampir ya di karya terbaruku "takut menikah"

mohon dukungannya 😊🙏
total 1 replies
Lovely
konyoll 😂
Lovely
baru part 1 udah bikin penasaran sama ceritanya, jd ga sabar baca part selanjutnya 😁
istri ke-2 tuan Saga 🥰♥️♥️
ikut senyum waktu si Jefri ngelarang Tika ngerokok 😂😂
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
Nuraini Enung
tika kayaknya asik bngt orangnya
Linaa
👍
Rika Wijayanti
ini gimana ceritanya dari mula Tika mau ngopi bareng Jefri jadi malah nyeritain kisah Lisa dan max kakaknya Tika...belum konek atuh ga faham dengan kisah ini, antara cerita dan komentar berbeda yang diceritainnya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!