NovelToon NovelToon
Darkest Dream

Darkest Dream

Status: tamat
Genre:Action / Misteri / Horor / Tamat
Popularitas:61.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Qaeyra_S Antonio

Sky Belluwig, adalah pria yang mengalami kecelakaan dan berakhir dengan hilangnya memori. Pria itu harus hidup dalam mimpi menakutkan di setiap malamnya. Sky bertahan dengan obat anti depresan dan obat penenang, juga bantuan seorang psikiater keluarga Belluwig.

Cloey Velasquez, seorang wanita dengan satu orang putri yang sangat cantik. Keduanya baru tinggal di California, Amerika serikat selama 3 bulan, karena Cloey mendapatkan pekerjaan sebagai cleaning servis, di perusahaan Belluwig company.

Pekerjaan yang mengantarkan nya pada banyak kisah, rahasia, air mata dan rasa sakit.

Mampukah Cloey bertahan pada keras kehidupan, yang membanting nya berkali-kali ke dasar jurang? Sanggup kah Sky mengungkap misteri dan rahasia kelam, yang tersimpan erat dalam keluarga nya? Bisakah keduanya lepas dari jeratan orang-orang berhati iblis, yang terus menerus meneror kehidupan yang mereka miliki?

Yuk! simak kisahnya guys..!! Jangan lupa oret-oret ketikan kalian, like n favorit+Vote🌹🌹💝💝📝

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qaeyra_S Antonio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memendam perkara

5 bulan sudah hidup Sky dipenuhi kebahagiaan tak terhingga. Kehamilan Cloey yang sudah menginjak 6 bulan, membuat kebahagiaan Sky semakin sempurna.

Walau dia harus ekstra membagi waktu nya, antara anak dan istri nya, juga orang tuanya.

"Yakin kita akan ke mall bersama?" Cloey tampak ragu akan ide sang suami.

"Yakin sayang, aku akan pakai masker juga topi ini. Dan ini juga" Sky menunjukkan kacamata hitam miliknya.

"aku hanya khawatir orang-orang keluarga mu melihat kita disana?" Cloey terlihat begitu cemas.

"Jangan khawatir sweet heart, aku akan menjaga kalian. Kau tidak kasihan pada putri kita? Lizzie bahkan tidak pernah ku ajak jalan-jalan, semenjak kita kembali dari pantai tempo hari. Aku merasa bersalah padanya" Sky mencoba membujuk, dia sudah tidak sabar untuk membeli kebutuhan kedua bayi nya.

Cloey menarik nafas berat lalu akhirnya mengangguk setuju, tentu saja Sky sangat senang.

"Bersiaplah sweet heart, aku akan memeriksa putri besar kita" ujar Sky terkekeh lalu berjalan menuju kamar putrinya di lantai atas.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹

"Dad? bolehkah aku memesan ice cream nya dua, coklat dan vanilla diwadah yang berbeda?" tanya Lizzie dengan wajah yang malu-malu.

Sky tertawa renyah, putri nya sangat menggemaskan. "Tentu saja boleh sweetie, pesan lah sebanyak yang kau inginkan." Titah Sky tak keberatan.

"Thank you daddy" ujar Lizzie tersenyum sumringah.

"Habis ini kita akan mencari perlengkapan adik-adik mu, apa kau mau memilih kan sesuatu untuk adik kembarmu sweetie?" tanya Sky disela makan nya.

"Aku ingin membelikan pistol Glock 17, seperti nya bagus" ujar gadis kecil itu santai, membuat Sky hampir saja tertelan ujung garpunya. Sementara Cloey menganggap itu adalah mainan biasa.

"Sweetie?" Sky menatap putrinya yang seolah tidak tau apa kesalahannya.

"Dia masih anak-anak, dad. Biarkan Lizzie memilih mainan yang dia sukai, pistol tidak buruk. Lizzie pasti menginginkan pistol air seperti milik sepupunya di Catalina." Jelas Cloey tidak ingin Sky memarahi putri mereka karena menginginkan pistol.

Sky mengusap wajahnya kasar, percuma mendebat sekarang. Istri polos nya ini tidak akan mengerti.

"Biaklah, sudah selesai? ayo kita berburu perlengkapan adik-adik." ajak Sky mengalihkan topik mereka.

"Let's go dad!" seru Lizzie bersorak senang.

Setelah berkeliling selama beberapa menit, akhirnya Cloey menemukan gerai yang cocok dengan penglihatan nya.

"Disini saja dulu, aku mau membeli beberapa baju bayi. Lihat ini, astagaa, lucu sekali" Cloey tak henti hentinya mengagumi keindahan baju-baju bayi yang dia lihat. Sky tersenyum senang, dulu waktu tinggal di Carmel, dirinya bahkan tidak mampu membeli kan baju bayi bermerk untuk Lizzie.

"Sweet heart aku ingin ke toilet sebentar. Pilih lah yang kau sukai, ada kartu di tasmu, beli sepuasmu. Oke?" Sky bergegas menuju toilet, dia sudah menahannya seja tadi Namun melihat wajah antusias istri nya, Sky berusaha menahannya.

Selang beberapa menit seorang wanita menghampiri Cloey yang tengah memilih pakaian bayi.

"Khemm." Cloey tersentak kaget kemudian menoleh, seorang wanita yang bahkan tidak pantas dikatakan sebagai mertuanya. Wanita itu terlihat awet muda, seperti baru menginjak usia 35 tahunan.

"Kau menikmati isi toko ini, Cloey? bagaimana rasanya bisa berbelanja dengan fasilitas VVIP? menyenangkan bukan?" Samara menatap tajam pada Cloey juga perut nya.

"Kau seperti nya sudah lupa, rasa sakit digulingkan hidup-hidup dari tepi jurang." Cloey bergetar ketakutan, jika dirinya tidak sedang hamil, mungkin dia tidak akan setakut ini.

"Jauhilah putra ku, atau kau akan merasakan mautmu untuk kedua kalinya. Dan kali ini, aku akan membuat kematian mu benar benar nyata." Samara mendekati Cloey yang terus beringsut mundur hingga akhirnya terbentuk tembok.

Tangan Samara menangkup perut buncit Cloey, Wanita itu merasa nyawanya sedang diujung tanduk. Perlahan tapi pasti, Samara meremas kuat perut Cloey. Cloey meringis menahan nyeri, satu tangannya di genggam kuat oleh Samara, sementara satu lagi berusaha melepaskan tangan Samara dari perut.

"Bayi ini tidak boleh lahir," ujar Samara dengan kejam, namun di detik kemudian. Wanita berhati iblis itu meringis kesakitan, tangannya tiba-tiba seperti digenggam kuat oleh seseorang. Rasa ngilu menjalar hingga ke tulang-tulangnya. Samara menatap Cloey dengan tatapan marah.

"Apa yang kau lakukan wanita ja*l*ang!" Cloey menggelang kuat, dirinya pun sama ketakutan nya. Melihat pergelangan tangan Samara yang mulai membiru.

"Aku tidak tau nyonya, aku tidak tau.." Cloey ketakutan, matanya berpendar mencari suami juga putrinya yanh sempat dia lupakan.

Dari arah nya, dia melihat Cloey tengan meremat pergelangan boneka Barbie nya hingga gepeng. Lalu menatap ke arah Samara, tangan kanan, persis. Namun buru-buru dia mengalihkan prasangka nya.

"Nyonya kau tidak apa-apa?" tanya seorang wanita penjaga toko tersebut.

"Aku akan memanggil seseorang" ujarnya panik saat melihat tangan Samara yang terlihat remuk dan mengeluarkan darah.

"Tidak perlu, aku akan kerumah sakit sendiri" Samara bergegas pergi dari sana dengan menahan rasa sakit tak terkira. Bagaimana tidak, pergelangan tangan nya tiba-tiba remuk tanpa dapat dijelaskan.

Sky menatap putrinya dari seberang sebuah toko, pria itu memucat ketakutan. Tadinya saat melihat sang ibu akan menyakiti istri dan bayinya, Sky sudah akan mengahampiri. Namun mata nya menangkap siluet putri nya, yang sedang berdiri ditoko mainan didepan toko pakaian bayi dengan wajah penuh amarah. Tangannya meremas pergelangan boneka Barbie nya dengan tangan bergetar hebat. Tak lama dia mendengar jeritan sang ibu, Sky mulai paham.

Lizzie sedang menggunakan kekuatan nya sekarang, tanpa gadis kecil itu sadari. Melihat bagaimana tangan boneka plastik itu penyok dan berlipat. Sky ketakutan, bukan takut ibunya kenapa-napa, namun takut akan kelebihan putri nya. Sekarang dia sadar, bagaimana Cloey bisa selamat setelah digulingkan dari tepi jurang. Yang walau tak terlalu dalam, namun dalam keadaan hamil besar dan terluka parah, mustahil jika dipikir kan.

"Sweet heart, kau tidak apa-apa? maaf aku terlalu lama, aku sekilas melihat ibu dari arah sini. Apa dia melihat mu?" tanya Sky memancing.

"Itu.. tidak.. kami tidak bertemu, Lizzie sayang, kemarilah." Cloey memeriksa telapak tangan putrinya, namun tidak mendapati sedikit pun lecet disana. Cloey melirik boneka Barbie milik Lizzie yang sudah mengenaskan. Mustahil rasanya, tangan Lizzie baik-baik saja.

Namun Cloey menyimpan semua perkara yang terjadi hari ini didalam hatinya. Tanpa disadari, keduanya sama-sama telah mendustai takdir putri mereka sendiri. Berusaha untuk saling memendam kebohongan masing-masing, agar semuanya tetap terlihat normal.

"Ayo kita bayar belanjaan mu dulu sweet heart, setelah ini kita pulang. Kau tidak keberatan sweetie?" Sky bertanya pendapat putrinya, melihat Lizzie yang lebih banyak diam, hati Sky dilanda kecemasan luar biasa.

"No daddy, ayo kita pulang. Aku mau makan malam masakkan Mina saja, lebih enak." Ucapnya penuh semangat. Sky tersenyum senang, putrinya sangat pandai mengendalikan emosi nya dengan baik.

"Baik princess, ayo kita bayar dulu belanjaan adik-adik." Sky menggendong tubuh putrinya, dapat Sky rasakan, tubuh putrinya demam. Mendadak? kenapa? tentu saja, Lizzie mengerahkan seluruh kemampuan yang dia punya, untuk menaklukkan neneknya tadi. Jelas Lizzie langsung demam, anak itu kelelahan, energi nya terkuras hebat.

Lagi-lagi, Sky menyimpan satu lagi perkara putri nya didalam benaknya. Selanjutnya akan ada banyak sekali rahasia dan perkara, yang akan keduanya pendam, agar kerahasiaan putri kecil mereka, tetap terjaga.

1
Friska Pegi
best I ever read
Luzi Refra
bagus banget ceritanya. sdh pernah baca cerita yg punya kekuatan ajaib, tapi yg ini beda Skali.. Baguuuusss Pake banget .. Semoga bisa di lanjutkan lagi ya ceritanya.. Lizzy dgn segala kelebihan dan kekurangannya.. semoga happy anding buat semua...
Luzi Refra
dosa yg membuat nyawamu di ujung tanduk wkwkwwk
Luzi Refra
baru pertama baca karyamu Thor ,dan agak lain dgn yg lain. KEREEN menurutki...
Riezki Arifinsyah
keren Thor
Riezki Arifinsyah
baru pertama kali di noveltoon ada cerita yg banyak menyiratkan makna kehidupan tks pencerahannya THOR /Pray//Pray/
Riezki Arifinsyah
makin keren ini ceritanya
Riezki Arifinsyah
Kecewa
Riezki Arifinsyah
Buruk
Riezki Arifinsyah
mulailah tegang
Senajudifa
lamax aku ngga pernah mampir kemari qaya
Yosi Navalita
bagus Thor lanjut
Senajudifa
semangat dn sukses selalu y qaya
Senajudifa
aku kok jd ngeri jg
Senajudifa
lizzie yg cantik
Senajudifa
lama aku ngga mampir qaya
Senajudifa
lizie jd tumpuan semua
Senajudifa
cpt sembuh lizzie
Senajudifa
aku yakin lizie kuat
Senajudifa
mantap lanjut lizie
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!