NovelToon NovelToon
JODOH MASA KECIL KU

JODOH MASA KECIL KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Teen school
Popularitas:155k
Nilai: 5
Nama Author: Ainiyafazmi

MOHON MAAF JIKA ADA KESAMAAN NAMA ATAU JUDUL ITU HANYA KEBETULAN SAJA TANPA UNSUR KESENGAJAAN.

"Aku sangat membenci mu, aku berharap aku tidak akan pernah bertemu dengan mu lagi. " Teriak Aleska marah.

Hari ini Aleska berhasil di kerjai oleh Kenan dengan kesusilaan nya yang membuat Aleska benar-benar marah.

"Yaa lagi pula siapa yang ingin terus bersama mu, dasar pemarah. " Balas Kenan.

Kenan melemparkan seember cat ke tubuh Aleska tepat di hari dia berulang tahun, dan hal itu sangat tidak disukai oleh Aleska bahkan Aleska bersumpah tidak akan mau bertemu dengan Kenan lagi.

Hari itu adalah hari terakhir kedua anak itu bertemu karena di hari itu juga Kenan ingin berpamitan pada Aleska bahwa dia dan kedua orang tuanya akan pergi ke Jepang untuk selamanya.

Namun melihat kemarahan Aleska itu membuat Kenan ikut marah dan meninggalkan kenangan yang buruk untuk masa kecil mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ainiyafazmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyebalkan

Aleska terbangun dari tidurnya karena hasrat ingin buang air kecil yang menganggu, akhirnya Aleska keluar dari tendanya dan melihat Kenan tengah berkelana di alam mimpi.

Aleska mendekati pria itu dengan perlahan sembari celingukan mencar tempat untuk buang air.

"Astaga udah gak tahan lagi, mau pergi sendiri takut mana gelep banget. " Gumma Aleska dideket Kenna.

Kenan yang menyadari ada seseorang yang berada di dekat nya kemudian mengerjapkan matanya perlahan dan menatap Aleska yang nampak sedang gelisah.

"Kau kenapa? " Ucap Kenan sembari membenarkan duduknya.

Aleska terlonjat kaget mendegar ucapan Kenan.

"Isss ngagetin aja si, emzz anu itu emmzz... " Gumam Aleska malu

"Aem aem apa sih, ngomong yang benar kan bisa." Ucap Kenan kesal.

"Aku mau pipis pak tapi gak ada tempat, udah gitu gelap lagi. " Gumam Aleska.

Kenan terkekeh mendegar penuturan Aleska yang sed menahan hajat buang airnya.

"Tempat bayak kali noh dibawa pohon atau kalau gak ya disungai. " Gumam Kenan asal.

Aleska mengerucutkan bibir nya kesal dengan jawaban yang diberikan oleh Kenan sama sekali tidak membantu dirinya.

"Malu lah nanti ada orang ngintip gimana. " Gumam Aleska.

"Ya sudah ayo saya antar saja, di bawah pohon itu saja cepat. " Ucap Kenan sembari berdiri dan berjalan didepan Aleska.

Aleska yang tidak mempunyai pilihan lain akhirnya mengikuti Kenan yang berjalan menjadi tenda mereka, kemudian Aleska segera menuntaskan buang air kecil nya ditemani oleh Kenan.

"Ahhh lega sekali rasa... " Gumam Aleska.

Kenan yang berdiri membelakangi Aleska kemudian menatap gadis itu dengan tatapan aneh melihat Aleska yang sedang tersenyum.

"Kesambet penunggang pohon ente neng? " Ucap Kenan menghardik Aleska.

"Auh ah gelap. " Balas Aleska kesal kemudian berjalan didepan Kenan.

Kenan menggeleng kepala nya melihat tingkah Aleska yang seperti anak kecil, Aleska terus saja berjalan tanpa menghiraukan Kenan dibelakang nya.

"Kayak tahu jalan aja nih bocah... " Gumam Kenan.

Aleska yang bingung kemudian berhenti dan bertanya pada Kenan dibelakang nya,namun Aleska tidak mendapat jawaban kemudian berbalik dan terkejut saad tak menemukan Kenan dibelakang nya.

"Loh pak Kenan, pak Kenan.... " Teriak Aleska mulai takut.

Suasana tengah malam itu sangat lah mencengkam ditambah pepohonan yang salah bergoyang-goyang mengikuti angin yang berhembus.

Dibalik pohon seorang pria sedang tersenyum jahil melihat seorang gadis sedang ketakutan ditengah hutan, dia tak lain adalah Kenan yang sedang bersembunyi dari Aleska.

"Suruh siapa sok tahu, emang enak gue kerjain. " Gumam Kenan.

Aleska semakin panik karena suara burung hantu yang saling bersahutan, Aleska mengeluarkan air mata saking takut dirinya sendirian.

"Pak Kenan gak lucu ah, pak Kenan.... " Pelik Aleska menangis.

Kenan yang melihat Aleska yang menangis kemudian tertawa terbahak bahak melihat gadis itu sangat ketakutan.

Aleska yang mendegar suara kenan dibalik pohon kemudian berlari ke arah nya dan memeluk dirinya dengan sangat erat, dan menangis.

"Akut takut jangan tinggalkan aku sendiri pak Kenan. " Ucap Aleska.

Kenan merasa bersalah telah membuat gadis itu menangis sampai ketakutan, tubuh nya benar-benar bergetar hebat dan keringat dingin membasahi tubuh mungil Aleska.

"Maaf Aleska saya tidak bermaksud meninggalkan mu. " Gumam Kenan sembari mengelus pundak Aleska.

Aleska kemudian dengan sebal menendang kaki Kenan dengan kencang dan membuat sang empu menjerit kesakitan, Aleska menghapus air matanya kasar karena dirinya sudah di tipu lagi oleh guru menyebalkan itu.

"Rasakan emang enak, dasar guru gak berani faedah. " Teriak Aleska sembari menatap Kenan dengan kemenangan.

Akhirnya mereka berjalan pulang ke tenda dengan Kenan yang berjalan agak tertatih-tatih karena tulang kering nya di tendang oleh Aleska, sepanjang jalan Kenan terus menyumpahi Aleska yang sudah tidak sopan terhadap dirinya.

Kejadian malam itu pun tidak seorang pun yang tahu,karena mereka semua masih berkelana di alam mimpi.

1
Dinda aja
takdir oh takdir
AsHaa Syara
kenan nya hilang kemana thorr
Ig : Author_fanie.liem
Yu gabung di BCM ka...
kami di sini belajar bareng mengenai teknik menulis yg baik
yu saling follow maka akan aku undang kalian masuk
Terima kasih
Ely eliayan
lanjut
Ely eliayan
lanjut thor
Rosti Anto
ini dah selesai apa msh ada lanjutannya sih,ko lama ya
Rosti Anto
Kecewa
Rosti Anto
tambah seru
Rosti Anto
Kecewa
Rosti Anto
makin tambah seru
Rosti Anto
ceritanya mirip dengan masa kecil q beberapa tahun si😭😭😭
Rosti Anto
sangat bagus
Azka Zura
bara
Hani P Hani
selamat semoga arjuna bisa menjadi obat untuk luka hati alexsa
AiniyaFazmi
terimakasih kak udah mampir
Azka Zura
jadi bimbang ln bara
Azka Zura
next dong
Azka Zura
dr. aleska
gabriella pardede
bgs
Azka Zura
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!