Charlotte Audrey Hepburn Merupakan seorang gadis yang mendambakan sebuah kasih sayang dari orang tuanya. Sejak kecil ia di besarkan di panti asuhan tanpa mengenal siapa keluarga kandung nya. Sampai dirinya berusia 18 tahun akhirnya ada seseorang yang menjemputnya menemui Ayah kandungnya. ia terkejut mengetahui bahwa ia merupakan seorang Puteri dari negara Slovenia. Di bawa ke istana awalannya Charlotte pikir ia akan mendapatkan kasih sayang Ayah kandungnya dan kedua kakaknya ternyata ia hanyalah barang sebagai alat perjodohan dengan seorang Pangeran negara Perancis.
Mereka di nikahkan dengan berdasarkan berjodohan. Charlotte sangat mencintai suaminya tetapi sayangnya suaminya sama sekali tidak pernah menyayangi. Malahan dia membawa selingkuhan ke lingkungan istana.
Sampai dirinya di jebak bahwa ia merupakan pelaku yang meracuni selingkuhan dari Suaminya hingga keguguran
Akhirnya Charlotte di hukum mati oleh suaminya sendiri.
Tetapi setelah mati Charlotte terkejut bangun di kamarnya saat panti asuhan.
Sejak itu Charlotte bertekad untuk membalaskan dendam nya.
" Aku Charlotte seorang Puteri dan Ratu yang tidak di inginkan bersumpah akan membalas perbuatan kalian tunggu saja. Pembalasan dari seorang Puteri yang kalian anggap lemah ini."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berpenampilan Nerd
" Yang Mulia, kami telah menemukan nya." ucap seseorang yang merupakan asisten dari sang Raja.
" Bagus. kamu tahu bukan apa yang harus dilakukan?" tanya Raja kepada Asistennya.
" Tentu, Yang Mulia. Saya akan membawa Puteri kembali ke istana." ucap nya sambil mengangguk kepalanya.
Sang Raja yang mendengarnya tersenyum puas sebelum tangannya melambai ke atas menyuruh Asisten itu keluar.
" Saya permisi Yang Mulia." ucap nya sambil membungkuk hormat.
Ceklek....
" Apa yang kamu lakukan malam-malam ke sini. Darius?" tanya sang Raja tanpa memandang pria di hadapannya.
" Ayahanda apa anda yakin ingin membawanya kembali ke istana?" tanya Pria yang bernama Darius dengan memandang sang Raja datar.
Sang Raja menghentikan pekerjaannya dan memandangi Puteranya yang berdiri dihadapannya.
" Memang di seharusnya berada di istana bukannya kamu ingin sekali menemui nya." ucap Sang Raja dengan tenang.
Darius melihat ekspresi tenang sang Raja diam-diam mengepalkan tangannya.
" Bukannya anda yang telah membuang nya ke panti asuhan sejak bayi. Buat apa anda mencarinya setelah 18 tahun berlalu?" tanya Darius dengan geram.
Sang Raja yang mendengarnya mencengkram pulpennya dengan kencang sampai terbelah menjadi 2 bagian.
" Kamu tidak perlu tahu Darius yang terpenting persiapan kan penyambutannya dengan meriah." ucap Sang Raja.
Darius mendecih mendengar nya ia membalikkan badannya sebelum keluar ruangan ia mengucapkan sesuatu.
" Anda tidak seharusnya berbuat seperti ini Yang Mulia. Anda merupakan seorang Ayah yang buruk." ucap Darius tanpa menoleh ke samping.
BRAK....
Darius menutup pintu dengan kencang sampai membuat Sang Raja berjengkit kaget. Mendengar penuturan Darius membuat sang Raja berdecih.
" Omong kosong jika saja aku bisa mencegahnya lebih baik aku tidak membawa pembunuhan itu ke istana." ucap Sang Raja.
...****************...
Pagi ini Charlotte sudah bersiap-siap pergi ke kampus. Ia masuk kampus yang terkenal di kota London melalui jalur beasiswa. Sebenarnya bisa saja Charlotte membayar nya dengan uang pribadinya tetapi rencananya akan gagal. Charlotte menggunakan pakaian kemeja berwarna putih dengan rok berwarna hitam selutut, rambut putihnya yang di kepang menjadi dua bagian di kanan kiri dan jangan lupa menggunakan kaca mata bulatnya.
Setelah itu selesai Charlotte keluar dari kamarnya menuju ruang makan di sana dirinya melihat Shakira dan Andrew yang sedang sarapan. Charlotte terkadang bingung terhadap dua sahabat. Terkadang mereka berdua akur seperti saat ini atau bertengkar seperti kucing dan tikus. Tetapi semua itu tidak membuat Charlotte risih melainkan ia merasa terhibur akan kehadiran kedua temannya.
Shakira yang sedang asik sarapan mengalihkan pandangannya tidak lama kemudian ia memutar bola matanya malas terhadap penampilan Charlotte.
" Oh, Char sampai kapan kamu akan berpenampilan seperti itu. Nanti kamu tidak akan mendapatkan kekasih sampai kapanpun." ucap Shakira yang protes melihat penampilan Charlotte seperti seorang Nerd.
" Lagipula siapa yang mau menjadi kekasih dari gadis galak itu." ucap Andrew mengejek Charlotte.
Pletak....
" Aduh..." ucap Andrew sambil memegang dahinya yang sakit akibat jitakan Charlotte.
Charlotte yang melihatnya tersenyum puas ia duduk di samping Shakira.
" Gitu saja lemah, kamu sangat tidak cocok menjadi seorang Agen jika sikap mu tidak berubah. Betulkah Char." ucap Shakira sambil memandangi Charlotte yang sedang memakan Rotinya.
Charlotte yang mendengarnya hanya mengangguk kepalanya karena saat ini pikiran nya tertuju kepada apa yang akan terjadi kepada dirinya.
Karena Charlotte mengingat bahwa hari ini....
Continue...
terrllaaallluuuu
dalam kerajaan
apalagi usia 18 th
gendong koala
🤦