NovelToon NovelToon
Suami Dan Anak Yang Tak Diinginkan

Suami Dan Anak Yang Tak Diinginkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:352.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Lie_lili

Memiliki suami dan anak. Tetapi Cyra tidak pernah menginginkan Lian dan Anak mereka Angel, hadir dalam kehidupannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lie_lili, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11. Duga-Duga

Setiap pagi Lian akan lebih bangun awal untuk memperhatikan sarapan apa yang akan dibuat oleh sang asisten rumah tangga, karena jika sarapan yang tidak Cyra inginkan, dia tau Cyra tidak akan makan dan langsung main pergi saja, Lian tidak ingin itu terjadi. Lian sangat ingin kesehatan istrinya terjaga dengan baik.

Hari ini dimeja makan tidak ada mami Luci ataupun mama Desi karena tidak setiap waktu juga mereka hadir, mereka tau jika anak-anaknya sudah mempunyai kehidupan sendiri.

"Uuuuueeekkkkk" Cyra lagi-lagi berlari ke wastafel untuk memuntahkan isi perutnya.

Lian pun ikut berlari, dia ingin membantu Cyra yang terlihat sudah dua pagi begini terus.

"Cyra, kamu enggak apa-apakah?" tanya Lian penuh khawatir, sambil memberikan Cyra segelas air putih.

"Ini minum dulu airnya, air hangat biar perut mu enakkan" ucap Lian.

Karena Cyra merasa dia memang membutuhkan air hangat itu, dia pun mengambilnya dari tangan Lian kemudian meminumnya.

"Kita kerumah sakit ya periksa" ajak Lian dengan lembut.

"Ah, eng-gak" ucap Cyra yang sedikit gugup, dia tidak ingin Lian tahu jika dia sedang hamil anak dari suami yang tidak dia cintai dan inginkan ini.

"Aku sudah ke dokter kemarin, hanya masuk angin saja" ucap Cyra berbohong padahal yang sebenarnya dia memeriksakan kandungannya.

"Masih kecil saja dalam perut sudah merepotkan gini, bagaimana sudah besar anak ini" batin Cyra.

"Ya sudah kamu ke meja makan, sarapan dulu biar lebih enakkan perut dan badannya" ucap Lian, karena dia percaya saja apa yang dikatakan oleh Cyra.

"Tidak perlu kau memberitahu aku, aku bukan anak kecil yang perlu dikasih tau ini dan itu" ucap Cyra.

"Cyra, kau ini sungguh enggak ada satu hari enggak ngomong kasar ke aku kah" batin Lian yang terasa ingin memberontak, ingin memarahi Cyra.

Lian terus bersabar, baginya selama kesabaran itu masih ada.

"Ini apa, nasi goreng?" tanya Cyra yang tadi belum sempat melihat makanan tetapi sudah mulai duluan.

"Iya, kan kamu sudah nasi goreng biasanya" ucap Lian.

"Aku enggak mau, aku mau makan sop" ucap Cyra meletakkan kembali sendok yang sudah dia ambil.

"Bik, tolong masakan sop segera ya" panggil Lian kepada asisten rumah tangganya.

"Baik pak" jawab sang asisten rumah tangan yang bernama bik Narni.

"Lama sekali" ucap Cyra, padahal Cyra baru menunggu 10 menit.

"Tunggu dulu Cyra itukan butuh waktu proses" ucap Lian.

"Sudah, aku enggak mau makan, aku mau langsung pergi saja, kau habiskan sendiri" ucap Cyra yang langsung mengambil tas kerjanya dan mengambil kunci mobilnya dan berjalan keluar.

"Cyra, kamu ini" ucap Lian kesal karena sikap Cyra yang tidak menghargai asisten rumah tangganya memasak.

"Apa?" tantang Cyra.

"Mau marah ya marah saja" jawab Cyra, kemudian dia langsung pergi.

"Sabar pak, ibu begitu mungkin lagi sensi" ucap bik Narni yang merasa kasihan terhadap Lian, selalu diperlakukan buruk oleh Cyra.

"Iya bik, saya sudah bersabar" jawab Lian.

"Pak, maaf boleh saya berkata?" tanya bik Narni.

"Apa bik, katakan saja?" jawab Lian.

"Pak, sepertinya ibu sedang hamil!" ucap bik Narni.

Mendengar apa yang dikatakan bik Narni tentu Lian merasa senang. Tetapi dia tidak yakin itu, karena dia tau sendiri kondisi hubungannya dengan Cyra. Baginya enggak mungkin Cyra hamil hanya dengan sekali itu dan itu sudah lama sekali bagi Lian.

"Tetapi tadi ibu berkata dia masuk angin, hanya tidak enak badan bik" ucap bik Narni.

"Maaf pak, ini hanya pandangan saya saja sebagai orang tua yang pernah melewati masa itu, dan melihat orang dalam kondisi seperti ibu" ucap bik Narni.

"Semoga saja jika itu benar bik, saya juga berharap jika ibu bisa segera hamil" ucap Lian kepada bik Narni.

"Amin, saya doakan yang terbaik buat ibu dan bapak!" ucap bik Narni.

"Terima kasih bik" ucap Lian.

"Bik, saya berangkat dulu ya, jaga rumah baik-baik" ucap Lian sambil tersenyum.

"Baik pak" jawab bik Narni dengan semangatnya.

Bik Narni sangat bersyukur bisa bekerja dirumah Lian, karena Lian baginya orang yang sangat baik dan memperhatikan pekerjanya. Walau istri sang majikan, Cyra yang hampir tidak pernah berbicara dengan bik Narni, tetapi Cyra juga tidak semerta-merta jadi orang yang buruk.

*****

Dikantor Lian

"Mami" sapa Lian ketika melihat seorang wanita parubaya memasuki ruangan kantornya.

"Tumben mami kesini?" tanya Lian.

"Memang enggak boleh, mami kekantor anaknya sendiri?" tanya mami Luci sambil melototkan matanya.

"Bukan mi, tumben saja" ucap Lian.

"Mami hanya ingin berkunjung melihat anak mami yang ganteng ini bekerja" ucap mami Luci.

"Mami ini, ada-ada saja, duduk dulu mi!" ucap Lian.

Lian bukanlah anak manja, walau dia anak tungga dari kedua orang tuanya. Dia lebih suka untuk hidup mandiri.

"Lian, bagaimana kamu dan Cyra" tanya mami Luci.

"Baik ma, kenapa mami tiba-tiba bertanya begini, biasanya main langsung masuk rumah saja" tanya Lian mengejek maminya.

"Tidak, mami hanya lagi berpikir, kemarin pagi ketika mami melihat istri mu itu muntah-muntah, mama berpikir mungkin dia sedang hamil" ucap mami Luci.

"Mami sih berharap secepatnya mempunyai cucu dari kalian" mami Luci berucap dengan puppy eyes nya.

"Mami jangan berharap begitu" batin Lian terasa sakit. Dia merasa sedih karena dia belum tahu kapan bisa memberikan sang mami seorang cucu.

"Mami berdoa saja ya" ucap Lian, hanya doa orang tua yang membuat dia tenang.

"Mami selalu berdoa yang terbaik buat kalian"

"Mami ingin anak mami dan menantu mami selalu bahagia" ucap mami Luci, walau sebenarnya mami Luci tentu sedikit tau kondisi rumah tangga anaknya bagaimana, hanya dia bisa diam dan memperhatikannya, atau dengan pura-pura tidak tahu saja, itu akan lebih mengkuatkan sang anak.

"Iya mi, terima kasih ya mami ku tersayang" ucap Lian dengan manjanya.

"Kamu ini, sudah nikah masih bisa begini" ucap mami Luci.

Lian hanya terkekeh, padahal dia menyembunyikan rasa sedihnya didalam hati tanpa seorang pun tahu, hanya dia seorang yang mengerti kondisi ini.

1
rya
rujuk ajalah, setiap orang punya kesempatan kedua, demi angel di putri kecil....
anti pebinor pelakor
novel ini
konfliknya
seorang istri yang berbuat semaunya, tidak menghargai suami masih mengharapkan pria lain dan korbannya anak yang terabaikan dan suami yang tersakiti

penyelesaian konflik
cerai dan membesarkan anak meraka tampa ikatan apapun (gitu saja)

kesimpulan novel ini
istri durhaka pada suami dan anak dan mereka bercerai dan hidup damai masing2 membesarkan anak mereka (sekian Terima kasih)

yang diharapkan (harapan tinggal harapan karena karena gak mutlak ada ditangan author)
seorang istri yang melakukan kesalahan fatal pada anak dan suaminya, akhir anak dan suaminya meninggalkan nya, dan dia sadar akan kesalahannya, berjuang ang mennebus kesalahanya, tulus minta maaf, berjuang dapat kesempatan kedua, mengobati luka anak dan suaminya dengan limpahan kebahagiaan (alias perjuangan seorang istri yang telah melakukan kesalahan fatal untuk menebus kesalahannya dan berjuang membuktikan dia pantas dapat kesempatan itu)
Asa Benita
Jangan sampai nanti Cyra nenyesal trs balikan lagi. Oh tdk bisa, wanita kayak gitu ya lbh baik sendiri aja ga usah punya keluarga.
Asa Benita
Sdh cukup mengalahnya. Kepala keluarga kok malah diinjak2. Aku meskipun wanita klo lihat seorang suami diperlakukan begitu ya aku jg ga terima. Aku wanita tp aku ga akan membela wanita spt Cyra.
Asa Benita
Dr awal sampai part ini yg salah cm Cyra. Udah titik.
Asa Benita
ceritanya klo wanita yg jahat ke laki2nya, laki2nya suruh bertahan.. Coba klo cowoknya yg jahat, lgsg minta cerai deh..
Sivia
bukan salah cyra juga si kenapa si Lian gak tanya dulu ke cyra mau gak jadi istrinya

atau orang tua nya tanya lebih dulu ke anaknya bahagia kah atau tidak
Jang liat keadaan anaknya yang selalu tersenyum atau menurut, dihatinya pasti anaknya juga ada rasa kecewa. bukan cuma orang tua aja yang kecewa
pasti cyra juga punya rasa kecewa
Suyatno Galih
emaknyo katek urusan....
Diah Diah
dlm dunia nyata ada nga ya ibu seperti cyra
bookingvilla bandung
tenang d temenin
Muhammad Rotib
extra partnya terlalu sedikit thor
Caroline Azzahra
hempaskan lian
Caroline Azzahra
si cyra cerminan istri n ibu g da akhlak
BlueSky
jeritan sang istri wkwk
BlueSky
Hi
DEva Vis
mudah mudahan rujuk lagi ka
DEva Vis
KA kpn up nya
sry mulyati
sungguh mengecawakan thor...😓😓😓😓
Linamanoppo Lih
lanjut
Bujanglapuk Lapukk
oke thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!