NovelToon NovelToon
Allura

Allura

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Ini kisah season 2 dari nikah kontrak dengan om ceo tampan.

Mia Allura Atmaja putra pertama dari Alex Atmaja dan Rara Artnia, ia terpaksa kabur dari rumah orangtuanya untuk menghindari perjodohan dengan rival sang papa hingga akhirnya ia terjebak cinta segitiga dengan pengusaha muda bernama William.

Akankah ia menyerah atau memperjuangkan cintanya?

Nb : Untuk melihat visual mereka bisa cek di ig ; Duwi Sukema

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Murka Alex

Di kediaman Atmaja, Rara sedang berbaring di kamar Lura. Tubuhnya sedikit kurus, sudah hampir satu minggu putrinya meninggalkan rumah tanpa kabar. Sejak kejadian malam itu dimana putrinya kabur ia memilih tidur di kamar Lura meninggalkan suaminya yang egois.

Tok ... Tok ...

"Ma, Daffin boleh masuk," izin Daffin di ambang pintu.

Rara melihat putranya, menepuk ranjang kosong disampingnya untuk duduk disebelahnya.

Rara memeluk Daffin dengan suara tanggis yang terisak.

Melihat mama sedih seperti ini keadaanya aku harusnya tidak memprovokasi Lura kabur dari rumah sekarang mama menderita. Melihatnya kondisi yang memperhatikan sesak dadaku. Tapi jika aku tidak melakukan sekarang pasti hidup keluargaku akan menderita nantinya karena ulah si brengsek yang hanya gila hartaku pikir Daffin.

"Mah, berhentilah menangis! Jika mama menangis dilenganku maka kemeja milik anakmu yang tampan ini basah kuyub. Gimana jika mama aku beri tiket liburan atau shopping?" tawar Daffin menghibur mamanya.

Rara menjewer daun telinga Daffin, bisa-bisanya dalam keadaan sedih masih bercanda.

"Aw, mam ini sakit tahu. Mama mau kalau putra Atmaja yang paling keren sedunia kehilangan telinganya hanya gara-gara mamanya marah," cabik Daffin.

"Fin, mama serius. Mama takut terjadi sesuatu dengan kakakmu, kamu tahu dia wanita pasti akan susah hidupnya sedangkan ia selalu hidup berkecukapan. Bagaimana keadaannya, sudah makan belum, kita disini makan enak sedangkan dia. Atm saja tidak dibawa, ponsel juga," lirih Rara.

"Jika mama hanya memikirkan masalah dia makan dengan terjamin tenang saja, mam. Aku yakin pasti dia memikirkan kesehatannya dengan baik juga hidup dengan layak," senyum Daffin agar membuat mamanya tenang.

"Apa kamu tahu dimana kakakmu berada? Cari tahu dimana keberadaannya? Cepat pertemukan mama dengan kakakmu," pinta Rara.

Daffin sendiri juga belum mendapatkan informasi tentang Lura, padahal ia sudah mengerahkan semua anak buahnya untuk mencari tahu keberadaannya untuk memastikan dia dalam keadaaan aman.

"Mah, aku janji pasti akan segera menemukan Lura. Mama harus jaga kesehatan, apa papa sudah mengerahkan anak buahnya untuk mencari Lura?" tanya Daffin selidik.

Rara menggeleng.

"Apa papa tidak memiliki hati nurani?" hardik Daffin. "Egois, papa itu. Apa dia akan tetap memaksa Lura untuk perjodohan ini?" tanyanya lagi.

"Papamu tetap akan melanjutkan perjodohan Lura, dia bilang itu jodoh terbaik Lura. Padahal menurut mama tidak ada baiknya."

"Memang, ma. Aku merasa kasihan dengan Lura, apa aku nanti juga menikah karena dijodohkan? Mending aku jomlo seumur hidup jika harus dijodohkan emang ini zaman Siti Nurbaya," umpat Daffin.

Rara memukul lengan putranya dengan cukup keras.

"Mah, jangan pakai kekerasan sakit," teriak Daffin dengan mengusap lengannya.

"Salah sendiri itu mulut ngomong asal nyerocos aja. Ingat setiap kata itu doa, emang kamu ngak malu jadi perjaka tua. Karatan itu nanti kerismu," ledek Rara. "Kamu laki-laki berhak memilih calonmu sendiri asal wanitanya itu baik, taat agama, jelas asal usulnya. Fin, kalau kamu sudah ketemu dengan kakakku ajak dia di rumah om Adnan atau om Rizal ungsikan dia disana sementara waktu," perintah Rara.

Ketemu aja juga belum, itu anak minggat kemana sich? Harusnya saat dia mau kabur aku menyewakan rumah untuk dia agar sekarang ngak kerepotan seperti ini umpat Daffin.

"Baik mah, tapi apa suamimu nanti ngak murka?" ketus Daffin.

"Begitu cara kamu memanggil papamu?" teriak Alex yang baru datang.

Daffin mendengar suara teriakkan sang papa yang murka, ia segera berlari terbirit-birit keluar meninggalkan mama serta papanya sebelum ia terkena omelan Alex.

"Lihat anakmu!" tegas Alex menatap punggung putranya yang keluar kamar.

"Anakmu!" ucap Rara menautkan kedua alisnya menatap Alex. "Dasar laki-laki tua, bisanya hanya menyalahkan saja. Awas kamu mas, jangan harap bisa minta jatah denganku," ancam Rara.

"Sayang jangan mengancamku seperti ini! Kamu sudah tidak memberiku jatah hampir satu minggu masih mau mengacamku lagi. Kamu kembali tidur di kamar kita ya, jangan disini," rengek Alex dengan memengangi tangan Rara.

Rara mengibaskan tangan Alex, lalu mengusap lengannya.

"Tidur saja sendiri, aku tidak akan tidur denganmu sebelum putriku ketemu.Kamu itu egois mas, aku benci denganmu. Setiap buruknya anakmu kamu selalu menyalahkan aku, harusnya kamu itu bercermin dirimu itu dulu seperti apa? Ya memang Daffin dan Lura anakku bukan anakmu. Apa kamu tidak ingat bagaimana kamu membuatnya?" hardik Rara.

"Kalau kamu tetap memaksa anak-anakmu dan selalu menyalahkan aku sebaiknya aku pergi dari rumah ini. Kita hidup sendiri-sendiri biar aku urus anak-anakku sendiri," tegas Rara mengulang kembali perkataannya.

Alex terdiam, ia menyadarinya dirinya bersalah. Jika ia tidak memaksa Lura mungkin rumah tangganya akan baik-baik saja.

Rara berdiri melangkahkan kakinya keluar, untuk membuat Alex sadar akan kesalahannya. Ia tidak ada niat untuk berpisah dengan Alex, ia hanya menggertak agar Alex agar intropeksi diri. Saat satu langkah Alex memeluknya dari belakang.

"Maafkan aku, aku sudah membuat kamu menderita, selalu menyalahkan kamu. Tolong, jangan tinggalkan aku! Aku tidak ingin kehilangan kamu. Jangan bawa anak-anak kita pergi, disinilah rumah mereka," ucap Alex dengan nada suara melemah.

"Aku sudah bersabar, mas. Tapi kamu egois, aku sudah ngak kuat jika aku dan anak-anakku kamu sakiti," ucap Rara berpura-pura.

Untung saja kita tidak saling berhadapan jadi aku bisa bersandiwara batin Rara.

"Aku janji tidak akan memaksa putra putri kita, aku juga berjanji tidak akan menyalahkan kamu. Aku akan bilang kepada keluarga Pak Andi jika perjodohan Allura dan Sammy kita batalkan. Aku tidak akan memaksa Lura, biar dia yang menentukan kehidupan pribadinya sendiri," ucap Alex penuh penyesalan.

Rara mendengar ucapan suaminya segera melepas kedua tangan sauminya yang melingkar diperutnya.

"Sayang, jangan tinggalin aku," rengek Alex seperti anak kecil yang minta dibelikan permen.

"Siapa yang mau meninggalkan kamu, aku hanya lelah berdiri," sahut Rara membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Alex.

Alex segera mengambil tengkuk leher istrinya, mencium habis bibirnya hingga semakin dalam penyatuhan sentuhan yang saling bertautan.

Ditempat lain Lura segera menuju ruang William, untuk bertanya dimana kantinnya berada.

Tok ... Tok ...

Lura mengetuk pintu berkali-kali namun tidak ada jawaban sama sekali. Ia memutuskan membuka pintu, clingguan menyapu padangan matanya keseluruh penjuru sudut namun tidak mendapatinya. Ia keluar menuju ruangan Henry yang berada disampingnya untuk sekedar bertanya-tanya dimana ruangan dapur dan kantin.

Tok ... Tok ...

Ia mengetuk berkali-kali hasilnya sama tidak ada jawaban.

"Kemana perginya mereka berdua, sungguh keterlaluan kamu, Wil. Menyiksa aku bekerja tanpa memberiku makan," umpat Lura.

Ia memilih kembali ke ruangnya lalu memesan delivery untuk makan siangnya kali ini.

"Besok sepertinya aku harus membawa bekal untuk makan siang, lumayanlah sekalian menghemat waktu juga menghemat pengeluaranku," lirih Lura.

bersambung...

1
bundanya Fa
gusmandora ganti nama ya.... bener2 penulisnya nama aslinya ini?
Dahliah Park
Luar biasa
Istiani Ani
rasa soto ayam
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Nina kristiani
menarik, apalagi kalou, memperlihat Poto pemeran utama nya.😊
Fida Bundae Fathul
Biasa
Les Tary
segitunya lex
Sartini Sos
lura
Nina Exo
Luar biasa
kyany hamidun tuh
gue yakin bukan william tp Cwo lain si murahan itu
Noor hidayati
thor,aku bingung deh,kalau wiliam anaknya leon sama zahra,apa ga salah tuh umurnya?keon sama zahra kan seumuran raka suaminya aira,seumuran sama nia dan daniel,sedangkan alura saja cucunya nia yang sudah besar,seharunya anaknya leon kan seumuran sama anaknya raka aira,nia daniel,apa leon sama zahra punya anaknya setelah 20th menikah?
Hariani Yusuf
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
Hariani Yusuf
iya kayak deh anak angkat om daniel
Meryskhah Badarwin
ceritanya good,i like,,!
Hariani Yusuf
upx d sini ajah thor
Syarwan Hermawan Sarwan
0




😍😍
Rahmawati
iya
Ainia
bagus
Rafanda 2018
tahu istilah muhrim tp tnggl satu atap pinter sekali
Ana Yuliana Malewa
mampir 🥰 aku langsung faforit loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!