NovelToon NovelToon
Mbak Mafianya Mas CEO

Mbak Mafianya Mas CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Contest / Mafia / Chicklit
Popularitas:629.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Coretan Pena

Darah dibalas dengan darah begitupun nyawa dibalas dengan nyawa dan rasa sakit dibalas dengan rasa sakit.

Tak ada kata kasihan pada diri Lea Meowni,dendam yang ada pada dirinya sudah menutup mata dan hatinya untuk menerima kalau musuhnya adalah papa kandungnya sendiri.

Bagi Lea Meowni atau biasa dipanggil Meow, Air mata mamanya adalah kesakitan untuknya,siapapun yang menyakiti mamanya akan habis ditangannya termasuk papanya sendiri.

Banyak nyawa yang sudah melayang ditangan seorang Lea Meowni tapi siapa sangka demi membalaskan dendam kepada sang papa dia bisa berpura-pura menjadi cewek polos nan lugu.

Lea bertemu dengan CEO kulkas 99999999 pintu yang sangat dingin dan mau menjadi pacar bohongan dari pria itu untuk memperlancar rencananya menghancurkan papanya.

Cinta yang dulu hanya sebuah bohongan kini tumbuh nyata dihati seorang CEO KULKAS.

Bagaimana kisah mereka?
MARKICA( Mari kita baca)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Coretan Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTEMUAN DENGAN MUSUH

Fano,Lea dan Jenni sekarang berada di kantin kantor,kantin khusus bos jadi ruangan ini cukup privasi.

"Jen lo tumben kesini,gak kerja emang?"

"Gue tadi kebetulan lewat aja terus mampir,gue mau kebutik lagi habis ini."

Lea tak menghiraukan obrolan kakak adik itu karna dia sedang fokus makan,namanya juga kucing dikasih makan ya anteng.

"Kak,ntar malem mereka jadi kerumah?"

"Jadi kayaknya,mama udah bilang bibi buat masak agak banyakan si tadi."

"Paman juga dateng katanya."

"Emang paman udah pulang kesini,kemarinkan paman di Jepang?"

"Demi acara ini paman pulang."

"Salut si sama paman,segitunya menghargai undangan papa."

"Namanya papa itu kakak satu-satunyakan."

"Iya juga si."

"Kak,si Lea kalau lagi makan anteng ya,kaya kucing aja kalau ketemu makanan anteng."

"Makanya kalau makan berdua kakak dikacangin mulu ya gitu."

"Sabar pak sabar."Ucap Jenni sambil menepuk pundak Fano dan tersenyum.

Selesai makan,Jenni kembali kebutik sedangkan Fano dan Lea berjalan-jalan ditaman sebentar.

"Lea."

"Iya kenapa?"jawab Lea tapi fokusnya masih pada bunga yang sekarang dia pegang.

"Lihat sini bentar,masa saya suruh ngomong sama punggung kamu."

Lea tak menghiraukan perintah Fano,dia masih fokus sama bunga sampai Fano kesel dan menarik paksa Lea agar mau menghadapnya.

Fano yang tak menyangka Lea bakal oleng membuat mereka akhirnya jatuh dengan posisi Lea menindih Fano,jarak wajah mereka sangat dekat bahkan mereka bisa merasakan hembusan nafas mereka masing-masing.

CUP

Fano yang sudah sangat gemas karna Lea menunjukkan wajah babycatnya akhirnya mencium tepat dibibir Lea.

Lea yang menyadari hal itu langsung berdiri dan berjalan meninggalkan Fano yang masih tiduran dirumput.

"Lea tungguin."Ucap Fano sambil berdiri dan berjalan menghampiri Lea.

"Kenapa malah ditinggalin si,mana gak bantuin lagi."

Lea tak menjawab,dia berjalan lebih cepat sambil menutup kedua pipinya yang sudah seperti kepiting rebus.

Fano menghentikan langkah Lea dengan memegang kedua lengannya lalu menghadapkan padanya.

"Kenapa kok gak jawab hm?"

"Aku malu."Ucap Lea masih sambil menutup kedua pipinya dan menunduk.

"Katanya kalau aku gemes dicium aja jangan dicubit?"

"Tapi ngak dibibir juga,itu first kiss aku."

"Gpp dong first kiss sama calon suami." Sekarang gantian Fano yang pergi meninggalkan Lea yang mematung dengan ucapan Fano yang sangat random itu.

Fano yang menyadari Lea tak kunjung menyusulnyapun menoleh kebelakang dan menemukan Lea yang masih berdiri ditempat semula.

"Dia masih disana ternyata,pantesan gak nyusul-nyusul."

Fano menghampiri Lea dan langsung menggendong Lea seperti karung beras.

Lea memberontak tapi tak dihiraukan oleh Fano bahkan sampai dikantorpun Fano belum menurunkan Lea.

Semua karyawan memandang heran kelakuan dari bosnya itu tapi mereka tak berani berbicara apapun,mereka cuma tersenyum melihat kelakuan Fano.

"Fano turunin,malu dilihatin orang."Lea tetap merengek dan menendang juga memukul badan Fano tapi semua sia-sia,Fano tak ada niat buat menurunkan Lea walau mereka sudah mau masuk lift.

"Pak Fano udah balik ya."

"Iya bener,gak nyangka bu Lea bisa merubah Pak Fano yang dingin kaya balok es jadi sweet gitu."

"Namanya takdir gak ada yang tau."

Itulah beberapa bisikan dari karyawan setelah Fano masuk kedalam lift.

....

Setelah sampai diruangannya, Fano baru menurunkan Lea disofa.

"Gak usah cemberut gitu ah,ntar aku gemes lagi gimana?mau aku cium lagi?"tanya Fano dengan senyum jahilnya.

"Ih gak mau."Lea menutup seluruh mukanya dengan kedua tangannya.

Fano membuka tangan Lea dan kembali menatap Lea,tapi kali ini tatapan itu sangat dalam seakan ada sesuatu yang berbeda dalam tatapan itu.

CUP

Lagi-lagi Fano mencium Lea tapi sekarang dipipinya.

"FANOOOOO"

Fano langsung berlari kemejanya dan duduk pura-pura gak denger aja udah.

Lea yang kesal dengan Fano berjalan ingin keluar sambil ngomel pakai bahasa Paris,Lea juga gak lupa mengambil kertas dan pensil dimeja sekertaris yang ada di ruangan Fano.

"Mau kemana?"tanya Fano sambil berdiri didepan pintu menghalangi Lea yang ingin keluar.

"Awas saya mau balik keruangan saya."jawab Lea dan melanjutkan mencoret-coret kertas yang dia pegang dan ngomel tetep.

"Ruangan kamukan disini."

"Ruangan saya disebelah,sejak kapan ruangan saya disini?"

"Sejak sekarang."Ucap Fano lalu mendudukkan Lea dikursi sekertaris.

"Saya mending disebelah dari pada disini sama bos mesum."Ucap Lea sambil ingin berdiri tapi ditahan Fano dan didudukkan dikursi lagi.

"Mau disini atau saya cium lagi bibir kamu dan sekarang lebih lama,kalau perlu saya mainin gak kaya tadi cuma nempel doang?"Ucap Fano sambil memajukan wajahnya membuat Lea langsung mengalihkan pandangan dan menggeser kursinya.

"Ok saya disini aja."Ucap Lea sambil menunduk dengan posisi yang jauh dari Fano.

'semakin lama sama dia,gue bisa suka beneran sama ni bocah.'Batin Fano sambil brrjalan menuju mejanya.

'Serangan jantung gue lama-lama deket dia,mending suruh berantem lawan preman deh dari pada lawan dia.'Batin Lea masih ngedumel.

....

Malam harinya keluarga Fano,paman dan keluarga teman bisnis Rendra sudah berada dimeja makan,tinggal menunggu Fano dan Lea karna mereka tadi pulangnya telat karna ada meeting mendadak.

"Mereka lama banget ya,gak tau gue udah laper kali."gerutu Zidan.

"Dasar tukang makan."Ejek Jenni.

"Kalian berdua gak pernah berubah dari dulu ya,berantem dimanapun."Ucap Gita,anak perempuan dari teman bisnis Rendra yang seumuran Fano,mereka memang sudah kenal lama.

"Kak Jenni yang slalu nyari masalah sama Zidan tu."

"Enak aja kalau ngomong,lo kadang juga nyari masalah sama gue."

"Banyakan kakak juga yang nyari masalah sama gue."

"Udah-udah kalian ini gak malu apa."lerai Fanya.

Beberapa saat kemudian Fano dan Lea turun bersama.

'Tu cewek siapa kok kaya deket banget sama Fano sampai turun bareng segala?'batin Gita yang melihat Fano dan Lea turun bersama

'Kenapa ni orang harus disini segala si,gue pengen bunuh dia rasanya.'Batin Lea setelah melihat tamu yang datang.

Lea dan Fano duduk sebelahan

"Mumpung udah pada ngumpul semua,sekarang kita mulai makan."Ucap Rendra sambil tersenyum.

"Oh iya Lea, yang duduk disebelah Zidan itu pamannya Fano,sebelahnya Gita anak dari om Darel dan tante Lisa."Ucap Rendra sambil menunjuk 4 orang yang sekarang berada didepannya.

'gue gak nyangka musuh gue adalah pamannya Fano dan Istrinya bokap gue sendiri,semakin seru sepertinya.'Batin Lea setelah melihat keempat orang yang diperkenalkan padanya.

"Malem om tante semua,saya Lea."Ucap Lea dengan senyum palsunya.

Mereka makan dengan tenang sambil bercanda ria sampai pada saat Hendri,pamannya Fano berbicara,semua keluarga Fano langsung diam termasuk Lea.

"Eh Rel,Ren saya ada usul ni,anak kalian berdua udah pada gede,udah kenal lama juga bahkan kalian juga udah kenal lama,kenapa ngak kalian jodohin aja Fano sama Gita biar hubungan persahabatan kalian makin erat.

Disini Darel tak menyadari dan tak mengetahui siapa Lea itu bahkan Lisa dan Hendri juga gak sadar Lea ini siapa.

"Wah gue setuju banget,mereka udah kenal lama juga."Ucap Darel,Gita tersenyum malu-malu mau.

Semua keluarga Brista diam tanpa mengeluarkan kata apapun.

"Gimana Ren lo setuju gak kalau kita jodohin Fano sama Gita?"tanya Darel pada Rendra.

Lea memilih pergi dan meletakkan sendok juga garpu dengan kasar membuat semua orang melihatnya.

"Yang tunggu!" Fano mengejar Lea tanpa berpamitan pada yang lain.

"Dia siapa si Ren,kenapa gak sopan banget?"Tanya Hendri pada Rendra yang masih diam.

Keluarga Brista masih diam dan gak ada yang berani menjawab.

Lea berlari menuju taman lalu duduk disalah satu bangku,Fano yang melihat Lea duduk dikursi langsung menghampirinya.

"Kamu kenapa pergi,kamu cemburu?"Tanya Fano sesaat setelah Sampai dan duduk disebelah Lea.

Lea menatap Fano sangat dalam lalu memeluk Fano sambil menangis.

"Kamu jangan nikah sama dia,kamu boleh sama cewek manapun yang penting gak ada hubungannya sama paman dan temennya papa kamu,hiks hiks."

"Emang kenapa kalau aku sama dia?"tanya Fano

Fano berniat untuk meledek Lea yang dia pikir kalau Lea sudah mulai jatuh cinta sama dia tapi jawaban Lea jauh dari Expektasi Fano malah berhasil bikin Fano kaget dan bingung.

"Aku gak mau jadi harus benci sama kamu dan cukup kakek sama nenek yang mereka ambil jangan kamu juga ikut diambil sama mereka."

.

.

BERSAMBUNG

1
Dewi Agustin
Luar biasa
Jalitong Jalitong
thot cerita mu kok gitu,,,masa seorang mafia gug peka,,,di kasih makanan gug curiga sama sekali,,padhal pda saat fano dan ayah nya dia langsung thu klau miniman fano di kasih obat,,,
Jalitong Jalitong
thor kayak aneh dengan judul nya,,,kta2 mbak sama mas kan yg ada du indonesia,,,tpi di cerita ini kok di paris,,,trus ngomong nua lo sama gua,,itukan aneh,,
Cintiyakusuma ningrum
bagus kk seruh juga cerita nya
Rhinduku Ghenio
cerita terlalu kesana sini ribet.. bingung saya bacanya..
elena
ceritanya bagus
tapi jangan pakai saya kamu kesannya kaku
saran aja sich✌️
Desi Lahat
lanjut thor
Eliya riyanti
astaga gita kanibal gitu
Syahrudin
tolong di ubah sedikit alur ceritany berilah sedikit kebahagiaan buat mew dan keluarganya, jgn trs"an sedih
Syahrudin
sy sgt stju thor, kanjut dg semangat💪💪💪
Syahrudin
wah si fano gada kapok"nya y, ktnya bucib sama dea tp mlh berani bawa cewe kedpn dea, cari manpus lu fan
Syahrudin
lanjut kk
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Juwairiyah Abdul Ghoni
kok aku tdk bisa lanjut baca cerita ini ya... apa ada yg salah
Juwairiyah Abdul Ghoni
jangan lama2 liburnya, lanjut cerita selanjutnya, smangat
Juwairiyah Abdul Ghoni
monoton
Juwairiyah Abdul Ghoni
ceritanya sangat menarik, cuma monoton dan membosankan
Heria Wita
lanjut dan semangat ya thor
Maulai7
awalnya pura pura tp lama lama lupa dengan kepura-puraannya..
nur afnyar
yg penting pembacanya ngk ikutan gila 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!