NovelToon NovelToon
Pesugihan Tuyul

Pesugihan Tuyul

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Misteri
Popularitas:47.2k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rania menatap tubuh Rina yang terlihat begitu kurus kering seolah tidak memiliki daging, padahal bisa dibilang bahwa Rina memiliki porsi makan yang begitu banyak ketika sedang mengisi perut, namun entah ke mana semua makanan yang sudah masuk sehingga dia terlihat begitu kurus dan pucat.

"Kok Mbak punya air susu?" Rania bertanya dengan nada heran.

Namun pertanyaan itu tidak pernah Rina jawab, tentu saja membuat Rania semakin bingung sehingga dia memutuskan untuk mencari tahu Dan setelah sedikit demi sedikit mengetahui maka Rania yang menjadi sangat syok, terlebih lagi dia juga menyadari bahwa Rina sama sekali tidak memiliki bayi namun dia terus memiliki air susu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11. Penampakan

Arin datang tergesa-gesa mendatangi rumah sang adik karena ada sesuatu yang ingin dia sampaikan, Sebab Dia sudah memutuskan lebih baik bercerita kepada Ayu saja bila dibanding dengan orang lain karena dia juga masih belum yakin Apakah tadi malam itu memang kenyataan atau dia hanya salah lihat saja karena terbawa oleh pikiran.

Tapi ketika baru saja datang ke rumah sang adik maka dia menjadi kaget saat melihat Ayu terbaring dengan tubuh yang sangat panas, ternyata Ayu mengalami demam tinggi dan dia terlihat begitu pucat sekali sehingga membuat Arin merasa cemas dengan sang adik, dia sudah sangat hafal bila Ayu demam seperti ini maka dia pasti melihat sesuatu yang tidak biasa.

''Kamu malah sudah duluan demam seperti ini.'' Arin berkata dengan suara lemah sekali.

''Aku takut, Demi Tuhan Aku sangat takut sekali dengan kejadian tadi malam.'' Ayu rasa ingin menangis ketika akan bercerita.

''Jangan terlalu diingat dulu kalau memang sangat menakutkan untuk dirimu, Bagaimana kalau aku minta tolong bantuan dari seseorang?'' tawar Arin kepada sang adik.

''Tapi nanti malah jadi perbincangan orang lain.'' jawab Ayu yang masih belum yakin juga.

''Lah tapi kau saja sampai demam dan aku datang ke sini itu mau membicarakan tentang masalah yang kau lihat itu juga.'' Arin terlihat begitu tidak tenang sama sekali.

Sebab mereka memang sudah hafal satu sama lain dan dapat dipastikan Ayu habis melihat sesuatu itu dengan perasaan yang begitu menakutkan sekali, sejak dulu hingga sampai sekarang dia kerap melihat pemandangan yang tidak biasa dan bila dia sudah mendapat Pemandangan itu maka dapat di pastikan bahwa Ayu akan jatuh sakit.

Ini tadi malam bukan hanya Ayu saja yang melihat kejadian itu tapi Arin pun mengartikan hal yang sama sehingga dia semakin yakin untuk meminta bantuan dari seseorang, namun Ayu sendiri membantah karena dia merasa tidak perlu mengatakan itu kepada orang lain terlebih dahulu.

Sebab dia tidak mau bila sampai terjadi fitnah, tahu sendiri para warga yang ada di sini terkadang bukan hanya ingin Simpati tapi mereka ingin mengetahui dan kemudian akan membicarakan masalah itu sampai terlihat sangat tidak memiliki hati sama sekali, setidaknya Ayu Masih memikirkan hal itu sampai nanti para tetangga mengetahui sendiri.

''Tapi Kenapa Rina bisa menjadi arwah gentayangan seperti itu?'' Arin bertanya dengan suara gemetar.

Ayu tertegun karena dia sama sekali tidak tahu mau menjawab apa atas pertanyaan dari sang kakak, Sebab Dia juga penasaran kenapa Rina bisa gentayangan menghantui para tetangga yang ada di sekitar sini dengan tangisan yang begitu memilukan sekali, bukan hanya tangisan saja tapi dia bahkan menampakkan diri sehingga membuat jiwa Ayu merasa begitu terguncang.

''Ini pasti ada yang tidak beres dengan kematian yang dia alami.'' Arin berkata dengan sangat yakin.

''Kak, dia muncul dan menangis sambil mengatakan bahwa dirinya sangat kesakitan.'' Ayu mulai menceritakan apa yang dia lihat semalam.

''Kau sampai melihat Bagaimana bentuk dia?!'' mendadak saja Arin menjadi kaget bukan main.

''Iya! kalau hanya mendengar suara tangis maka aku tidak akan jatuh sakit seperti ini, tapi dia muncul di depan mata dengan keadaan yang sangat mengerikan.'' ujar Ayu sambil memejamkan mata karena ingin membuang bayangan tersebut.

''Ya allah, apa dia masih merasa sakit pada payudara nya!'' pekik Arin.

''Jangan terlalu kencang bila sedang berbicara tentang masalah ini, Aku tidak mau nanti para warga sibuk membicarakan Rina.'' Ayu masih tetap saja ingin menjaga.

''Kalau aku hanya mendengar suara tangis disertai dengan bau amis yang sangat menusuk hidung.'' timpal Arin dengan suara lirih.

Beda penampakan yang telah dilihat oleh Ayu sehingga mereka semua menjadi tertegun dan tidak tahu kenapa mendadak saja Rina menjadi arwah gentayangan seperti itu, padahal menurut mereka berdua kematian yang dialami oleh wanita tersebut adalah kematian normal karena dia memang menderita sakit yang cukup berat.

Ayu segera menceritakan dengan detail ketika Tadi malam dia ingin mengambil air di bagian dapur, namun ketika berbalik dia malah melihat sendiri bagaimana bentuk Rina yang berdiri dengan pakaian compang-camping serta pada bagian dada berlumuran darah segar, bahkan pada payudara yang pecah itu sudah mulai berubah bentuk.

''Apa meninggal sakit kanker seperti itu juga akan menjadi arwah gentayangan?'' Ayu bertanya dengan nada polos.

Arin menggeleng karena dia sama sekali tidak tahu dan menyebabkan itu adalah penyakit biasa namun Kenapa pula harus bangkit kembali menghantui para warga, karena bukan hanya dia saja yang melihat maka Arin semakin yakin untuk meminta bantuan kepada seseorang.

''Kau siapa sakit seperti ini maka lebih baik bila aku meminta bantuan dari Ustadz Felix.'' putus Arin pada akhirnya.

''Bocah kecil itu?'' Ayu menoleh seolah dia tidak yakin.

''Jangan meremehkan seperti itu karena dia adalah anak dari Ustad Kondang itu, aku yakin Felix pasti bisa membantu.'' Arin sangat percaya dengan keputusan ini.

''Lalu Apa yang akan kita katakan kepada dia ketika menceritakan untuk meminta tolong?'' tanya Ayu.

''Ya katakan saja terus terang bahwa kita telah mendapat gangguan dari sosok iblis.'' jawab Arin pula

''Kalau urusan setan seperti ini maka lebih baik minta tolong pada wanita bernama yang ada di Desa Ujung Pandang.'' Ayu Malah memiliki ide tersendiri.

''Mau datang di desa nya Felix saja kita harus memakan sekitar empat jam, lalu Bagaimana kalau kita mau mendatangi Desa Purnama itu pula!'' Arin mengatakan waktu yang begitu panjang sekali.

Ayu terdiam karena Desa mereka memang ada di bagian yang paling ujung dan begitu terpencil sehingga sebagian masih belum ada yang mendapat listrik, begitu jauh bila ingin mendatangi Desa Pandan Arum sehingga mereka terkadang lebih baik untuk tidak datang ke sana, Arin lebih memilih untuk minta bantuan kepada Felix yang jarak nya Lumayan dekat dari Desa mereka sekarang.

''Kalau kau memang setuju Maka nanti aku akan berbicara kepada Mas Yoga.'' ujar Arin serius.

''Aku ikut saja Bagaimana baiknya dan kalau bisa jangan sampai ada warga lain yang tahu tentang masalah ini.'' Ayu tetap berusaha untuk menutupi.

''Lah Makanya lebih baik Panggil Ustadz saja karena nanti bisa alasan kalau kau sedang butuh guru ngaji.'' jawab Arin.

Sebenarnya Ayu agak tidak setuju karena Sekarang dia sudah sangat lihai untuk mengaji Namun karena tidak mungkin juga untuk menolak maka lebih baik menerima saja, terlebih itu adalah alasan yang paling tepat dan juga paling aman ketika nanti ada para warga yang bertanya tentang keberadaan Ustad itu di rumah mereka.

Selamat pagi, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya, Terima kasih untuk para pembaca yang selalu mendukung cerita saya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔✰͜͡v᭄
ya ampun Pur ..bocil kau ajak bicara tentang birahi segala 🤣...semoga aja ya Rania selamat bisa di bantu purnama sampai tuntas
Eli Rahma
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Eli Rahma
hai..itu ketuamu loh..😆😆
neni nuraeni
brrti disini Zidan juga sudah metong ya kak,, dan purnama sudah kmbli pulih sperti sedia kala makanya dia trjun lagi,,,
Raffaza Direzky87
biarkan aja gak usah di bantu
Ass Yfa
setidaknya Rania..nggk dikejar tuyul itu lagi kalo Delisa mau nikah sama Ilham
Ayuk Witanto
ah moga saja purnama mau membantu...
Ayuk Witanto
biarlah si Delisa jadi ibu susunya si tuyul
Ayuk Witanto
lanjut
Ayuk Witanto
Linda itu apa yang tinggal di rumah kosong
Ayuk Witanto
apa itu rina
Ayuk Witanto
Alhamdulillah
Ela Jutek
emang perlu di tabok si Pur sekali kali
Iis Dawina
kan yg di judul sebelumnya Zidan meninggal makan jamur beracun
vania larasati
lanjut kak
ismi
ini gimana rina kok main setuju saja adiknya disusu tuyul,,
Yeyet Rohaeti
siang thor, di sini Zidan udah meninggal ya thor?
Tri Lestari
yang di untungkan si Ilham ini
putri wahyu
siang jg Bess..
Ani_Sudrajat
Kok gak punya lawan thor emang Zidan kemana??
MiilaaManurung: Racun yang tertinggal
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!