Temmy Lynn, seorang dokter cantik super jenius tapi sangat plenger, ceplas ceplos dan omongannya kadang sepedas seblak level 100. dia bisa menyembuhkan segala macam penyakit tanpa terkecuali. Dia hanya peduli dengan uang, baginya itu sangat realistis.
Kailendra Adyaksa, tuan muda dingin yang mengalami kelumpuhan setelah kecelakaan mobil yang dialaminya dua tahun yang lalu. Dia menolak semua pengobatan dan orang-orang yang mencoba mendekat termasuk orang tuanya. Apa yang terjadi jika kedua manusia beda karakter ini bertemu? Yuk kepoin keseruan mereka di sini guys..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaeyunie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
Hari ini rencana Lynn untuk Kai adalah belajar berjalan, ya minimal berdiri dulu lah. Seperti biasa, setelah sarapan dan minum obat Lynn memijat kaki Kai.
"Dah lah kuy kita coba berdiri dulu, dikit-dikit aja" ucap Lynn
"Kalau saya bilang up anda coba berdiri ya" lanjutnya lagi.
"Okay up" Kai mencoba sekuat tenaga untuk bangkit dari kursi roda sambil berpegangan pada tiang di depannya. Dia berusaha sekuat tenaga untuk menggerakan tubuh nya. Terlihat beberapa kali dia meringis menahan nyeri. Setalah hampir setengah jalan, tubuhnya goyah. Kai hampir jatuh kalau Lynn tidak menopangnya.
Grepp...
Lynn menangkap tubuh Kai yang hampir jatuh. Pandangan mereka bertemu, jantung Kai berdebar kencang melihat ke dalam mata gadis itu. Rasanya sangat sulit untuk mengalihkan pandangannya.
'Sial kenapa dia cantik sekali' rutuk Kai dalam hati. Sama seperti Kai, Lynn pun menatap mata Kai.
'Anjay sumber duit gue ganteng juga. Hehehe' puji Lynn dalam hati.
"Gak usah gugup gitu tuan muda Kai, saya tau kok saya cantik paripurna" ucap Lynn dengan percaya diri.
"Siapa yang gugup? Sembarangan kamu, gak usah GR" bantah Kai.
"Halah jantungmu noh, dag did dug kedengeran banget. Dah lah nih pegangan ke sini tahan beberapa menit aja" ucap Lynn sambil menuntun Kai berpegangan kepada tiang di depannya.
"Busyet itu badan atau tiang listrik? Tinggi banget" ucap Lynn ketika melihat Kai berdiri.
"Tinggi tuan berapa sih?" tanyanya lagi.
"Sekitar 190cm kalau gak salah, emang kaya kamu bogel" ledek Kai.
"Heh sembarangan kalau ngomong, 168 cm itu ideal ya ideal, kalau saya dibilang bogel terus yang dibawah 150 cm dibilang apa? Pohon toge?" omel Lynn tidak terima.
"Hahaha.. itu kamu yang ngomong ya bukan saya" untuk pertama kalinya Kai tertawa lepas. Lynn tertegun melihatnya.
"Daebak.. Anda kalau tertawa kaya gitu gantengnya melesat lho. Kiw kiw cowok udah punya pacar belum?" goda Lynn sambil mengedipkan sebelah matanya. Muka Kai memerah mendengar candaan Lynn.
"Sorry saya gak minat sama cewek kata duitan" balas Kai asal.
"Dih berarti anda nyari cewek yang gak waras dong soalnya semua cewek normal pasti suka duit" balas Lynn tak mau kalah.
"Pasti adalah, cewek yang Nerima kita apa adanya dan percaya adanya cinta sejati"
"Hahahaha... apa itu cinta sejati? In this economy mah cinta itu no sekian. Dah lah cukup latihan hari ini. Besok kita belajar berdiri lagi tapi saya gak akan bantuin tuan kalau jatuh ya bangkit sendiri" ujar Lynn memberi peringatan kepada Kai. Pria itu pun hanya mengangguk tanda setuju. Setelah selesai latihan, Lynn membiarkan Kai untuk beristirahat di ruang latihan.
Hari ini Lynn berencana keluar mencari rempah-rempah yang ia butuhkan untuk obat Kai. Melihat perkembangan Kai yang cukup pesat, Lynn memutuskan menambahkan beberapa bahan untuk mempercepat kesembuhan Kai. Awalnya Lynn berencana naik angkutan umum tapi Kai menyuruhnya untuk memakai mobil pribadi Kai untuk mempercepat perjalanan. Sebenarnya itu hanya alasan Kai. Entah kenapa ketik Lynn tidak ada di rumah perasaannya tidak karuan. Ada perasaan cemas, takut dan perasaan lainya yang sulit dijabarkan.
Tentu saja itu merupakan ulah dari Ireng and the gank untuk membuat Kai stress dan mengganggu kesehatannya. Tapi karena keberadaan Lynn pengaruh itu tidak terasa. Lynn sudah membersihkan beberapa hal yang sudah menganggu kenyamanan penghuni di sana.