Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11
"tidak bisa, aku tidak bisa kalah dari anak perempuan ular itu,mama akan sangat sedih jika semua kekayaan papa jatuh ke tangan Morgan dan mama nya, apapun yang terjadi aku harus melakukan sesuatu,"
Setelah puas melampiaskan amarahnya di dalam ruang kerja nya, Samuel pun kini mulai berpikir keras, kalimat dari ucapan sang papa yang tadi terus terdengar jelas di kuping nya, tentang sang mama akan kecewa jika dirinya tidak berhasil mengalahkan Morgan dan mama nya yang licik itu.
"Aku harus mencari cara, aku tidak boleh kalah dengan anak haram itu.
Sebagai pewaris yang sah, Samuel tentu tidak akan menyerahkan apa yang seharusnya menjadi milik nya begitu saja kepada mama tiri dan adik nya yang licik itu,ia pun mulai berfikir keras dan fokus kepada masalah mendesak yang saat ini sedang terjadi.
Namun tiba-tiba Azka masuk ke dalam ruangan tersebut tampa mengetuk pintu lagi, betapa kagetnya Azka melihat ruang kerja sang tuan yang sudah berantakan seperti kapal pecah.
"Tu ... Tuan muda,apa yang anda lakukan dengan ruangan ini? Aku baru saja menyuruh OB untuk membereskan nya semalam," ucap Azka sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
"Jangan banyak bicara, cepat bantu aku mencari seorang perempuan hamil yang tidak punya suami atau perempuan hamil yang butuh uang," ucap Samuel kepada Azka dengan tatapan tajam nya.
Azka yang mendengar itu sontak kaget, dia kaget melihat Samuel seperti orang kesurupan saja, alih-alih membicarakan soal perusahaan ia malah memerintahkan Azka untuk mencari seorang perempuan hamil mana tidak ada ayah pula ini hal gila menurut Azka.
"Pe ... Perempuan? Buat apa tuan muda?" Ucap Azka gugup.
"Aku butuh perempuan yang hamil dan bisa memberikan anak itu kepada ku, tidak peduli anak haram atau apa, aku tidak akan membiarkan perusahaan ini jatuh ke tangan Morgan," ucap Samuel menatap serius wajah sang asisten.
Seketika Azka pun mengerti atas apa yang sudah merasuki tuan Samuel, pantas saja dia tadi melihat papa Robi keluar dari perusahaan, ternyata sebuah ancaman sudah datang kepada Samuel.
"Tuan muda, tenang lah, jangan gegabah, jangan mengambil keputusan yang akan membuat mu menyesal seumur hidup, bukan kah tuan muda bisa melakukan nya dengan nona Naya? Itu akan lebih aman dan baik,masih ada banyak waktu untuk membuka hati, aku yakin perlahan tuan muda akan bisa menerima nona Naya, ini untuk kepentingan tuan muda dan nyonya Zena juga kan," jelas Azka mengambil inisiatif untuk menasehati Samuel agar tidak terjerumus atau mengambil kesempatan secara tidak sadar.
Azka sengaja menyalurkan pendapat nya kepada Samuel, karena sejujurnya ia juga iba terhadap Naya, dia pasti akan lebih menderita jika Samuel menghadirkan wanita baru di tengah-tengah pernikahan yang sudah menyiksa itu.
"Buka hati untuk perempuan itu? Mempunyai anak dari nya? Tidak,aku tidak mau, aku benar-benar tidak mau, dia adalah gadis sial yang sudah menghancurkan kehidupan ku," ucap Samuel menolak mentah-mentah usul Azka barusan.
"Jika tidak mau melakukan nya dalam keadaan sadar, mengapa tuan muda tidak mabuk saja?" ujar Azka lagi, ia akhirnya memutuskan untuk mengatakan hal itu kepada Samuel karena tidak memiliki cara lain lagi.
Samuel seketika terdiam mendengar ucapan Azka barusan, meskipun dengan keadaan mabuk dia menyentuh Naya, namun dia tidak mungkin akan mabuk setiap malam kan.
"Sudah lah tuan muda, jangan khawatir, aku yakin tuan muda punya banyak cara untuk melewati masalah ini, waktu masih panjang anak nya tuan Morgan juga kan baru lahir proses ini tidak mungkin di lakukan tuan Robi dengan cepat percaya lah padaku bahwa jika melakukan nya dengan perlahan hasilnya juga akan sangat maksimal," ucap Azka bijaksana.
Ya kalau Azka tidak punya bakat tidak punya kebijaksanaan mana mungkin dia menjadi asisten kebanggaan seorang tuan muda Samuel kita yang angkuh dan sombong ini.
Setelah perbincangan panjang dengan Azka Samuel pun akhirnya mulai kembali tenang perasaan nya yang awalnya kacau dan mengebu-gebu kini berhasil di damai kan kembali oleh Azka.
"Kau benar, seharusnya aku tidak buru-buru, mungkin saja nanti ada jalan lain," ucap Samuel dengan tenang.
"Betul," jawab Azka.
"Malam ini, siapkan satu set gaun pesta dan lain sebagainya, aku dan Naya akan pergi menghadiri upacara pemberian nama untuk anak Morgan, semua ini permintaan tua bangka Robi, " ucap Samuel lagi mengalihkan pembicaraan nya.
"Baik tuan muda," jawab Azka lagi.
Ya begitulah Samuel, dia kalau sudah terlalu kesal dengan sang papa, akan dengan mudah memagil nya dengan sebutan tua bangka, benar-benar anak yang berbakti ya teman-teman.
Next
Sementara itu di sisi lain
"Nyonya, maaf menganggu, di depan ada tamu," ucap pelayan nya mama Zena.
Mama Zena yang sedang menikmati teh hijau nya itu sontak menaikkan alisnya terlihat sangat bingung dan meletakkan gelas teh tersebut ke atas meja kembali, dia bingung karena seperti nya tidak ada janji dengan para sahabat hari ini mengapa tiba-tiba ada yang datang di waktu istirahat nya.
"Siapa?" tanya mama Zena.
"Itu nyonya, anu ... "
Belum selesai sang pelayan meneruskan ucapannya, terlihat seseorang yang berjalan masuk dan kini berdiri di hadapan mama Zena.
"Selamat siang kak, kau tidak mungkin marah kan jika aku masuk dan duduk di hadapan mu sekarang?" ucap perempuan tersebut.
"Kau, apa yang kau lakukan di mansion ku? Di mana sopan santun mu? Aku bahkan belum memerintahkan bibi untuk menyuruh mu saya menemui aku," ucap mama Zena terlihat risih saat melihat wanita tersebut.
"Hmm, kita ini adalah madu, sama-sama istri nya mas Robi, aku rasa tidak masalah begini," jawab wanita tersebut yang ternyata adalah Ruby.
"Duduk lah, dan segera katakan ada niat apa kau datang ke sini?" tanya mama Zena tak kuasa terlibat emosi dengan perempuan rubah yang ada di hadapannya saat ini.
"Tidak ada maksud lain,aku hanya ingin mengundang mu malam ini untuk datang ke acara pemberian nama kepada cucu ku, oh iya anggap saja dia cucumu juga karena kau belum di berkati cucu kan kak, aku harap kau bisa datang,"
Terlihat jelas bahwa Ruby dengan sengaja menyinggung soal cucu kepada mama Zena, dia bahkan terlihat ingin memancing emosi mama Zena.
Mama Zena yang penyabar pun tidak kuasa menangapi nya dengan amarah, alih-alih emosi dia malah menanggapi nya dengan senyuman.
"Astaga,maaf kan aku,aku sampai lupa untuk memberikan selamat kepada mu, tapi tenang saja, aku akan datang nanti malam dan aku juga akan menyiapkan kado istimewa untuk cucu mu itu, dan satu lagi aku juga cepat atau lambat akan memiliki cucu jadi kau jangan terlalu kasihan kepada ku ya,"
Ruby yang melihat ketenangan mama Zena pun sontak kesal, dia berharap mama Zena akan marah membabi-buta, namun semua yang dia harapkan tidak sesuai dengan kenyataan sekarang.
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,