Seorang Laki-laki yang mencintai Gadis cantik yang dimana seorang gadis itu Adalah Wanita Favorit nya dari masa lalu sampai sekarang, Namun sayang nya gadis cantik itu Telah mengalami kecelakaan bullying dari sekolah lamanya sampai mengalami ketakutan yang berlebihan sampai-sampai gadis cantik itu amnesia, dan melupakan baskara. Apakah Gadis cantik itu Akan kembali mengingat baskara? atau tidak?! dan siapakah Gadis cantik yang menjadi Favorit baskara??
dari pada kalian penasaran sama alur ceritanya mending yukk Baca kisah Antara Baskara Dan seorang gadis cantik ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aeniii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11.PERJODOHAN
Sore hari nya aeni sudah di perbolehkan pulang oleh dokter dan detik itu juga aeni langsung mengemasi barang-barang nya dan segera keluar dari rumah sakit itu.
"Akhirnya pulang juga.. " ucap aeni sambil menghirup udara segar di sore hari.
Baskara yang melihat nya hanya tersenyum sambil membuka kan pintu mobil nya untuk aeni.
"Masuk dulu ay, apa mau di sini terus?! " tanya baskara kepada aeni dengan wajah tanpa ekpresi namun nadanya sangat lembut
"Ih amit-amit deh dateng ke sini lagi" ucap aeni sambil bergegas masuk kedalam mobil baskara.
Setelah itu baskara langsung melaju kan mobil nya dengan kecepatan sedang
"Apah.ngeliatin mulu heran" ucap aeni kepada baskara dengan nada ketus nya.
"Cantik" jawab baskara singkat
"Apa sii ah, baskaraaa.. " ucap aeni sambil memalingkan wajahnya yang memerah bak kepiting rebus.
"Aku masih gak nyangka kalo kamu akhir bisa sembuh dan inget aku lagi" ucap baskara tiba-tiba mental aeni dengan mata elang nya yang meneduh kan.
"Maaf yah udah bikin kamu sama yang lain Khawatir,maaf juga kalo aku gak inget sama kamu sama sekali waktu itu" jelas aeni netra berkaca-kaca menahan butiran air mata nya yang hendak jatuh.
"Gak usah minta maaf sayang, itu bukan salah kamu, aku bakalan kasih pelajaran buat orang yang udah bikin kamu kaya gitu" jawab baskara dengan nada sedikit naik, dia merasa sangat kesal jika mengingat kejadian waktu itu.
"Gappah beobei gak usah di perpanjangan lagi, aku juga udah gappah ko, dan dia juga udh di masukin ke penjara juga kan" pinta aeni kepada baskara, lalu aeni senderkan kepalanya di dada bidang baskara
"Aku kangen banget semua tentang kamu ay, love U baby" ucap baskara dengan mencium kening aeni.
Tak terasa di perjalanan cukup lama di karnakan macet dan sedikit gerimis, Aeni pun tertidur begitu saja karna dia merasa sangat lelah.
Baskara yang cukup peka dan paham akan wanita nya, meski aeni sudah melupakan makanan yang ingin dia makan saat di rumah sakit itu, baskara tetap membelikan telur gulung beserta martabak, bukan hanya itu baskara juga membelikan aeni beberapa Snack , es krim dan coklat ke ke sukaan nya.
Setelah sampai di parkiran apartemen aeni, baskara tidak langsung membangun kan gadis nyaa itu, dia malah membiarkan nya saja dan menunggu nya sampai terbangun sendiri.
Setelah menunggu hampir satu setengah jam akhir nya aeni pun terbangun dari tidur nya.
"Aghh... " ucap aeni sambil memegangi kepala nya, dia merasa sedikit sakit di kepalanya
"Kenapa ay, kepala nya sakit lagi" tanya baskara khwatir terjadi sesuatu kepada aeni.
"Ini pusing kaya nyah ke lamaan tidur deh " jawab aeni sambil membuka seatbelt nya.
"Ya udh aku gendong aja yah " ucap baskara.
"Gak usah, aku gappah, kamu kalo mau langsung pulang, pulang aja" ucap aeni kepada baskara dengan membuka pintu mobil.
Baskara mana bisa membiarkan aeni pergi sendirian begitu, pasti dia akan mengantar kan aeni sampe memastikan bahwa aeni tidak butuh apa-apa dan baik-baik saja.
"Aku anterin kamu sayang, sini aku gendong" ucap baskara sambil menggendong aeni ala koala.
"Agh... Baskaraaa... Gak mau gw bisa jalan sendiri" teriak aeni sambil memukul dada bidang baskara.
"Tadi katanya manggil nya harus aku kamu, kenapa sekarang jadi lu gw lagi?" Tanya baskara dengan muka tengil nya.
"Ihhh baskaraaa..... " teriak aeni kepada baskara dangan menyembunyikan wajah nya di dada bidang baskara.
"Apa sayang...." Goda baskara
Sesampai nya di dalam apartemen, baskara menurunkan aeni dengan sangat hati-hati di sopa.
"Hah seriuss kamu beneran beliin ini " tanya aeni antusias sambil mengambil telor gulung yang sudah baskara letakan di atas meja beserta yang lain nya.
"Iyah, tapi jangan sering-sering makan makanan kaya gini yah, gak baik buat kesehatan " pesan baskara sambil mengelus rambut aeni dengan lembut, lalu dia merebahkan tubuh nya di sopa berdambingan dengan aeni.
"Capek yah, maaf yah a-aku ngerepotin kamu terus" ucap aeni sambil memandangi baskara yang terpejam
"Nggak ay, aku gak capek" jawab baskara singkat sambil membuka mata nya dan mengelus-ngelus pipi aeni.
Aeni membiarkan laki-laki itu tertidur di samping nya, dia tetap pokus menonton dracin kesukaan nya.
Hampir satu jam aeni menonton dracin dan baskara Tertidur.
Tiba-tiba saja headphone baskara berdering pertanda ada panggilan masuk.
Aeni tidak sengaja melihat siapa yang menelpon baskara sa dari tadi. Membuat nya sedikit risih
"ZEA ANATASYA" yah yang menelpon baskara sa dari tadi adalah perempuan yang bernama ZEA ANATASYA, seketika aeni langsung merasa sangat bedmood setelah mengetahui bahwa yang menelpon baskara sa dari tadi adalah perempuan. Ntah siapa dia.
Baskara pun terbangun dari tidur nya dan dia sudah tidak melihat keberadaan gadis nya itu.
"Ay... " teriak baskara mencari keberadaan aeni
"Sayang.... Kamu dimana hei" ucap baskara lagi sambil terus mencari ke kamar aeni
Dan yah bener saja aeni berada di kamar nya.
Namun baskara hanya mendengar gemercik air di dalam kamar mandi nya, pertanda aeni sedang berada di kamar mandi,dan Baskara menunggu aeni selesai mandi.
Setelah aeni keluar dari dalam kamar mandi, dia terkejut menemukan baskara sudah berada di kamar nya
"Baskaraaa..... " teriak aeni kaget dengan keberadaan baskara di kamar nya, mana dia cuman memakai handuk saja untuk menutupi bagian tubuh nya.
"Apa sayang, udah mandi nya" jawab baskara santai
"Apa si, keluar gak Gw mau pake baju" perintah aeni kepada baskara
"Kalo gak mau gimana? " tanya baskara dengen muka datar nya
"Baskara keluar ga lu!! " ucap aeni lagi dengan sedikit nada tinggi
Baskara hanya terseyum dan keluar pergi.
Setelah aeni berganti pakaian dengan memakai baju piama alias baju tidur dengan lengan panjang celana panjang nya, yang membuat dia semakin kelihatan cantik dengan rambut yang jepit asal.
"Ngapain masih di sini" ucap cuek aeni tanpa melihat baskara yang berada di ruang TV
"Kamu ngusir aku ay" jawab baskara tak terima bahwa diri nya di usir begitu saja
"Iya" ucap aeni singkat
"Ay kamu kenapa sii sayangg, kamu lagi Datang bulan ya? " tanya baskara sambil membuntuti aeni pergi ke dapur untuk mengambil minum.
"Lu lagi di tungguin tuh sama pacar lu di tempat biasa katanya" jawab aeni datar wajah nya tanpa ekpresi.
"Apa sii ay, orang pacar aku cuman kamu AENI PRHAWIRA" ucap baskara merasa sedikit heran dengan apa yang di bicarakan aeni
"Gak usah ngeles baskara, gappah kalo lu emang mau kaya gitu. " ucap aeni sambil berjalan begitu saja
"Ay jelasin dulu apa maksdunya astaga, aku gak ngerti sama apa yang kamu omongin" ucap baskara sambil terus membuntuti aeni dari belakang
"Siapa Zea ANATASYA itu" ucap aeni singkat
Baksra mengacak rambut nya kesall dia lupa kalo nomber wanita yang di jodohkan oleh papah nya blom dia blokir
"Dia itu anak nya teman papah aku ay, aku mau di jodohkan sama dia, tapi aku gak mau dan aku udah tolak dia, tapi dia terus-menerus nelponin aku". jelas baskara dengan berharap aeni mengerti dirinya
" oh gitu"jawab aeni singkat sesingkat-singkatnya
"Ay plis jangan marah, aku udah tolak beberapa kali perjodohan ini, aku gak mau sama dia aku cuman mau sama kamu doang" ucap baskara lagi sambil ters meyakinkan aeni
"Gw ngantuk, mau tidur, gw capek pengen istirahat" ucap aeni sambil berdiri menuju pintu keluar untuk meminta baskara keluar dari apartemen nya.
"Ay... " ucap baskara
"Keluar baskaraaa.... Gw mau istirahat dan gak mau di ganggu sama siapapun" tegas aeni kepada baskara
Tiba-tiba saja baskara langsung memeluk aeni untuk meredakan amarahnya yang sedang tidak stabil.
"Udah ya... Jangan marah-marah mulu, aku gak bakalan terima perjodohan ini sampai kapan pun, kamu tetap milik aku selamanya sayang, begitu juga dengan aku. " ucap baskara dengan sangat lembut sambil tangan nya mengelus-ngelus ramput aeni.
"Aku gak tau harus gimana kalo nanti beneran di paksa di jodohin sama papah kamu, sedangkan papah kamu nggak suka sama aku. " ucap aeni serak sambil menahan tangisan nya
"Nggak ada yang bisa misahin kita sayang sekali pun itu papah aku. Kamu tenang aja aku bisa ngatasin permasalahan ini. Sekarang kamu tidur oke, aku pergi dulu, nanti kalo ada apa-apa atau mau apa-apa telpon aku oke sayang" ucap baskara lembut dan terus memeluk gadis kecil nya itu.
"Akan ku buktikan, Bahwa dirimu adalah orang terakhir yang ku cintai setulus ini."
~_BASKARA_~