NovelToon NovelToon
The Tyrant King'S Love Obsession

The Tyrant King'S Love Obsession

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Tiana Ayu novita

Dimulai dari Evalia dan teman sekampusnya mendaki ke gunung untuk sekian lamanya, tidak menduga menjadi awal kehidupan yang berubah.

Evalia terbangun sebagai gadis desa di suatu negeri yang tidak dia kenali dengan wajah jauh berbeda, dan sialnya dia malah membangun obsesi sang tiran perang.

apakah hidupnya kali ini adalah kesempatan kedua atau sebaliknya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiana Ayu novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 10

 "Eva", gadis yang dipanggil namanya sedikit tersentak kaget. menoleh cepat ke arah ketiga sahabatnya.

 Sejak kejadian itu, dia tidak berani berkata pada kedua orang tuanya dari mana dia mendapatkan air tujuh mata pelangi, esoknya wabah mulai bisa di kontrol berkat penyuntikan.

 Siang ini Eva selesai melaksanakan tugas dan berkunjung ke rumah Luantys, disana sudah berkumpul semua sahabat dari Leo dan Glen.

 "ah ada apa?" eva menyeringai kecil.

 "kau aneh, apa ada masalah?", Leo menatap Eva seksama.

 Eva menggeleng," semua baik kok".

 Eva tentu tidak bisa membahas masalahnya yang menerima tawaran gila Felix, tawaran yang sama saja menjadikannya tawanan Odelions. Sepanjang dia melihat hari, dia khawatir terus menerus, dia lebih cemas lagi bagaiman dia akan mengatakan hal itu ke Ella dan Izkye.

 Selesai berkunjung, Eva berjalan menuju hutan. Berniat untuk kembali ke air terjun untuk mengambil beberapa daun merah Phoenix dan teratai merah.

 eva masih tidak bisa menghilangkan pikiran yang akan terjadi padanya tujuh hari lagi, terlebih sekarang dia tau identitas aslinya adalah keturunan penyihir terakhir yang belum masuk waktu kedewasaan.

 Dia ingat jika penyihir masuk umur dewasa, hutan Ilos akan mengembalikan sihir dan saling mengokohkan. masalahnya sekarang, dia akan pergi ke Odelions tujuh hari lagi.

 "hais harusnya aku gak ceroboh pergi semalam" gumam Eva sembari melepas pakaiannya.

 Dia akan mengambil beberapa metalium untuk dijadikan pedang, di butuh itu jika akan ke Odelions. Setidaknya dia harus cari cara untuk kabur dari sang tiran.

  Eva menoleh ketika mendengar suara Geraman, seekor babi hutan seperti mengamuk berlari ke arahnya.

 Dengan sigap Eva menghindar, pakaiannya terlepas dari genggamannya dan jatuh ke air. Eva berdecak karena dia tidak membawa pakaian ganti lagi. Hanya memakai celana yang sangat pendek dan bra, Eva mencoba menahan babi itu.

 Jarang hewan Ilos menyerangnya karena sadar siapa dia, tapi yang ini seperti bukan hewan Ilos.Saat Eva hampir di gigit, sebuah pedang menembus tubuh babi mengotori tubuh Eva.

 "tidak ku sangka buruan ku saling bertemu". Wajah Eva menjadi datar.

 Felix mencabut pedangnya dan tersenyum kecil melihat Eva. hal yang paling Eva tidak suka melihat senyuman itu dari Felix.

 "lancang sekali kau bisa sampai kesini, kau tau ini Ilos. Walau aku bersedia menikah denganmu belum tentu aku mau mengakui Ilos bagian Odelions". Eva bangkit dari posisinya.

 Felix tidak menjawab, malah memberi seringai yang cukup menyeramkan untuknya. Tangan kokohnya menyilang di dada, memberikan tatapan yang tajam dan sinis.

 Eva tidak takut, walau belum bisa memakai sihir. setidaknya hutan Ilos bisa membantu nya.

 "tidak kuduga kalau kau sekecil ini", cetusnya

 kening Eva berkerut bingung, sampai akhirnya paham kalau dia tidak memakai pakaiannya. Wajahnya memerah, dan spontan dia menyilangkan kedua tangannya untuk menutupi dadanya yang hanya memakai bra.

 Felix terkekeh, awalnya dia hanya berburu kecil sejak bertemu Eva semalam. Dia tidak bisa tidur karena membayangkan akan menikahi Eva.

 Iya, pilihan yang di ajukan Felix adalah sebuah pernikahan jika Eva mau membawa air tujuh mata pelangi semalam, dan hal itu memang membuat Eva bingung bukan main. kenapa pernikahan, yah setidaknya dia akan mencari cara agar kabur saat pernikahan.

 namun Felix tentu sadar resiko eva akan kabur, jadi dia sudah menyiapkan siasat baik untuk bisa mengurung Eva di dekatnya nanti.

"sopan kah kamu melihat wanita seperti itu" sinis Eva.

 "untuk apa, sebentar lagi aku akan melihatnya lebih lengkap". Felix mengambil beberapa helai rambut Eva untuk di kecup.

 Eva merinding, mundur perlahan. Berniat untuk mengambil pakaiannya yang jatuh ke air, namun batal ketika sebuah tangan memeluknya dari belakang. Hembusan nafas berat mengenai kulit bahunya yang mulus.

 Tubuh Eva lebih kaku lagi, ketika sebuah benda kenyal menempel di bahunya, dan merayap ke lehernya.

 "kau_lepasin tidak". Eva memberontak.

 Felix malah memutar tubuh Eva dan membuat Eva terdiam, ketika bibir Felix menyentuh bibirnya.

 Belum sempat memberontak, tubuh Eva di dorong hingga punggung nya menyentuh batang pohon, kedua tangan Eva di cekal kuat dan tubuh Eva di tahan kuat agar tidak berontak. tangan lain Felix menahan lehernya dan memperdalam ciuman mereka.

 Eva berusaha berontak, sampai bibirnya terluka. darah yang di bibir nya belum cukup untuk menghentikan tindakan Felix.

 Nafas Eva tersenggal ketika Felix melepas tautan mereka, menatap mata Eva tajam seperti predator. Seketika tubuh Eva tegang bukan main.

 "rupanya seperti ini rasanya ciuman, lumayan". Felix mengusap bibir Eva yang berdarah.

 Eva memalingkan wajahnya, tidak Sudi menatap Felix yang baginya sangat tidak tau diri.

 Felix melepas jubahnya, dan melemparnya ke Eva."pakai lah. Kau tidak ingin di Katai sedang melakukan hal aneh oleh wargamu kan."

 Felix mengambil bangkai babi tadi dan masuk ke hutan, meninggal Eva yang sudah tidak tahan lagi untuk mengumpat padanya.

 "ah sialan, itu ciuman pertamaku. Felix biadab awas saja kalau kita bertemu lagi. Ku sobek mulutmu" kesalnya sembari memakai jubahnya dan pulang.

 Dia tidak tau saja, kalau ada orang lain yang melihatnya, dia tidak percaya akan apa yang dia lihat antara Eva dengan sosok tiran dari Odelions.

 " itu gak mungkin kan " batin Luantys.

...****************...

Felix mengusap rambutnya dengan handuk, air dingin menetes perlahan dari rambut hitamnya. keheningan yang suram selalu mengisi kamarnya.

Felix meletakkan handuk kecil ke kursi, mulai mem-fokuskan fikiran pada setumpuk kerjaan yang di siapkan sang kaisar untuknya. Malam ini dia akan mengerjakannya di kamar nya.

Mata yang tajam tidak lepas dari sebaris demi baris kalimat dari laporan bangsawan Odelions, semua dia amati dan beri stempel Kerajaan atas miliknya, Seperti biasa.

"kau tidak ada kerjaan selain mengawasiku hm," Felix tidak menoleh sedikitpun.

Brian lompat dari pagar balkon dan terkekeh, menyelipkan tangan di saku celananya. Melangkah mendekati Felix dengan santai.

"oh harus, kau lebih sulit diurus dari pada pangeran Flery. Sekarang kau di kamar, belum tentu tiga jam selanjutnya kan" Brian menatap Felix.

"seterah kau saja", Felix tetap fokus mengurus dokumen laporan.

Brian duduk di sofa,mengambil acak buku yang ada di meja membacanya untuk mencegah dia bosan. Membiarkan keheningan mengisi antara mereka.

lima menit...

lima belas menit...

Satu jam berlalu, mereka tenang dalam keheningan yang ada diantara mereka, Felix sedikit melirik Brian yang masih sibuk membaca buku mengenai sejarah Odelions.

Brian menarik pedangnya dan menangkis sebuah anak panah, begitupun Felix. wajah tenang mereka berubah seratus delapan puluh derajat sedetik itu juga.

Aura mencekan Felix layaknya malaikat pencabut nyawa, ditambah mata merah bagai darah gelap nya yang berkilau penuh tidak sukaan.

Brian melihat panah yang terbelah di dekatnya, mengamati dengan cepat struktur panah itu.

"Ilos_tidak ku duga mereka bisa selicik ini", Brian menatap Felix.

Felix tersenyum kecil, kembali duduk di kursinya, membuat Brian bingung.

"memang kucing kecil yang nakal ", Gadis itu tidak tau saja, kalau Felix melihat mata berkilau nya yang penuh kekesalan sebelum pergi.

...****************...

1
Alia Chans
saling support, sabi kali ya😍✍️👈
Wawan
Salam kenal Buat Eva ✍️
anggita
like iklan👍☝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!