NovelToon NovelToon
MY ELITE LOVER

MY ELITE LOVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menikahi tentara / Dokter / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:9.1k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Di balik tatapan dingin seorang Komandan Elite, tersimpan rasa rindu yang terpendam bertahun-tahun.

Saga Pratama Dirgantara menyimpan cinta rahasia untuk sang primadona sekolah, Renata Admajha, adik kelasnya saat SMA. Sosok Saga yang dingin, pendiam, dan tertutup membuatnya hanya berani mengagumi gadis itu dari jauh tanpa berani mengutarakan isi hati.

Hingga saat keberaniannya mulai muncul untuk menyatakan cinta, kabar mengejutkan justru datang menyambar. Sang pujaan hati ternyata telah dipinang oleh saingannya sendiri.

Mendengar hal itu, Sang Komandan patah hati sebelum sempat memiliki. Namun, sebagai lelaki terhormat, tak ada yang bisa ia lakukan selain mundur dengan teratur, mengubur perasaannya dalam-dalam, walau harus menelan pil pahit sendirian.

Namun, takdir cinta sang komandan punya rencana lain yang tak terduga.

Mampukah Saga menemukan Cintanya?
Mau tahu kisah selengkapnya yuk! langsung baca aja ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 My elit lover

Suasana di meja itu seketika hening. Hanya suara denting gelas yang bergesekan dan alunan musik akustik latar kafe yang terdengar lembut menyelimuti ruang. Rena menahan napas dalam-dalam, jari-jarinya saling mengerat erat di bawah meja hingga putih akibat kekakuan. Ia menatap pria di hadapannya dengan pandangan harap-harap cemas, menanti setiap kata yang akan keluar dari bibirnya.

Saga tidak langsung menjawab. Ia perlahan menjulurkan tangan untuk mengambil gelas air putih di depannya, lalu menyesapnya pelan-pelan seolah pertanyaan Rena bukanlah hal yang perlu diambil pusing. Tatapannya tetap tenang, bahkan terkesan dingin dan sulit untuk ditebak apa yang ada di dalam pikirannya. Padahal jauh di dalam hati ...

"Apa aku salah dengar? Rena mau ajak aku jadi pasangannya di acara pernikahan Rendy dan Sasa?" batin Saga, sebuah senyum puas menggeser sudut bibirnya tak terlihat. "Wah, kebetulan banget! Gak perlu susah cari alasan buat mendekatinya. Ternyata dia sendiri yang mengajak!" lanjutnya dalam hati, rasa gembira menyelinap dalam kedamaian yang ia tampakkan.

"Gimana Kak? Apa Kakak bisa? Tapi kalau Kak Saga tidak bisa juga tidak apa-apa kok," ucap Rena dengan suara pelan, tubuhnya mulai sedikit menyusut seolah sudah menyerah sebelum jawaban datang. Wajahnya mencerminkan campuran kecewa dan rasa malu yang jelas terlihat. "Masih ada waktu beberapa hari lagi, Rena bisa coba tanya teman-teman lain kok."

"Siapa bilang tidak bisa?" potong Saga dengan cepat, meletakkan gelasnya kembali ke atas meja dengan gerakan yang santai namun penuh ketegasan. "Aku akan menemanimu. Tapi jangan coba-coba mengajak laki-laki lain."

Rena langsung mendongak, matanya yang tadinya suram kini berbinar cerah bagai bintang di malam hari. "Benaran, Kak Saga mau?!"

"Hm. Tapi ada syaratnya," ucap Saga dengan wajah sok serius, menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi sambil menatapnya dengan tatapan yang membuat hati berdebar.

"Hah! Kok pakai syarat segala sih Kak?" tanya Rena, wajahnya mulai mengerut kesal hingga membentuk cemberut yang justru terlihat lucu. Pemandangan itu membuat hati Saga semakin terasa gemas tak karuan.

"Ya, harus ada syaratnya. Gimana? Setuju atau tidak?" tantangnya dengan nada yang menggoda.

Rena terdiam sejenak, jari telunjuknya mengetuk-ngetuk dagunya pelan seolah sedang menghitung setiap kemungkinan yang ada.

"Hmm, masa sih harus ada syarat ... tapi ini kesempatan emas! Buat nunjukin ke dua orang itu kalau aku bisa dapat yang jauh lebih baik. Pasti mereka akan terkejut dan melongo melihat aku gandengan Kak Saga! Apalagi Sasa! Ah, sudah lah, apapun syaratnya bisa urusan nanti. Yang penting kesempatan ini gak boleh disia-siakan!" batin Rena, sebuah senyum licik penuh kemenangan muncul di wajahnya.

"OKE DEH KAK! Setuju! Asal Kakak mau nemenin aku, syarat apa saja aku terima!" seru Rena dengan semangat yang membara, tangan kanannya mengepak-cepak kecil di atas meja.

Saga tersenyum tipis dalam hati. "Bagus!" sahutnya dalam diri sendiri.

"Syaratnya ..." Saga perlahan mendekatkan wajahnya ke arah Rena, mengurangi jarak di antara mereka hingga udara di sekitar tampak semakin hangat dan membuat Rena secara refleks menahan napas. "Setelah acara selesai ... kamu harus mempersiapkan dirimu untuk aku."

DEG!

"Apa maksudnya?! Jangan-jangan dia mau aku temani ke ... ah, mana mungkin! Kak Saga kan selalu dingin dan jarang dekat dengan cewek. Pasti itu hanya pikiran aku aja." batin Rena mulai panik, namun wajahnya makin memerah seperti buah delima yang masak.

"Bagaimana? Kamu siap?" tanya Saga dengan nada yang tetap tenang, menatap tajam ke dalam manik mata gadis itu yang kini tampak kacau balau.

Belum sempat Rena menjawab atau menanyakan lebih jauh, suara langkah kaki yang jelas dan sapaan akrab tiba-tiba menyapa mereka dari arah belakang.

"Rena?!"

Rena dan Saga serentak menoleh. Seorang pria tampan dengan jas rapi dan senyum ramah yang khas sedang berjalan cepat mendekat ke arah mereka.

"Andre?!" seru Rena dengan nada kaget namun penuh kegembiraan. "Hai! Kok kamu ada di sini?"

"Lagi sarapan bareng tim dokter nih. Kebetulan lihat kamu dari jauh, jadi mampir aja," sahut Andre dengan akrab. Ia kemudian berdiri di tepi meja, tatapannya perlahan bergeser menatap Saga yang duduk berhadapan dengan Rena.

Matanya menyapu perlahan penampilan Saga yang terlihat sangat berkelas, lalu kembali menatap Rena dengan senyum yang menggoda.

"Wah, cepat banget move on-nya ya! Apa ini ... calon suami pengganti?" ceplos Andre tanpa berpikir panjang.

DEG!!!

Jantung Rena seolah berhenti berdetak sejenak. Wajahnya langsung memerah padam seperti kepiting rebus, keringat dingin menyelinap di dahinya dan tubuhnya jadi kaku kaku. Tangannya terangkat pelan seolah ingin membantah namun tak bisa menemukan kata-kata yang tepat.

"Eh ... itu ... anu ... And ... Andre bukan begitu kok! Kita itu ..." Rena terbata-bata, wajahnya penuh kepanikan saat mencoba mencari alasan yang masuk akal. 'Astaga Andre ngomong apa sih! Nanti Kak Saga marah atau salah paham gimana!'

Belum sempat Rena menyelesaikan kalimatnya, suara berat, tenang, namun sangat berwibawa tiba-tiba memotong ucapan gadis itu.

"Iya."

Satu kata saja. Pendek, jelas, dan tegap. Meluncur mulus dari bibir Saga.

Mata Rena membulat sempurna, nyaris keluar dari kelopak matanya. Ia menatap Saga dengan wajah tak percaya, mulutnya terbuka lebar namun tak ada suara pun yang bisa keluar darinya.

"HAH?! IYA?! KAK SAGA BILANG IYA?!" batin Rena berteriak histeris, otaknya seolah sedang bekerja keras mencerna setiap huruf dari jawaban singkat itu.

Sementara Rena masih terpaku tak bergerak, Saga justru tetap duduk dengan santai, posturnya tegap bak raja yang sedang memerintah wilayahnya. Wajahnya tetap datar dan tenang, bahkan terkesan sangat percaya diri seolah apa yang baru dia katakan adalah hal yang paling wajar di dunia. Ia bahkan menatap Andre dengan tatapan yang penuh kepemilikan dan sedikit kemenangan.

"Jadi ..." Saga menyandarkan kembali punggungnya ke sandaran kursi, lalu tangannya bergerak santai merapikan lipatan lengan bajunya. "Ada yang bisa dibantu, Tuan Andre?"

Andre terkekeh riang, mengangkat kedua tangannya tanda menyerah dan merasa kalah telak. "Wih mantap sekali! Selamat ya Ren! Gak nyangka prosesnya cepet banget. Oke deh, gue tidak mau ganggu momen romantis kalian berdua ya! Gue balik ke meja teman-teman dulu!"

Andre langsung pamit undur diri, meninggalkan Rena yang masih terpaku diam dan Saga yang tetap tampak tenang serta percaya diri.

Setelah Andre benar-benar hilang dari pandangan, Rena baru bisa menarik napas panjang dan kembali sadar akan keadaan sekitarnya. Ia menatap pria di hadapannya dengan wajah yang masih merah padam dan jantung yang terus berdebar kencang.

"Ka ... Kak Saga?!" panggil Rena dengan suara yang sedikit bergetar. "Tadi ... tadi Kakak bilang 'iya'... apa maksudnya?!"

Saga menatap Rena dengan pandangan yang dalam dan hangat, lalu perlahan menyunggingkan senyum miring yang sangat menggoda dan membuat hati berdebar kencang.

"Maksudnya ..." Saga kembali mendekatkan wajahnya, lalu berbisik lembut tepat di depan telinga Rena dengan nada yang sedikit jahil.

"RA-HA-SIA!"

"Tunggu sebentar lagi ya Rena sayang ... nanti kamu pasti akan tahu jawabannya kok," batin Saga sambil tersenyum licik, penuh dengan rencana yang sudah ia susun dengan cermat.

 

Bersambung ....

1
Munas Tuti
aduuuh Sasa kok gak kapok yaa, bener2 gak tau diri ....gak tau apa siapa Sagav
Rahma Inayah
pasti orang suruhan. Sasa nnt klu rencana mu gagal dan km seblak nya yg ketangkap org saga ketar ketir mnt maaf .km Lp klu saga pasukan elite BKN tu aja mata dan telingaj nya ada dmn mn klu ada sinyal yg kurg baik lngsung terkoneksi ke saga
Elsa
makin seru aja nih ceritanya. lanjut baca lah
Elsa
wah gercep juga mommy Saga
Elsa
akhirnya bisa jujur juga saga/Shhh/
Elsa
Kevin sangat jahil ya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rahma Inayah
knp gk km aja yg ngantr Rena kerumh sakit saga hrs pake 2 mobil pulg nya BS km jmpt lgi dan bs jln2;walau hanya sbntr ngilngi penat
Munas Tuti
wouuuuw romantisnya Saga...pacar mau dines dikawal, semangat yaa Saga😍
Elsa
cerita yang seru untuk di ikuti
Elsa
lanjut Thor semangat ya
Elsa
sangat bagus😍😍💪💪💪💪💪💪
Elsa
awal baca sudah menarik dan penasaran aku suka
Surya
lanjut up kak, aku semakin penasaran bagaimana kelanjutannya/Smile//Smile/
Surya
rencana yang keren Saga/CoolGuy//CoolGuy//Kiss/
Munas Tuti
keren Saga BTL ke Rena, ternyata gayung bersambut.....buat Sasa kuapooook dehh, makanyajd org jangan sok
Rahma Inayah
good saga
sri hastuti
siipp Saga ,kasih pelajaran orang2 sombong itu , 👍👍👍
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Klo Rena tau ini, auto tmbh love² ama Saga 😎😍🤩
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Asiiikkk, kita tunggu drama mreka 🥳🥳🥳
Munas Tuti
akhirnya Saga bisa jujur juga tentang perasaannya....tinggal Rena jawab dwooong biar Saga gak galauu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!