Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebelas
“Gak Pi .. Tania pulang sama aku .. aku belum selesai urusan sama nich anak “ Ucap Bella
Tania hanya menggeleng kepala mendengar ucapan Bella
“Kirain udah lupa “ gumam Tania yang masih di dengar oleh Hendra membuat Hendra terkekeh
“Ya udah papi sama mami duluan “ Ucap Adrian
Tiara yang ingin berjalan bergandeng dengan Mia dicegah oleh Hendra dengan Hendra memegang tangan Mia dengan cepat
“Mami kalau mau pulang silahkan tapi jangan bawa Mia juga “ cegah Hendra
Mia hanya diam memandang Hendra dan Tiara bergantian
“Mia biar pulang sama mami kamu pulang sendiri “ Ucap Tiara tegas
“Mia biar aku yang antar pulang” Ucap Hendra
Bella memandang Mia yang di perebutkan oleh Tiara dan Hendra hanya bisa tersenyum begitupun Tania kaget dengan Hendra dan Tiara
“Udah jangan bertengkar malu di liatin Mia ... Udah Mi biarkan Mia pulang sama Hendra, tapi ingat jaga anak perempuan papi baik – baik .. awas sampai lecet anak perempuan papi, papi gantung kamu“ Ucap Adrian
“Sebenarnya anak papi siapa sich?” Tanya Hendra yang merasa di anak tirikan
“Mia “ Ucap Adrian dan Tiara bersamaan membuat Hendra mendengus kesal
Bella hanya tertawa begitu juga Tania
“Iya aku jaga anak mami sama papi baik – baik .. “ Ucap Hendra pasrah
Walau Hendra berbicara seperti itu tapi di hatinya merasa senang karena orang tuanya merestui dan menyanyangi Mia.
“Mia sayang pulang diantar sama Hendra tapi ingat jika dia jahatin kamu kasih tau sama mami atau papi biar nanti Hendra dihukum “Ucap Tiara
“Memang selamanya ini aku jahatin Mia apa?” Tanya Hendra kesal dengan pemikiran Maminya
“Memang “ Ucap Bella dan Tiara bersamaan
Ucapan Bella dan Tiara yang bersamaan membuat Hendra semakin kesal sedangkan Mia melihat Hendra kesal malah terkekeh
“Papi sama mami pulang duluan” pamit Adrian
Tiara lalu melepaskan rangkulan pada Mia, Mia lalu memberikan tangannya pada Tiara untuk mencium tangan dan beralih ke Adrian begitu juga Hendra, Bella dan Tania mengikuti Mia. Ketika Tiara dan Adrian pamit pergi Hendra mengajak Mia pulang ingin bergandeng tangan tapi Mia melarang karena malu nanti di liatin banyak orang dan bergosip tentangnya.
“Gak ada yang akan bergosip semua pegawai pasti udah tau, benarkan Nia ? “ Ucap Hendra
“Iya benar Hen, Aku dan ada beberapa yang sudah ngomong cuma Mia aja yang gak peka” Ucap Tania
“Bukan gak peka aku sadari diri Nia .. “ Ucap Mia yang tak melanjutkan ucapannya karena di potong oleh Hendra
“Berhenti bicara begitu .. Aku nikah kamu bukan nikah sama status kamu .. jadi berhenti berfikir seperti itu “ Ucap Hendra
“Udah yuk.. kita pulang “ Ucap Hendra lagi
Mereka berempat keluar Bella dan Tania berjalan duluan barulah Hendra dan Mia, yang membuat Mia semakin malu karena Hendra menggandeng tangan apalagi teman – teman kerja Mia dan Hendra semakin bersorak menggoda Mia dan Hendra karena mereka tau Hendra menyukai Mia tanpa Tania dan Bella yang berjalan bersama melihat ke belakang memandang Mia dan Hendra langsung tersenyum.
“Aku doain semoga kalian bahagia selalu “ Ucap Tania dalam hatinya
Tania yang sebenarnya berencana untuk pergi setelah besok gajian dan akan mengirim resign besok karena pasti akan di cegah oleh Hendra apalagi dia akan membacanya dan menandatangani. Tania memang akan pergi menjauh dari kehidupan Bella, Hendra dan Mia karena dia malu hamil diluar nikah apalagi hasil pemerkosaan. Sebenarnya Tania hari ini akan mengajak Hendra dan Mia tapi Tania tidak mau mengganggu mereka karena pasti mereka membutuhkan waktu berdua. Akhirnya ia mengajak Bella yang kebetulan datang menjemputnya di tempat kerjanya dan akan mengajak Hendra dan Mia nanti
besok setelah pulang kerja. Tania meminta pada Bella untuk mampir di mall sekalian makan di sana. Bella yang tidak curiga pun mengikuti kemauan Tania dan memang Bella juga masih rindu sama Tania.
Dua hari kemudian pagi jam sembilan Hendra sampai di hotel, ada ketemu klien yang akan memakai hotel. Biasanya Hendra datang bersama Mia, hari ini mereka mendapat shift siang jadi Hendra tidak menjemput Mia. Sebelum dia kerja sebagai pegaawai biasanya dia mengecek laporan – laporan dulu karena dia juga ingin seperti itu merasakan apa yang pegawainya kerjakan. Saat semua orang yang bekerja di hotel tau status Hendra mereka semua menghormatinya dan memanggil berbeda tapi Hendra tidak ingin seperti itu tapi semua menghargai keputusan Hendra yang akan memanggilnya berbeda saat dia jadi pegawai dan bos mereka tapi kadang mereka semua sering melanggar membuat Hendra pasrah dengan panggilan mereka yang penting saling menghargai satu sama yang lain dan tidak ada pembulyan di tempat kerja jika kedapatan maka akan di kena sanksi dan bahkan di pecat. Makanya mereka semua senang bekerja dengan kepimpinan Hendra. Saat kerja Hendra memesan pada Niko asistennya jika Mia datang langsung memintanya keruangan dulu dan siangnya Mia datang langsung ke ruangan Hendra dengan sudah siap bekerja tapi ketika mereka keluar ruangan mereka mendpatkan Tiara yang datang menjadi kaget
“Mami “ Ucap Hendra kaget saat membuka pintu
Mia yang melihat itu langsung maju dan menyalami Tiara
“Ini baru anak mami “ Ucap Tiara sesudah mencium kedua pipi Mia
Hendra yang mendengar itu hanya mendengus lalu menyalami Tiara
“Iya Mia anak mami .. aku bukan “ gumam Hendra yang masih bisa di dengar oleh Tiara dan Mia
Mia hanya bisa menggeleng kepala melihat sikap manja Hendra pada maminya
“Kenapa Mia masih kerja juga ?” Tanya Tiara pada Hendra
Hendra dan Mia saling memandang dan kembali memandang Tiara
“Tante aku ingin kerja dulu .” Ucap Mia yang di potong oleh Tiara
“Masa panggil Tante ... panggil Mami aja kan sebentar lagi jadi menantu mami” Ucap Tiara
“Maaf tan.. Mami “ Ucap Mia dengan terpaksa memanggil Tiara mami karena melihat raut wajah Tiara
“Mami maaf .. Biar aku jadi istrinya Mas Hendra tapi aku masih ingin kerja .. beda lagi kalau sudah hamil dan punya anak “ Ucap Mia yang di setujui oleh Hendra karena apapun keputusan Mia Hendra ikut
“Baiklah kalau itu mau Mia tapi jangan terlalu capek kerjanya.. dan kamu juga Hen jangan buat menantu mami kecapean “ Ucap Tiara tegas pada Hendra
“Iya mami ku sayang... trus mami kesini mau ngapain?” Tanya Hendra
“Mami ingin ketemu menantu mami sebelum mami menemani papimu ketemu klien “ Jawab Tiara
“Trus papi dimana ?” Tanya Hendra
“Ngapain nanya papi?” Tanya Adrian yang baru sampai di depan mereka
Mia lalu menyalami Adrian sama seperti Tiara tadi
“gak apa – apa nanya doang” Ucap Hendra setelah selesai menyalami Adrian
“Yuk klliennya udah datang” Ucap Adrian pada Tiara
Tiara hanya mengangguk dan sebelum pergi Tiara memandang Mia
“Mia besok temani mami ke mall ya” Ucap Tiara
Mia yang di minta Tiara menjadi bingung karena dia belum terbiasa pergi berdua bersama Hendra mama lalu Mia memandang Hendra. Tiara melihat Mia memandang Hendra langsung memandang ke arah Hendra
“Iya mami aku ijinin asal Mia mau?” Tanya Hendra yang mengerti jika maminya ingin pergi dengan Mia tapi Hendra tau Mia pasti malu jika pergi berdua sama Maminya
“Maukan sayang pergi sama mami?” Tanya Tiara pada Mia
Mia yang mau tak mau dengan terpaksa pergi juga lalu mengangguk kepala
“Dari mall kita ke salon supaya makin cantik nanti mami kenalkan sama anak teman mami” goda Tiara membuat Hendra langsung marah
“Mami ..” jerit Hendra kesal