NovelToon NovelToon
Love Comes From Allah

Love Comes From Allah

Status: sedang berlangsung
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama
Popularitas:272
Nilai: 5
Nama Author: Yushang-manis

Laki-laki muda yang menikah karena perjodohan dengan wanita yang tak ia kenali dan wanita yang sedang sakit akibat kecelakaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yushang-manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11

"Salma nanti kamu besok saja pulangnya yah? Sekarang sudah mau magrib takutnya sampai rumah larut malam. Kamu juga baru sembuh jadi harus banyak istirahat." ujar Ahmed

"Tidak apa kyai saya--"

"Nanti biar aba izin sama Alie kalau anak perempuannya nginap di sini."

"YEYYY, udah sal Lo tenang aja, aman kok disini."

"Bukan gitu Yasmine, maaf kyai namun bukankah tidak baik jika dalam satu rumah ada laki-laki dan wanita yang bukan muhrim itu bisa menjadi fitnah?"

"Aba paham dengan kekhawatiran kamu, nak. Maka dari itu biar nanti Al saja yang tidur di luar."

"Hah? eh, maaf aba. Saya tidak mau dengan kehadiran saya membuat pemilik rumah harus tidur diluar rumahnya."

"Saya tidak masalah, saya sudah terbiasa tidur di luar." ucap Fatih setelah lama diam mendengarkan.

"Memangnya tidak sakit? Jika terus-terusan tidur diluar?" tanya khaulah khawatir.

Fatih tersenyum tipis seolah ada hal lucu yang membuat nya tersenyum.

"Oh my God sal, Lo kira Al itu tidur di luar rumah didepan teras?" dengan polosnya Salma mengangguk. Tawa mereka pecah saat Salma membenarkan pemikiran nya tersebut. "Sal, ya ampun.." Yasmine tidak berhenti tertawa hingga keluar air matanya.

"Saya tidur diluar itu maksudnya di asrama putra." jelas Fatih

Salma tersenyum malu dibalik niqob nya. "Oh, jadi di asrama yah?" Fatih mengangguk. "Maaf, saya kira di teras."

"Sudah, tidak apa nak. Yasmine sudah, jangan terlalu banyak tertawa." tegur Ahmed.

"Afwan aba."

"Yasudah kalian bersih-bersih gih, sudah mau magrib." titah Hafshah.

"Siap umma. Ayo sal." Yasmine menarik tangan khaulah hingga memasuki kamarnya.

"Ba'da isya, umma mau bicara sama mas, dan Al."

"Kenapa tidak sekarang saja sayang, hm?"

"Al siap-siap gih, hari ini jadwal kamu imam in kan?"

"Na'am umma, kalau begitu al masuk kamar dulu. Aba kalau mau mesra-mesraan bisa di kamar saja. Karena takutnya ada jomblo lewat." kedua orang tua pun tertawa kembali karena mendengar penuturan sang anak. Sedangkan sang empu sudah lari masuk ke dalam kamarnya.

"Nanti juga dia bakal bucin banget, bahkan mungkin akan lebih bucin daripada saya." ujar Ahmed

Khaulah menunggu Yasmine selesai dari kamar mandi. Matanya melihat sekeliling kamar itu. Dinding berwarna gelap serta lampu yang temaram. Memperlihatkan casual dari pemilik kamar tersebut.

"Sal, Lo mau ganti baju gak?"

Khaulah menghampiri Yasmine yang baru saja keluar dari kamar mandi. "Aku pakai ini aja yas."

"Eh jangan dong, ini udah kotor. Sini." Yasmine menarik tangan khaulah membawanya kedepan lemari bajunya. Yasmine membuka pintu lemari nya, memperlihatkan beberapa abaya yang bisa dipakai oleh khaulah.

"Nih Lo pilih aja pakai yang mana, ada kaos juga buat Daleman lo, kalau mau tidur."

"Terimakasih Yasmine."

"Oh iya, ya ampun. Gue lupa sal, gue gak punya niqob sama kerudung panjang kayak yang Lo pakai."

"Gapapa kok aku bisa pakai punya ku yang ini." tunjuk khaulah pada niqob nya.

"Gak, biar gue pinjemin ke umma."

"Gak usah Yasmine, nanti aku ngerepotin."

"Nggak sama sekali, udah Lo tunggu di sini."

Khaulah menahan tangan Yasmine. "Oke, tapi kamu sholat dulu aja, tuh sebentar lagi udah mau habis waktunya." Yasmine melihat jam dan benar saja apa yang dikatakan khaulah. "Nanti biar aku yang pinjam sendiri ke umma." ucap khaulah meyakinkan Yasmine.

"Yaudah gue sholat dulu. Lo ke kamar umma aja sana."

"Yaudah, aku tinggal yah."

Khaulah keluar kamar, melihat sekeliling tak ia temukan siapa-siapa. Saat hendak melangkah tubuhnya tak sengaja bertabrakan dengan tubuh Fatih.

"Awsssh."

"Astaghfirullah, maaf-maaf, saya tidak sengaja. Saya tidak melihat ada kamu disini. Maaf kan saya Salma."

"Iya-iya sudah tidak apa, saya juga salah tadi jalannya tidak hati-hati."

Fatih mengangguk. "Terimakasih, kamu mau kemana memangnya?"

"Ah, ya, saya ingin bertemu umma."

"Umma ada di halaman belakang mau saya panggilkan?*

Khaulah mengangguk. "Jika tidak merepotkan."

"Tidak sama sekali." Fatih berjalan menuju halaman belakang. Sedangkan khaulah duduk di sofa ruang tengah menunggu Hafshah.

"Umma.." panggil Fatih saat sampai di tempat.

"Ya, kenapa nak? Sudah mau berangkat ke masjid?"

"Na'am umma, tadi ingin berangkat, namun tidak sengaja berpapasan dengan Salma."

"Salma?"

"Iyah umma, dia mencari umma."

"Oh, ya ampun. yasudah ayo masuk kita temui Salma."

Lantas Fatih dan Hafshah masuk ke dalam rumah meninggalkan halaman belakang. Menghampiri khaulah yang sedang menunggunya.

"Salma..." panggil Hafshah.

Khaulah menoleh lalu ia segera bangkit dari duduknya. "Umma, Afwan mengganggu waktu umma."

"لا بأس يا بني. لماذا تبحث عن أمي؟"

Khaulah tersenyum. أريد أن أستعير حجابك ونقابك، هل هذا"

مناسب؟"

"حسنًا، تعال مع أمة إلى الغرفة."

1
Zenny_ Jason
wow, thor! Gak sabar nunggu karya selanjutnya!
Yu shang-manis: thank you 😍 @
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!