Maharani Qirani putri yang di buang kedua orang tuanya karena terlahir sebagai wanita, kedua orang tuanya berharap memiliki anak laki laki.
Bagaimana dengan kehidupan Maharani setelah ini yuk ikuti kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11
Rani memandang rumahnya dengan sedih, ia merasa sangat berat meninggalkan rumah ini tapi demi masa depan dan juga ingin menunjukkan pada orang yang membuangnya jika dia adalah anak luar biasa maka ia harus rela meninggalkan rumah ini.
"Sayang jangan sedih kita bisa datang kapanpun kemari, apa lagi jika jalan dan semua keadaan kampung in sudah di perbaiki nanti akan memudahkan kita datang" ujar mommy
"Iya mommy Rani mengerti, Rani hanya sedih karena rumah ini tempat Rani tumbuh besar suka duka Rani rasakan disini" jawab Rani
"Iya mommy mengerti, ayo kita berangkat kita harus ke makam nenek dulu untuk pamit bukan" ujar mommy lagi
"Iya mommy maafin Rani cengeng" jawab Rani
"Itu hal biasa sayang bukan cengeng tapi itu perasaan Rani" ujar mommy tidak lama para tetangga pun datang memberikan ucapan pada Rani.
Mereka sangat sedih melihat Rani pergi semua menangis.
Tapi mereka tau ini demi masa depan Rani, ibu RT pun sama dengan yang lain.
Setelah semua berpamitan akhirnya Rani dan keluarga barunya serta Lilo dan Leno pun pergi dari sana menuju makam dari nenek Rosmana.
Saat mereka sudah dimakam Rani mengucap salam dan berdoa, Rani juga meminta maaf untuk pergi dari desa ini.
Mommy Danisa dan Daddy Daris pun ikut berpamitan dan mengirim doa kepada nenek.
Setelah semua selesai mereka pun pergi dari sana menuju kota.
Di sepanjang jalan Rani yang baru melihat dunia luar pun sangat kagum dengan semua yang ada di depan matanya.
walau wajahnya hanya berekspresi biasa saja tapi dalam hatinya ia sangat kagum, Rani menjaga sikap karena ia tidak mau membuat keluarga nya malu dengan sikapnya.
Karena perjalan yang sangat panjang akhirnya anak anak pun tertidur di sepanjang perjalanan.
Malam harinya saat pukul 1 dini hari akhirnya mereka pun sampai di rumah Daddy Daris, Rani yang mudah terbangun dari tidur nya pun segera bangun setelah mendengar kebisingan disana.
"Daddy... mommy...apa kita sudah sampai?" tanya Rani
"Iya sayang kita sudah sampai, kenapa bangun biar Daddy gendong kamu kekamar" ujar mommy dengan sayang
"Tidak apa apa mommy Rani sudah tidurnya, Rani jalan saja" jawab Rani
"Baiklah ayo ikut mommy kamar kamu sudah mommy siapkan, oh iya Mila Lisa tolong gendong Lilo dan Leno kekamarnya ya" ujar mommy
"Baik nyonya tapi kamarnya dimana?" tanya Lisa
"Ayo bareng sama saya, kamar mereka bersebelahan dengan kakak kakaknya" jawab mommy
"Baik nyonya". jawab keduanya lalu menggendong duo L dan mengikuti mommy Danisa
Rani yang melihat rumah yang berhitung mewah dan besar pun sangat takjub.
"Mommy ini kayak istana" ujar Rani pelan
"Tentu saja ini adalah istana kita, istana keluarga Abimanyu tempat kita pulang. Mulia hari ini dan detik ini Rani adalah Maharani Qirani Abimanyu" ujar mommy
"Di istana inilah tempat kita berbagi suka duka dan tepat ini akan jadi saksi pertumbuhan Maharani kecil menjadi Maharani gadis luar biasa yang akan di kenal banyak orang atas prestasinya dan bakatnya, mommy ingin yang terbaik untuk kamu" jawab mommy lagi.
Rani yang mendengar itu pun terharu dan berkaca kaca, Rani lalu memeluk mommy Danisa.
"Terima kasih mommy, Rani janji akan membuat mommy dan Daddy bangga dan membuat keluarga kita menjadi keluarga yang terbalik" jawab Rani
" tentu mommy percaya padamu sayang tapi tetaplah menjadi Rani yang baik dan bijak sana, Rani yang manis dan Rani yang penyayang. Mommy juga ingin kamu jangan menekan diri kamu untuk menjadi terbaik, biar semua mengalir apa adanya kamu jadilah diri kamu sendiri, untuk sekarang nikmatilah masa kecil kamu dan berdampingan dengan belajar" ujar mommy
"Iya mommy Rani mengerti" jawab Rani
"Baiklah oh iya Mila Lisa itu kamar Lilo dan Leno jadi satu dulu kasihan jika Leno sendirian, dan untuk tempat tinggal kalian ada di samping sebuah paviliun yang di khususkan untuk kalian, semua keperluan kalian ada Disana. Maaf bukan ingin melainkan kalian tapi biasanya seorang gadis ingin bebas di rumah sendirian jadi saya menyiapkan itu untuk kalian agar kalian nyaman" jelas mommy.
"Terima kasih nyonya sudah ada tempat tinggal saja kami sangat senang, terima kasih atas kebaikan nyonya" uja Mila dan Lisa yang sangat senang
"Iya sama sama, setelah menidurkan mereka kalian pergi istirahatlah dan ini kunci kalian pegang satu satu" ujar mommy
"Baik nyonya terima kasih" jawab mereka berdua.
Lalu mommy pun pergi menuju kamar Rani yang ada di depan kamar Lilo dan Leno, sedangkan kamar triple ada di samping Rani dan Leno.
Saat pintu kamar di buka Rani sangat terkejut melihat kamar yang sangat cantik.
"Mommy... Ini... Ini kamar Rani?" tanya Rani
"Iya sayang ini kamar Rani, apa Rani suka jika tidak akan mommy ganti yang baru" tanya mommy
" Jangan mommy ini Rani sangat suka, ini sangat cantik, terima kasih mommy" jawab Rani cepat lalu memeluk mommy dengan erat.
"Sama sama sayang, baiklah sekarang kamu istirahat saja dulu besok kita akan belanjaan keperluan kamu ok " ujar mommy
"Baiklah mommy sekali lagi terima kasih" ujar Rani.
"Iya sayang mommy kekamar dulu ya, kamu tidurlah selamat malam sayang" ujar mommy
"Malam mommy" jawab Rani
setelah itu mommy pun pergi dari sana menuju kamarnya.
Sedangkan Rani masih mengagumi kamar barunya.
"Alhamdulillah ya Allah atas nikmat dan rezeki yang engkau berikan pada hamba, ya Allah jagalah hati hamba untuk menjadi manusia yang selalu bersyukur dan lindungi lah keluarga ini dari segala marabahaya" doa Rani.
Setelah itu ia pun kekamar mandi dan melihat kamar mandinya pun ia sangat kagum.
Tidak lama Rani pun membersikan tubuhnya dan mengganti pakaian tidur yang di belikan mommy di pasar tadi siang untuk sementara...
Saat ia tidur di kasur nya ia merasa sangat bersyukur.
Bukan hanya Rani yang bersyukur, Mila dan Lisa pun juga sangat bersyukur mendapatkan tempat tinggal dan bisa selalu bersama Rani, mereka sudah sangat menyayangi Rani jadi mereka tidak ingin berpisah dari Rani.
Keesokan harinya
Di sebuah kediaman terlihat sangat kacau karena teriakan anak anak yang menggema di rumah mewah itu.
"Kak satria ikut, Nana mau ikut kakak kesekolah" seru gadis kecil itu
"Gak bisa naga kamu di rumah saja nanti akan kakak belikan jajan, jadi. Menurut tau Akan kakak buang boneka kamu" ujar anak laki laki yang berusia 8 tahun bernama satria
"jangan kak... Baik Nana akan tunggu kakak di rumah jadi kakak cepat pulang dan bawakan coklat ya jangan tau mama" ujar gadis kecil berusia Empat tahun yang bernama Nana.
"Baiklah, sudah masuk sana" ujar satria lalu Nana pun masuk kekamarnya lagi.
Sedangkan Satria sudah berjalan menuju mobil papanya.
"Kenapa lama sekali satria, papa ada rapat" ujar sang papa yang bernama Romi Suteja
"Maaf pa biasa Nana selalu mau ikut" jawab satria
"Jangan manjakan dia, dia akan menyusahkan kamu nanti ya" ujar papa Romi
"Baik pa" jawab Satri dan mobil sang papa pun mulai berjalan
bersambung
scra frsatnya bnr,jdinya ga msti hdp brng sm kingkong....🤣🤣🤣....
Laaahh.....
mling triak mling....siap2 malu lh klian....
😭😭💪
dnia emng smpit....yg jd krban trnyta msh kluarga shbtnya rani,jd sklian aja blsnya y....biar tu orng malu sklian.....
btw,kpn rani ktmu pwangnya y???