NovelToon NovelToon
Suara Hati DARREN

Suara Hati DARREN

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Anak Genius / Murid Genius / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Berbaikan
Popularitas:149.6k
Nilai: 5
Nama Author: Sandra Yandra

Menceritakan seorang pemuda bernama Darren yang kehidupannya tampak bahagia, namun terkadang menyedihkan dimana dia dibenci oleh ayah dan kakak-kakaknya karena sebuah pengakuan palsu dari seseorang.

Seseorang itu mengatakan bahwa dirinya sebagai pelaku atas kecelakaan yang menimpa ibunya dan neneknya

Namun bagi Darren hal itu tidak penting baginya. Dia tidak peduli akan kebencian ayah dan kakak-kakaknya. Bagi Darren, tanpa mereka dirinya masih bisa hidup bahagia. Dia memiliki apa yang telah menjadi tonggak kehidupannya.



Bagaimana kisah kehidupan Darren selanjutnya?
Yuk, baca saja kisahnya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandra Yandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Bima Sang Sopir

Di kediaman milik Erland tampak lengang, walau ada penghuni di dalam rumah tersebut.

Erland dan keempat putra tertuanya yaitu Davin, Andra, Dzaky dan Adnan kini tengah duduk termenung di sofa ruang tengah. Pikiran mereka berkecamuk antara khawatir, peduli, sayang dan ego. Ego akan mereka menyapa kesayangannya.

Namun semua itu tidak bisa dipungkiri oleh mereka bahwa mereka sudah benar-benar menyesal akan sikapnya selama 1 tahun ini terhadap Darren. Hanya saja mereka belum menampakkannya karena ingin melihat sifat asli Riyo.

Sementara untuk Gilang dan Darka berada di dalam kamarnya masing-masing. Keduanya juga sama seperti ayah dan keempat kakaknya yaitu khawatir akan Darren.

Hanya saja bedanya jika Gilang dan Darka benar-benar mengkhawatirkan adiknya itu, sedangkan ayah dan keempat kakaknya itu munafik.

Ketika Erland dan semua putra-putranya tengah berperang dengan pikirannya masing-masing, tiba-tiba sang kepala keamanan yaitu Jonathan datang.

"Maaf, tuan Erland!"

Erland seketika melihat kearah Jonathan. Begitu juga dengan keempat putranya.

"Iya, Jo. Ada apa?"

"Sopir pribadinya mendiang Nyonya Belva datang!"

Seketika Erland membelalakkan matanya terkejut. Begitu juga dengan keempat putranya.

"Bima/Paman Bima!"

"Suruh langsung kesini, Jo!"

"Baik, Tuan!"

Setelah itu, Jonathan langsung pergi meninggalkan ruang tengah untuk menuju keluar.

Beberapa detik kemudian..

"Tuan Erland!"

Erland seketika tersenyum melihat kedatangan Bima. Begitu juga dengan keempat putranya.

"Kemarilah, Bima! Duduklah disini."

Pria yang bernama Bima tersebut langsung menduduki pantatnya di sofa. Setelah itu, pria itu menatap tuannya dan keempat tuan mudanya.

"Maafkan saya kalau kedatangan saya mengganggu. Dan maafkan saya juga yang datang tidak dari awal."

"Tidak apa-apa, Bima! Jangan merasa bersalah begitu," ucap Erland.

"Bukan merasa bersalah, tapi saya memang bersalah disini, Tuan!"

Erland dan keempat putranya menatap bingung kearah Bima.

"Ada apa?" tanya Davin.

"Saya sudah tahu tentang tuan Erland dan tuan muda semuanya membenci tuan muda Darren. Kalian membenci tuan muda Darren atas apa yang menimpa Nyonya dan Nyonya besar. Saya juga tahu kalau kalian menyebut tuan muda Darren sebagai pembunuh!"

Deg..

Erland dan keempat putranya seketika terkejut ketika mendengar ucapan dari Bima.

"Tuan dan tuan muda semuanya pasti bertanya-tanya dari mana saya mengetahuinya? Saya mengetahuinya dari salah satu anggota yang menyelamatkan saya saat itu. Dia juga yang membawa saya ke rumah sakit."

"Pada saat kejadian itu tuan Dave datang."

"Dave/Paman Dave!" seru Erland dan keempat putranya.

"Paman Dave kan bodyguard yang diperkerjakan oleh kakek untuk melindungi anggota keluarga Garcia," ucap Davin.

"Apa yang dilakukan lakukan oleh Dave saat dia datang?" tanya Erland.

"Tuan Dave meminta saya untuk pergi menyelamatkan diri sembari dia memberikan satu buah flashdisk kepada saya. Dia meminta kepada saya untuk menjaga flashdisk itu dengan baik. Jika keadaannya sudah aman, saya harus memberikan flashdisk itu kepada tuan muda Darren. Sementara tuan Dave akan pergi menyelamatkan nyonya dan Nyonya besar."

"Di dalam flashdisk itu berisi rekaman awal mula kejadian tersebut hingga berakhir nyonya dan Nyonya besar meninggal. Bahkan di flashdisk itu juga ada beberapa tanda-tanda akan kelompok yang menculik nyonya dan Nyonya besar."

"Apa flashdisk masih ada padamu?" tanya Erland.

"Sudah tidak ada lagi. Flashdisk itu sudah ada di tangan tuan Darren. Sejak kejadian itu dimana saya pergi atas perintah tuan Dave, saya bertemu dengan tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya. Ketika saya hendak memberikan flashdisk tersebut, tiba-tiba terdengar suara tembakan yang ntah dari mana datangnya. Ketika kita hendak pergi, datang beberapa orang yang sudah mengepung kita."

"Dan pada akhirnya terjadi pertarungan yang tak seimbang dimana tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya melawan sekitar 100 orang-orang berpakaian hitam lengkap dengan senjata tajam. Sementara tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya hanya tangan kosong."

Deg..

Seketika Erland tersentak ketika mendengar cerita dari Bima yang mana putra bungsunya itu bersama ketiga sahabatnya bertarung dengan tangan kosong melawan 100 orang berpakaian hitam yang menggunakan senjata.

Tak jauh beda dengan ayahnya. Davin dan ketiga adiknya juga terkejut atas apa yang dia dengar dari Bima.

"Apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Dzaky.

"Tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya berhasil mengalahkan 100 orang tersebut, walau berujung mereka mengalami luka-luka. Yang parah disini adalah tuan muda Darren karena dia mendapatkan luka tusuk sebanyak tiga tusukan. Tusukan tersebut di punggung, bahu, dan perut."

"Saat terjadi penusukan itu, tuan muda Darren tidak fokus karena tiba-tiba merasakan sakit di bagian dada kirinya. Saya melihat tuan muda Darren meremat kuat dada kirinya itu sembari memejamkan matanya menahan sakit."

Lagi-lagi Erland dan keempat putranya tersentak ketika mendengar cerita dari Bima tentang putranya/adiknya, apalagi ketika Bima mengatakan bahwa putranya/adiknya kesakitan di bagian dada kirinya.

Flashback On..

Hooeeekk..

Terdengar suara tangisan bayi di ruang bersalin. Tangisan yang lemah karena kondisinya yang tak baik-baik saja.

"Tuan Erland, dari hasil pemeriksaan. Kondisi putra bungsu anda tidak baik-baik saja."

"Apa yang terjadi, Dok?"

"Ada masalah di jantung putra anda. Jantung putra anda lemah."

"Apa?!" Erland terkejut ketika mendengar jawaban dari sang Dokter.

"Apa solusinya dokter? Tolong lakukan yang terbaik untuk putra bungsu saya."

"Tanpa tuan minta pun. Saya akan melakukan yang terbaik untuk putra tuan."

"Terima kasih."

"Untuk dua Minggu ini putra tuan tidak bisa dibawa pulang. Dia harus dirawat disini agar kami bisa terus memantaunya."

"Tidak masalah, Dokter! Asalkan jantung putra saya baik-baik saja, apapun akan saya lakukan."

"Baiklah, tuan!"

Flashback Off..

"Apa jantung putraku kembali bermasalah? Tapi bukankah dokter itu mengatakan bahwa jantung putraku sudah dalam keadaan membaik, maka dari itulah kenapa putraku bisa pulang ke rumah." batin Erland.

Tes..

"Darren, Sayang!" Erland seketika menangis setelah menyebut nama putranya itu.

"Tuan, tuan muda Darren bukan pembunuh. Dia tidak membunuh nyonya dan Nyonya besar. Justru tuan muda Darren lah yang telah menyelamatkan nyonya dan Nyonya besar walau datang terlambat."

"Saat kejadian dimana tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya datang untuk menyelamatkan nyonya dan Nyonya besar, mereka bertemu dengan tuan Dave yang sedang bertarung melawan para orang-orang yang sudah menculik nyonya dan Nyonya besar."

"Menurut laporan dari salah satu tangan kanannya tuan Dave, orang-orang itu telah menyuntikkan sesuatu ke dalam tubuh Nyonya dan Nyonya besar. Efek dari obat yang disuntikkan itu membuat nyonya dan Nyonya besar seketika meninggal dunia."

"Jadi, sekali pun tuan Dave atau tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya berhasil menyelamatkan nyonya dan Nyonya besar kemudian membawanya ke rumah sakit. Nyawa nyonya dan Nyonya besar tetap tidak akan bisa diselamatkan."

Erland dan keempat putranya seketika menangis, air matanya berlomba-lomba jatuh membasahi pipinya ketika mendengar cerita sekaligus penjelasan dari Bima sang sopir.

"Setelah selesai membunuh orang-orang itu, tuan muda Darren meminta sepuluh anggotanya untuk membawa saya ke rumah sakit. Tanpa diketahui oleh tuan muda Darren dan ketiga sahabatnya, terjadi sesuatu pada saya hingga berakhir saya koma beberapa hari di rumah sakit."

"Setelah dua hari saya koma dan lima hari di rawat, saya diizinkan pulang. Setibanya di rumah saya mencari keberadaan flashdisk tersebut, namun saya tidak menemukannya. Saya saat itu benar-benar merasa bersalah karena gagal menjalankan amanah dari tuan Dave."

"Tiba-tiba pintu rumah saya diketuk. Dan ketika saya membukanya, ternyata mereka adalah orang-orangnya tuan muda Darren. Singkat cerita, mereka mengetahui bahwa saya kehilangan flashdisk itu. Kemudian mereka mengatakan bahwa mereka yang telah menemukan flashdisk tersebut lalu memberikannya kepada tuan muda Darren. Mendengar itu, saya benar-benar bahagia sekaligus lega karena flashdisk itu jatuh pada orang yang tepat."

Tanpa diketahui oleh Erland dan keempat putranya pembicaraan mereka didengar oleh Gilang dan Darka. Keduanya keluar dari kamarnya hendak menuju dapur.

Namun langkahnya seketika terhenti ketika mendengar suara orang tuanya sedang berbicara di ruang tengah.

1
Desyi Alawiyah
Lanjut dong kak...

Sahabat-sahabatnya Axel diam dulu deh, biar Axel selesein ini dulu.. Si nenek dia cucunya perlu diberi pelajaran, biar ngga mengulangi perbuatan seperti itu lagi.. 👍😋
Desyi Alawiyah
Aduh.. bisa ngga sih jangan bawa-bawa nama orangtua...

Si nenek juga, udah tahu salah kok nyolot 🙄
whiteblack✴️
duh ...masih seru tau...kenapa harus di cegah...sie ciwi tua tuw harus di kasih pelajaran😤😠
Cahaya Nilam
apa axcel jg sama kaya daren punya altar ego .. klo punya sich keren 😁😊 ya klo bisa semua sahabatnya daren punya altar ego 😂😂
Sandra Yandra: Nggak punya, tapi dia dan sahabat-sahabatnya yang lain juga kejam kalau marah. Nggak bisa dikendalikan juga kalau sudah menyangkut keluarganya
total 1 replies
Daniel Satria
crazy up thor 🙏🙏
Cahaya Nilam
agak gimna ya liat papa nya helena jd orang baik .. mending yg dulu jd jahat sekalian biar imbang sekeluarga dpt dampak nya kan klo sekarang baik jd bimbang daren buat ngasih hukuman nya 😁
Sandra Yandra: tenang, tetap dapat hukuman. ayahnya Helena harus memiliki dua pilihan. Pilihannya Perusahaan atau Membela Anaknya
total 1 replies
whiteblack✴️
setelah di tampar berkali" ...sie riana tuw sadar enggak sie ...😒 sudah jelas putrinya biakkeroknya bikin masalah!!!
Cahaya Nilam: dia ga bakalan sadar sebelum apa yg dia mau tercapai meskipun harus ngorbanin orang lain 😊 kecuali klo kk autor nya buat di sadar 😂😁
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Ide yang sangat briliant, Darren... 👍👍

Wah, aku puas banget pas ayahnya Helena menampar pipi Helena berulang kali, biar kapok tuh si Helena.. 😏

Tapi, kalo misalnya ngga kapok juga, kebangetan sih... 🙄🙄🙄
Desyi Alawiyah
Hadehhh Helena, udah jangan bikin ulah lagi... Jangan seolah-olah jadi korban deh..
Desyi Alawiyah
Aku setuju dengan ucapan Dylan, harusnya Helena punya malu dikit lah... Pasti si Helena ke kampusnya Darren ada maksud tertentu nih tuh 🙄
whiteblack✴️
masalah itu kenapa harus di bocorin kalau darren bisa dengar hati seseorang??? takutnya sahabat darren ada penghianat!!! kan sahabat darren sebanyak itu loh
Cahaya Nilam
aq hadir kk 😊😀
semangat nulisnya /Smile/
Desyi Alawiyah
Aku hadir Kak.. Maaf kalo sering telat baca... Meskipun aku jarang komen, tapi aku selalu like kok Kak..

Kakak yang semangat yah.. 🙏
Desyi Alawiyah
Wah, ngga kapok si Helena... Mungkin dia pengen di sleding sama Darren kali yah.. 😒😒
whiteblack✴️
😧...siapa saja kak..yg enggak hadir...di cerita kak?
whiteblack✴️
iRasakan tuw pembalasan dari darren untukmu Hel😏😎
whiteblack✴️
hemmm rasakan tuw pembalasan dari darren😏😎
whiteblack✴️
Darren harus tau masalah branda...biar di balas dg hal yg sama/Panic/
Desyi Alawiyah
Makasih Kak, udah double up... Mau tambah 1 bab lagi juga boleh... 🤭

Semangat yah Kak... ☺☺☺
Desyi Alawiyah
Matilah kau, Helena... Awas yah, kalo kamu berani ganggu Darren dan Brenda lagi... 🤧🤧🤧
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!