NovelToon NovelToon
Jiwa Seorang Pemimpin

Jiwa Seorang Pemimpin

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyelamat
Popularitas:72.2k
Nilai: 5
Nama Author: Pa'tam

Dia tidak pernah bermimpi untuk menjadi seorang raja.
Namun jiwa seorang pemimpin sudah melekat sejak kecil dalam dirinya. Dan darah seorang raja mengalir dalam tubuhnya.
Carlos, seorang pemuda yang menjadi pewaris dan penerus dari kakek moyangnya Atalarik attar.
Namun tidak semudah seperti apa yang dibayangkan, rintangan demi rintangan harus ia hadapi. Mampukah Carlos menghadapinya?

Penasaran? Baca yuk!
Cerita ini hanya fiksi belaka tidak ada kaitannya dengan dunia nyata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 11

Perdana menteri mengelus dadanya, hampir saja jantungnya copot akibat hewan buas itu.

"Kami pikir orang jahat. Kenapa kamu kemari? Apa raja tidak curiga?" tanya kakek Bahram.

"Justru diwaktu ini aku memiliki kesempatan untuk kemari. Aku masih diperintahkan oleh raja untuk mencari lencana itu. Bukan aku saja, yang lain juga ikut mencari. Dari sekitar istana sampai luar istana," jawab perdana menteri.

Kakek Bahram tersenyum miring, ia tahu raja William pasti menginginkan kekuasaan yang lebih.

"Dan aku kemari hanya untuk meminta maaf dan juga memberitahu jika barang di hotel sudah diambil oleh orang lain," imbuh perdana menteri.

"Paman, barang itu sudah ada padaku. Mereka yang membawanya," sela Carlos.

Perdana menteri memperhatikan Carla dan yang lainnya. Ciri-ciri mereka seperti yang disebutkan oleh manager hotel.

Kemudian Carlos meminta perdana menteri untuk mengikutinya. Perdana menteri pun ikut saja, kakek Bahram pun ikut kedalam rumah.

"Paman, hanya paman yang bisa aku harapkan. Walaupun aku tahu paman telah berkhianat kepada raja Andreas, tapi semua itu terpaksa Paman lakukan," ucap Carlos.

"Kamu tahu Nak?" tanya perdana menteri.

"Aku yang cerita padanya. Dan dia berjanji akan membebaskan istri dan kedua anakmu," jawab kakek Bahram.

Perdana menteri pun kembali menceritakan tentang keluarganya. Dan dia tidak berdaya sama sekali melawan raja William. Namun sebagai menebus rasa bersalahnya, perdana menteri menyelamatkan kakek Bahram dan Sofia.

Namun itu belum cukup, rasa bersalah perdana menteri masih tetap ada sebelum ia menghancurkan raja William.

Tapi perdana menteri tidak bisa sendirian. Dengan kehadiran Carlos memberikan sedikit harapan untuknya.

Perdana menteri adalah pengikut setia raja Andreas. Namun kesetiaan itu dimanfaatkan oleh Wiliam untuk dirinya menjadi raja.

"Apa yang bisa aku bantu?" tanya perdana menteri.

Carlos mengambil kopernya lalu mengeluarkan barang-barang yang diperlukan. Kemudian ia menyerahkan kepada perdana menteri.

Namun sebelum itu Carlos membuka kotak tersebut yang didalamnya terdapat benda kecil yaitu kamera pengintai.

Carlos sudah mempersiapkan semuanya. Bahkan alat untuk menangkap sinyal pun sudah ia sediakan.

Sebelum ada kejadian seperti ini, Carlos sudah mempersiapkan diri. Walaupun ia tidak tahu akan seperti ini kejadiannya, namun tidak ada salahnya mengikuti pepatah zaman dahulu.

Sedia payung sebelum hujan. Itulah kata yang paling tepat untuk Carlos saat ini. Dan perdana menteri merasa takjub dengan pemuda yang ada didepannya ini.

Masih sangat muda, tapi kecerdasannya sudah tidak bisa diragukan lagi. Kakek Bahram hanya tersenyum dan semakin yakin jika Carlos menjadi raja maka akan dicintai oleh rakyatnya.

"Paman, ini adalah kamera pengintai, aku tahu kalau di istana tidak ada cctv. Jadi aku cukup kesulitan untuk melacaknya," ucap Carlos.

Perdana menteri melongo dengan mulut sedikit terbuka. Apalagi saat mendengar kata meretas. Tidak banyak orang yang bisa melakukan semua itu.

"Siapa kamu sebenarnya Nak? Aku merasa kamu bukan orang biasa," gumam perdana menteri.

"Paman." Carlos melambaikan tangannya didepan wajah perdana menteri. Perdana menteri pun seketika tersadar dari lamunannya.

"Ah iya ada apa?" tanya perdana menteri.

"Ini Paman letakkan di tempat-tempat yang tidak terduga. Nanti aku bisa mengawasi pergerakan di istana dari sini," ucap Carlos.

Perdana menteri speechless mendengarnya. Ia seperti kehabisan kata-kata saat ini. Namun dalam hatinya ia merasa senang, apalagi saat mendengar Carlos akan membantu untuk membebaskan keluarganya.

"Baik akan aku lakukan sesuai perintah," ujar perdana menteri. Setelah merasa cukup perdana menteri pun segera pamit.

Perdana menteri tersenyum senang, walaupun belum ada kepastian, namun ia yakin jika Carlos bisa membantunya.

"Kamu yakin akan berhasil Nak?" tanya kakek Bahram.

"Tidak yakin sih kek, tapi hanya dengan cara ini kita bisa mengetahui dimana anak dan menantu kakek juga keluarga paman perdana menteri berada," jawab Carlos.

Kakek Bahram hanya tahu jika anak dan menantunya dipenjara di sebuah pulau terpencil. Begitu juga dengan keluarga perdana menteri.

Namun kakek Bahram maupun perdana menteri tidak tahu persis dimana mereka dipenjara? Karena raja William sangat licik.

Carlos dan kakek Bahram kembali bergabung dengan mereka yang ternyata sudah memanggang daging kelinci.

"Bagaimana? Apa perdana menteri bisa diajak kerjasama?" tanya Virendra.

"Tentu saja, apalagi aku menjanjikan akan membantunya membebaskan keluarganya," jawab Carlos.

"Bagaimana jika nanti gagal?" tanya Carla.

"Kak, usaha dulu. Kalaupun gagal itu urusan belakangan. Yang penting sekarang kita atur strategi, kita bangun kepercayaan rakyat untuk memberontak. Walaupun mereka tidak bisa, kita gunakan kekuatan kita untuk melawan raja William," jawab Carlos.

"Apa kalian punya cara lain?" tanya kakek Bahram.

"Untuk saat ini, kita pantau dulu pergerakan raja William. Dan untuk para prajurit serta petinggi kerajaan lainnya kami akan membuat senjata untuk melumpuhkan mereka tanpa harus membunuhnya," jawab Carlos.

"Membuat senjata? Anak ini benar-benar hebat. Aku semakin yakin jika dia adalah darah keturunan raja Attar," batin kakek Bahram.

Walaupun kakek Bahram tidak mengetahui siapa raja Attar? Namun mendengar cerita dari kakeknya sewaktu dirinya masih kecil, kakek Bahram sangat mengagumi sosok itu.

Ciri-ciri yang kakek Bahram dengar tentang raja Attar ada dalam diri Carlos. Terutama jiwa kepemimpinannya.

"Kek sudah matang," kata Carla. Kakek Bahram pun tersadar lalu tersenyum.

Sementara Sofia hanya diam mendengarkan. Ia tidak mengerti sama sekali untuk ikut bicara. Apalagi mereka sedang membahas tentang istana.

"Kamu bisa membuat senjata? Kalau begitu buatkan aku untuk berburu," tanya Sofia pada Carlos.

"Bukankah kamu sudah memiliki panah? Itu juga termasuk senjata," jawab Carlos.

"Maksudnya senjata lebih canggih, mungkin," sela Carla.

"Nanti aku buatkan untukmu. Dan aku akan ajarin kamu cara menembak juga," kata Carlos.

Entah keberanian darimana? Carlos tiba-tiba mencubit pipi Sofia pelan. Hal yang belum pernah ia lakukan pada siapapun termasuk keluarganya sendiri.

"Uhuk ... uhuk ... uhuk." Virendra dan Axelle terbatuk secara bersamaan. Hingga daging kelinci tersangkut di tenggorokan Virendra.

Carla dengan cepat menolong Virendra karena tersedak potongan daging kelinci yang belum sempat di kunyahnya.

Setelah berhasil keluar, Virendra pun merasa lega. Kemudian Carla memberikan minuman untuknya.

"Pelan-pelan makannya. Kalau sampai mati siapa yang susah?" tanya Carla.

Virendra hanya mengangguk pelan. Jujur, pemandangan didepannya membuatnya cukup kaget. Walaupun Carlos tidak terlalu dingin sikapnya. Tapi menyangkut masalah cewek, dia tidak pernah seperti itu.

Sementara Carlos masih tetap tenang memakan daging kelinci. Seolah tidak terjadi apa-apa sebelumnya.

"Lain kali hati-hati," ucap kakek Bahram.

Virendra mengangguk, ia kembali menoleh ke Carlos yang masih sedang makan daging kelinci.

"Sepertinya kami harus kembali terlebih dahulu ke negara kita. Kami juga akan membuat persiapan dari sana. Mungkin bantuan kami akan diperlukan," ucap Axelle.

Carlos mengangguk setuju, tapi ia meminta alat-alat yang ia perlukan agar dibelikan oleh mereka. Agar nantinya Carlos bisa dengan leluasa berhubungan dengan mereka.

1
Yani Sugondo
bagusnya memang Carlos sm Sofia di indo aja biar Andreas yg jd raja, Sofia kan betah tinggal di tmpat baru
suti markonah
semangat thorr..kereenn pokok'e👍👍👍👍
Mey Abimanyu
plis konfliknya jangan berbau² suruh mengharemm yaaaa ..

mending perang apa bunuh²an aja .. wkkwkw
suti markonah
lanjut thorrr...
Putri Laely
lanjut Thor
Dewiendahsetiowati
bikin kangen Opa Darmendra dan Oma Diva
StAr 1086
next
Yani Sugondo
senengnya Sofia, keluarga suaminya sangat baik, dan semua cake cakep, lnjuut
suti markonah
Ee..yang mulia😄😄😄 bisu ngelucu juga thorrr...sofia pasti seneng di perlakukan dengan baik oleh keluarga suami nya, yg notabene semua nya baik
Deandra Annisa
bagus banget aq suka lanjutkan
jaran goyang
𝙨𝙤𝙛𝙞.... 𝙠𝙚𝙝 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙣 𝙢𝙨𝙪𝙠 𝙙𝙞 𝙠𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙝𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧𝙨𝙤𝙣.... 𝙥𝙖 𝙡𝙜 𝙖𝙦 𝙮𝙜 𝙗𝙘.... 𝙢𝙜𝙠𝙣 𝙥𝙪𝙨𝙞𝙜... 𝙠𝙧𝙣 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙡𝙜𝙨𝙜 𝙠𝙚 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙖𝙢𝙚𝙨𝙞𝙖
jaran goyang
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jaran goyang
𝙤𝙢𝙖 𝙢𝙤𝙣𝙖 𝙘𝙥 𝙡𝙜 𝙠𝙠🙏🙏🙏🙏𝙮𝙖 𝙠𝙠... 𝙖𝙦 𝙗𝙘 𝙣𝙮 𝙮𝙜 𝙙𝙧 𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙩𝙪
🍒🍒 Aisyah 🍒🍒: mona ibu kandungnya kembar 7
dan diva yg merawat kembar 7 dari lahir Krn pas kembar 7 lahir Mona lansung meninggal, cb baca cerita kembar 7
total 1 replies
Putri Laely
lanjut Thor
StAr 1086
next thor
StAr 1086
next
Atik Marwati
Alhamdulillah sah
kaylla salsabella
keluarga besar Henderson kumpul
L. A
sudah diratukan oleh suami, istri raja pula 😭😭😭nikmat mana yang kau dustakan
Atik Marwati
selamat Carlos jadi raja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!