NovelToon NovelToon
Ketika Salju Turun

Ketika Salju Turun

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / One Night Stand / Anak Genius / Mafia / Tamat
Popularitas:66.6k
Nilai: 5
Nama Author: hermawati

Lahir, dan besar, di negara yang terkenal karena budaya tolong menolong terhadap sesama, tanpa sengaja Reina menolong seseorang yang sedang terluka, tepat ketika salju tengah turun, saat dirinya berkunjung ke negara asal ayah kandungnya.

Perbuatan baik, yang nantinya mungkin akan Reina sesali, atau mungkin justru disyukuri.


Karyaku yang kesekian kalinya, Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hermawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kegundahan

Taman di tengah kota, menjadi pilihan Reina, untuk duduk berdiam diri, merenungi nasihat yang diberikan dokter padanya.

Tadi usai pemeriksaan Ultrasonografi, mendadak mata Reina berkaca-kaca, dia tengah dilanda kebingungan, akan hidupnya kelak.

Dokter yang menyadari, jika salah satu pasiennya belum siap menerima kenyataan, memberikan penjelasan tentang kondisi janin kembar itu, yang baru berusia beberapa Minggu, dan diselingi dengan nasihat. Berharap agar pasiennya tak berbuat nekat.

Reina menghela nafas berat untuk kesekian kalinya, dia mengelus perutnya yang masih rata, "Apa yang harus aku lakukan sekarang?" monolognya.

Jika dia mengaborsi, maka dirinya akan dicap pembunuh darah dagingnya sendiri, dan akan dihantui rasa bersalah seumur hidupnya. Lalu jika pulang kampung, maka hujatan bertubi, dan diusir pasti akan diterimanya.

Tapi jika dirinya mempertahankan bayi ini, bagaimana bisa, dia tetap bekerja, dalam kondisi hamil, tanpa menikah, jelas dia akan malu, mendapatkan cibiran dari para rekannya.

Belum soal biaya hidup, dan menjaga, serta mendidik, kedua calon anaknya. Reina baru bekerja, tak mungkin baginya sering bolos, dengan alasan sakit.

Jadi Apa yang harus Reina lakukan?

Cukup lama, Reina duduk di bangku besi, seraya memandangi tanaman hijau yang rimbun didepannya.

Walau mulutnya tak berucap, tapi pikirannya sangatlah berisik, menimbang ini-itu untuk hidup, termasuk soal keuangan.

Reina sempat mengecek total saldo, yang ada di aplikasi, m-banking miliknya, Apa ini cukup, untuk kehidupannya kelak?

Mustahil baginya menghubungi, bapak si bayi, untuk meminta pertanggung jawaban, selain berbahaya, bukankah lelaki itu, sudah kembali ke Itali? Dan Reina tak tau alamat di sana.

Sepertinya tak ada pilihan lain, selain menjalani hidup seorang diri, tapi yang jadi masalahnya adalah, bagaimana dirinya menjelaskan, tentang kondisinya, pada atasannya di kantor? Apa mereka mau tetap mempekerjakannya, dengan kondisinya yang sekarang?

Karena tak mungkin baginya, menutupinya terus-menerus. Cepat atau lambat, perutnya akan membuncit, apalagi dirinya mengandung janin kembar.

Lalu soal tempat tinggalnya, apa bisa suatu saat menampung dua bayi kembarnya? Karena kamar kosnya hanya pas, untuknya tinggal sendiri.

Reina membuang nafasnya kasar, dia jadi kesal, saat mengingat Rita menjual rumah warisan dari mendiang Papanya, tanpa berdiskusi dengannya terlebih dahulu, demi menutupi hutang ayah tirinya.

Dan mirisnya, uang yang diberikan padanya, dari hasil penjualan rumah itu, bahkan tak cukup untuk dirinya makan, selama sebulan.

Sebelum anak-anaknya lahir, setidaknya dia harus tinggal di tempat yang lebih besar, kontrakan tiga petak, atau mungkin membeli rumah. Sayangnya, saldo tabungannya, tak cukup untuk membeli rumah di ibu kota, yang harganya cukup mahal.

Rasanya Reina ingin berteriak, dan bertanya, apa yang harus dia lakukan? Karena membayangkannya saja, membuatnya dadanya sesak.

Tak terasa, cairan bening, mengalir dari sudut matanya, dia mulai terisak, di tengah kemelut masalah, yang menimpanya saat ini.

Tak ada untuknya tempat bersandar, dan berbagi keluh kesah, dia benar-benar sendirian, sebatang kara di ibu kota nan kejam ini.

Juga tak ada pelukan hangat, yang menenangkannya, di saat dirinya tengah gundah gulana. Reina benar-benar sendirian.

Apa lebih baik dia menyusul Papanya saja? Toh mungkin tak ada yang akan mencarinya, termasuk ibunya yang sejak kejadian itu, sama sekali tak menghubunginya.

Entah karena membuangnya, atau memang merasa bersalah, karena memakan haknya, demi suami barunya.

Sikap Rita benar-benar berubah, padahal tak perlu sampai seperti ini, toh Reina pikir, hal itu sudah terlanjur, dan dirinya juga sudah berusaha untuk ikhlas. Jadi bisakah Rita menghubunginya, sekadar menanyakan keadaannya? Sehingga Reina tak merasa hidup sebatang kara.

Reina bangkit, dan melangkah, menelusuri jalanan, yang membawanya, ke arah halte bus, sepertinya dia harus kembali ke kosan, dia mulai lelah, dan lapar.

Sepanjang jalan menuju tempat tinggalnya, Reina menatap jalanan yang dilaluinya, dia melihat aktivitas penduduk ibu kota, yang sibuk, seraya berpikir tentang hidupnya.

Tak sengaja dia mendengar percakapan, dari dua perempuan, yang duduk bersebelahan dengannya.

Intinya keduanya, sedang membicarakan tentang program kehamilan, dari salah satu perempuan itu, yang sudah berkali-kali dilakukannya, dan tak kunjung membuahkan hasil.

Reflek Reina, menyentuh perutnya yang masih rata, dia mengelusnya lembut, dan sebuah ide, tiba-tiba muncul di pikirannya.

***

1
armares 123
alur ceritanya tidak bertele-tele sehingga tdk membosankan ,cerita nya jg bagus
Dewi Andayani
Luar biasa
Rina Zulkifli
ak tau karya ini stlh tamat,, baca marathon dr smlm, dan ini yg ak suka, ceritanya g trllu panjang jd g ngebosenin. keren kk othor,, next ak baca krya mu yg lain. ❤️❤️❤️
MA LA
kasian ya kl reina hamil,,gimana hidupnya nanti
destiana
Luar biasa
Cece Jumi
lanjut kak
zizi 😉
Luar biasa
beybi T.Halim
masih bingung ini beneran sdh happy ending????...,oke lah jadi seperti itu..,😀😀semangat buat penulisnya kita tunggu karya terbaik lainnya💝💝
Ripah Ajha
kok blom rela kalok tamat😭
Lisa
Wah udh tamat y Kak..ceritanya bagus bgt..makasih y Kak..sukses y utk karya² yg lain..
Mareeta: Terima kasih banyak udah mampir 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
mei
thanks thor
❀ℕ𝕒𝕕𝕚𝕝𝕒 ℕ𝕚𝕤𝕒❀
kak.. ini beneran udah tamat yaaa?
❀ℕ𝕒𝕕𝕚𝕝𝕒 ℕ𝕚𝕤𝕒❀: Ditunggu karya berikut nya KK.. 🥰🥰🥰
total 2 replies
Lestari Andrian
/Good//Good//Good//Good/ teima kasih sudah menyelesaikan ceritany...
mei
maunya terjemahannya lgsg dikalimatnya thor...kalp dibwh keburu lupa kalimat bagian mana percakapan diatas....maaf y koreksi thor
Lisa
Seneng nih ntar lg Ryu & Reina resmi menikah..
gibshena
semangat kk ❤❤
Lisa
Syukurlah baby boy udh lahir..sehat2 ya boy..beri kebahagiaan utk keluarga mereka.
ayudya
gak di cari ya, mungkin ryu kesal Reina pergi diam²... demi kebebasan, serba salah atuh.
❀ℕ𝕒𝕕𝕚𝕝𝕒 ℕ𝕚𝕤𝕒❀
bau2 mau end ini, happy ending yaa kak herma..👍🏻👍🏻🥰🥰💪🏻💪🏻
❀ℕ𝕒𝕕𝕚𝕝𝕒 ℕ𝕚𝕤𝕒❀
setelah ini jgn main kabur2 lagi yaaa rei
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!