NovelToon NovelToon
Pemuas Sang Dosen Muda

Pemuas Sang Dosen Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Yatim Piatu / Menikah dengan Musuhku / Cinta Seiring Waktu / Dosen
Popularitas:401.1k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

_Tiara hanya ingin hidup tenang di kampusnya. Belajar dengan baik dan lulus tepat waktu tanpa ada drama. Namun, tak lama setelah kehidupannya di dunia kampus, desas-desus tentang dosen baru yang luar biasa ganteng merajalela di antara mahasiswi._

_"Ganteng banget, loh!" kata-kata ini selalu menghiasi telinga Tiara, tapi dia tak terlalu tertarik._

_Namun, nasib memiliki rencana lain. Suatu hari, kecelakaan kecil membuat Tiara bertemu dengan seorang pria misterius. Keduanya terlibat dalam momen singkat yang tak terlupakan, meski awalnya hanya sebuah pertemuan kebetulan._

_Sekarang, pandangan pria itu terus mengikuti Tiara, dan sebuah obsesi yang mengerikan tumbuh di dalam hatinya. Bagaimana jika obsesi ini berubah menjadi sesuatu yang lebih gelap dan berbahaya daripada yang pernah dia bayangkan?_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11

Hari ini Tiara kembali masuk ke kampusnya, hari ini juga ia berniat untuk menemui Andi untuk mengembalikan uang yang sempat ia pinjam

" Pagi Alyaa " sapa Tiara begitu sampai kelas

" Kamu sakit apa Ti..? Kenapa sih kamu pake rahasia rahasiaan " ucap Alya yang khawatir kepada dirinya

" Aku dirawat Alyaa " jawab Tiara dengan santai

" Eehh kamu tau ga, Pak Adit juga ga masuk Waktu kamu gamasuk. Kalian tuh barengan Mulu deh, jangan jangan kalian jodoh " ucap Alya asal

" Ih Najis, ogah banget aku jodoh sama dia amit amit " ucap Tiara dengan cepat

Tak lama laki laki yang tengah mereka bicarakan masuk kedalam kelas, semua pun langsung duduk di kursi masing masing.

" Selamat pagi semuanya" sapa Adit

" Pagi pak " semuanya berbalik menyapa

Seperti biasa setiap Adit mengajar, semua perempuan menganggumi Adit.

Tiara tak berani menatap wajah Adit, justru ia malu. Ia takut jika ada yang tau mengenai kedekatannya dengan Adit, namun Adit ia bersikap biasa saja seolah tak terjadi apapun

Sejujurnya cara mengajar Adit tidak membosankan justru mudah di pahami, namun Tiara merasa tak nyaman jika mengingat kejadiannya bersama Adit.

" Silahkan kerjakan tugas yang saya berikan " ucap Adit yang kemudian duduk di kursinya

" Baik pak " ucap semuanya serentak

Adit sesekali melirik Tiara, ahh wanita itu benar benar cantik membuat dirinya tergila gila.

Adit membayangkan wajahnya, suara *******, apalagi saat Tiara memanggil namanya.

Saat ini Tiara memakai kemeja putih dengan rok bunga yang panjang, ditambah rambutnya yang di kuncir membuat Tiara nampak cantik.

Karena terlalu fokus menatap Tiara, tanpa terasa jam pelajaran pun usai.

" Oke untuk tugas boleh di kumpulkan sekarang" ucap Adit

Semuanya pun maju ke depan untuk mengumpulkan tugas mereka, setelah selesai Adit pun meninggalkan kelas.

" Ti kamu mau langsung pulang atau gimana..? " tanya Alya

" Hmm aku sih mau ketemu sama temen aku dulu Al " jawab Tiara

" Oo yaudah aku duluan yah " ucap Alya

" Iyaa daaah " jawab Tiara

Saat Tiara tengah merapihkan tasnya, seorang laki laki menghampiri dirinya.

" Tiara kamu sudah sehat..? " tanya Andi yang kini duduk disebelahnya

" Udah ndi, kita di kantin aja yuk " ajak Tiara

" Boleh, ayo " Andi mengangguk setuju

Saat Tiara dan Andi jalan bersama, Adit diam diam memperhatikan dari belakang.

Ia tampak kesal karena Andi yang berusaha mendekati Tiara.

Aditpun memutuskan untuk pergi keruangannya, ia juga akan meminta Tiara untuk keruangannya.

Sesampainya di kantin Andi lebih dulu memesan minuman untuk dirinya dan Tiara, setelah itu barulah keduanya mengobrol.

" Ndi jadi gini, aku ingin kembalikan uang yang kemarin aku pinjam " ucap Tiara sambil mengeluarkan uang yang sudah ia masukkan kedalam amplop

" Ti kalau kamu belum ada, ga apa apa pakai aja " ucap Andi menolak

" Ada ko, makasih ya kemarin kamu udah nolongin aku " Tiara kembali mendorong Amplop tersebut

" Hmm yaudah, tapi janji yah kalau ada apa apa kamu bilang ke aku " ucap Andi

" Iyah Ndi aku janji " jawab Tiara

Saat keduanya tengah asik mengobrol, ponsel milik Tiara terus berbunyi notif pesan. Tiara pun langsung mengambil ponselnya yang berada didalam tasnya.

[Dosen Gila : Dimana..?]

[Dosen Gila : Keruangan saya sekarang]

[Dosen Gila : Kamu sengaja ga baca pesan saya..?]

[Dosen Gila : 10 menit saya kasih waktu]

Setelah membaca pesan tersebut, Tiara langsung memasukan ponselnya kedalam Tas.

" Ndi sorry banget aku harus pergi, aku lupa harus kumpulin tugas " ucap Tiara memberikan alasan

" Oo yaudah ga apa apa Ti, makasih yah " ucap Andi

" Iyaah aku juga makasih yah, yaudah kalau gitu aku pergi dulu byee "

Dengan segera Tiara pun pergi keruangan dosen yang menyebalkan itu, setibanya didepan pintu ia langsung membukanya.

" Kunci " ucap Adit saat Tiara masuk

" Udah " jawab Tiara singkat

Adit bangkit dari kursinya dan menghampiri Tiara, ia menghirup aroma tubuh Tiara aroma yang sangat Adit suka.

" Pak ini di kampus, saya gamau pak " ucap Tiara menolak saat Adit ingin menciumnya

" Aman saya pakai kedap suara sayang " jawab Adit yang tak memperdulikan Tiara

Adit menarik tubuh Tiara untuk duduk di sofa.

" Pak bapa mau apa pak " ucap Tiara saat Adit membuka kancing baju Tiara

" Ssstt diam aja sayang diam " Adit meletakkan jarinya di bibir Tiara

" Gimana semalam kamu menikamati kan..? " ucap Adit mengenai kejadian saat mereka vidcall

" Pak jangan disini pak " ucap Tiara saat Adit mulai memasukan Boba kedalam.

Namun lagi lagi saat Adit sudah menjamah tubuhnya, Tiara tak dapat menolaknya.

" Mmhh Pak ja..ngan di..sini " ucap Tiara

Namun Adit tak memperdulikan, ia tetap saja asik dengan mainannya.

Tiara menjambak rambut milik Adit karena rasa rasa nikmat yang ia rasakan.

Setelah puas Adit melepaskan Boba itu dan merapikan baju Tiara.

" Saya ingin memberikan kamu hadiah " ucap Adit sambil merapihkan baju Tiara

" Saya ga butuh " jawab Tiara dengan cepat

" Mulut kamu bisa bilang tidak butuh, tapi nanti kamu pasti akan menikmatinya " ucap Adit berbisik

Adit bangun dari sofa dan mengambil sebuah tas dari belakang kursinya.

" Ini ada laptop dan mainan yang nantinya akan kamu gunakan saat kita vidcall " ucap Adit

1
Rehan Rama
😭😭😭😭
Bunda Silvia
childish tiara harusnya ngga ambil kesimpulan sendiri
Bunda Silvia
walah malah ketemu dokter pribadinya adit🤣🤣
Bunda Silvia
Hahaha kapok yg ngidam adit 🤣🤣🤣🤣🤣
Bunda Silvia
bodohnya tiara emang deket kampus ngga ada bank
harus banget ya narik uang di jalan
Frely Hursepuny
Tiara kebiasaan nggak nanya, main asumsi sendiri dan overthinking.
bukan sikap dewasa tapi konyol
Liydianalin
Kecewa
Liydianalin
Buruk
Novita Dewi
lanjut
Muna Irwan
cb panggilnya ara jgn ti kurang srek aja gitu 🙏🙏
Daryati Idar
lanjut thor
Ce Habibah
lanjut makin seru kak
Ce Habibah
ngeri
Ce Habibah
aneh Adit tanggung jwb GK mau giliran di jaga orang mau,hadeh
Ce Habibah
jujur aja ti ti
Ce Habibah
benere Adit itu baik,cuma gk bisa mengendalikan nafsu
Riski Budi
suka banget sama ceritanya 👍
surveyor05 mtj
novel bagus .bisa memainkan para pembaca....
Sayang penulis tidak mempunyai pengetahuan dlm hukum pernikahan....
Yg membuat isi novel tidak jelas...dan mengecewakan.....
Aku nyesel baca novel ini....
Semoga bisa bikin novel bagus.....
mending baca kopingho & nick carter...
yg jelas ada ceritanya
Maaf... suwun
Caramel Machiato: Terimakasih atas komentarnya kak, jika memang Kaka tidak menyukai tidak apa /Smile/ Tapi saya minta tolong lebih hargai karya orang yah kak, dan jangan asal berkomentar negatif /Smile/
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut
💝F&N💝
alur ceritanya sudah lupa, thor. saking lamanya up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!