NovelToon NovelToon
Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)

Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Persahabatan / Tamat
Popularitas:47.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurain Higa

Kisah tentang 3 orang gadis yang menemukan cinta sejati mereka.
3 gadis itu adalah
Nurul si gadis manis yang cerdas
Lidya si gadis cantik yang tomboy
Ani si gadis cantik dan imut

Sebuah ikatan persahabatan dengan karakter yang berbeda-beda menambah keseruan perjalanan mereka dalam menemukan sang pangeran.

Perjalanan cinta yang di mulai dari sebuah kecelakaan yang berkesan, si Killer yang tampan penghuni Perpustakaan dan cemburu salah alamat akan mewarnai kisah perjalanan cinta mereka.

Kira kira pria seperti apa ya yang akan menjadi pangeran mereka?

Seseru apa sih perjalanan cinta mereka?

Yuk ikuti terus perjalanan mereka dalam meraih cinta sang pangeran pujaan hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurain Higa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buku diary

* Di Perpustakaan

"Assalamu'alaikum Nurul" sapa Lidya

"Waalaikumsalam" jawab Nurul dengan wajah yang cemberut

"Senyum dikit dong mukanya jelek bangat tuh!" goda Lidya

"Biarin aja." tiba tiba netranya menangkap sesuatu yang dipegang Lidya, "Kamu bawa apaan? Wanginya enak bangat." sambil mencium tempat makanan yang ada di meja.

"Ini kue dari Ani katanya sebagai permintaan maaf." sambil menyerahkan kue tersebut kepada Nurul.

"Oh..." jawab Nurul singkat walau pun sebenarnya ia sedang menahan ilernya yang ingin keluar.

"Cuma oh.. saja?"

"Emang harus gimana lagi?"

"Kamu masih marah sama Ani?"

"Bukannya marah Lid, tapi kecewa gara-gara Dia bohongin Rendi, aku yang kena marah deh."

"Iya, tapi kamu nggak boleh cuekin kita dong" protes Lidya

"Aku nggak bermaksud gitu Lid, sebenarnya aku bingung aja gimana caranya biar kak Rendi nggak dekatin aku lagi."

"Kalau masalah itu aku bisa bantu."

"Benaran?"

"Iya, tapi kamu harus makan dulu dan habisin kue ini."

"Makasih Lid" ucap Nurul kemudian memeluk erat sahabatnya itu.

"Kamu itu ya, kalau ada masalah jangan dipendam sendiri." celoteh Lidya

"Iya.. iya... kalau gitu kita langsung makan aja, Ani ke mana kok nggak kelihatan " tanya Nurul sambil membuka kotak kue.

"Dia lagi makan di kantin, takut kalau kamu masih marah sama Dia, nanti selesai makan kita cari Dia sama-sama" ucap Lidya dengan satu nafas.

"Ok."

Mereka pun makan dengan tenang tanpa berbicara lagi karena perut mereka sangat lapar.

"Jadi, gimana rencananya?" Tanya Nurul penasaran.

"Gini, semalam aku tidur sama Ani, awalnya sih cuma mau nemanin Dia. Tapi setelah melihat buku Diarynya di atas meja, terpaksa aku ambil siapa tau aja bisa berguna."

"Maksud kamu?"

"Gimana kalau kita nunjukkin buku itu sama kak Rendi?"

"Benar juga sih, mudah-mudahan Dia bisa ngerti, tapi kami lagi marahan."

"Marahan?" Ucap Lidya terkejut

"Iya, tadi pagi aku bilang sama Dia jangan dekat-dekat lagi biar orang orang nggak mikirin kalau kita pacaran."

"Yah... terus gimana dong?"

"Uummm... Kamu aja yang ngasih buku itu sama kak Rendi."

"Ya udah, mau gimana lagi."

"Kamu memang the Best Friends, makasih ya.." ucap Nurul sambil memeluk Lidya.

Setelah itu mereka ke kantin belakang sekolah dan mencari Ani.

"Maafin aku An," ucap Nurul dengan tulus

"Kamu nggak perlu minta maaf, yang salah itu aku bukan kamu."

"Tapi aku sudah nyuekin kalian."

"Iya, tapi itu juga karena aku"

"Hei, nggak usah saling nyalahin, yang terpenting sekarang kita sudah kumpul lagi kan...." ucap Lidya sambil menengahi kedua sahabatnya

Mereka pun berpelukan seperti teletubies.

***

* Malam hari

"Untung saja Ani sama Nurul sholatnya di rumah jadi bisa bebas deh ketemuan sama kak Rendi." gumam Lidya pelan.

"Tapi, kak Rendinya mana ya?" sambil mengedarkan pandangannya ke sekeling area mesjid.

Lidya pun memutuskan untuk menunggu di gerbang mesjid namun sayangnya mereka tidak bertemu.

"Sebaiknya aku langsung ke rumahnya." batin Lidya

Sementara itu di dalam mesjid duduklah seorang pria yang sedang membaca Alqur'an karena hanya dengan cara ini ia bisa menghilangkan segala kegundahan hatinya.

Sampai rasa kantuk mulai menyerangnya barulah ia pulang ke rumah untuk istirahat.

Sesampainya di rumah ia mengucapkan salam dan setelah terdengar jawaban salam dari dalam rumah tak lama kemudian pintu rumah terbuka.

Ceklek

"Kok pulangnya malam bangat Ren?" tanya Bunda Hani

"Maaf Bunda, eh.. Bunda kok belum tidur?" ucap Rendi mengalihkan pembicaraan.

"Bunda lagi nungguin kamu Ren"

"Ada apa Bunda?"

"Ada titipan dari Nurul, Bunda taruh di atas meja belajar kamu."

Senyum sumringah pun terlukis di wajahnya, berharap itu adalah pertanda cintanya telah terbalaskan.

"Iya, makasih Bunda" ucapnya kemudian bergegas menuju ke kamarnya.

Sesampainya di kamar ia langsung membuka totebag kecil yang berisi buku Diary.

Ia pun membuka buku Diary tersebut dan membacanya dengan perasaan berbunga-bunga.

Halaman demi halaman dibacanya tanpa terkecuali, sampai tibalah ia di bagian akhir halaman.

Aku yang diam diam mengagumi mu

yang diam diam mencintaimu

akan terus menyimpan rasa ini sampai engkau bisa membuka hatimu untukku

maafkan aku yang tak berani mengungkapkan perasaan ini

karena aku tahu kamu mencintai sahabatku

sahabat yang selalu ada disaat senang dan susah

Sahabat yang selalu menyemangatiku disaat aku putus asa

jika memang kita berjodoh semoga Allah akan terus menjaga perasaan ini hanya untukmu

Setelah selasai membacanya ia berusaha mencerna setiap kalimat yang tertulis di buku itu.

Kenapa buku Diarynya Ani? gumamnya setelah melihat nama yang tertulis di pojok kanan sampul depan dari buku Diary itu.

Awalnya ia mengira itu adalah buku Diary Nurul namun kini ia harus memastikan lagi kebenarannya kepada Nurul

"Mungkinkah ini maksud dari perkataannya ketika itu?" gumam Rendi

"Sepertinya ada yang lebih cocok buat kakak."

Malam pun semakin larut, dan akhirnya ia tertidur karena rasa kantuk yang tidak tertahan.

******

* Keesokan harinya

Matahari pagi mulai menampakkan sinarnya, suara ayam yang berkokok saling sahut-menyahut membangunkan setiap insan yang masih terlelap dalam tidurnya.

"Astagfirullahhaladzim, sudah siang aku telat sholat Subuh" gumamnya sambil melihat ke arah jam weker yang sudah menunjukkan pukul 05.30

Ia pun langsung bergegas ke kamar mandi dan babersih kemudian dilanjutkan dengan mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat Subuh di kamarnya.

Setelah sholat ia pun merapikan kamar dan bersiap siap pergi ke sekolah.

Sebelum berangkat ia berpamitan kepada Bundanya yang sedang sibuk menyiapkan keperluan yang akan dibawanya untuk mengajar.

"Tumben berangkatnya pagi Ren" tanya Bunda Hani

"Takut terlambat aja Bunda"

"Jangan bohongin Bunda Nak, Bunda tahu ada yang kamu sembunyikan dari Bunda." gumam Bunda Hani di dalam hatinya, "Sebentar Ren, Bunda mau bicara."

Tiba tiba langkah Rendi terhenti karena tidak mungkin baginya untuk mengabaikan Bunda.

"Duduk dulu Nak" ucap Bunda dengan penuh kelembutan sambil menepuk tempat duduk yang berada di sampingnya.

Rendi pun mendekati Bundanya. "Ada apa Bunda, Bunda kok serius bangat?" tanya Rendi sambil duduk di samping Bunda, "Apa Bunda curiga kalau aku lagi nyembunyiin sesuatu?" batin Rendi.

"Apa ada sesuatu yang sedang menggangu pikiranmu Nak?"

"Tidak ada Bunda, Rendi baik baik saja." bohong Rendi dan berusaha untuk bersikap seperti biasa.

"Kamu punya hubungan apa sama Nurul, mengapa wajah kamu langsung berubah ketika Bunda sebutin namanya?" tanya Bunda langsung kepada intinya.

Pertanyaan Bunda Hani sangat monohok di hati Rendi namun ia masih ingin tetap merahasiakannya dari Bunda Hani. "Kami nggak ada hubungan apa apa Bunda." Ya, memang mereka tidak ada hubungan apa-apa kan.

"Apa Dia gadis yang kamu sukai?"

Kini Rendi tak mampu membohongi Bundanya lagi, ingin rasanya ia mencurahkan segala perasaan yang ada di hatinya. "Iya Bunda, sebenarnya... Rendi udah nyatain perasaan ke Nurul_"

"Terus kalian udah jadian?" sela Bunda hani karena sudah tidak bisa menahan rasa ingin tahunya lagi.

"Rendi ditolak Bunda, hiks hiks hiks" Rendi pun tak mampu menyembunyikan kesedihannya lagi kemudian memeluk pinggang Bundanya dan menyembunyikan kepalanya di bahu Bunda Hani.

"Sabar ya Nak", sambil membelai kepala Rendi. "Mungkin Dia bukan jodoh kamu. Perjalanan kalian masih panjang, jika kalian berjodoh Allah pasti akan menyatukan kalian dengan cara Nya. Tapi... Jika Dia bukan jodohmu maka belajarlah melepaskan dan mengikhlaskannya karena Allah telah mempersiapkan seseorang yang lebih baik untukmu Nak." ucap Bunda Hani menasehati dengan tulus.

"Iya Bunda, Rendi akan selalu mengingat pesan Bunda." ucap Rendi sambil memeluk Bundanya.

"Sebenarnya Bunda senang kalau Gadis yang kamu sukai itu Nurul, tapi.... Bunda juga nggak mau kalau anak-anak Bunda berantem hanya karena seorang Gadis."

"Maksud Bunda ?" tanya Rendi sambil melepaskan pelukan dan menatap Bundanya.

"Kamu sama Ari menyukai Gadis yang sama kan..."

"Tenang aja Bunda, kita berdua sudah berjanji akan bersaing secara sehat, jadi Bunda nggak usah khawatir."

"Tapi... Anak Bunda sudah kalah duluan, he he he...." Ledek Bunda Hani sambil mengacak ngacak rambut Rendi.

"Ih... Bunda jahat bangat, bukannya nyemangatin malah digodain."

"Memangnya kamu masih mau memperjuangkan cinta kamu?"

"Kita lihat aja Bunda"

Bunda Hani pun menjitak dahi Rendi "Dasar keras kepala"

"Aww... Sakit Bunda"

.

.

.

.

Jangan lupa dukungannya Readers

happy reading.....

1
Taysa
cerita nya bagus
վմղíα | HV💕
iklan meluncur
Arfadhila Oktari
assalamu'alaikum baru sempat hadir
վմղíα | HV💕
KK hadir bawa 3 iklan.
վմղíα | HV💕: ya sayang sekali.
total 2 replies
վմղíα | HV💕
KK yunia hadir lagi.
Pink Blossom
ikut nysekk,, huhuu,, smga fakta'y gk lbh sesak dr mliht k'msraan mreka🤧🤧
Pink Blossom
sm s chika ya,, yg dh jebak nurul,, ad hubungan ap ari sm dia?? dn sprt'y chika suka sm ari,, hmmm🤔 mreka gk pcrn kn??
Pink Blossom
aksi . akhir klimt . 🙏
Pink Blossom: sm² kak nur🤗🥰
total 2 replies
Pink Blossom
tnda'y ktuker kak🙏
Pink Blossom: nggih kak,, bnyk tnda koma d akhir klmt🙏
total 2 replies
Pink Blossom
ukhh,, pst skit bgtt tuh,, cma bnjol aj kn gk smpe brdrh
Pink Blossom
lidya sking khwtir'y sm nurul smpe lpa mkn,, so sweet'y ❤❤
Pink Blossom
alhamdulillah,, akhir'y nurul ktmu🤧🤧
mom mimu
mampir lagi mom, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻 setangkai 🌹 mendarat...
Mom La - La: mksih Mom,
total 1 replies
mom mimu
setangkai 🌹 meluncur...
Mom La - La: mksih Mom...
total 1 replies
mom mimu
aku mampir lagi mom, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
վմղíα | HV💕
KK yunia hadir membawa iklan.
Mom La - La: mksih KK...
total 1 replies
mom mimu
semangat terus mom, setangkai 🌹 dan satu iklan mendarat...
Mom La - La: mksih Mom yg baik ...
total 1 replies
վմղíα | HV💕
3 iklan meluncur.
Mom La - La: kk... emang the best.
total 1 replies
linda sagita
2004, laptop memang benda keramat termasuk di sekolahku 😁
Mom La - La: hehehe, kita berada di zaman yg sama.
total 1 replies
linda sagita
wah....bakalan ada yg senang ni 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!