NovelToon NovelToon
CINTA NAZIFAH

CINTA NAZIFAH

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:160.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mala Cyphierily BHae

Nazifah Elyana, gadis berusia 19 tahun yang harus menerima takdirnya yaitu menjadi istri kedua setelah dinodai oleh majikannya sendiri.

Apakah akan ada cinta setelah pernikahannya? Bagaimana perjalanan cinta Nazifah yang terpaksa menjadi simpanan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyalurkan Hasrat

Malam ini, Adam yang masih merindukan istrinya itu selalu berada di dekatnya, ia mencoba mengingatkan Vita tentang masa lalunya, tetapi, Vita hanya mendengarkan.

Adam yang sedang duduk di sofa ruang tengah itu menunjukkan album lamanya pada Vita yang duduk di kursi roda.

"Sayang, aku tidak ingat semua! Jangan paksa aku, sakit kepala ku!" lirih Vita seraya merangkum wajah Adam dan Rima yang sedang duduk tidak jauh dari sana itu sangat jijik dengan apa yang dilihat.

Rima pun memilih untuk bangun dari duduk dan seketika ia menabrak Nazifah yang datang membawakan minum untuk Adam.

"Kamu! Bisa lihat enggak?" bentak Rima dan Nazifah meminta maaf.

"Maaf, Nyonya, saya tidak sengaja." Nazifah hanya menundukkan kepala dan Rima segera berlalu begitu saja.

Nazifah pun mulai membereskan pecahan beling yang berserakan, tanpa sengaja, jarinya terkena pecahan beling itu dan membuat jarinya terluka.

Adam melihatnya dan saat melihat darah, ia teringat dengan malam itu, di mana Nazifah mencoba untuk bunuh diri. Terutama, Adam teringat dengan rasa yang malam itu ia mainkan dengan Nazifah.

Vita pun kembali menarik perhatian Adam dengan membawa wajah Adam supaya melihat ke arahnya.

"Tidurlah, udah malam!" kata Adam seraya bangun dan mendorong kursi roda Vita, membawanya ke kamar.

Di kamar, Vita meminta pada Adam untuk mendekat dan Vita pun mengecup bibir suaminya.

Adam tersenyum dan menanyakan sesuatu pada Vita.

"Kenapa? Kamu mau main?"

"Gimana caranya? Aku bahkan sangat khawatir, takut kamu akan berpaling karena aku enggak bisa melayani kamu!"

"Jangan khawatir!" ucap Adam yang kemudian membopong Vita ke ranjang.

Adam pun menemani Vita sampai tertidur, pria itu memeluk Vita dan saat itu juga naluri Adam yang sebagai lelaki normal merasa terpanggil.

Adam turun dari ranjang, ia pergi ke kamarnya untuk sekedar meminum, pria itu mengambil botol yang tersimpan di lemari es yang ada di kamarnya. Duduk di sofa seraya menonton televisi seorang diri.

"Kenapa gue jadi bodoh! Gue punya dua istri! Satu enggak bisa melayani masih ada satu istri lagi!" gumamnya.

****

Di dapur, Titin menyayangkan minuman yang sudah tercampur dengan sesuatu itu gagal diberikan pada Adam.

"Mau gimana lagu, bu."

Nazifah hanya bisa menarik nafas, lagi pula, dalam hati Nazifah, ia mana berani mencoba untuk menaklukkan hati Adam.

Bahkan, Nazifah melihat dengan mata kepalanya sendiri kalau Adam terlihat begitu menyayangi Vita.

Tetapi, seperti pucuk dicinta ulam pun tiba, Adam memanggil Nazifah untuk datang ke kamar.

Adam memanggilnya melalui chat.

Seketika otak Nazifah pun travelling, untuk apa Adam memanggilnya malam-malam seperti ini.

Nazifah merasa deg-degan dan segera pergi ke kamar Adam.

"Semoga mereka akan melakukan itu!" ucap Titin dalam hati.

Nazifah yang sudah berdiri di depan pintu kamar Adam itu pun mengetuk dan pintu terbuka saat Adam membukanya.

"Masuk!" perintah Adam dan Nazifah pun menurut.

"Maaf, ada perlu apa Tuan?" tanya Nazifah dan Adam tidak menjawab, ia segera merengkuh lalu mengecup bibir Nazifah dengan rakus.

Nazifah pun mencoba melawan, ia mendorong dada Adam sampai ciuman itu terlepas.

"Layani aku!" perintah Adam seraya membuka kancing seragam Zifah dan Nazifah menahan tangan itu.

"Kenapa saya harus melayani, saya hanya istri yang tidak dianggap!" jawab Nazifah dan Adam yang tidak menerima penolakan itu menyingkirkan tangan Nazifah dan saat itu juga terdengar suara Rima yang mengetuk pintu.

Lalu, Adam menyuruh Nazifah untuk berpura-pura membereskan lemari pakaiannya dan Adam membuka pintu itu.

"Ada apa, mah?" tanya Adam.

Dan Rima tidak langsung menjawab pertanyaan itu, matanya mengarah pada Nazifah yang terlihat sedang membereskan baju.

Setelah itu, Rima mengulurkan tangannya, memberikan undangan pernikahan Bastian.

"Undangan dari selingkuhan istrimu!"

"Mah, ucapan mamah enggak terbukti! Jadi tolong berhenti menuduh mereka!" Adam pun menutup pintu itu lagi.

Dan Rima tentu saja mengawasi sampai berapa lama Nazifah berada di kamar Adam malam-malam seperti ini.

Nazifah yang sudah selesai membereskan pakaian itu segera pamit pada Adam.

Dan Adam menahan tangan Nazifah, ia yang sudah berhasrat itu ingin melakukannya demi menjinakkan juniornya.

"Apapun alasannya, kamu tetap istriku!"

"Maaf, mungkin yang Anda butuhkan pelampiasan, Tuan."

Nazifah pun melepaskan tangan Adam dan Adam segera mengunci kamar itu, dengan menolaknya Nazifah, ia merasa semakin tertantang, apalagi Adam sudah merasakan milik Nazifah saat masih perawan dan sekarang merasa sudah bisa bebas melakukannya karena status pernikahan kontrak itu.

"Mau secara halus atau secara paksa?" tanya Adam seraya memanggul Nazifah, Adam mematikan lampu kamarnya menggunakan remote dan membawa Nazifah ke ranjang.

Adam melemparkan Nazifah ke ranjang empuknya sampai rok Nazifah tersingkap dan Adam pun segera melucuti seragam gadis itu.

Nazifah hanya bisa pasrah, berharap setelah keduanya sering melakukan hubungan itu akan ada rasa cinta Adam untuk dirinya walau Nazifah tau saat ini dirinya hanya pelampiasan karena Vita tidak dapat membahagiakan Adam di ranjang.

Malam ini, Adam merasa lega karena sudah terpenuhi hasratnya. Adam pun segera memakai pakaiannya begitu juga dengan Nazifah.

Selesai dengan olahraga malam, Nazifah yang sudah tidak dibutuhkan lagi itu segera keluar dari kamar Adam.

Ia segera ke kamarnya untuk istirahat.

Nazifah masih merasa berdebar, tak menyangka kalau dirinya baru saja melakukan haknya sebagai istri.

****

Keesokan harinya, Nazifah yang sedang menyiapkan sarapan untuk Adam dan Vita itu tercium sangat harum. Ya, hari ini Nazifah memakai parfum.

Vita pun menanyakan parfum yang Nazifah pakai. Sementara Adam hanya diam, ia ingin menutup rapat hubungannya dengan Nazifah di depan Vita sehingga dirinya terlihat sangat dingin.

"Parfum saya murah, nyonya. Merk pasaran," jawab Nazifah dengan sopan.

Dan Rima masih melihat permainan Anak dan pembantunya itu, Rima seperti merencanakan sesuatu.

Kemudian, Nazifah bertanya pada Adam, menu apa yang diinginkannya pagi ini.

Adam menjawab nasi goreng dan Nazifah pun mengambilkan.

Saat itu juga mulut nyinyir Rima tak dapat dikendalikan.

"Zifah, kamu sangat lues sekali, pasti nanti yang jadi suamimu akan bangga!"

Nazifah diam, ia tidak ingin terpancing dan membalas ucapan Rima hanya dengan senyuman.

Sementara Vita, ia merasa kalau ucapan Rima adalah sindiran untuknya dan Adam tidak menunjukkan ekspresi apapun, ia terlihat tetap tenang.

****

Selesai dengan sarapan, Adam pun pamit untuk bekerja pada Rima dan Vita.

Rima sendiri akan pergi ke arisan bersama gengnya, ia tidak betah berlama-lama di rumah karena ada Vita.

Rima sangat muak melihat wajah itu, wajah yang terlihat tanpa dosa, sok polos, begitulah kata Rima dalam hati.

"Mah, mau kemana?" tanya Vita.

"Bukan urusanmu!" jawab ketus Rima.

"Hati-hati, jaga kesehatan jantung mamah!" ucap Vita seolah mengejek wanita tua itu.

"Tidak sopan!" gerutu Rima seraya pergi meninggalkan Vita dan Vita seolah merasa puas karena dapat membalas ucapan Rima saat di meja makan tadi.

Seperti itulah kehidupan Rima dan Vita yang saling menyindir dan menyerang satu sama lain.

Bersambung.

Jangan lupa like dan komen, difavoritkan juga ya 🤗.

1
Erni Ramadan
😂😂
Dedeh Rokayah
Luar biasa
Key Evllyn
kok tiap akhir kalimat pakenya tanda seru si?? jadi aga gimana bacanya, harusnya pake titik/koma. soalnya kalo tanda seru buat kalimat penegasan🙏🏻
Nopita Arfiantie
bagus
Mala–Bell: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di karya yg lainnya, ya 🙏☺☺
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kacau ni anak...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
kampret...berhayal ternyata
Mala–Bell: Hahahaahaaa 🤣🤣🤣
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
nahhh loo...d gorok baru tau rasa lu😂
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
tin Titin...yg slh itu ponakan km lah...gmn sich...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
yaelahhh pak..ada2 aja...mn mau orang nazifah cintanya sm Adam..
lagian..nazifah jg hamil...
Mala–Bell: 🙈🙈🙈🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
serakah...mngkin jika suatu hari fizah pergi br nyadar dia...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
aduhhh..jgn dulu dech zifah...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
di nikahin pastinya...
🌺𝕭𝖊𝖗𝖊-𝖆𝖟𝖛𝖆🌺
mampir lg ak Thor..
Mala–Bell: Terima kasih, kak. Jangan lupa mampir di Suamiku Takdirku, juga, ya, kak🙏😇☺
total 1 replies
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
ceritanya menarik semangat jadi penasaran kelanjutan ceritanya
ᄂ⃟ᙚRisa Virgo Always Beau
baru pertama baca sudah tertarik jadi penasaran kelanjutan ceritanya
Lena Sari
hadeuhhhhhh..laki2berdaster rupanya,gakpunya pendirian.
Ima Yuliantina Tony
najis
Rini Haryati
ceritanya keren
sukses
semangat
mksh
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Terimakasih atas karyanya Thor...
Di tunggu karya² bucin selanjutnya🥰

Semangat mbk Mal😍😍
Mala–Bell: Terimakasih bnyak kk 🤗🤗
total 1 replies
𝐀⃝🥀ᴍᷟᴀᷧᴄᷱᴇᷧ_ᷢᴘᴀᴘᴜᴀ
MENJADI YANG KE DUA BELUM TENTU SELALU BAIK APALAGI PASTI ADANYA KECEMBURUAN DARI YANG PERTAMA, SEMOGA NAZIFAH DAPAT MENEMUKAN KEBAHAGIANNYA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!