NovelToon NovelToon
Cinta Tak Terpisahkan

Cinta Tak Terpisahkan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fanfic / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:240.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mahlina

perjalanan cinta Naya.. gadis sederhana yang memegang teguh kesetiaan dalam cinta.. akankah bertahan dengan Surya yang notabennya adalah playboy yang memacari beberapa gadis di saat yang bersamaan.

Hingga Naya dan Surya di persatukan dengan ikantan pernikahan.. akankah perselisihan yang ada akan membuat cinta mereka tetap utuh atau jalan pisah untuk keduanya.


baca yuuuk, biar gak penasaran

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Tak Terpisahkan 11

Waktu terus berputar, hari berganti hari ta terasa sebentar lagi memasuki tahun baru 2009. Pekerjaan di pabrik semakin menumpuk, semakin banyak pesenan untuk kartu ucapan tahun baru dan natal serta persiapan untuk Valentine.

Rata rata order yang masuk dari retailer, toko minimarket, swalayan, kebanyakan meminta agar lebih di dominasi corak dan motif natal dan tahun baru mulai dari kartu ucapan, kertas kado, paper bag, serta amplop.

Pak Suma pemilik pabrik pun memutuskan untuk menambah sejumlah pekerja agar kami tidak ke teter dengan pesenan yang ada.

Yang nantinya pekerja baru akan di tempatkan di gudang bagian gulung kertas kado, mengisi kartu ucapan, mengisi amplop dan menempel stiker.

Pak Suma memanggil Po Lala yang merupakan orang kepercayaannya di bagian gudang untuk datang ke kantor yang berada tepat di samping gudang penyipanan kartu ucapan di lantai bawah, tempat yang selalu kami lewati saat naik ke atas lantai 2 tempat kami melakukan aktivitas pabrik.

"Perhatian ya, yang berminat untuk mengajak teman atau saudaranya bekerja di pabrik, kabarin saya ya, biar nanti di infokan bisa mulai bekerjanya itu kapan.." Kata po Lala singkat tapi jelas.

"Asik, gw bisa ngajak dia nih.." Kata Fitri seneng mendengar pengumuman dari po Lala.

"Mau ngajak siapa lu Fit..?" Tanya Egi yang mendengar ucapan Fitri.

"Mau tau aja lu Gi.." Jawab Fitri acuh.

"Dasar bocah lu.." Kata Egi.

"Ni bocah ucapannya sama kaya si Surya,,," Ucapan Sani dalam hati.

"Tahun baru kita bakar bakar yuk ka..?" Ajak Fitri pada Sani.

"Bakar dimana..?" Tanya Sani.

"Di rumah kaka aja.." Usul Fitri.

"Siapa aja emang yang mau ikut bakar bakar..?" Tanya Sani.

"Ya kita kita aja ka.." Jawab Fitri sambil melirik Egi.

"Kenapa lu ngelietin gw Fit..?" Tanya Egi yang ga paham dengan maksud Fitri. Karena Egi lagi serius dengan pekerjaan yang sedang Egi lakukan. Hingga Egi tidak menyimak perkataan antara Fitri dan Sani.

"Bakar bakar Gi...." Kata Maya memberi tahu.

"Kapan..? Dimana..?" Tanya Egi yang masih belum konek.

"Buat malam tahun baru Egiiiiiiii..!" Jawab Fitri sambil menekankan pada kata Egi.

"Gw ikut aja.." Jawab Egi singkat.

"Kamu mau ikut Nay..?" Tanya Maya.

"Aku..? Aku ga ikut deh.." Kata Naya.

"Ko ga ikut si..?" Tanya Maya kecewa.

"Bagus deh kalo lu ga ikut.." Ucap Fitri dalam hatinya.

"Ya ga apa apa, mau di rumah aja liet kembang apinya.." Kata Naya.

Sore harinya di rumah Naya.

"Bun, tahun baru kita kemana bun..?" Tanya Naya sambil tiduran manja di paha bunda.

"Kaya biasa aja Nay, di rumah. Emang kamu mau kemana Nay..?"

"Ga tau bun, Naya juga masih bingung. Pengennya kaya orang orang bun, jalan sama pacar gitu bun.." Kata Naya mengutarakan perasaannya pada bunda.

"Ya kamu ajak Surya dong Nay.. Kan ayang embeb.." Kata bunda sambil mengelus rambut Naya lembut.

"Aaah bunda,," muka Nay merah karna hawa malu di ledekin bunda.

Dreeet,, dreeet,,

Pesan masuk di ponsel Naya.

Surya

Kamu lagi ngapain sayang..?

Naya

Manja manjaan sama bunda.

Surya

Kamu udah makan Nay.?

Naya

Udah. Kamu udah makan.?

Surya

Udah tadi.

Naya

Ooooh.

Surya

Tahun baru kita ke taman kota, mau ya Nay..?

Naya

Kamu izin sendiri ya sama bunda.

Surya

Kamu aja yang bilang Nay.

Naya

Takut ah, kan kamu yang ngajak aku.

Surya

Iya nanti aku yang bilang sama bunda ya.

Naya

Makasih Surya 😊

Surya

Panggil sayang apa Nay.! 😡

Masih nama aja sih manggil aku.

Naya

Iya maaf. Belum terbiasa aku tuh.

Surya

Harus di biasain panggil sayang / beb /ay gitu.

Naya

Oke.

"Assalamualaikum,," Suara seseorang di balik pintu rumah Naya.

"Kaya suara Surya bun..?" Tanya Naya dan langsung bangun dari tidurnya.

Naya keluar untuk membuka pintu dan melihat siapa yang ada di depan pintu.

"Waalaikum salam,," Kata Naya saat membuka pintu.

Surya duduk di teras depan rumah Naya, tempat yang menjadi favoritnya saat berada di rumah Naya.

"Kamu tumben ga bilang kalo mau kesini Ya..?" Tanya Naya yang heran dengan kedatangan Surya tanpa pemberitahuan.

"Aku sengaja mau kasih kejutan buat kamu Nay.." Ucap Surya memberi alasan pada Naya.

"Aku ambil minum dulu buat kamu ya Ya.." Kata Naya yang berjalan masuk ke dalam rumah.

"Bener Surya yang datang Nay..?" Tanya bunda yang melihat Naya masuk ke dalam rumah lagi.

"Iya bun. Oh iya bun. Nanti Surya mau ngomong sama bunda.." Kata Naya sambil membawa teh manis hangat buat surya.

"Iya nanti kamu panggil bunda aja. Kalo Surya mau ngomong sama bunda.." Kata bunda sambil berjalan masuk ke ruang keluarga.

"Iya bun.." Ucap Naya sambil berlalu berjalan keluar dengan membawa minum untuk Surya.

"Ini minum buat ka...." Ucapan Naya terhenti, karena mendapat tatapan tajam dari Surya.

"Ka apa..?" Tanya Surya tajam 😡.

"Iya maksud aku itu yank.." Kata Naya gugup.

"Itu baru pacar aku.." Kata Surya sambil tangan kanannya membelai rambut panjang Naya yang di gerai.

"Tadi aku udah bilang sama bunda.." Kata Naya sambil memainkan game di ponselnya.

"Terus kata bunda apa..?" Tanya Surya sambil melirik ke arah ponsel Naya.

"Panggil bunda aja kalo kamu mau ngomong sama bunda. Kamu mau ngomong sama bunda kapan..? Kamu benar mau ngomong sama bunda..? Naya mencecar Surya dengan banyak pertanyaan.

"Kamu nanya kenapa jadi kaya kereta Nay.?" Tanya Surya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Hehehe maaf ya yank.." Kata Naya malu.

"Ya udah panggil bunda sekarang aja Nay." Kata Surya lagi.

"Oke.." Naya menaruh ponselnya di atas teras dan berjalan masuk ke dalam rumah untuk memanggil bunda.

Saat Naya melihat bunda yang lagi menonton acara kesukaannya di televisi, Naya menghampiri bunda dan memeluk bunda dari belakang.

"Kenapa Nay..?" Tanya bunda yang heran dengan sikap anak sulungnya.

"Surya mau ngomong sama bunda." Kata Naya memberi tahu bunda.

Bunda pun langsung berjalan keluar bersama Naya untuk menghampiri dan mendengarkan apa yang mau Surya omongkan.

Bunda ikut duduk di teras bersama Surya dan di ikuti oleh Naya yang ikut duduk di samping bunda. "Surya.. Kata Naya barusan kamu mau ngomong sama bunda.? Kamu mau ngomong apa nak.?" Ucap bunda pada Surya.

"Gini bun, sebentar lagi kan tahun baru. Rencananya Surya mau ajak Naya malam tahun baruan di taman kota bun. Di izinin ga bun.?" Tanya Surya to the poin dengan hati yang was was dengan jawaban bunda.

"Sama siapa aja perginya nak.?" Kata bunda yang balik bertanya pada Surya.

"Cuma Surya sama Naya aja bun, cuma berdua. Kalo bunda mau ikut, boleh bun. Kaya orang orang bun, jalan kaki menuju taman kota, kan asik bun." Kata Surya menjelaskan dan menawarkan agar bunda mau ikut serta.

"Teman teman kamu ga ikut Surya.?" Tanya bunda lagi.

"Teman Surya pada punya acara sendiri bun." Jawab Surya.

"Ya udah kamu boleh ajak Naya ke taman kota, tapi jam 12 langsung jalan pulang ya nak.." Kata bunda memberikan izin.

"Beneran bun? Bunda ikut ga.?" Tanya Surya yang masih belum percaya jika di izinin oleh bunda untuk mengajak Naya keluar.

"Kalo bunda ikut, bukan acara anak muda dong. Udah kamu aja sama Naya. Inget pesen bunda jam 12 langsung jalan pulang." kata bunda lagi mengingatkan Surya.

"Siap bun. Terimakasih ya bun sudah di izinin." Kata Surya lagi dengan memamerkan jempolnya pada bunda.

"Sama sama, tadi itu Naya juga sebenarnya ingin malam tahun baruan seperti anak muda lainnya, jalan keluar, panjang umurnya kamu ngajak Naya." Kata bunda menjelaskan panjang lebar.

"Bunda mau kemana.?" Tanya Naya melihat bunda akan masuk ke dalam rumah.

"Bunda mau masuk Nay, acara favorit televisi bunda udah ketinggalan ini Nay.." Kata bunda yang ta mau ketinggalan acara favoritnya.

Setelah bunda masuk ke dalam rumah. Tinggal lah Surya dan Naya yang masih setia duduk di luar dengan ac alam dan dengan langit yang berhiaskan bintang.

"Makasih ya yank." Ucap Naya pada Surya sambil maen game di ponselnya.

"Untuk apa.?" Tanya Surya bingung. Pasalnya Surya tidak sedang berbuat apa apa.

"Karena kamu udah mau bilang ke bunda masalah izin itu." Kata Naya sambil melihat ke arah Surya.

"Kirain masalah apa. Iya sama sama. Kan aku yang ngajak, jadi aku yang harus izin dong." Ucap Surya sambil mencubit gemas pipi Naya.

"Kamu kenapa ga bilang sama aku, kalo mau tahun baruan di luar Nay.?" Tanya Surya lagi yang mengingat kata kata bunda tadi.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

bersambung

Hai kaka, ayo jangan lupa mohon 🙏🙏 dukung author dengan like, komen, vote dan beri bintang buat author.😊

1
Fitray Uni
di tunggu kunjungan baliknya kak Lina
lina: oke uni
total 1 replies
lina
pertama
Rahma AR
suka
Rahma AR
mantap
Tebe'e
Sukses, Kakak 🤗
lina: mksh yus
total 1 replies
Rahma AR
keren
lina: 👍👍👍👍👍👍
total 1 replies
Rahma AR
semangat
lina: mksh rahma
total 1 replies
sasip
ribet pastinya ya? apalagi ngelepasin sanggulan dan ngerapiin sasakan rambut.. memang harus dibantu, tapi pelan² ya bro, biar lebih berasa.. 😉🤭
lina: 🤣🤣🤣🤣 udah kaya rambut singa y, kena hair spray
total 1 replies
sasip
wah rupanya seperti ini ya contoh percakapan cewe² pab.. (pabrik maksudnya), ga jauh beda ternyata sama obrolannya anak² pub ya? ✌🏻
lina: 🤭🤭🤭 beda lagi klo yg udah berkeluarga, yg d omongin dapur kalo g ranjang 🤣🤣
total 1 replies
Rahma AR
like😊
lina: mksh rahma
total 1 replies
Rahma AR
🥰
lina: mosh rahma
total 1 replies
Rahma AR
😊😊
lina: 😊😊😊😊😊
total 1 replies
Rahma AR
selingkuh seperti penyakit
lina: kudu di basmi
total 1 replies
Rahma AR
😊😊
Rahma AR
like
Rahma AR: sama sama😊
total 2 replies
Rahma AR
mantul😊
lina: mksh rahma
total 1 replies
Rahma AR
like
lina: 😃😃😃😃😃😃
total 1 replies
Rahma AR
likes
Rahma AR: sama sama😊
total 2 replies
Aniek Sjahab
ayooo semangat kaaak... dilanjut
lina: makasih kaka 😊
total 1 replies
lina
belom selesai ini 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!