NovelToon NovelToon
LEGENDA KULTIVATOR GILA

LEGENDA KULTIVATOR GILA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

Dibuang oleh Klannya sendiri ke Shenzhou—daratan terlarang tempat pemujaan Dewa Jahat—seorang bayi harusnya mati menjadi abu. Namun, takdir menolak tunduk. Dia justru bangkit dengan menyedot habis seluruh energi terkutuk di daratan tersebut. Tumbuh besar seorang diri dengan ingatan jurus-jurus terlarang purba, kini tiba saatnya ia melangkah keluar. Sembilan Daratan yang korup harus bersiap, karena tumbal yang mereka buang telah kembali sebagai pembawa kiamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

​Lebih dari seribu murid luar dan murid cabang telah berkumpul di atas panggung batu raksasa di tengah Koloseum. Atmosfer di atas panggung terasa begitu pekat oleh kepulan energi spiritual beraneka warna yang dilepaskan secara serentak.

​Aturan babak eliminasi ini teramat sederhana namun brutal: Battle Royale massal tanpa batas. Tidak ada aturan khusus, tidak ada batasan teknik. Mereka hanya perlu menjatuhkan satu sama lain dari atas panggung batu setinggi sepuluh meter ini. Pertarungan baru akan dinyatakan selesai ketika riuh ribuan peserta itu menyusut drastis hingga menyisakan 10 orang saja yang masih bertahan berdiri.

​Begitu gong tanda mulai berbunyi, kekacauan langsung pecah. Dentingan besi dan teriakan kemarahan bergaung memekahkan telinga.

​Di sudut kiri panggung, Wu Tian langsung menjadi pusat perhatian. Jubah biru tuanya yang lusuh serta rumor tentang "Akar Spiritual Tingkat Sampah" miliknya yang menyebar sejak kemarin, menjadikannya target empuk yang paling diincar. Sebanyak delapan orang murid luar dengan pedang dan tombak terhunus langsung bergerak mengepung Wu Tian, bermaksud menyingkirkannya dalam satu gerakan cepat.

​"Hei si tampan! Panggung ini bukan tempat untuk membual!" teriak pemimpin kelompok itu sembari tertawa sinis. "Lebih baik kamu menyerah sekarang sebelum pedang kami merusak wajahmu!"

​Mendengar ancaman itu, ketenangan yang biasanya menyelimuti tubuh Wu Tian mendadak retak.

​Hawa kematian yang teramat pekat dari altar Shenzhou yang tertidur di dalam darahnya mendadak mendidih hebat, terpicu oleh aroma darah dan hawa permusuhan di sekitarnya. Sepasang mata hitam legam Wu Tian yang biasanya menatap malas dan datar, tiba-tiba melebar dengan binar yang teramat liar dan haus darah.

​Aura di sekelilingnya bergeser secara ekstrem dalam sekejap mata. Wu Tian menurunkan pusat gravitasinya, memasang kuda-kuda rendah dengan jari-jari tangan yang melengkung kaku menyerupai cakar binatang buas purba. Sudut bibirnya perlahan terangkat tinggi, membentuk sebuah seringai mengerikan yang begitu lebar, memperlihatkan aura predator murni yang siap mengoyak mangsanya.

​WUUUSH!

​Sebelum delapan pengepungnya sempat bereaksi terhadap perubahan aura tersebut, Wu Tian sudah menerjang maju dengan kecepatan murni yang mengerikan. Tanpa melepaskan energi spiritual luar yang indah, ia bergerak murni dengan kekuatan fisik mentah dan teknik pukulan tangan kosong yang membabi buta seperti orang gila!

​PRAAAK!

​"Apa?!"

​Sebilah pedang besi yang menebas ke arah lehernya justru dihantam langsung oleh tinju mentah Wu Tian. Bukannya tangan Wu Tian yang terluka, bilah pedang spiritual itu justru hancur berkeping-keping menjadi serpihan logam di bawah kepalan tangannya. Tanpa memberi jeda, tangan kiri Wu Tian yang membentuk cakar langsung menghantam dada murid tersebut, merobek jubah putihnya dan mengempaskannya hingga muntah darah sejauh belasan meter.

​KREEEEK! BUM! BUM!

​Wu Tian bergerak berpindah target seperti badai kegilaan yang tak terkendali. Ia memukul, mencakar, dan menghantam siapa pun di dekatnya dengan gerakan membabi buta. Gada besi dihancurkannya dengan sikut, tombak kayu dipatahkannya menjadi dua dengan sekali cengkeraman tangan kosong. Setiap kali senjatanya dihancurkan, para murid luar itu hanya bisa melotot horor sebelum tinju mentah Wu Tian bersarang di wajah atau perut mereka, membuat mereka terlempar terbang keluar dari panggung.

​Seringai di wajah Wu Tian semakin melebar dan terkesan gila seiring dengan semakin banyaknya murid yang ia bantai dengan tangan kosong. Tidak ada keanggunan seorang kultivator dalam gerakannya; yang ada hanyalah insting monster liar berkulit manusia yang sedang menikmati pesta penghancuran.

​Dalam radius sepuluh meter di sekeliling Wu Tian, area pertarungan mendadak hening dan kosong melompong. Puluhan murid luar yang awalnya berniat ikut mengeroyok langsung mengerem langkah kaki mereka dengan wajah pucat pasi, tubuh mereka gemetar hebat melihat pemandangan brutal di depan mata mereka.

​Di tribun penonton bagian bawah, Wu Lin berdiri terpaku dengan tubuh yang gemetar. Wajah cantiknya yang semula dipenuhi kekhawatiran, kini berubah menjadi pucat pasi tanpa dialiri darah. Kedua tangannya mencengkeram erat pagar pembatas giok hingga buku-buku jarinya memutih.

​Menyaksikan kegilaan, kecepatan liar, dan seringai mengerikan dari Wu Tian di atas panggung, ingatan Wu Lin mendadak ditarik paksa kembali ke masa lalu.

​Rasa asing dan ngeri yang teramat sangat seketika mencengkeram sanubarinya. Tatapan mata liar yang haus darah itu... cara bertarung yang brutal tanpa mempedulikan hukum dunia luar itu...

​Wu Lin kembali melihat Wu Tian seperti pertama kali ia menemukannya di pulau terlarang beberapa bulan lalu.

​Sosok pemuda misterius yang berdiri tegak di tengah kepungan monster laut dengan tubuh mandi darah dan seringai iblis yang sama. Pemuda yang kemarin duduk dengan tenang, bersikap polos tentang dunia luar, dan menyuapinya dengan begitu lembut di kedai makan, seolah lenyap tanpa bekas. Di atas arena sana, yang tersisa hanyalah seekor monster Shenzhou yang sesungguhnya—liar, tak tersentuh, dan teramat sangat mengerikan.

1
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehe tubuh fisik yang kuat😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii Thor bantaaaaaaaiiiiii 🤣🤣👍
LanzT0k3
keren ❤️❤️
Danzo28: Terimakasih 🥳
total 1 replies
ibarumbung
mantap... lanjut thor
Danzo28: siap KA
ditunggu yahhh🥳
total 1 replies
Was pray
ceritanya bagus sih cuma up nya yg terlalu lama dan sedikit pula... ntar para reader mundur Krn gak sabar nunggu up nya
Was pray: oke... 👍
total 2 replies
Was pray
sayang sekali wu Tian kuat tapi gaya bertarungnya gak ada seninya, kayak babi hutan yg nyruduk
Was pray
cari uang lah.. wu Tian, masak mau mengandalkan diberi makan sama orang lain terus?
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
ayoooo Thor semangat
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
mereka tidak tau monster sesungguhnya mulai bangkit😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
monster sesungguhnya mulai beraksi👍😄😄
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
bantaaaaaaaiiiiii ayooooo bantaaaaaaaiiiiii 🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehe..aroma pembantaian nih 😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
waduh konspirasi tersembunyi 😄👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hehehehehe pura2 jadi babi🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
hahahaha harga diri yang hancur🤣👍
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
alur ceritanya bagus dan menarik
Eko ☠️⃝🖌️M⃤♬⃝❤️
baca beberapa chapter di awal cukup bagus alur ceritanya 👍
ibarumbung
alur cerita yang bagus
Danzo28: Terimakasih
semoga betah yahh
Happy reading 🥳🥳🥳
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!