kisah cinta antara CEO muda & Dr.Cantik yg dijodohkan oleh keluarga,
berawal dari benci dan berujung saling mencintai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayyuric, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
merenggut kesucian
Kaki Anfesha gemetar ketakutan Bibirnya digigit untuk menahan tangisan
yang hampir terlepas Sudut matanya masih terus mengeluarkan air
mata penderitaan Kakinya mundur ke belakang ketika Erlangga mendekat.
Jangan-jangan sentuh aku.."ucapnya pada Erlangga
Kenapa tidak?Aku ingin menyentuhmu malam ini"balas Erlangga
Tangan Erlangga diletakkan di kedua sisi tubuh Anfesha dan Menguncinya dengan kakinya, Dua mata hijau itu menatap penuh nafsu dan bibirnya segera menyambar bibir Anfesha. Memaksanya berciuman
Gadis cantik itu berusaha melepaskan diri dari cengkeraman Erlangga,
Erlangga terlalu kuat mencengkram wajah Anfesha
Napas Anfesha tersedak Dia kembali mendorong Erlangga mundur.
Laki-laki gila, Aku akan melaporkanmu dengan tuduhan pemerkosaan
teriaknya
Pandangan Erlangga menjadi gelap seketika Dia mencengkeram wajah Anfesha. Pria itu merobek baju tipis
yang menempel di tubuh Anfesha hingga menunjukkan lekuk tubuhnya
yang ramping
Sial Tubuhnya sangat indah!! umpat Erlangga di pikirannya
Melaporkanku?"Jangan bermimpi! Bahkan untuk melangkah dari kamar saja kamu tidak akan kubiarkan.
Erlangga menindih tubuh Anfesha lagi Mulutnya rakus menggigit bibir
gadis itu memaksa lidahnya masuk ke dalam sana.
Dia memainkan bibir itu cukup lama hingga Anfesha hampir kehabisan napas.
Sial! Tubuhmu menjepit milikku"umpat Erlangga dalam hati
Hujaman demi hujaman didapatkan Anfesha di bagian kesuciannya, Pria gila itu terus memacu layaknya sedang memacu kuda, Dia seperti tak pernah puas mempermainkan tubuh gadis di bawahnya dan mengambil kesucian milik Anfesha,
tapi ini adalah haknya mereka sudah sah secara agama dan negara
jadi apapun yang dilakukan malam ini tidaklah melanggar hukum.
Lepaskan! Jangan lakukan lagi!!jerit Anfesha dia merasa bagian
miliknya sangat panas oleh gesekan hampir berkali-kali menerima adegan panas itu hingga dia tak mampu lagi ,kemudian tangan Anfesha mencengkeram spreii kasur merasakan Erlangga membuang cairan kenikmatan di dalam rahimnya Air matanya kembali mengalir membayangkan apa yang akan terjadi kepadanya ke depan nanti hatinya menjerit putus asa.
PAGI HARI
Mereka tidur bersama hingga pagi hari Erlangga masih tertidur pulas disamping Anfesha sambil memeluknya
Anfesha yang kemudian bangun dan melepaskan pelukkan Erlangga segera turun dari ranjang dan mengambil pakaiannya yang berserakan dilantaii akibat adegan panasnya tadi malam.
setelah mengambil pakaian dan memakainya anfesha kemudian keluar dari kamar meninggalkan Erlangga yang sedangan tidur
matanya sebam akibat menangis anfesha yang masuk ke dalam kamarnya pergi menuju kamar mandi dan menyalakan sower
dia mengguyur tubuhnya dengan masih memakai baju hatinya terasa sakit tubuhnya sangat lemah, perasaannya tidak karuan
jika mengingat kejadian kemarin malam membuatnya kembali menangis
mahkota yang berharga yang dia jaga bertahun tahun kini direngut paksa oleh suaminnya sendiri
meskipun mereka sudah menikah tetapi belum memiliki perasaan bahkan yang ada di benaknnya semakin membenci Erlangga.
Dasar Iblis!!kenapa kamu melakukannya padaku"ucap anfesha menangis
kenapa kamu mengambil hal yang berharga dariku"ucapnya lagi.
1 jam dia berada dikamar mandi menangisi nasib buruk yang menimpahnya kemarin malam
setelah itu dia membersihkan diri berganti pakaian dan berangkat bekerja
hari ini adalah hari pertama dia masuk kerja kembali setelah cuti cukup lama
Dirumah sakit Vina yang menunggu kedatangan sahabatnya itu menunggu diruangan kerja
Anfesha yang memasuki rumah sakit berpapasan dengan Dave yang juga baru datang
Sa...kamu masuk hari ini,bagaimana kabarmu?"tanya Dave menatap Anfesha.
Dave...!!! aku baik dave"jawab anfesha
kamu kenapa?hey tunggu dulu wajahmu seperti ada masalah dan matamu sebam,kamu habis menangis ya?"tanya Dave.
aah tidak Dave aku hanya munkin terlalu capek begadang semalam"jawab anfesha berbohong.
mana munkin jika terlalu begadang sampai seperti ini...! hey aku kenal kamu sudah sangat lama..apa kamu menutupi sesuatu dariku?"tanya dave lagi
Dave aku serius tidak ada hal buruk yang menimpahku,ayo kita masuk Dave ?"ajak Anfesha sambil menarik lengan Dave.
Mereka pun berjalan bersama menuju ruangan kerja Anfesha,entah apa yg membuat dave mengikuti anfesha padahal ruanganya dilantai bawah sedangkan ruang kerja anfesha dilantai atas
didalam ruangan anfesha sudah ada vina yang dari tadi menunggunya,karena sudah sangat merindukan sahabatnya vina rela menunggu sebelum dia juga kembali bertugas
akhirnya kamu datang juga sa,kamu tau aku menunggumu cukup lama disini dan hampir bosan,ucap vina
hey dave kenapa kamu mengikutinya sampai sini,bukannya ruanganmu dibawah?"tanya vina pada Dave
aku hanya mengantarnya kesini,aku ingin memastikan dia baik2 saja,kamu ini curiga mulu sama aku, jawab Dave
emang kamu kenapa sa sampai dave harus mengantarmu? ahhh tunggu dulu wajah dan matamu kenapa sebam gitu kamu habis nangis ya?"tanya vina
Anfesha tidak menjawab pertanyaan vina,tetapi dia malah mengobrol dengan Dave,menyuruh dave untuk segera kembali ke ruang kerjannya.
dave terimakasih sudah mengantarku,ucap anfesha
baiklah aku akan turun untuk kembali bekerja,jawab Dave kemudian meninggalkan mereka berdua
kini diruangan itu tinggal Anfesha dan vina krena ruangan vina dan anfesha satu ruangan.
sa,bagaimana Bulan madunya,ucap vina lirih
Anfesha yang tiba2 ingat dengan kejadian kemarin malam hanay diam dan melamun.
sa,kamu kenapa si bengong gitu?"tanya Vina sambil pengarahkan tangannya ke depan wajah anfesha
gimana bulan madunya,seru ni kayaknya kalau aku jadi kamu aku pasti akan beruntung bisa menikah dengan Erlangga Wijaya seorang CEO muda tampan juga kaya raya ,ucap vina tersenyum sambil menepuk pipinya sendiri dengan kedua tangannya
Vin tolong jangan bahas itu aku sedang muak membahas lelaki yang tidak perperasaan itu,Anfesha meninggikan suaranya
vina yang kaget dengan jawaban anfesha dari tersenyum menjadi diam karena dia merasa anfesha sudah dipuncak emosi ketika dia membahas Nama Erlangga
Aku akan bekerja kamu disini masih ingin membayangkan lelaki gila itu,ucap anfesha marah
siapa bilang dia lelaki gila,bagiku dia sempurna kamu ini yaa sa belum pernah jatuh cinta sih sama Erlangga Wijaya kalau nanti kamu sudah terpesona dengan ketampanannya baru tau rasa kamu,sudah dikasih suami yang sempurna malah gak suka. ucap vina sinis pada Anfesha.
kalau kamu mau ambil sana, belum tentu juga dia mau sama kamu"jawab anfesha tinggi kemudian keluar dari ruangan
Diruang Rawat inap Anfesha yang memeriksa pasiennya
Menyembunyikan luka hatinya,dia menyapa dan memberikan semangat untuk para pasiennya dengan ceria
Selamat pagi bagaimana kabar anda...!! ucap anfesha tersenyum seperti tidak sedang terjadi apa2 padanya
Selamat pagi Dokter,ucap salah satu pasien
maaf saya akan memeriksa anda sebentar,Anfesha mengeluarkan
Stetoskopnya
ini adalah merupakan alat bantu pemeriksaan yang umum digunakan oleh dokter. Alat ini berfungsi untuk mendengarkan suara dari dalam tubuh, salah satunya untuk mendengar suara detak jantung dan mendeteksi kelainannya
kapan dok,saya boleh pulang rasanya badan saya sudah cukup lebih baik dari sebelumnya,ucap pasien.
baik jika keadaan anda sudah sangat baik nanti akan diinformasikan untuk kepulangan anda,jawab anfesha pada pasiennya
Setelah melakukan semua tugas sebagai dokter Anfesha kembali menuju ruanganya untuk bergegas pulang,
waktu sudah sore pekerjaannya sudah selesai dia mengambil tas dan bergegas keluar dari rumah sakit bersama sahabatnya vina.
mereka menaiki lift untuk menuju lantai bawah
setelah sampai dilantai bawah anfesha yang berjalan beriringan dengan vina disapa Dave dari belakang
Haii kalian sudah mau pulang?"tanya Dave
iya Dave kamu juga pulang sore?"apa tidak ada jadwal operasi hari ini?"ucap anfesha.
Tidak sa,hari ini aku kosong, oh iya bagaimana kalau hari ini kita jalan2 dulu itung2 refreshh otak lah.. ajak Dave
kita berdua?"tanya Anfesha
gak lah vina juga boleh ikut kok..jawab Dave
kalau aku diajak sih pasti aku ijinin kamu ngajk anfesha dave"ucap Vina tersenyum menggoda Dave
aku akan memilih kita mau kemana,bagaimana kalau ke mall ? "ucap Vina lagi
okey baiklah hari ini aku akan membuat kalian bersenang senang,jawab Dave gembira.
BERSAMBUNG
Haiii selamat beraktifitas semoga harimu menyenangkan
tunggu terus yaa update episode selanjutnya..