Instagram: @blueskyma_1
Perjodohan yang dilakukan oleh dua perusahaan besar yaitu, Perusahaan Elang Group dan Perusahaan Mawardi Utama menjodohkan putra dan putri nya.
Seperti apakah jika dua anak dari konglomerat bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Wanita licik
Mila sedang di depan kaca menyisir rambut panjangnya, sedangkan elang yang baru keluar dari kamar mandi memakai handuk yang hanya melingkar pada pinggang nya saja.
Mila langsung memalingkan pandangannya sambil menutup mata , ini adalah pemandangan yang sangat indah sebenarnya badan yang kekar, perutnya yang kotak-kotak membuat Mila sedikit ngiler, ia membayangkan yang tidak-tidak. kemudian menggeleng kan kepalanya.
tanpa ia sadari laki-laki itu sedang berada dibelakangnya dan mengibaskan rambutnya yang basah.
"pasti lagi mikir yang enggak-enggak kan, dasar mesum".
Mila melongo "a apa aku mikir gituan sama kamu , ih kamu bukan level aku, lihat perutmu yang buncit itu". seketika Mila langsung berdiri .
Elang menarik tangan Mila kemudian ia mengamati leher Mila yang terdapat tanda merah disana.
"loh lehermu".
"udah nggak usah cerewet cepetan pakek baju" sentak Mila.
mereka pun menuruni tangga untuk sarapan pagi. Elang menggandeng Mila , mereka tersenyum dengan sangat terpaksa.
lalu duduk diruang makan keluarga.
Oma terus memandangi pengantin baru itu "gimana tadi malam Lang sukses kan?".
Elang sedikit bingung dan melongo mendengar nya.
"Oma sudah tahu jawabannya , kenapa kamu membuat semua semakin jelas" ucap Oma sambil melihat leher Mila yang merah-merah lalu papah dan mamah nya elang pun ikut tersenyum melihatnya.
Elang pun baru menyadarinya ia melirik Mila lalu berbisik di kupingnya "dasar perempuan licik".
Mila tertawa bahagia sambil menginjak kaki Elang.
Papah elang "senang nya sebentar lagi papah punya cucu".
Elang hanya tersenyum terpaksa.
Hari ini Elang dan Mila masih cuti tapi mereka berdua tidak mau berbulan madu seperti apa yang diperintahkan orang tuanya.
Terlihat mamah Elang sedang menyirami bunga di halaman belakang, Mila mendekati nya.
"ehmmm Tante biar sini Mila bantu". tawar Mila
"Mila sayang kok masih Tante sih" ucap ibu Elang dengan lembut.
"eh iya mah , biar Mila yang siram ya". ucap Mila
"Elang dimana ?" tanya ibu nya
"itu mah". jawab Mila sambil menghadap ke arah Elang yang sedang asyik nonton tv.
"kamu panggil suami kamu suruh kesini".
Mila sedikit bingung kalo mau panggil nama saja, terdengar tidak sopan.
"mass...mass...mas Elang" seru Mila
Elang yang sedang duduk santai tolah toleh ke arah suara yang memanggil nya , ia sedikit bingung karena ini baru pertama kali nya Mila memanggilnya mas.
Elang berjalan kearah suara itu.
"Lang kamu ini gimana sih masa istrinya di anggurin". ucap mamah Elang.
"emang mau ngapain mah ,ini juga masih siang kan" ucap Elang sambil menatap Mila dengan licik
"kamu yang sabar ya Mila , kebanyakan laki-laki memang tidak peka " ucap mamah Elang pada menantunya.
Elang mencebikkan bibirnya "belain aja terus mantu mamah yang tersayang ini , Elang mah apa". mamah Elang dan Mila tertawa terkekeh mendengarnya.
"Lang ajak Mila ke rumah Bu RT Anter kue , sekalian kenalan". ucap mamah Elang.
"enggak ah mah , mamah kan tau gimana anak nya Bu RT , bayangin aja udah males aku". jawab Elang.
"justru itu , kalo dia udah lihat kamu punya istri dia nggak akan ganggu kamu lagi" ucap mamah Elang.
Elang pun mengangguk, ia mengambil jaket dan kunci mobil lalu turun dari tangga , sedangkan Mila masih memakai pakaian yang sama.
"kamu yakin mau pakai baju itu?" ucap elang sambil melihat nya karena baju Mila terlalu seksi ia memakai rok jeans diatas lutut dan kaos putih nya yang menempel pas ditubuhnya.
"emangnya kenapa , ingat ya tuan Elang, ini hak saya". ucap Mila sambil keluar menuju garasi.
Elang hanya pasrah mengikuti Mila yang sudah berjalan mendahului nya. . .