NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua

# 2

"Hanum, kapan-kapan main ke rumah Tante! Bolehkan Ratih, putrinya aku culik barang sehari saja?" canda Mama Yesy pada kawan lamanya. Bibirnya mengulas senyum ketika ia berkata pada Ibunya Hanum.

"Tentu saja boleh sekali." Dua orang wanita paruh baya itu bergurau, tanpa peduli dengan perasaan putra-putri mereka masing-masing.

Leon hanya tersenyum tipis, ketika calon istri sudah digariskan oleh Mamanya. Bila melawan, Mama akan drop dan mengeluh penyakit jantung bawaan disertai diabet.

Dalam hati Leon hanya bisa pasrah, bila Mamanya sehat walafiat. Sudah pasti ia bisa main-main sampai umur senja. Ini, baru tiga puluh lima. Mama sudah bingung lantaran dia tak kunjung menikah jua.

Bagi Leon, pernikahan itu hanya omong kosong. Lihat Mamanya, pernikahannya hancur. Hanya seumur jagung. Tidak lebih dari satu tahun.

Mamanya menjadi janda kaya raya lantaran harta turun temurun Kakek. Yang memiliki perkebunan sawit di luar jawa. Dulu, dulu sekali. Mereka tak tinggal di kota metropolis, Leon di lahirkan di pulau paling ujung. Berdekatan dengan Singapore.

Lalu Mamanya bertemu Almarhum sang Papa, menikah lalu berpisah. Padahal Mama kala itu mengandung 9 bulan. Terpaksa cerai, karena Papa main mata dengan sekretarisnya.

Papa yang semula mendapat sokongan harta dari Mama harus gigit jari. Kehilangan semua, harta dan keluarga. Beberapa bulan kemudian, Papanya terkena kasus penipuan. Dan mendekam di penjara, kemudian meninggal dunia.

Ingin membalas wanita-wanita penggoda di luar sana, Leon justru main-main dengan mereka. Dasar pria, ada ikan langsung nyambar. Tapi ia tak pernah serius. Hanya main-main!

Hingga sampai umur 35 tahun ini. Sang Mama mencari jalan keluar, agar Leon menikah. Yaitu menjodohkan dengan wanita baik-baik. Dengan anak kawan masa kecilnya di kampung. Mama tahu betul seluk beluk keluarga Tante Ratih, santun dan beradab. Meskipun bukan keluarga milyader seperti dirinya.

Mama Yesy yakin, Hanum akan jadi kawan yang baik mendampingi Leon. Ia tahu betul, wanita seperti apa yang akan setia pada putranya sampai akhir.

Kembali ke anak-anak yang akan dijodohkan. Baru pertama bertemu, keduanya sama-sama memberi penilaian buruk. Namun hanya di pendam dalam hati, tak mengatakannya terang-terangan.

'Tunggu saja, aku buat kamu mundur dengan sendirinya!' gumam Leon. Matanya melirik ke arah Hanum yang terus menundukkan wajahnya.

Sementara itu, Hanum yang tidak tahu rencana Leon. Ia juga memiliki rencananya sendiri.

'Begitu Mas Indra pulang, perjodohan ini selesai,' gumam Hanum.

Hanum tersenyum, ia merasa akan menuruti sang Ibu, sambil menunggu kepulangan Indra untuk melamar dirinya.

Suara Mama Leon pun memecah keheningan.

"Ya sudah Ratih, kami pulang dulu. Ingat ya, besok kalau Leon ke sini. Ijinkan Hanum bersamanya." Ada nada penuh penegasan, tapi Tante Ratih tahu. Kawannya itu sedikit bercanda.

Ia hanya membalas ucapan Mama Yesy dengan senyum lembut dan anggukan.

"Hanum, Tante pulang dulu." Tante Yesy memeluk tubuh calon mantu idamannya.

"Terima kasih Tante atas kunjungannya," Hanum bersikap sangat manis dan ramah. Pipinya yang lesung makin menambah manis dirinya. Bila terus menatap senyum Hanum, lama-lama mungkin kena sakit gula!

Sementara itu, Leon nampak acuh. Ia pamit dengan sekiranya.

Keluarga Bu Ratih pun mengantar Leon dan Mamanya sampai halaman. Pohon-pohon mangga yang rindang tersapu angin, membuat daun-daunnya jatuh berguguran.

Halaman yang sepertinya baru disapu itu nampak kembali kotor karena daun-daun jatuh terkena angin.

Leon dan Mamanya pun berjalan di atas tumpukan daun kering yang tercecer di halaman.

Sebelum benar-benar masuk ke dalam mobil, Mama Yesy berbalik. Melambai pada kawan lamanya.

Ketika Leon menyalakan mesin mobilnya, Mama kembali berucap.

"Leon... bagaimana menurut kamu, si Hanum itu?"

"Bagaimana apanya, Ma?" Leon enggan menjawab. Ia hanya mengucap ala kadarnya.

"Cantik kan, dia?"

"Udik!" Seperti tak ada saringan, kata itu meluncur begitu saja dari bibir tipis Leon.

"Leon!" Mama lantas menatap putranya yang sedang fokus mengemudi.

"Lah... Leon ngomong apa adanya, Ma!"

"Bukan itu maksud Mama, tapi bagaimana kepribadiannya."

"Baru juga pertama bertemu, ya belum bisa menilai lah, Ma!"

"Mama jamin dia yang terbaik buat kamu!"

"Yang benar saja Ma! Katanya Mama baru ketemu lagi sama Tante Ratih. Jangan menilai terlalu cepat."

BUKKK

Mama memukul tubuh putranya yang duduk di balik kemudinya itu. Gemas, dari tadi Leon membantah terus.

"Kamu ini! Mama kenal betul sama kakek Hanum, dia itu ketua adat di kampung dulu. Keturunan mereka itu jelas!"

"Mana ada keturunan ketua adat seperti itu?" Leon nyolot, membuat Mamanya tambah emosi.

"Kamu ini, dibilang sama orang tua, ngeyel melulu. Pokoknya Mama mau Hanum jadi mantu Mama. Titik!"

"Lah... Leon kan gak cinta Mama!"

"Nanti juga akan terbiasa."

"Beri kami waktu, biar kenal dulu Ma. Leon gak mau kawin cerai!"

Mama nampak berpikir sejenak, "Tiga bulan, Mama kasih waktu kalian tiga bulan untuk saling mengenal. Setelah itu, Mama akan melamar dia untukmu!"

Ketika Mamanya sudah ketok palu, maka itu tak bisa diganggu gugat. Mau atau tidak, suka atau tidak. Keputusan Mama harus tetap dilaksanakan.

Leon menelan ludah dengan kasar dan tertekan. Akhirnya ia benar-benar akan jadi Siti Nurbaya versi pria. 'Oh Mama!' Leon meratapi nasibnya.

Pria dewasa itu bagai anak itik kalau sudah berhadapan pada wanita yang paling ia kasihi itu.

'Oke, tiga bulan rasanya cukup membuat perjodohan ini batal. Pertama ia akan membuat Hanum mundur dengan sendirinya,' Leon sudah menyusun taktik guna membatalkan acara perjodohan dirinya dengan gadis yang bahkan tak ia kenal dan tak ia sukai.

Hanum bukan tipenya, pakaiannya terlalu tertutup. Dandanan terlalu natural, sikapnya terlalu santun. Rasanya kurang menantang untuk jiwanya yang terlanjur liar.

Leon mencari wanita yang bisa ia ajak senang-senang, bermain-main sampai kelelahan.

Bukan gadis macam Hanum, belum menikah saja ia sudah membayangkan kehidupannya yang bakalan sangat monoton nan membosankan.

'Tunggu Hanum, aku akan membuatku takut. Bisa bermimpi menikah denganku!' gumam Leon dengan senyum sejuta makna.

Mobil pun terus melaju membelah jalan, menembus debu di tengah kota yang dihiasi kemacetan.

Setelah sampai rumah, Leon hanya mengantar sang Mama. Ia akan langsung ke kantor. Meski sudah sangat terlambat, bukan jadi masalah. Sebab dialah pemiliknya.

"Jangan ngebut!" seru Mama Yesy sebelum masuk ke rumah.

"Hemm... iya Ma!"

Leon pun kembali memacu kemudinya, Kali ini tanpa sang Mama di sisinya. Maka Leon pun melaju dengan kecepatan penuh, bak pembalap professional. Mobil itu melaju secepat angin.

Perusahaan Phoenix Contractions

Begitu sampai di sebuah gedung yang menjulang tinggi, Leon langsung melempar kunci kepada pria berpenampilan serba hitam yang membuka pintu mobilnya.

"Selamat sore, Pak!"

Leon hanya mengangguk, kakinya langsung melangkah masuk ke dalam perusahaan yang ia warisi dari sang Kakek.

Ketika dia berjalan masuk, setiap karyawan yang berpapasan dengannya akan membungkuk separuh badan. Menaruh hormat pada pria berbadan tegap tersebut.

"Selamat sore, Pak!" sapa sekretarisnya yang cantik dan berpenampilan sangat menarik.

"Sore!" Bila berinteraksi dengan sekretarisnya itu, Leon keluar sifat buayannya. Berkata manis dan genit.

Setelah tebar pesona sebentar pada Zura sang sekertaris, Leon pun masuk ke ruangannya sendiri.

Begitu duduk di kursi panasnya, Leon memejamkan matanya sesaat. Merencanakan nanti malam akan menghabiskan malam di mana.

Tok tok tok

Matanya terbuka seketika saat ada yang mengetuk pintu ruang kerjanya.

"Masuk!"

Zura masuk dengan senyum yang menggoda.

'Kali ini apa yang ia minta?' gumam Leon. Ia terbiasa memberikan apa saja pada sekertarisnya itu. Tidak gratis! Selalu ada transaction. Loe jual, gue beli!

"Malam ini, Pak Leon ada waktu?"

Mata Leon pun menyeringai, penuh gelagat jahat.

"Ke mari!" titahnya pada Zura yang mulai berani menggodanya.

Leon membisikkan sesuatu ke telinga gadis berparas ayu tersebut, membuat Zura menelan ludah dengan kasar.

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!