NovelToon NovelToon
Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Aktris Ceroboh Milik Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Mafia / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nadinachomilk

Laluna Roselyn memiliki karier yang sempurna sebagai aktris terkenal, sampai sebuah pengkhianatan menghancurkan hidupnya. Ia memergoki kekasihnya berselingkuh dengan asistennya sendiri. Dalam amarah yang tak terkendali, Laluna menyerang keduanya hingga kejadian itu terekam dan tersebar luas.

Dalam sekejap, citranya hancur. Dunia hiburan berbalik meninggalkannya, dan karier yang ia bangun bertahun-tahun berada di ujung kehancuran karena skandal tersebut.
Saat tidak memiliki pilihan lain, Laluna menerima perjodohan dari ibunya dengan Nathan Adikara, seorang pengusaha kaya yang terkenal dingin, kejam, dan sulit didekati.

Pernikahan mereka seharusnya hanya menjadi kesepakatan untuk menyelamatkan nama Laluna. Namun, hidup bersama Nathan membuatnya menemukan sisi lain dari pria itu. Di balik sikap dinginnya, Nathan ternyata adalah satu-satunya orang yang berdiri di sisinya ketika seluruh dunia menentangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadinachomilk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Skandal

Dering telepon terus menggema membuat Laluna yang baru saja terbangun kesal. Ia segera mengangkat telepon itu dengan pandangan yang terkantuk kantuk.

"Halo, ada apa sih pagi pagi buta nelpon?" Laluna dengan mata yang terpejam mengomel orang di balik telepon.

"Laluna! Kamu sudah lihat berita pagi ini?" suara panik terdengar dari seberang telepon.

Laluna yang masih setengah sadar mengernyitkan dahi. Ia menjauhkan ponsel dari telinganya sebentar, memastikan siapa yang meneleponnya sepagi ini.

"Almira?" gumamnya pelan, mencoba memastikan apakah itu suara sahabatnya atau bukan.

"Ckk...Cepat buka ponselmu dan lihat media sosial."

Laluna menghela napas panjang. Ia masih terlalu mengantuk untuk memahami apa yang sedang terjadi.

"Kenapa sih? Baru jam segini sudah bikin panik. Aku bahkan baru tertidur 2 jam."

"Laluna, ini serius." Nada suara Almira membuat Althea akhirnya membuka matanya.

"Sebenarnya ada apa? Kenapa suaranya begitu panik."

"Kamu sedang menjadi berita utama. Cepat lihat, sebelum karirmu benar benar hancur."

Kalimat itu membuat kantuk Laluna langsung menghilang. Laluna segera duduk di atas tempat tidurnya. Dengan tangan yang masih sedikit gemetar karena bingung, ia membuka ponselnya. Puluhan notifikasi langsung memenuhi layar.

Pesan masuk. Panggilan tidak terjawab. Bahkan beberapa akun tidak dikenal mulai mengirimkan pesan kepadanya. Laluna mengerutkan kening saat membuka salah satu notifikasi dari media sosial.

Namun, begitu video itu muncul, wajah Laluna langsung berubah. Di layar ponselnya terlihat sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita sedang menampar gadis lain di sebuah apartemen. Suara teriakan terdengar jelas dan yang membuatnya membulatkan matanya saat ia melihat wajah dirinya sendiri terlihat jelas sedang memukul asistennya.

Judul berita di atas video itu membuat Laluna benar benar membeku.

"Aktris Laluna Roselyn Terlibat Skandal, Diduga Menyerang Asistennya Karena Kesalahan Sepele."

Laluna menatap layar ponselnya tanpa berkedip. Dadanya terasa sesak melihat namanya terpampang di berbagai akun gosip. Jumlah komentar terus bertambah setiap detiknya, sebagian besar menghujatnya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

"Aktris sok suci ternyata begitu keji dengan asistennya sendiri."

"Kasihan asistennya, bagaimana bisa dia mendapatkan bos seperti itu."

"Kariernya tamat. Industri hiburan tidak akan menerima orang seperti dia."

Jari Laluna gemetar saat menggulir layar. Setiap komentar terasa seperti pukulan yang menghantam dirinya berkali-kali.

"Tidak... ini bukan seperti itu," bisiknya pelan.

Almira yang masih terhubung melalui telepon segera bertanya dengan suara cemas.

"Laluna, kamu sudah lihat?Tenang Luna, jangan terlalu dipikirin. "

Laluna tidak langsung menjawab. Tatapannya masih terpaku pada video tersebut. Video itu hanya memperlihatkan dirinya yang berteriak, menangis, lalu memukul wanita bernama Clara yang merupakan asistennya. Tidak ada bagian saat ia menemukan Selena bersama kekasihnya di kamar. Tidak ada bagian saat ia melihat pesan mesra mereka. Tidak ada bagian saat hatinya hancur mengetahui dua orang yang paling ia percaya mengkhianatinya. Semuanya dipotong.

"Mereka mengedit videonya..." suara Laluna bergetar.

"Aku tahu. Aku yakin ada yang sengaja menyebarkannya," jawab Almira cepat. "Tapi masalahnya, video itu sudah viral. Agensi kamu juga pasti sedang panik."

Laluna menutup matanya, mencoba menenangkan pikirannya yang kacau.

"Aku tidak peduli soal komentar mereka, Mir. Tapi bagaimana dengan pekerjaanku?"

Sebagai seorang aktris, nama adalah segalanya. Satu skandal bisa menghancurkan bertahun-tahun usaha yang ia bangun. Dan itu lah membuat dunia Laluna benar benar runtuh, karir yang sudah ia bangun bertahun tahun akhirnya benar benar tamat hanya karena skandal.

Tiba-tiba suara ketukan pintu terdengar dari arah kamar apartemennya.

"Laluna!" Suara manajernya membuat Laluna tersentak.

"Bu Rania?" gumamnya.

Ia segera bangkit dari tempat tidur dan membuka pintu. Wanita berusia empat puluh tahun itu berdiri di depan kamar dengan wajah serius, ditemani beberapa staf agensi.

"Kita harus bicara sekarang," ujar Rania tanpa basa-basi.

Laluna menatap mereka dengan bingung. "Apakah agensi juga percaya kalau aku melakukan semua itu?"

Rania terdiam beberapa detik. Tatapannya menunjukkan kekhawatiran, bukan kemarahan.

"Aku tidak peduli dengan rumor. Aku sudah bekerja denganmu bertahun-tahun, aku tahu seperti apa dirimu."

Laluna sedikit lega mendengarnya.. "Tapi publik tidak mengenalmu seperti aku mengenalmu," lanjut Rania. "Dan saat ini mereka hanya melihat satu hal... seorang aktris terkenal yang menyerang asistennya karena masalah sepele."

Laluna menunduk. Pikirannya kalut, ia tidak bisa memikirkan jalan keluar dari fitnahan yang dilontarkan kepadanya. Manajernya itu segera menyodorkan tabletnya ke arah Laluna.

" Selena sudah membuat klarifikasi, sepertinya netizen sudah berpihak kepada mereka. Mau tidak mau kita harus mundur dan menunggu konflik ini reda."

Laluna masih menatap layar tablet di tangannya. Di sana terpampang wajah Selena yang terlihat menangis di depan kamera, mengenakan pakaian sederhana seolah ingin menunjukkan bahwa dirinya adalah korban.

"Saya tidak pernah menyangka kejadian seperti ini akan terjadi. Saya hanya menjalankan pekerjaan saya sebagai asisten Laluna. Saya tidak tahu kenapa dia begitu marah kepada saya."

Suara Selena terdengar bergetar dalam video klarifikasi itu. Namun, yang paling membuat Laluna semakin muak adalah komentar di bawahnya. Para netizen kembali membelanya tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

"Selena sabar banget menghadapi Laluna."

"Laluna harus minta maaf!"

"Kasihan Kevin, pasti tertekan punya pacar seperti Laluna."

Laluna tertawa kecil tanpa rasa bahagia. Tawanya terdengar getir.

"Mereka benar-benar pintar memainkan peran, dasar dua orang sialan, " gumamnya.

Rania yang berdiri di depannya menghela napas panjang. "Laluna, aku tahu kamu sedang marah. Tapi saat ini kita tidak boleh bertindak gegabah. Jangan membuat pernyataan apapun sebelum kita memiliki bukti yang kuat."

"Bukti?" Laluna menatap Rania dengan mata berkaca-kaca. "Bu Rania, aku melihat mereka dengan mataku sendiri. Aku melihat mereka sedang beradegan intim di hadapanku sendiri!"

"Aku percaya padamu," jawab Rania cepat. "Tapi hukum dan publik tidak bekerja berdasarkan apa yang kita percaya. Mereka butuh sesuatu yang bisa membungkam semua orang."

Kata-kata itu membuat Laluna terdiam. Dia tahu Rania benar. Tapi tetap saja rasanya menyakitkan. Orang yang selama ini ia cintai justru menjadi orang yang menghancurkan hidupnya. Kevin, pria yang selama lima tahun selalu ia bela, ternyata diam-diam menjalin hubungan dengan Selena di belakangnya.

Sedangkan Selena...

Wanita yang selalu ia anggap seperti adik sendiri. Laluna masih ingat bagaimana ia membantu Selena ketika pertama kali menjadi asistennya. Ia memberinya kesempatan saat tidak ada agensi lain yang mau menerimanya. Ia bahkan memperkenalkan Selena kepada orang-orang industri hiburan agar kariernya bisa berkembang.

Namun sekarang, wanita itu justru menusuknya dari belakang. Ponsel Laluna kembali bergetar. Sata melihat notif dari sang ibu muncul, Laluna benar benar merasa bahwa karir yang sudah ia bangun harus hancur begitu saja.

"Sudah mama katakan jangan ke dunia entertainment seperti itu! Cepat pulang atau kamu akan malu selamanya!"

1
Sri Sulastri
ceritanya bagus .sngga bosan untuk membacanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!